WhatsApp Icon
Sambut Muktamar NU ke 35, UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan 1.000 Paket Z-Chicken

MOJOKERTO — Lima pelaku usaha Z-Chicken binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan ikut mengambil bagian dalam perhelatan Muktamar ke-35 yang berlangsung mulai 27 Agustus 2026. Mereka menyiapkan sebanyak 1.000 paket nasi kotak Z-Chicken yang akan dibagikan di 10 titik lokasi. 

Setiap hari mulai 27 - 31 Agustus 2026, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut akan mempersiapkan nasi kotak mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan distribusi di sejumlah titik kegiatan.

Keterlibatan Z-Chicken dalam kegiatan berskala besar ini menjadi salah satu gambaran perkembangan UMKM yang dibangun melalui program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Z-Chicken merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang mulai dikembangkan sejak 2021. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi diarahkan agar penerima manfaat mampu membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Kini, setelah beberapa tahun berjalan, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut tidak hanya menjalankan usahanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga mulai mendapatkan kepercayaan untuk mengambil bagian dalam kegiatan masyarakat dengan skala yang lebih besar.

Bagi lima penjual Z-Chicken yang terlibat dalam kegiatan Muktamar ke-35, kesempatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru. Mereka harus menjaga kualitas produk, memenuhi jumlah pesanan, serta memastikan seluruh paket siap didistribusikan sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan.

Penanggung jawab kegiatan, Ayu Isna Khariroh, mengatakan keterlibatan para penjual Z-Chicken dari Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan Muktamar menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa UMKM binaan BAZNAS mampu tumbuh dan mengambil peran dalam kegiatan yang lebih besar.

“Kami ingin Z-Chicken tidak hanya dikenal sebagai program bantuan usaha, tetapi benar-benar menjadi usaha yang tumbuh dan bisa memberikan kontribusi. Kesempatan menyiapkan 1.000 paket untuk kegiatan Muktamar ini menjadi pengalaman penting bagi para penjual,” ujar Ayu.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya menyiapkan makanan dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga kualitas dan ketepatan waktu. Karena itu, para pelaku usaha melakukan persiapan agar proses produksi dan distribusi dapat berjalan dengan baik selama lima hari pelaksanaan kegiatan.

Keterlibatan lima pelaku usaha Z-Chicken ini sekaligus menunjukkan arah pemberdayaan zakat yang ingin dibangun BAZNAS Kabupaten Mojokerto: mustahik tidak selamanya berada pada posisi menerima bantuan, tetapi didorong untuk tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu mengambil bagian dalam berbagai kesempatan ekonomi.

Dari program yang berawal sebagai bantuan pemberdayaan pada 2021, kini Z-Chicken mulai menemukan ruangnya sebagai UMKM yang mampu melayani kebutuhan kegiatan dengan jumlah pesanan yang cukup besar.

Muktamar ke-35 pun menjadi momentum tersendiri bagi para pelaku Z-Chicken Mojokerto untuk membuktikan bahwa pemberdayaan zakat bukan hanya tentang memberi modal, tetapi tentang membangun kemampuan hingga penerima manfaat mampu berdiri dengan usahanya sendiri.

26/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kunjungi Kediaman Pak Sutarno, Gus Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Kecamatan Trawas

MOJOKERTO — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Bupati Mojokerto mengunjungi kediaman Bapak Sutarno, sekaligus menyerahkan bantuan untuk pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarganya.

Sutarno merupakan warga desa Ngoro yang tinggal Desa Srigading, Ngoro tapi kesehariannya bergaul dengan warga desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ia tinggal bersama istri dan empat anaknya. Kondisi rumah yang ditempati saat ini tergolong sangat tidak layak huni, dengan bangunan sederhana yang menyatu dengan kandang kambing sehingga kondisi lingkungan rumah kurang sehat dan kurang layak untuk ditempati keluarga.

Dalam kunjungan tersebut(19/8/2026), Bupati Mojokerto didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Disdukcapil, Kepala DPRKP2, Camat Trawas, Camat Ngoro, serta Kabag Kesra.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan memastikan penanganan dilakukan secara bersama-sama sesuai kebutuhan di lapangan.

Untuk membantu pembangunan rumah Sutarmo, BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan sebesar Rp25 juta melalui program Rutilahu, yang dilaksanakan bekerja sama dengan MWCNU Trawas.

Tidak berhenti pada bantuan BAZNAS, MWCNU Trawas juga memberikan dukungan bantuan sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, kolaborasi tersebut menghadirkan dukungan total sebesar Rp50 juta untuk membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarga Sutarmo.

Bupati Mojokerto, Gus Barra bersama kepala perangkat daerah juga memastikan bahwa keluarga pak sutarno mendapatkan program-program dari pemerintah terkait hal mendasar dalam bidang kesehatan, sosial dan pendidikan. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan “Program Rutilahu ini adalah bentuk nyata bagaimana zakat kembali kepada masyarakat. Namun yang lebih penting, program ini tidak berjalan sendiri. Ketika BAZNAS, MWCNU, pemerintah daerah, dan masyarakat bergerak bersama, bantuan yang diberikan akan menjadi lebih kuat dan manfaatnya semakin besar,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan MWCNU Trawas menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus memperkuat peran kelembagaan di tingkat kecamatan.

Kondisi Sutarmo sebelumnya menunjukkan keterbatasan ekonomi yang cukup berat. Ia bekerja sebagai buruh tani dan merawat beberapa kambing milik orang lain, dengan penghasilan yang tidak tetap dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Sutarmo menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Gus Bupati, BAZNAS, MWCNU, dan semua pihak yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Sutarmo.

Kunjungan Bupati Mojokerto bersama jajaran OPD terkait sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tertangani, sementara lembaga seperti BAZNAS dan organisasi masyarakat turut menghadirkan sumber daya serta kepedulian dari masyarakat.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun ekosistem zakat yang tidak hanya kuat dalam penghimpunan, tetapi juga nyata dalam menghadirkan manfaat.

Satu rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Tetapi bagi keluarga yang selama ini tinggal dalam keterbatasan, rumah yang layak adalah tempat tumbuhnya kesehatan, kenyamanan, dan harapan baru.

20/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kambing Bergulir Tumbuh Berkelanjutan, Program Kampung Akhlak Perkuat Kemandirian dan Keagamaan Mustahik

Mojokerto — Program Kampung Akhlak melalui Zakat Community Development (ZCD) terus mendorong peningkatan kesejahteraan penerima manfaat secara menyeluruh, tidak hanya melalui penguatan ekonomi, tetapi juga melalui pendampingan sosial dan keagamaan.

Pada Senin, 10 Agustus 2026, tim pendamping melakukan monitoring perkembangan ternak kambing milik penerima manfaat Program Kambing Bergulir di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kunjungan dilakukan kepada Bapak Suwito, salah satu anggota kelompok penerima manfaat program.

Dari hasil monitoring, perkembangan ternak menunjukkan hasil yang cukup baik. Bapak Suwito yang pada awal program menerima 1 ekor kambing indukan, kini telah berkembang menjadi 6 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, 2 ekor telah terjual, sementara 1 ekor kambing betina telah melahirkan 1 cempe dan 2 ekor kambing lainnya dalam kondisi bunting.

Sementara itu, indukan awal yang diterima dari program juga telah berhasil digulirkan kepada penerima manfaat berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme Kambing Bergulir mulai menciptakan efek berantai, di mana manfaat program tidak berhenti pada satu keluarga, tetapi terus diperluas kepada penerima manfaat lainnya.

Selain melakukan monitoring ternak, pendamping juga melakukan silaturahmi dan dialog bersama Bapak Suwito dan keluarga. Pendampingan tersebut mencakup kondisi keluarga serta perkembangan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan Program Kampung Akhlak.

Dalam aspek keagamaan, terdapat perkembangan positif pada Bapak Suwito. Ia menyampaikan bahwa saat ini semakin rutin mengikuti salat berjamaah di masjid dan aktif mengikuti kegiatan belajar mengaji bersama kelompok lansia. Setelah melalui proses belajar secara bertahap, kemampuan membaca Al-Qur'an beliau kini telah berkembang hingga mampu membaca Al-Qur'an.

Bapak Suwito juga aktif mengikuti pengajian rutin yang diselenggarakan di lingkungan masyarakat. Semangat serupa turut ditunjukkan oleh istrinya yang saat ini masih belajar membaca Al-Qur'an melalui buku Iqra'. Meskipun masih berada pada tahap awal, semangat untuk terus belajar menjadi bagian penting dari proses penguatan kehidupan keagamaan keluarga.

Perkembangan tersebut menjadi gambaran bahwa pemberdayaan melalui ZCD tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan penerima manfaat, tetapi juga membangun kemandirian, kepedulian sosial, serta penguatan spiritual keluarga.

Ke depan, pendampingan akan terus dilakukan melalui monitoring perkembangan ternak, khususnya terhadap dua ekor kambing yang sedang bunting, sekaligus mendorong penerima manfaat untuk menjaga kesehatan ternak, kualitas pakan, dan kebersihan kandang.

Pendamping juga akan melanjutkan pembinaan sosial dan keagamaan keluarga agar semangat mengikuti kegiatan keagamaan serta belajar membaca Al-Qur'an dapat dipertahankan secara konsisten.

Melalui Program Kampung Akhlak, ZCD terus berupaya menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan: ternak berkembang, ekonomi tumbuh, manfaat bergulir, dan akhlak semakin kuat.

14/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Syamsul Ma’arif di Payungrejo

MOJOKERTO — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) BAZNAS Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pembangunan rumah milik Bapak Syamsul Ma’arif dan Ibu Winarti, warga Dusun Blumbang RT 01/RW 07, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mulai dilaksanakan.

Rumah yang sebelumnya merupakan bangunan sederhana berbahan bambu tersebut akan dibangun kembali agar keluarga penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Pembangunan ini mendapatkan dukungan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui bantuan sebesar Rp25 juta. Namun, pelaksanaannya tidak hanya bertumpu pada bantuan dana. Sejumlah pihak turut mengambil bagian melalui semangat gotong royong.

Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Desa Payungrejo, keluarga penerima manfaat, serta warga dan tetangga sekitar terlibat langsung dalam proses awal pembangunan. Mereka bergotong royong membongkar rumah lama dan melakukan penggalian tanah untuk pondasi.

Bahkan, dukungan masyarakat juga hadir dalam bentuk material. Salah seorang warga turut memberikan bantuan lima sak semen untuk mendukung proses pembangunan rumah tersebut.

Keterlibatan masyarakat ini menunjukkan bahwa program Rutilahu bukan sekadar pembangunan sebuah bangunan. Di dalamnya terdapat kepedulian dan kebersamaan warga untuk membantu sesama agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih baik.

Relawan BAZNAS Kecamatan Kutorejo, Ali Muntoha, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Bukan hanya membantu tenaga, tetapi ada juga yang memberikan material. Ini menunjukkan bahwa ketika ada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, warga dengan sendirinya ikut merasa memiliki dan ingin membantu,” ungkap Ali.

Menurutnya, gotong royong seperti ini juga membuat bantuan BAZNAS memiliki daya ungkit yang lebih besar. Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada nilai nominal, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat.

Sementara itu, Bapak Syamsul Ma’arif, penerima manfaat program Rutilahu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS serta kepedulian warga sekitar.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua warga yang sudah membantu. Tidak menyangka banyak yang ikut membantu, mulai dari membongkar rumah sampai menggali pondasi. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Syamsul.

Pembangunan rumah Syamsul Ma’arif dan Winarti menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat langsung.

Lebih dari sekadar membangun rumah, program Rutilahu juga mempertemukan zakat, kepedulian lembaga, dan kekuatan gotong royong masyarakat dalam satu ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir gotong royong. Dan dari gotong royong, sebuah keluarga kembali memiliki harapan.

13/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Anugerahkan Tokoh Penggerak Zakat dan Mitra Strategis pada HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit

Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam membangun budaya zakat dan memperkuat kolaborasi sosial di Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto, di kantor PERUMDAM Mojopahit, Jalan Pahlawan, Mojosari, Selasa (11/8/2026).

Dua penghargaan diberikan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada kesempatan tersebut. Pertama, Anugerah Tokoh Penggerak Zakat 2026 yang diberikan kepada Bapak Fayakun Hidayat, Direktur PERUMDAM Mojopahit, atas dedikasi dan kepeloporannya dalam membangun budaya zakat di lingkungan PERUMDAM Mojopahit sekaligus memperkuat sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Kedua, Anugerah Mitra Strategis BAZNAS 2026 diberikan kepada PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto atas komitmen, konsistensi, dan kolaborasinya dalam penghimpunan zakat dan infak serta pelaksanaan berbagai program sosial bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan disaksikan oleh Bupati Mojokerto  Dr. H. Muhammad Albarra, Lc, M. hum, Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhroh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi kepada individu maupun institusi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi bentuk penghormatan terhadap ikhtiar bersama dalam menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan sekaligus instrumen untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Direktur PERUMDAM Mojopahit, Fayakun Hidayat, SH., menyampaikan bahwa zakat dan infak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan perusahaan.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Bagi kami, penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi maupun PERUMDAM, tetapi menjadi pengingat bahwa apa yang kita miliki juga terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama dengan BAZNAS akan terus diperkuat agar kontribusi zakat dan infak dari lingkungan PERUMDAM dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa PERUMDAM Mojopahit merupakan salah satu mitra yang telah menunjukkan konsistensi dalam mendukung gerakan zakat di Kabupaten Mojokerto.

“Kami memberikan penghargaan ini karena ada keteladanan yang layak diapresiasi. Pak Fayakun tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga ikut membangun budaya zakat di lingkungan lembaga yang beliau pimpin. Demikian pula PERUMDAM Mojopahit, yang secara konsisten sejak tahun 2019 telah membangun sinergi bersama BAZNAS,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan lembaga amil. Dibutuhkan tokoh-tokoh yang memberikan keteladanan dan lembaga-lembaga yang bersedia menjadi mitra strategis.

“Zakat akan menjadi kekuatan besar ketika tumbuh menjadi budaya bersama. Karena itu, BAZNAS tidak ingin berjalan sendiri. Kami ingin mempertemukan orang-orang yang memiliki kepedulian, lembaga yang memiliki komitmen, dan program yang benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tambahnya.»

Sinergi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit selama ini tidak berhenti pada penghimpunan zakat dan infak. Kolaborasi juga diarahkan pada pelaksanaan program sosial dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat Mojokerto dalam bentuk program yang terukur dan tepat sasaran.

Momentum HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari capaian pelayanan dan kinerja organisasi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penghargaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semakin banyak tokoh dan lembaga yang tergerak untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan.

11/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Gus Bupati Serahkan Ijazah Siswa yang Tertahan, BAZNAS Mojokerto Bantu 200 Anak Didik
Gus Bupati Serahkan Ijazah Siswa yang Tertahan, BAZNAS Mojokerto Bantu 200 Anak Didik
Mojokerto – Haru dan bahagia terpancar dari wajah para siswa serta orang tua saat menerima kembali ijazah yang sebelumnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. Melalui program Tebus Ijazah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan dukungan para muzaki dan munfiq, berhasil membantu 200 siswa dari berbagai jenjang pendidikan dengan total pembayaran tunggakan mencapai Rp395.683.500. Adapun rincian penerima manfaat adalah: SD/MI: 26 siswa dengan total Rp19.437.000 ; SMP/MTs: 50 siswa dengan total Rp88.750.000 ; SMA/MA/SMK: 124 siswa dengan total Rp287.496.500 Jumlah keseluruhan: 200 siswa dengan nilai Rp395.683.500 Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar pelunasan administrasi sekolah, tetapi juga bentuk nyata ikhtiar membuka jalan bagi generasi muda Mojokerto. > “Program ini bukan sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka jalan bagi generasi muda Mojokerto agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. Kami berharap dengan diterimanya kembali ijazah, anak-anak kita bisa melanjutkan pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang layak, dan pada gilirannya menjadi generasi yang mandiri serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah,” ungkapnya. Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum (Gus Barra), turut menyerahkan secara simbolis ijazah kepada siswa penerima manfaat. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi penuh kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto. > “Saya sangat mengapresiasi BAZNAS. Ini memang berangkat dari ide saya karena sering ada keluhan dari bawah terkait ini. Saya lempar ke BAZNAS dan alhamdulillah bisa dieksekusi dengan sangat baik,” tegas Gus Bupati. Turut hadir dalam acara tersebut : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bapeda Kabupaten Mojokerto, Kepala BPKAD Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mojokerto, Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kepala Sekolah, orang tua siswa, serta para siswa penerima manfaat program Tebus Ijazah Acara yang bertempat di pendopo Graha Majatama pada Senin, 25 Agustus 2025 ini berlangsung penuh kehangatan dengan suasana haru, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan generasi Mojokerto yang lebih baik.
BERITA25/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Perumusan Program Strategi Sanitasi Pemkab Mojokerto 2025–2029
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Perumusan Program Strategi Sanitasi Pemkab Mojokerto 2025–2029
Mojokerto – Dalam rangka penyusunan review dokumen Strategi Santai Kabupaten Mojokerto 2025–2029, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama stakeholder terkait menghadiri kegiatan perumusan program dan kegiatan sanitasi pada Kamis, 21 Agustus 2025. Acara digelar di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Mojokerto mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh perwakilan Kepala Bappeda, Bapak Syukron, serta dihadiri oleh berbagai dinas, antara lain : BPBD, DPRKP2, PUPR, DLH, Dinkes, dan DPMD. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto turut serta dalam pertemuan ini, diwakili oleh Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim. Dalam kesempatan tersebut, H. Lukman Hakim menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Mojoker untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak demi tercapainya tujuan strategis pembangunan daerah. > “BAZNAS Kabupaten Mojokerto siap mendukung program Strategi Sanitasi 2025–2029. Kami meyakini, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait, arah pembangunan akan semakin terarah serta mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam aspek kesejahteraan dan pemberdayaan umat,” ujar H. Lukman Hakim. Melalui forum perumusan ini, diharapkan setiap program dan kegiatan dapat disinergikan sehingga pembangunan Kabupaten Mojokerto dalam kurun waktu 2025–2029 memiliki pijakan yang kuat, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Santunan Rp. 42 juta untuk Marbot Masjid, Bukti Kepedulian Baznas Kabupaten Mojokerto
Santunan Rp. 42 juta untuk Marbot Masjid, Bukti Kepedulian Baznas Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Sebanyak 444 marbot masjid di Kabupaten Mojokerto kini terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan melalui inisiatif Baznas Kabupaten Mojokerto. Program ini mencakup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), memberikan rasa aman bagi para marbot yang selama ini mengabdikan diri di rumah ibadah. Salah satu penerima manfaat adalah almarhumah Ibu Muawanah, marbot Masjid Baitul Muttaqin, Dusun Kedawun, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan. Santunan sebesar Rp 42 juta diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, pada peringatan HUT RI ke-80 di Lapangan Dinoyo, Jatirejo (10/8/25). Bantuan ini diterima oleh ahli waris almarhumah, Eni. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya program ini sebagai bentuk perlindungan sosial. “Sebanyak 444 marbot masjid masuk dalam program Baznas untuk diikutsertakan dalam JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap ini menjadi bantalan sosial bagi mereka. Ketika ada musibah, ada sistem perlindungan yang membantu keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya. Eni, ahli waris almarhumah, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini sangat berarti untuk kami yang ditinggalkan, dan semoga ini membawa berkah untuk semua yang peduli pada marbot masjid,” ungkapnya dengan haru. Melalui program ini, Baznas Kabupaten Mojokerto berharap dapat meringankan beban keluarga marbot ketika menghadapi musibah sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus mendukung peran mereka dalam memakmurkan masjid.
BERITA16/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Tiga Siswa di Mojosari dan Bangsal Terima Beasiswa SMA Sederajat dari BAZNAS Jatim
Tiga Siswa di Mojosari dan Bangsal Terima Beasiswa SMA Sederajat dari BAZNAS Jatim
Mojokerto – Baznas Jawa Timur kembali menyalurkan program beasiswa pendidikan bagi siswa SMA sederajat, sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan generasi muda. Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu (13/8/2025) oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kabupaten Mojokerto kepada tiga siswa berprestasi di wilayah Mojosari dan Bangsal. Adapun penerima bantuan tersebut adalah Alif Cahyo Nugroho, siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI Mojosari; Salsa Eca Fariyanti, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Bangsal; serta Ibnu Fata Al Arif, siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMK Kusuma Bangsal. Masing-masing siswa mendapatkan beasiswa sebesar Rp1.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung biaya pendidikan selama satu semester. Dalam kesempatan tersebut, salah satu penerima, Salsa Eca Fariyanti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas Jatim. “Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk membeli perlengkapan sekolah dan menunjang belajar,” ujarnya penuh semangat. Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendorong pemerataan kesempatan belajar. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya sekolah, tetapi juga memotivasi para siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya. Selain fokus pada bantuan langsung kepada siswa, Baznas Jatim juga berupaya menjangkau lebih banyak penerima manfaat melalui koordinasi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Tujuannya, agar program beasiswa ini tepat sasaran kepada siswa yang benar-benar membutuhkan dan memiliki potensi akademik yang baik. Dengan penyaluran ini, Baznas Jatim berharap para penerima beasiswa dapat terus mengembangkan diri, berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik, serta menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia dan mampu membawa kemajuan bagi daerahnya.
BERITA15/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Dua Siswi Dawarblandong Raih Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim
Dua Siswi Dawarblandong Raih Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim
Mojokerto — Dua siswi berprestasi dari Kecamatan Dawarblandong kembali meraih dukungan pendidikan melalui program Beasiswa SLTA BAZNAS Jawa Timur. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh H. Samiadi, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, senilai Rp 1 juta per semester. Penerima pertama adalah Wahyuni Puspitasari, siswi kelas XI Kimia Industri SMK Nasional Dawarblandong. Tahun ini menjadi tahun kedua Wahyuni menerima beasiswa yang telah membantunya mempertahankan semangat belajar. “Alhamdulillah, bantuan beasiswa dari BAZNAS Jatim ini sangat membantu saya melanjutkan pendidikan. Tahun ini adalah tahun kedua saya menerima bantuan, dan beasiswa ini membuat saya lebih semangat belajar agar kelak bisa membanggakan orang tua dan membantu orang lain,” ungkap Wahyuni penuh syukur. Penerima kedua, Echa Listyana Dewi, siswi kelas XII-3 SMAN 1 Dawarblandong, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas beasiswa ini. Bantuan ini meringankan beban biaya sekolah dan memotivasi saya untuk fokus belajar di tahun terakhir SMA, agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Echa. H. Samiadi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen terus mendukung pendidikan anak-anak di Jawa Timur. “Kami berharap beasiswa ini tidak hanya membantu meringankan biaya sekolah, tetapi juga memacu semangat belajar para siswa. Mereka adalah aset bangsa yang kelak akan membawa perubahan bagi masyarakat,” ujarnya. Program Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, khususnya mereka yang berprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para penerima untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita
BERITA13/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kelompok UMKM Trowulan Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gelar Wisata Religi Pererat Persaudaraan
Kelompok UMKM Trowulan Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gelar Wisata Religi Pererat Persaudaraan
Mojokerto – Kelompok Keluarga Madani (KKM) Al-Ikhlas, Trowulan, yang merupakan salah satu UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan wisata religi pada Minggu (10/08/2025). Rombongan berangkat dari titik kumpul di depan rumah Ketua KKM, Bapak Ach. Ishari, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua KKM, Ishari ini diikuti 60 peserta. Rute perjalanan meliputi kunjungan ke makam Sunan Bonang, Pantai Semilir, makam Syeh Asmorokondi, dan Sunan Ampel. Pendanaan kegiatan berasal dari iuran anggota serta subsidi dari KKM Al-Ikhlas. Menurut Ishari, tujuan utama wisata religi ini adalah mempererat persaudaraan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus aktif dalam kegiatan KKM. “Selain sebagai sarana refreshing, perjalanan ini juga menjadi pengingat spiritual bagi anggota agar tetap solid, saling mendukung, dan terus mengembangkan usaha bersama,” ujarnya. Sebagai UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, KKM Al-Ikhlas aktif menggerakkan kegiatan ekonomi anggota sekaligus membangun kekompakan melalui berbagai program sosial dan keagamaan.
BERITA12/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Revitalisasi Jalur Penyelamat Pacet–Batu via Cangar, Wujud Sinergi  BTB bersama Relawan Bencana untuk Keselamatan Bersama
Revitalisasi Jalur Penyelamat Pacet–Batu via Cangar, Wujud Sinergi BTB bersama Relawan Bencana untuk Keselamatan Bersama
Mojokerto – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) bersama Baznas Tanggap Bencana dan seluruh relawan Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan revitalisasi jalur penyelamat di jalur penghubung Pacet–Batu via Cangar, Jumat (8/8/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan untuk memastikan jalur penyelamat tetap layak, aman, dan siap digunakan saat kondisi darurat. Ketua FPRB, Saiful Anam S. Ag menyatakan : "Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan relawan berbagai organisasi kebencanaan, aparat setempat, serta masyarakat yang turut berpartisipasi. Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari pembersihan dan perataan jalur, perbaikan rambu keselamatan, penebangan ranting yang menghalangi, pemeriksaan kondisi jalur evakuasi, hingga pemasangan tanda peringatan di titik-titik rawan." "Hasilnya, jalur penyelamat kini kembali bersih, rapi, dan bebas hambatan. Rambu keselamatan telah terpasang dengan baik, serta masyarakat sekitar menjadi lebih peduli akan pentingnya jalur tersebut sebagai akses vital evakuasi. Kegiatan ini juga mempererat sinergi positif antara relawan, masyarakat, dan pihak terkait." tambahnya. Koordinator Baznas Tanggap Bencana, Cak Gusi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kegiatan ini sukses berkat kebersamaan dan kepedulian semua pihak. Jalur penyelamat ini adalah aset penting untuk keselamatan bersama,” ujarnya. Dengan revitalisasi ini, jalur Pacet–Batu via Cangar diharapkan selalu siap digunakan, baik untuk evakuasi warga maupun mobilisasi bantuan pada saat terjadi bencana.
BERITA11/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Tiga Siswa PKBM Ibnu Sina Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tiga Siswa PKBM Ibnu Sina Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 4 Agustus 2025 — Sinergi BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan masyarakat melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada tiga siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ibnu Sina, yang berlokasi di Jetis Mulyo VII Blok IV No. 16, Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Ketiga siswa yang menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 1.000.000 untuk satu semester adalah: 1. Muhamad Ilham Aditya Prasetyo (kelas XII) 2. Aisyah Maulida Rahma (kelas XII) 3. Vivi Seruni (kelas XII) Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari Senin, 4 Agustus 2025, bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad kepada para siswa dengan di dampingi Kepala PKBM, Rini Handayani S.S. Rini Handayani mengapresiasi bantuan ini : "Bentuk nyata perhatian BAZNAS terhadap pendidikan warga, khususnya mereka yang menempuh jalur nonformal. Terimakasih pada Baznas Kabupaten Mojokerto." Zamroni Ahmad, Ketua Baznas mengatakan : "PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal, baik karena keterbatasan ekonomi, sosial, maupun faktor lainnya." "Melalui program ini, Baznas berharap dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi para siswa untuk terus semangat menuntut ilmu." tuturnya.
BERITA08/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kemenag, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan IPARI Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf
Kemenag, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan IPARI Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf
Mojokerto, 5 Agustus 2025 — Sebanyak 45 muallaf dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto mengikuti kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf yang diselenggarakan atas kolaborasi Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Baznas Kabupaten Mojokerto, dan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia). Acara berlangsung pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025, bertempat di Aula Kemenag Kabupaten Mojokerto mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema pelatihan pembuatan keripik, pengemasan (packaging), dan strategi pemasaran (marketing), dengan tujuan membekali para muallaf agar mampu mandiri secara ekonomi melalui usaha produktif yang sederhana namun berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan ini: Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, H. Muttakin, Kasubag TU beserta para Kasi Kemenag, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Ketua IPARI Kabupaten Mojokerto, M. Sirojuddin, Para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag H. Muttakin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang baik antar lembaga. "Muallaf bukan hanya perlu pendampingan rohani, tetapi juga harus diberikan akses pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa berdaya, mandiri, dan percaya diri dalam menjalani kehidupan barunya. Ini bagian dari bentuk pelayanan agama yang menyeluruh," tegasnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto menekankan pentingnya kesinambungan program pemberdayaan. "Baznas hadir bukan hanya untuk memberi bantuan sesaat, tapi mendampingi para muallaf agar memiliki keterampilan dan akses usaha. Kita ingin zakat benar-benar bisa mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki," ujarnya. Hal senada disampaikan Ketua IPARI, M. Sirojuddin, yang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran penyuluh agama dalam penguatan moderasi beragama dan kemandirian umat. "Para penyuluh bukan hanya memberikan bimbingan agama, tetapi juga mendorong agar para muallaf ini bisa survive dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata penguatan fungsi penyuluh," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pembinaan berkelanjutan, di mana para muallaf tak hanya dibina secara spiritual tetapi juga diberikan bekal keterampilan praktis guna meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
BERITA07/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Jadi Lokasi Wisata Edukasi PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas
Balai Ternak Gembala Sejahtera Jadi Lokasi Wisata Edukasi PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas
Mojokerto, 2 Agustus 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Pada Sabtu pagi (2/8), lokasi kandang balai ternak menjadi tuan rumah kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas. Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Trawas, Ibu Lies Setyautaminingsih, S.IP., M.M., dan dihadiri oleh Bunda PAUD se-Kecamatan Trawas serta perwakilan siswa TK dari Desa Tamiajeng. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengunjungi kandang dan diperkenalkan pada aktivitas peternakan domba yang dikelola oleh kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera. Pendamping kelompok, Ahmad Ali, bersama anggota kelompok, memandu peserta mengenal lebih dekat cara perawatan domba, proses pembuatan pakan silase, hingga pengolahan pupuk kompos organik berbahan dasar kohe dan urin domba. "Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Balai Ternak Gembala Sejahtera dan berbagai produk hasil olahannya kepada masyarakat, khususnya para stakeholder pendidikan di wilayah Trawas," terang Ahmad Ali. Selain itu, kelompok juga menyampaikan gagasan untuk menjadikan balai ternak sebagai lokasi wisata pendidikan bagi PAUD dan TK di Kecamatan Trawas. Rencana tindak lanjut pun telah disusun, yakni menjalin kerja sama dengan Bunda PAUD Kecamatan Trawas untuk mengembangkan program wisata edukasi tersebut secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Dua Relawan Perempuan Jadi Motor Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Gedeg
Dua Relawan Perempuan Jadi Motor Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Gedeg
Mojokerto, 1 Agustus 2025 — Peran relawan perempuan dalam program sosial terus menunjukkan dampak besar. Di Kecamatan Gedeg, dua sosok inspiratif, Rukhayana dan Suciani, menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kali ini, rumah milik Setiawan (34), seorang duda yang tinggal bersama ibunya yang sudah berusia 70 tahun, menjadi sasaran bantuan. Selama bertahun-tahun, mereka menghuni rumah sederhana berdinding bambu (gedeg) di Dusun Lengkong, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg—kondisi yang jauh dari kata layak. Berkat koordinasi yang intens dan semangat gotong royong, Bu Rukhayana dan Bu Suciani berhasil mendampingi proses pembangunan rumah baru berukuran 5 x 7 meter. Rumah tersebut kini dilengkapi satu ruang tamu, satu kamar tidur, dapur, dan kamar mandi—jauh lebih layak dan nyaman dari sebelumnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi Pak Setiawan dan ibunya. Rumah yang sebelumnya hampir roboh kini sudah aman ditempati. Kami juga berusaha menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, meski belum selalu mendapat respons cepat,” ungkap Bu Rukhayana dengan haru. Program RUTILAHU menjadi bukti konkret bagaimana dana zakat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan dhuafa. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mengajak kolaborasi masyarakat, relawan, dan pemerintah desa agar lebih banyak warga terbantu. Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BAZNAS bersama para relawan membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga solusi sosial yang menggerakkan perubahan.
BERITA04/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kunjungan Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto ke Balai Ternak Gembala Sejahtera: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Anakan Domba
Kunjungan Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto ke Balai Ternak Gembala Sejahtera: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Anakan Domba
Kamis, 24 Juli 2025, Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung di kandang kelompok ternak yang berlokasi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, dengan agenda utama berupa edukasi, pemberian vitamin, serta pengobatan cacing untuk anakan domba atau cempe. Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Trawas, Bapak Huda. Dalam kesempatan ini, beliau bersama tim memberikan edukasi langsung kepada anggota kelompok mengenai teknik perawatan anakan domba, terutama dalam menghadapi cuaca pancaroba yang dapat memengaruhi daya tahan ternak. Sebanyak 34 ekor anakan domba tercatat berada dalam kandang saat pemeriksaan dilakukan. Dari jumlah tersebut, teridentifikasi 21 ekor jantan dan 13 ekor betina. Seluruh anakan domba tersebut menerima pemberian vitamin dan obat cacing sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan pertumbuhan optimal. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan pengobatan dan pemberian vitamin ini diberikan secara gratis. Ini merupakan hasil dari sinergi antara Dinas Peternakan Kabupaten Mojokerto dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto yang selama ini aktif mendampingi kelompok ternak mustahik. Kegiatan ini menunjukkan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peternakan rakyat yang menjadi salah satu program pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Mojokerto. Selain meningkatkan kapasitas peternak melalui edukasi, kegiatan ini juga memastikan kondisi ternak tetap sehat dan produktif. Sebagai tindak lanjut, kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera telah merencanakan pengadaan indukan domba dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk memperkuat populasi ternak dan meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan berbasis pemberdayaan mustahik yang telah berjalan selama ini.
BERITA31/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Serahkan Infak Anggota ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Wujud Sinergi Pemberdayaan dan Kepedulian Umat
Balai Ternak Gembala Sejahtera Serahkan Infak Anggota ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Wujud Sinergi Pemberdayaan dan Kepedulian Umat
Mojokerto, 28 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung gerakan filantropi dan upaya pemberdayaan masyarakat, Balai Ternak (BT) Gembala Sejahtera menyerahkan dana infak yang dihimpun dari para anggotanya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Ketua BT Gembala Sejahtera, Supriyanto, bersama sekretaris dan bendahara, secara langsung datang ke Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk menyerahkan infak sebesar Rp 4.400.000. Kehadiran mereka disambut dengan hangat oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, yang menerima penyerahan dana infak secara simbolis. “Penyerahan infak ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan spiritual anggota kami. Semoga dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Mojokerto,” ungkap Supriyanto. BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi atas kontribusi BT Gembala Sejahtera yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi peternak, tetapi juga aktif berbagi untuk kesejahteraan masyarakat. Penyerahan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemberdayaan masyarakat dan BAZNAS dalam mewujudkan kemandirian dan kemaslahatan umat.
BERITA29/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Penguatan Zakat di Tingkat Desa: UPZ Resmi Berdiri di Desa Rejosari, Jatirejo
Penguatan Zakat di Tingkat Desa: UPZ Resmi Berdiri di Desa Rejosari, Jatirejo
Rejosari, 23 Juli 2025 — Upaya penguatan ekonomi dan spiritual masyarakat desa kembali diperkuat dengan langkah strategis BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung Akhlak Tahap II hasil kolaborasi Baznas dan PT Telkom Indonesia. Acara peresmian UPZ yang digelar pada Rabu (23/7) pukul 13.00 WIB di Balai Desa Rejosari berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Soegeng Mawardi, Wakil Ketua IV MK Muhailili, Kepala Desa Rejosari Suprapto, perangkat desa, para ketua RT, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejosari Suprapto menyampaikan apresiasi mendalam atas program lanjutan Kampung Akhlak yang kini menitikberatkan pada penyediaan air bersih bagi warga. “Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Penataan air bersih sangat dibutuhkan warga, dan kehadiran UPZ akan makin memperkuat pembangunan berbasis nilai keislaman di desa kami,” ungkapnya. Sementara itu, Karina — Pendamping Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS — menyampaikan bahwa terbentuknya UPZ Desa Rejosari merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, ini langkah besar untuk menguatkan peran zakat dalam membantu warga secara langsung. Semoga UPZ ini menjadi jalan kebaikan dan membawa berkah untuk seluruh masyarakat,” ujarnya. Yang tak kalah menginspirasi, Ketua UPZ terpilih, Ibu Sutriyah, menyampaikan rasa haru dan syukur atas amanah yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur atas kepercayaan ini. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik bersama seluruh pengurus. Kami mohon doa dan bimbingan dari BAZNAS Mojokerto agar dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Rejosari,” ucapnya penuh harap. Dengan berdirinya UPZ ini, diharapkan pengumpulan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan lebih maksimal dan merata, menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa — mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial. BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan UPZ di desa-desa lainnya, sebagai bagian dari ikhtiar membangun desa yang mandiri dan berdaya melalui kekuatan zakat.
BERITA25/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perawatan Anakan Domba di Balai Ternak Gembala Sejahtera: Sehat, Terpantau, dan Siap Tumbuh Optimal
Perawatan Anakan Domba di Balai Ternak Gembala Sejahtera: Sehat, Terpantau, dan Siap Tumbuh Optimal
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, terus menunjukkan komitmennya dalam membina peternak lokal melalui kegiatan pendampingan rutin. Fokus kegiatan kali ini adalah pada perawatan anakan domba yang menjadi aset utama kelompok ternak. Pendampingan dilakukan oleh Ahmad Ali bersama dua anggota kelompok ternak, yaitu Bapak Nuriyanto dan Bapak Mansur, sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Cuaca cerah mendukung jalannya kegiatan yang meliputi pembersihan kandang, pemeriksaan kesehatan anakan domba, dan pengembalian ke induk masing-masing. Saat ini, populasi anakan domba di Balai Ternak tercatat sebanyak 34 ekor, terdiri dari 21 jantan dan 13 betina. Seluruh anakan dalam kondisi sehat, aktif, dan mendapat penanganan yang baik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas Kabupaten Mojokerto untuk memastikan bahwa pengelolaan ternak dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota. Melalui pendampingan berkala dan kolaborasi antar anggota kelompok, Balai Ternak Gembala Sejahtera diharapkan dapat terus menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi umat berbasis peternakan di wilayah Mojokerto.
BERITA24/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Luncurkan Program Santripreneur: Cetak Santri Mandiri dan Tangguh Berwirausaha
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Luncurkan Program Santripreneur: Cetak Santri Mandiri dan Tangguh Berwirausaha
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Santripreneur sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemandirian ekonomi para santri. Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto untuk mendorong lahirnya santri yang tak hanya alim, tetapi juga mampu bersaing di dunia usaha. Peluncuran program dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra, bertempat di Pendopo Graha Majatama. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap agar Santripreneur mampu melahirkan generasi santri yang berdaya saing tinggi serta mandiri secara ekonomi. “Santri tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, tapi juga harus mampu berperan dalam sektor ekonomi yang produktif,” ujar Gus Barra. Program Santripreneur memberikan dukungan dana sebesar Rp25 juta yang akan disalurkan kepada 10 santri terpilih. Para penerima manfaat adalah santri yang telah memiliki usaha rintisan atau ide bisnis yang potensial untuk dikembangkan. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. “Kami ingin membangun ekosistem kewirausahaan berbasis pesantren, di mana santri mampu menjadi pelaku ekonomi yang kuat, bukan hanya objek pembangunan,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ibnu Qahar, menyampaikan komitmennya dalam mendampingi para penerima manfaat, agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan berdampak terhadap pertumbuhan usaha santri. Dengan hadirnya Santripreneur, Baznas berharap program ini bisa menjadi cikal bakal lahirnya pengusaha-pengusaha muda dari kalangan santri yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.
BERITA23/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Kolaborasi Sosial, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Sambangi PT PRIA Bahas Program CSR
Perkuat Kolaborasi Sosial, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Sambangi PT PRIA Bahas Program CSR
Mojokerto – 11 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan silaturrahmi ke PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) pada Jumat pagi (11/7) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya yang kurang mampu. Silaturrahmi ini diterima langsung oleh Direktur PT PRIA. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan bahwa pelaksanaan CSR di PT PRIA telah terstruktur dan berjalan sistematis sejak awal perusahaan berdiri. Seluruh program CSR juga telah terdaftar di Bappeda, serta rutin bersinergi dengan berbagai pihak seperti Polsek dan Koramil setempat dalam program-program sosial, termasuk kegiatan bedah rumah. Lebih lanjut, Direktur PT PRIA juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2010, perusahaan telah aktif menyalurkan santunan untuk anak yatim. Setiap bulan Januari, perusahaan secara khusus mengenang mendiang Ibu Luluk, pendiri perusahaan, dengan membagikan ribuan paket bantuan. Pada salah satu kesempatan, tercatat sebanyak 5.400 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat melalui sinergi antara PT PRIA dan P Tulus Group. Perusahaan juga terbuka terhadap pengajuan program dari berbagai pihak sepanjang melalui mekanisme pengajuan proposal dan berkoordinasi dengan stakeholder tingkat pusat. Namun, pihak PT PRIA turut menyampaikan bahwa kondisi perusahaan saat ini sedang tidak dalam situasi yang sepenuhnya stabil. Meski demikian, komitmen untuk tetap membantu masyarakat yang membutuhkan akan tetap diupayakan sebaik mungkin. BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyambut baik komunikasi ini sebagai langkah awal untuk menjalin sinergi yang lebih kuat antara lembaga pengelola zakat dan dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
BERITA22/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 448 juta rupiah, Santunan Rutin untuk 320 Dhuafa
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 448 juta rupiah, Santunan Rutin untuk 320 Dhuafa
Mojokerto – Juli 2025 Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu/dhuafa, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyalurkan santunan rutin bulanan kepada para dhuafa. Program ini menyasar 320 orang penerima yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp 200.000 per bulan, yang bersumber dari pengelolaan zakat mal yang dihimpun dari para muzaki. Yang lebih penting, data penerima manfaat telah melalui proses cleansing dan verifikasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Dinas Sosial, guna memastikan santunan diberikan tepat sasaran. "Program ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat miskin. Total sampai bulan Juli 2025 sudah 448 juta rupiah yang kami salurkan," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad. Ia menambahkan bahwa penyaluran dilakukan secara transparan dan berkelanjutan guna memastikan kebermanfaatan jangka panjang bagi para mustahik. BAZNAS juga terus mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar dapat disalurkan kepada yang berhak dengan tepat dan amanah. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program santunan ini dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Mojokerto.
BERITA17/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Manasik Wudhu dan Sholat, KKM Mugi Berkah Sooko Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Manasik Wudhu dan Sholat, KKM Mugi Berkah Sooko Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Sooko, 13 Juli 2025 — Kelompok Keluarga Madani (KKM) Mugi Berkah dari Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan Manasik Wudhu dan Sholat yang bertempat di Masjid Al-Ansori, Desa Modongan, pada Minggu malam (13/7). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan pembiasaan ibadah kepada anak-anak serta orang tua, guna menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dalam lingkungan keluarga. Acara dimulai selepas salat Isya, diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan sambutan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak Soegeng Mawardi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan pentingnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan masyarakat dalam membangun peradaban umat. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membentuk generasi yang paham tata cara ibadah, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan kebersamaan keluarga dalam membina anak-anak. Kami dari BAZNAS sangat mendukung kegiatan swadaya masyarakat seperti ini, terlebih dananya murni berasal dari infak anggota KKM. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutur beliau. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari anak-anak serta orang tua (bapak dan ibu), masing-masing dibimbing oleh ustadz pemandu untuk mempraktikkan langsung tata cara wudhu dan salat dengan benar sesuai tuntunan syariat. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak M.K. Mukhailili, serta para amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kebersamaan dan kekhidmatan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, memperlihatkan antusiasme dari seluruh peserta. Terselenggaranya acara ini patut diapresiasi, karena seluruh biaya kegiatan berasal dari infak anggota KKM Mugi Berkah — sebuah bentuk kemandirian dan semangat gotong royong yang layak menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Harapannya, KKM di kecamatan lain dapat menyelenggarakan kegiatan serupa dengan semangat yang sama, bahkan lebih baik ke depannya. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian pembinaan ibadah keluarga secara berkelanjutan di lingkungan KKM dan masyarakat luas.
BERITA13/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak “Ngudi Rezeki” Resmi Serah Terimakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik di Trowulan
Balai Ternak “Ngudi Rezeki” Resmi Serah Terimakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik di Trowulan
Trowulan, 10 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur secara resmi menyerahkan Balai Ternak “Ngudi Rezeki” kepada masyarakat Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis pagi (10/7). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi tonggak penting dalam penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya melalui sektor peternakan. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. KH. Ali Maschan Moesa, didampingi Wakil Ketua I dan II, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Turut hadir pula Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, H. Bambang Purwanto, S.H., M.H., Kabag Kesra H. Nunuk Djatmiko, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto H. Muttakin, jajaran Forkopimca Trowulan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Trowulan, relawan BAZNAS Kecamatan Trowulan serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jawa Timur menyampaikan bahwa kehadiran balai ternak ini bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi antar-lembaga dalam menggali potensi lokal untuk mendukung kemandirian mustahik. “Kami berharap Balai Ternak Ngudi Rezeki dapat menjadi model keberhasilan program zakat produktif di wilayah Mojokerto,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa pembentukan kelompok ternak ini telah melalui tahapan pembinaan, seleksi mustahik, hingga pelatihan teknis. “Balai Ternak Ngudi Rezeki ini akan menjadi titik tumbuh baru ekonomi umat berbasis peternakan. Tadi disampaikan terdapat 34 ekor kambing yang diserahkan. BAZNAS Mojokerto siap mendampingi hingga kelompok ini benar-benar mandiri,” jelasnya. Program ini disambut dengan penuh antusias oleh warga setempat. Camat Trowulan dalam keterangannya menyampaikan: “Dengan semangat gotong royong, kami berharap kehadiran Balai Ternak ini dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.” Sebagai informasi, Program Balai Ternak merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan mustahik berbasis komunitas. Dengan pendekatan berkelanjutan dan pendampingan intensif, program ini terbukti mampu mengubah peran mustahik menjadi muzaki secara bertahap.
BERITA10/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →