WhatsApp Icon
Sambut Muktamar NU ke 35, UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan 1.000 Paket Z-Chicken

MOJOKERTO — Lima pelaku usaha Z-Chicken binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan ikut mengambil bagian dalam perhelatan Muktamar ke-35 yang berlangsung mulai 27 Agustus 2026. Mereka menyiapkan sebanyak 1.000 paket nasi kotak Z-Chicken yang akan dibagikan di 10 titik lokasi. 

Setiap hari mulai 27 - 31 Agustus 2026, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut akan mempersiapkan nasi kotak mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan distribusi di sejumlah titik kegiatan.

Keterlibatan Z-Chicken dalam kegiatan berskala besar ini menjadi salah satu gambaran perkembangan UMKM yang dibangun melalui program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Z-Chicken merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang mulai dikembangkan sejak 2021. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi diarahkan agar penerima manfaat mampu membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Kini, setelah beberapa tahun berjalan, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut tidak hanya menjalankan usahanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga mulai mendapatkan kepercayaan untuk mengambil bagian dalam kegiatan masyarakat dengan skala yang lebih besar.

Bagi lima penjual Z-Chicken yang terlibat dalam kegiatan Muktamar ke-35, kesempatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru. Mereka harus menjaga kualitas produk, memenuhi jumlah pesanan, serta memastikan seluruh paket siap didistribusikan sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan.

Penanggung jawab kegiatan, Ayu Isna Khariroh, mengatakan keterlibatan para penjual Z-Chicken dari Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan Muktamar menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa UMKM binaan BAZNAS mampu tumbuh dan mengambil peran dalam kegiatan yang lebih besar.

“Kami ingin Z-Chicken tidak hanya dikenal sebagai program bantuan usaha, tetapi benar-benar menjadi usaha yang tumbuh dan bisa memberikan kontribusi. Kesempatan menyiapkan 1.000 paket untuk kegiatan Muktamar ini menjadi pengalaman penting bagi para penjual,” ujar Ayu.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya menyiapkan makanan dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga kualitas dan ketepatan waktu. Karena itu, para pelaku usaha melakukan persiapan agar proses produksi dan distribusi dapat berjalan dengan baik selama lima hari pelaksanaan kegiatan.

Keterlibatan lima pelaku usaha Z-Chicken ini sekaligus menunjukkan arah pemberdayaan zakat yang ingin dibangun BAZNAS Kabupaten Mojokerto: mustahik tidak selamanya berada pada posisi menerima bantuan, tetapi didorong untuk tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu mengambil bagian dalam berbagai kesempatan ekonomi.

Dari program yang berawal sebagai bantuan pemberdayaan pada 2021, kini Z-Chicken mulai menemukan ruangnya sebagai UMKM yang mampu melayani kebutuhan kegiatan dengan jumlah pesanan yang cukup besar.

Muktamar ke-35 pun menjadi momentum tersendiri bagi para pelaku Z-Chicken Mojokerto untuk membuktikan bahwa pemberdayaan zakat bukan hanya tentang memberi modal, tetapi tentang membangun kemampuan hingga penerima manfaat mampu berdiri dengan usahanya sendiri.

26/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kunjungi Kediaman Pak Sutarno, Gus Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Kecamatan Trawas

MOJOKERTO — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Bupati Mojokerto mengunjungi kediaman Bapak Sutarno, sekaligus menyerahkan bantuan untuk pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarganya.

Sutarno merupakan warga desa Ngoro yang tinggal Desa Srigading, Ngoro tapi kesehariannya bergaul dengan warga desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ia tinggal bersama istri dan empat anaknya. Kondisi rumah yang ditempati saat ini tergolong sangat tidak layak huni, dengan bangunan sederhana yang menyatu dengan kandang kambing sehingga kondisi lingkungan rumah kurang sehat dan kurang layak untuk ditempati keluarga.

Dalam kunjungan tersebut(19/8/2026), Bupati Mojokerto didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Disdukcapil, Kepala DPRKP2, Camat Trawas, Camat Ngoro, serta Kabag Kesra.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan memastikan penanganan dilakukan secara bersama-sama sesuai kebutuhan di lapangan.

Untuk membantu pembangunan rumah Sutarmo, BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan sebesar Rp25 juta melalui program Rutilahu, yang dilaksanakan bekerja sama dengan MWCNU Trawas.

Tidak berhenti pada bantuan BAZNAS, MWCNU Trawas juga memberikan dukungan bantuan sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, kolaborasi tersebut menghadirkan dukungan total sebesar Rp50 juta untuk membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarga Sutarmo.

Bupati Mojokerto, Gus Barra bersama kepala perangkat daerah juga memastikan bahwa keluarga pak sutarno mendapatkan program-program dari pemerintah terkait hal mendasar dalam bidang kesehatan, sosial dan pendidikan. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan “Program Rutilahu ini adalah bentuk nyata bagaimana zakat kembali kepada masyarakat. Namun yang lebih penting, program ini tidak berjalan sendiri. Ketika BAZNAS, MWCNU, pemerintah daerah, dan masyarakat bergerak bersama, bantuan yang diberikan akan menjadi lebih kuat dan manfaatnya semakin besar,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan MWCNU Trawas menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus memperkuat peran kelembagaan di tingkat kecamatan.

Kondisi Sutarmo sebelumnya menunjukkan keterbatasan ekonomi yang cukup berat. Ia bekerja sebagai buruh tani dan merawat beberapa kambing milik orang lain, dengan penghasilan yang tidak tetap dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Sutarmo menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Gus Bupati, BAZNAS, MWCNU, dan semua pihak yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Sutarmo.

Kunjungan Bupati Mojokerto bersama jajaran OPD terkait sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tertangani, sementara lembaga seperti BAZNAS dan organisasi masyarakat turut menghadirkan sumber daya serta kepedulian dari masyarakat.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun ekosistem zakat yang tidak hanya kuat dalam penghimpunan, tetapi juga nyata dalam menghadirkan manfaat.

Satu rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Tetapi bagi keluarga yang selama ini tinggal dalam keterbatasan, rumah yang layak adalah tempat tumbuhnya kesehatan, kenyamanan, dan harapan baru.

20/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kambing Bergulir Tumbuh Berkelanjutan, Program Kampung Akhlak Perkuat Kemandirian dan Keagamaan Mustahik

Mojokerto — Program Kampung Akhlak melalui Zakat Community Development (ZCD) terus mendorong peningkatan kesejahteraan penerima manfaat secara menyeluruh, tidak hanya melalui penguatan ekonomi, tetapi juga melalui pendampingan sosial dan keagamaan.

Pada Senin, 10 Agustus 2026, tim pendamping melakukan monitoring perkembangan ternak kambing milik penerima manfaat Program Kambing Bergulir di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kunjungan dilakukan kepada Bapak Suwito, salah satu anggota kelompok penerima manfaat program.

Dari hasil monitoring, perkembangan ternak menunjukkan hasil yang cukup baik. Bapak Suwito yang pada awal program menerima 1 ekor kambing indukan, kini telah berkembang menjadi 6 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, 2 ekor telah terjual, sementara 1 ekor kambing betina telah melahirkan 1 cempe dan 2 ekor kambing lainnya dalam kondisi bunting.

Sementara itu, indukan awal yang diterima dari program juga telah berhasil digulirkan kepada penerima manfaat berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme Kambing Bergulir mulai menciptakan efek berantai, di mana manfaat program tidak berhenti pada satu keluarga, tetapi terus diperluas kepada penerima manfaat lainnya.

Selain melakukan monitoring ternak, pendamping juga melakukan silaturahmi dan dialog bersama Bapak Suwito dan keluarga. Pendampingan tersebut mencakup kondisi keluarga serta perkembangan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan Program Kampung Akhlak.

Dalam aspek keagamaan, terdapat perkembangan positif pada Bapak Suwito. Ia menyampaikan bahwa saat ini semakin rutin mengikuti salat berjamaah di masjid dan aktif mengikuti kegiatan belajar mengaji bersama kelompok lansia. Setelah melalui proses belajar secara bertahap, kemampuan membaca Al-Qur'an beliau kini telah berkembang hingga mampu membaca Al-Qur'an.

Bapak Suwito juga aktif mengikuti pengajian rutin yang diselenggarakan di lingkungan masyarakat. Semangat serupa turut ditunjukkan oleh istrinya yang saat ini masih belajar membaca Al-Qur'an melalui buku Iqra'. Meskipun masih berada pada tahap awal, semangat untuk terus belajar menjadi bagian penting dari proses penguatan kehidupan keagamaan keluarga.

Perkembangan tersebut menjadi gambaran bahwa pemberdayaan melalui ZCD tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan penerima manfaat, tetapi juga membangun kemandirian, kepedulian sosial, serta penguatan spiritual keluarga.

Ke depan, pendampingan akan terus dilakukan melalui monitoring perkembangan ternak, khususnya terhadap dua ekor kambing yang sedang bunting, sekaligus mendorong penerima manfaat untuk menjaga kesehatan ternak, kualitas pakan, dan kebersihan kandang.

Pendamping juga akan melanjutkan pembinaan sosial dan keagamaan keluarga agar semangat mengikuti kegiatan keagamaan serta belajar membaca Al-Qur'an dapat dipertahankan secara konsisten.

Melalui Program Kampung Akhlak, ZCD terus berupaya menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan: ternak berkembang, ekonomi tumbuh, manfaat bergulir, dan akhlak semakin kuat.

14/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Syamsul Ma’arif di Payungrejo

MOJOKERTO — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) BAZNAS Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pembangunan rumah milik Bapak Syamsul Ma’arif dan Ibu Winarti, warga Dusun Blumbang RT 01/RW 07, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mulai dilaksanakan.

Rumah yang sebelumnya merupakan bangunan sederhana berbahan bambu tersebut akan dibangun kembali agar keluarga penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Pembangunan ini mendapatkan dukungan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui bantuan sebesar Rp25 juta. Namun, pelaksanaannya tidak hanya bertumpu pada bantuan dana. Sejumlah pihak turut mengambil bagian melalui semangat gotong royong.

Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Desa Payungrejo, keluarga penerima manfaat, serta warga dan tetangga sekitar terlibat langsung dalam proses awal pembangunan. Mereka bergotong royong membongkar rumah lama dan melakukan penggalian tanah untuk pondasi.

Bahkan, dukungan masyarakat juga hadir dalam bentuk material. Salah seorang warga turut memberikan bantuan lima sak semen untuk mendukung proses pembangunan rumah tersebut.

Keterlibatan masyarakat ini menunjukkan bahwa program Rutilahu bukan sekadar pembangunan sebuah bangunan. Di dalamnya terdapat kepedulian dan kebersamaan warga untuk membantu sesama agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih baik.

Relawan BAZNAS Kecamatan Kutorejo, Ali Muntoha, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Bukan hanya membantu tenaga, tetapi ada juga yang memberikan material. Ini menunjukkan bahwa ketika ada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, warga dengan sendirinya ikut merasa memiliki dan ingin membantu,” ungkap Ali.

Menurutnya, gotong royong seperti ini juga membuat bantuan BAZNAS memiliki daya ungkit yang lebih besar. Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada nilai nominal, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat.

Sementara itu, Bapak Syamsul Ma’arif, penerima manfaat program Rutilahu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS serta kepedulian warga sekitar.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua warga yang sudah membantu. Tidak menyangka banyak yang ikut membantu, mulai dari membongkar rumah sampai menggali pondasi. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Syamsul.

Pembangunan rumah Syamsul Ma’arif dan Winarti menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat langsung.

Lebih dari sekadar membangun rumah, program Rutilahu juga mempertemukan zakat, kepedulian lembaga, dan kekuatan gotong royong masyarakat dalam satu ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir gotong royong. Dan dari gotong royong, sebuah keluarga kembali memiliki harapan.

13/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Anugerahkan Tokoh Penggerak Zakat dan Mitra Strategis pada HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit

Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam membangun budaya zakat dan memperkuat kolaborasi sosial di Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto, di kantor PERUMDAM Mojopahit, Jalan Pahlawan, Mojosari, Selasa (11/8/2026).

Dua penghargaan diberikan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada kesempatan tersebut. Pertama, Anugerah Tokoh Penggerak Zakat 2026 yang diberikan kepada Bapak Fayakun Hidayat, Direktur PERUMDAM Mojopahit, atas dedikasi dan kepeloporannya dalam membangun budaya zakat di lingkungan PERUMDAM Mojopahit sekaligus memperkuat sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Kedua, Anugerah Mitra Strategis BAZNAS 2026 diberikan kepada PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto atas komitmen, konsistensi, dan kolaborasinya dalam penghimpunan zakat dan infak serta pelaksanaan berbagai program sosial bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan disaksikan oleh Bupati Mojokerto  Dr. H. Muhammad Albarra, Lc, M. hum, Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhroh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi kepada individu maupun institusi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi bentuk penghormatan terhadap ikhtiar bersama dalam menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan sekaligus instrumen untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Direktur PERUMDAM Mojopahit, Fayakun Hidayat, SH., menyampaikan bahwa zakat dan infak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan perusahaan.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Bagi kami, penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi maupun PERUMDAM, tetapi menjadi pengingat bahwa apa yang kita miliki juga terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama dengan BAZNAS akan terus diperkuat agar kontribusi zakat dan infak dari lingkungan PERUMDAM dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa PERUMDAM Mojopahit merupakan salah satu mitra yang telah menunjukkan konsistensi dalam mendukung gerakan zakat di Kabupaten Mojokerto.

“Kami memberikan penghargaan ini karena ada keteladanan yang layak diapresiasi. Pak Fayakun tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga ikut membangun budaya zakat di lingkungan lembaga yang beliau pimpin. Demikian pula PERUMDAM Mojopahit, yang secara konsisten sejak tahun 2019 telah membangun sinergi bersama BAZNAS,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan lembaga amil. Dibutuhkan tokoh-tokoh yang memberikan keteladanan dan lembaga-lembaga yang bersedia menjadi mitra strategis.

“Zakat akan menjadi kekuatan besar ketika tumbuh menjadi budaya bersama. Karena itu, BAZNAS tidak ingin berjalan sendiri. Kami ingin mempertemukan orang-orang yang memiliki kepedulian, lembaga yang memiliki komitmen, dan program yang benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tambahnya.»

Sinergi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit selama ini tidak berhenti pada penghimpunan zakat dan infak. Kolaborasi juga diarahkan pada pelaksanaan program sosial dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat Mojokerto dalam bentuk program yang terukur dan tepat sasaran.

Momentum HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari capaian pelayanan dan kinerja organisasi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penghargaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semakin banyak tokoh dan lembaga yang tergerak untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan.

11/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Harapan Lewat Bantuan Rutilahu di Kecamatan Gedeg
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Harapan Lewat Bantuan Rutilahu di Kecamatan Gedeg
Mojokerto – Dalam upaya mendorong pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Ina Wiyanti, warga Dusun Kangunan, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, pada Selasa (10/9/2024). Bantuan berupa dana senilai Rp 20 juta digunakan untuk memperbaiki rumah penerima manfaat. Dukungan ini juga diperkuat oleh partisipasi warga sekitar yang menyumbang Rp 500 ribu dan bantuan sembako secara sukarela. “Terima kasih kepada Baznas. Semoga rumah ini membawa kenyamanan bagi keluarga kami,” ujar Ina Wiyanti haru. Relawan Baznas Gedeg, Ruhayanah, menyampaikan apresiasi atas program ini yang dirasa sangat membantu masyarakat tak mampu. Ia meyakini program Rutilahu dapat menjadi solusi konkret dalam penurunan angka kemiskinan. Sementara itu, Ketua RT setempat, Moh Ketang Aziyadi, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan karena lingkungannya mendapat perhatian dari Baznas. Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Mojokerto, Lukman Hakim, menyatakan bahwa bantuan Rutilahu ini adalah bagian dari sinergi antara zakat dan gotong royong masyarakat. “Rp 20 juta adalah pemicu. Kami ingin masyarakat sekitar juga berkontribusi, baik dalam bentuk barang, uang, maupun tenaga. Ini bagian dari edukasi zakat dan membangun budaya tolong-menolong,” jelasnya. Program Rutilahu tidak hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga menyatukan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
BERITA09/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Teguhkan Iman, Rangkai Hidayah: BAZNAS Mojokerto Dampingi Mualaf dengan Pendidikan Dasar Agama
Teguhkan Iman, Rangkai Hidayah: BAZNAS Mojokerto Dampingi Mualaf dengan Pendidikan Dasar Agama
MOJOKERTO, 2024 – Dalam rangka menguatkan keimanan dan pemahaman dasar Islam bagi para mualaf, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjalankan program pendampingan mualaf yang menyasar 38 orang mualaf di 18 kecamatan. Program ini dilaksanakan sejak Agustus hingga Desember 2024 dengan pendanaan bersumber dari zakat para muzakki. Pendampingan yang diberikan meliputi pendidikan dasar agama Islam seperti pemantapan aqidah, tata cara wudhu dan salat, serta pembiasaan doa-doa harian. Langkah ini bertujuan agar para mualaf tidak hanya memeluk Islam secara formal, tetapi juga mampu menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS menggandeng Mualaf Center Kemenag Kabupaten Mojokerto dalam pelaksanaan program ini. Kegiatan pendampingan dilakukan secara rutin di berbagai titik seperti kantor KUA, masjid, dan pondok pesantren terdekat dari domisili mualaf. Ketua Mualaf Center, Saiful Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan setiap pekan. "Jika ada kebutuhan khusus, tim kami siap datang langsung ke rumah mualaf untuk memberikan pembinaan dan penguatan secara personal," jelasnya. Dukungan juga datang dari Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Kasi Gara Zawa, Masruchan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam memperhatikan proses pembinaan spiritual bagi para mualaf. “Ini program luar biasa, dan perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas,” tuturnya. Dengan semangat zakat yang menyejahterakan dan mendekatkan umat kepada Allah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen terus mendampingi mualaf agar kokoh dalam keimanan dan tenang dalam menjalani kehidupan barunya sebagai muslim.
BERITA08/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Teguhkan Kepedulian Lewat Santunan Rutin untuk Mustahik Ngoro
Baznas Kabupaten Mojokerto Teguhkan Kepedulian Lewat Santunan Rutin untuk Mustahik Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus memperkuat peran sosial melalui santunan rutin bulanan bagi mustahik. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik yang tersebar di 19 desa wilayah Kecamatan Ngoro, bertempat di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024). Setiap penerima mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp150.000 per bulan, yang bertujuan meringankan beban ekonomi mustahik lansia, dhuafa, dan warga kurang mampu lainnya. Relawan Baznas, Imam Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pemantauan langsung kondisi para penerima manfaat. “Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga menyapa dan memastikan mereka tetap dalam kondisi baik,” ujarnya. Salah satu penerima, Surati (60), menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian para donatur yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. “Terima kasih Baznas dan para donatur. Semoga rezekinya dilipatgandakan oleh Allah,” ucapnya tulus. H. Karnoto, tokoh masyarakat setempat, mendukung penuh keberlanjutan program ini. Ia juga mengapresiasi komitmen ASN Pemkab Mojokerto dalam menunaikan ZIS melalui Baznas. “Ini bukti nyata keberkahan zakat. Masyarakat bisa meneladani semangat berbagi dari para ASN,” ujarnya. Melalui santunan ini, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam membantu mustahik secara berkelanjutan, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya zakat bagi pemberdayaan umat.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mustahik melalui program santunan rutin bulanan. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik di Kecamatan Ngoro, tepatnya di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024). Setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan untuk meringankan kebutuhan dasar hidup. Santunan ini diserahkan secara langsung oleh tim relawan Baznas yang juga melakukan silaturahmi dan pemantauan kondisi penerima manfaat. Imam Wahyudi, Relawan Baznas, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara rutin di 19 desa penerima. "Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga hadir untuk mendengar dan memastikan bantuan tepat sasaran," ujarnya. Salah satu penerima, Surati (60), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. "Matursuwun sanget. Semoga para donatur melalui Baznas Mojokerto diberikan kelimpahan rezeki," ucapnya haru. Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Karnoto, yang mengapresiasi peran Baznas dan kesadaran ASN Pemkab Mojokerto dalam membayar ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) melalui Baznas. "Ini menjadi teladan bahwa zakat bisa dikelola secara amanah dan manfaatnya terasa langsung," tambahnya.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
KEMLAGI, 1 September 2024 – Komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program pendampingan dan bantuan terapi kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kecamatan Kemlagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian Yayasan Permata Ceria Mojojajar, lembaga sosial yang difokuskan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebanyak 17 anak dari lima desa di wilayah Kemlagi mendapatkan terapi secara langsung dalam acara ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, yang akrab disapa Gus Zamroni, menyampaikan bahwa pendampingan anak-anak disabilitas dilakukan secara rutin tiap bulan, dengan lokasi bergilir di berbagai kecamatan. “Program ini bukan sekadar pengobatan, tetapi bentuk kasih sayang yang diwujudkan lewat zakat,” ujarnya. Biaya terapi yang bisa mencapai Rp 100 ribu per sesi, kini lebih ringan berkat dukungan BAZNAS. “Kami bantu pembiayaannya, karena kami tahu perjuangan orang tua sangat luar biasa,” tambahnya. Dalam sambutannya, Gus Zamroni memberikan motivasi kepada para orang tua untuk tetap kuat dan bersyukur. “Allah memberikan ujian, tapi juga memberi jalan. Mari jalani hidup dengan senyum dan rasa syukur,” tuturnya penuh semangat. Suhedir Muhajir, Wakil Sekretaris Yayasan Permata Ceria, mengungkapkan bahwa yayasan ini sudah berjalan selama enam bulan dan saat ini telah mendampingi 22 anak dengan berbagai kondisi seperti keterlambatan bicara, penurunan fungsi kognitif, dan tantangan tumbuh kembang lainnya. Salah satu orang tua mustahik, Pingki dari Desa Betro, turut berbagi cerita haru. Ia mendampingi anak perempuannya, NR (5), menjalani terapi rutin. “Dulu kami harus ke RS Gatoel, sekarang lebih dekat dan ada harapan besar untuk kesembuhan anak saya,” ujarnya. Dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi lembaga penyalur zakat, tetapi juga penggerak perubahan sosial yang menyentuh langsung kehidupan para mustahik, terutama anak-anak istimewa yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA03/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas kontribusinya dalam perlindungan pekerja rentan, khususnya marbot masjid di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam acara Diseminasi Program dan Penghargaan Badan Usaha BPJS Ketenagakerjaan di Ayola Hotel, Senin (26/8/2024). Baznas menjadi salah satu dari 18 mitra yang diapresiasi karena dukungannya terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui inisiatif kepesertaan pekerja informal. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 16 marbot masjid binaan Baznas serta penyerahan santunan kepada 11 ahli waris peserta. Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyampaikan bahwa saat ini Baznas telah mendaftarkan 226 dari total 323 marbot yang diajukan. “Target kami 800 marbot terlindungi melalui program JKK dan JKM dengan biaya Rp 16.800 per bulan,” ujarnya. Bupati Ikfina menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk mendukung perlindungan pekerja rentan. “Perlindungan ini harus ditingkatkan. Pemda terbatas, sehingga sinergi semua pihak seperti Baznas sangat berarti,” tegasnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading, mengapresiasi kontribusi Baznas dan berharap capaian perlindungan pekerja bisa meningkat sesuai target 50% pada tahun 2024.
BERITA27/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan sekaligus meneguhkan peran zakat untuk kesejahteraan umat, Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan 1001 Mujahada Mustahik di Pendopo Graha Maja Tama, pada Senin, 19 Agustus 2024. Acara ini menghadirkan 500 peserta, terdiri dari mustahik, muzakki, serta tokoh dan pejabat daerah seperti Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, kepala OPD, Forkopimda, FKUB, Baznas Jawa Timur, dan perwakilan masyarakat. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Mustahik Merdeka”, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penerima zakat. “Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Bupati. Kami berharap Baznas terus bersinergi dengan OPD demi optimalisasi pengelolaan zakat,” jelas Zamroni. Bupati Mojokerto menegaskan pentingnya pemutakhiran data mustahik dan muzakki agar pengelolaan zakat lebih transparan dan akuntabel. Ratusan penerima manfaat hadir dalam acara ini, di antaranya: 36 penerima program RUTILAHU (Rumah Tidak Layak Huni) 240 anak yatim penerima beasiswa SD/MI 323 marbot masjid 38 muallaf Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Perbup Mojokerto No. 104 Tahun 2021.
BERITA20/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
JATIREJO, 24 Agustus 2024 – Wujud nyata sinergi zakat untuk pemberdayaan umat kembali hadir di Kabupaten Mojokerto. BAZNAS RI bekerja sama dengan UPZ BAZNAS Telkom dan Yayasan Dompet Qur’an Indonesia (DQI) meresmikan Program Kampung Akhlak di Dusun Lebaksari, Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Pimpinan BAZNAS RI, Forkopimda, Forkopimca, perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota Mojokerto, serta perwakilan dari UPZ Telkom dan Yayasan DQI. Program Kampung Akhlak mengusung nilai-nilai karakter Islami: amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Tujuannya adalah membangun kesejahteraan masyarakat berbasis akhlak mulia dan kemandirian ekonomi mustahik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Nur Chamdani, menyampaikan bahwa program Kampung Akhlak telah menjangkau 113 kabupaten/kota di 28 provinsi, dan Mojokerto menjadi salah satu daerah terpilih berdasarkan rekomendasi Pemprov Jatim karena tingginya jumlah mustahik. “Di Desa Rejosari, kami menyalurkan bantuan bibit durian, kambing ternak, dan dukungan bagi UMKM madu. Semua bertujuan untuk menjadikan mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Total anggaran program mencapai Rp 209,7 juta, berasal dari Baznas RI (Rp 100 juta), UPZ Telkom (Rp 100 juta), dan partisipasi masyarakat (Rp 9,7 juta). Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, penguatan ekonomi, serta pembinaan akhlak masyarakat. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi program ini. Ia menyatakan bahwa melalui program Kampung Akhlak, potensi lokal dapat diberdayakan secara maksimal. “Dengan adanya pendampingan seperti peternakan kambing dan pembibitan durian, kami optimistis ini bukan sekadar bantuan sesaat, tapi akan berdampak jangka panjang,” ujarnya. Desa Rejosari kini menjadi desa percontohan bagi pengembangan Kampung Akhlak ke wilayah lainnya di Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi yang terjalin juga menjadi contoh baik bagaimana dana zakat yang dikelola amanah mampu menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Usai peresmian, Bupati bersama Pimpinan BAZNAS RI meninjau Kelompok Tani “Guyup”, penerima bantuan bibit durian dari Baznas, sebagai bagian dari pemberdayaan berbasis potensi lokal.
BERITA14/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Mojokerto – Kelompok Keluarga Madani (KKM) Jatirejo Makmur 1, kelompok binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, terus mempererat kebersamaan dan semangat kemandirian ekonomi melalui pertemuan rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Minggu pertama. KKM Jatirejo Makmur 1 dibentuk pada tahun 2020 dan kini beranggotakan 20 orang. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang seperti pelaku usaha mikro, petani, hingga pedagang kecil. Dengan semangat gotong royong, para anggota menyisihkan infaq sebesar Rp 50 ribu setiap pertemuan untuk dikelola dalam kegiatan produktif dan sosial. Relawan BAZNAS untuk wilayah Jatirejo, Khusnul Abidin, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan istighosah, dilanjutkan diskusi dan penyampaian informasi seputar perkembangan usaha anggota. “Pertemuan ini menjadi sarana silaturahmi, juga untuk saling memotivasi dan menguatkan usaha yang dijalankan masing-masing anggota,” jelas Khusnul. Ketua KKM Jatirejo Makmur 1, Mujiyami, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas berbagai bentuk dukungan. Mulai dari program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU), bantuan pendidikan dan PAUD, Program Satu Rumah Satu Sarjana, hingga rantang dhuafa dan bantuan modal usaha, seluruhnya telah memberi dampak nyata bagi para mustahik. “Saya berharap, anggota KKM yang saat ini masih mustahik, kelak akan menjadi muzzaki. Inilah bukti keberhasilan program pembinaan ekonomi umat yang berkelanjutan,” ujar Mujiyami. Harapan yang sama disampaikan oleh anggota baru KKM, Khoirul Bariyah. Ia merasa bersyukur bisa bergabung dan berharap bisa membawa perubahan positif bagi keluarganya. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Semoga saya bisa amanah dan memberikan kontribusi terbaik untuk kelompok ini,” ucapnya penuh semangat. Melalui program pemberdayaan yang konsisten dan partisipatif, BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mendampingi KKM binaan untuk bertransformasi dari mustahik menjadi muzzaki, demi terwujudnya keluarga madani yang sejahtera dan mandiri.
BERITA06/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Mojokerto meluncurkan program bertajuk Mustahik Merdeka, sebagai wujud komitmen membebaskan mustahik dari belenggu kemiskinan melalui program nyata dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa terdapat sembilan jenis bantuan dalam program ini yang menyasar ribuan mustahik di berbagai sektor, mulai dari tempat tinggal, pendidikan, ekonomi, hingga spiritualitas. “Program Mustahik Merdeka merupakan kontribusi BAZNAS dalam menebarkan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu kemerdekaan dari keterbatasan dan ketergantungan,” ungkapnya. Beberapa bantuan dalam program ini meliputi: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU): untuk 36 penerima, masing-masing Rp 20 juta. Renovasi rumah korban bencana: Rp 5 juta per penerima. Beasiswa anak yatim SD/MI: untuk 800 anak, Rp 40.000 per bulan. BPJS Ketenagakerjaan untuk marbot masjid: bagi 800 orang hingga Desember 2024. Bantuan modal dan peralatan UMKM: untuk 180 pelaku usaha, Rp 2 juta per orang. Pembinaan mualaf: untuk 50 orang, melalui pendampingan keimanan dan pendidikan. Bantuan sembako: untuk 1.000 fakir miskin, masing-masing 5 kg beras. Program Kampung Akhlak: kolaborasi dengan UPZ Telkom di Desa Rejosari, Kec. Jatirejo. Mujahadah 1001 Mustahik: doa bersama antara mustahik dan muzakki untuk kemajuan bangsa. Dengan tema besar kemandirian umat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini tidak hanya bersifat karitatif sesaat, tetapi mampu membentuk fondasi kuat menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan religius.
BERITA30/07/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →