Berita Terbaru
Tiga Siswa PKBM Ibnu Sina Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 4 Agustus 2025 — Sinergi BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan masyarakat melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada tiga siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ibnu Sina, yang berlokasi di Jetis Mulyo VII Blok IV No. 16, Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Ketiga siswa yang menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 1.000.000 untuk satu semester adalah:
1. Muhamad Ilham Aditya Prasetyo (kelas XII)
2. Aisyah Maulida Rahma (kelas XII)
3. Vivi Seruni (kelas XII)
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari Senin, 4 Agustus 2025, bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad kepada para siswa dengan di dampingi Kepala PKBM, Rini Handayani S.S.
Rini Handayani mengapresiasi bantuan ini : "Bentuk nyata perhatian BAZNAS terhadap pendidikan warga, khususnya mereka yang menempuh jalur nonformal. Terimakasih pada Baznas Kabupaten Mojokerto."
Zamroni Ahmad, Ketua Baznas mengatakan : "PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal, baik karena keterbatasan ekonomi, sosial, maupun faktor lainnya."
"Melalui program ini, Baznas berharap dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi para siswa untuk terus semangat menuntut ilmu." tuturnya.
BERITA08/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kemenag, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan IPARI Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf
Mojokerto, 5 Agustus 2025 — Sebanyak 45 muallaf dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto mengikuti kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf yang diselenggarakan atas kolaborasi Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Baznas Kabupaten Mojokerto, dan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia). Acara berlangsung pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025, bertempat di Aula Kemenag Kabupaten Mojokerto mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini mengangkat tema pelatihan pembuatan keripik, pengemasan (packaging), dan strategi pemasaran (marketing), dengan tujuan membekali para muallaf agar mampu mandiri secara ekonomi melalui usaha produktif yang sederhana namun berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan ini:
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, H. Muttakin, Kasubag TU beserta para Kasi Kemenag, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Ketua IPARI Kabupaten Mojokerto, M. Sirojuddin, Para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag H. Muttakin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang baik antar lembaga.
"Muallaf bukan hanya perlu pendampingan rohani, tetapi juga harus diberikan akses pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa berdaya, mandiri, dan percaya diri dalam menjalani kehidupan barunya. Ini bagian dari bentuk pelayanan agama yang menyeluruh," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto menekankan pentingnya kesinambungan program pemberdayaan.
"Baznas hadir bukan hanya untuk memberi bantuan sesaat, tapi mendampingi para muallaf agar memiliki keterampilan dan akses usaha. Kita ingin zakat benar-benar bisa mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki," ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua IPARI, M. Sirojuddin, yang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran penyuluh agama dalam penguatan moderasi beragama dan kemandirian umat.
"Para penyuluh bukan hanya memberikan bimbingan agama, tetapi juga mendorong agar para muallaf ini bisa survive dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata penguatan fungsi penyuluh," pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pembinaan berkelanjutan, di mana para muallaf tak hanya dibina secara spiritual tetapi juga diberikan bekal keterampilan praktis guna meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
BERITA07/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Jadi Lokasi Wisata Edukasi PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas
Mojokerto, 2 Agustus 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Pada Sabtu pagi (2/8), lokasi kandang balai ternak menjadi tuan rumah kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas.
Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Trawas, Ibu Lies Setyautaminingsih, S.IP., M.M., dan dihadiri oleh Bunda PAUD se-Kecamatan Trawas serta perwakilan siswa TK dari Desa Tamiajeng.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengunjungi kandang dan diperkenalkan pada aktivitas peternakan domba yang dikelola oleh kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera. Pendamping kelompok, Ahmad Ali, bersama anggota kelompok, memandu peserta mengenal lebih dekat cara perawatan domba, proses pembuatan pakan silase, hingga pengolahan pupuk kompos organik berbahan dasar kohe dan urin domba.
"Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Balai Ternak Gembala Sejahtera dan berbagai produk hasil olahannya kepada masyarakat, khususnya para stakeholder pendidikan di wilayah Trawas," terang Ahmad Ali.
Selain itu, kelompok juga menyampaikan gagasan untuk menjadikan balai ternak sebagai lokasi wisata pendidikan bagi PAUD dan TK di Kecamatan Trawas. Rencana tindak lanjut pun telah disusun, yakni menjalin kerja sama dengan Bunda PAUD Kecamatan Trawas untuk mengembangkan program wisata edukasi tersebut secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Dua Relawan Perempuan Jadi Motor Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Gedeg
Mojokerto, 1 Agustus 2025 — Peran relawan perempuan dalam program sosial terus menunjukkan dampak besar. Di Kecamatan Gedeg, dua sosok inspiratif, Rukhayana dan Suciani, menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Kali ini, rumah milik Setiawan (34), seorang duda yang tinggal bersama ibunya yang sudah berusia 70 tahun, menjadi sasaran bantuan. Selama bertahun-tahun, mereka menghuni rumah sederhana berdinding bambu (gedeg) di Dusun Lengkong, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg—kondisi yang jauh dari kata layak.
Berkat koordinasi yang intens dan semangat gotong royong, Bu Rukhayana dan Bu Suciani berhasil mendampingi proses pembangunan rumah baru berukuran 5 x 7 meter. Rumah tersebut kini dilengkapi satu ruang tamu, satu kamar tidur, dapur, dan kamar mandi—jauh lebih layak dan nyaman dari sebelumnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi Pak Setiawan dan ibunya. Rumah yang sebelumnya hampir roboh kini sudah aman ditempati. Kami juga berusaha menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, meski belum selalu mendapat respons cepat,” ungkap Bu Rukhayana dengan haru.
Program RUTILAHU menjadi bukti konkret bagaimana dana zakat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan dhuafa. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mengajak kolaborasi masyarakat, relawan, dan pemerintah desa agar lebih banyak warga terbantu.
Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BAZNAS bersama para relawan membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga solusi sosial yang menggerakkan perubahan.
BERITA04/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kunjungan Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto ke Balai Ternak Gembala Sejahtera: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Anakan Domba
Kamis, 24 Juli 2025, Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung di kandang kelompok ternak yang berlokasi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, dengan agenda utama berupa edukasi, pemberian vitamin, serta pengobatan cacing untuk anakan domba atau cempe.
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Trawas, Bapak Huda. Dalam kesempatan ini, beliau bersama tim memberikan edukasi langsung kepada anggota kelompok mengenai teknik perawatan anakan domba, terutama dalam menghadapi cuaca pancaroba yang dapat memengaruhi daya tahan ternak.
Sebanyak 34 ekor anakan domba tercatat berada dalam kandang saat pemeriksaan dilakukan. Dari jumlah tersebut, teridentifikasi 21 ekor jantan dan 13 ekor betina. Seluruh anakan domba tersebut menerima pemberian vitamin dan obat cacing sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan pertumbuhan optimal.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan pengobatan dan pemberian vitamin ini diberikan secara gratis. Ini merupakan hasil dari sinergi antara Dinas Peternakan Kabupaten Mojokerto dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto yang selama ini aktif mendampingi kelompok ternak mustahik.
Kegiatan ini menunjukkan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peternakan rakyat yang menjadi salah satu program pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Mojokerto. Selain meningkatkan kapasitas peternak melalui edukasi, kegiatan ini juga memastikan kondisi ternak tetap sehat dan produktif.
Sebagai tindak lanjut, kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera telah merencanakan pengadaan indukan domba dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk memperkuat populasi ternak dan meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan berbasis pemberdayaan mustahik yang telah berjalan selama ini.
BERITA31/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Serahkan Infak Anggota ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Wujud Sinergi Pemberdayaan dan Kepedulian Umat
Mojokerto, 28 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung gerakan filantropi dan upaya pemberdayaan masyarakat, Balai Ternak (BT) Gembala Sejahtera menyerahkan dana infak yang dihimpun dari para anggotanya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto.
Ketua BT Gembala Sejahtera, Supriyanto, bersama sekretaris dan bendahara, secara langsung datang ke Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk menyerahkan infak sebesar Rp 4.400.000.
Kehadiran mereka disambut dengan hangat oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, yang menerima penyerahan dana infak secara simbolis.
“Penyerahan infak ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan spiritual anggota kami. Semoga dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Mojokerto,” ungkap Supriyanto.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi atas kontribusi BT Gembala Sejahtera yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi peternak, tetapi juga aktif berbagi untuk kesejahteraan masyarakat.
Penyerahan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemberdayaan masyarakat dan BAZNAS dalam mewujudkan kemandirian dan kemaslahatan umat.
BERITA29/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Penguatan Zakat di Tingkat Desa: UPZ Resmi Berdiri di Desa Rejosari, Jatirejo
Rejosari, 23 Juli 2025 — Upaya penguatan ekonomi dan spiritual masyarakat desa kembali diperkuat dengan langkah strategis BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung Akhlak Tahap II hasil kolaborasi Baznas dan PT Telkom Indonesia.
Acara peresmian UPZ yang digelar pada Rabu (23/7) pukul 13.00 WIB di Balai Desa Rejosari berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Soegeng Mawardi, Wakil Ketua IV MK Muhailili, Kepala Desa Rejosari Suprapto, perangkat desa, para ketua RT, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejosari Suprapto menyampaikan apresiasi mendalam atas program lanjutan Kampung Akhlak yang kini menitikberatkan pada penyediaan air bersih bagi warga.
“Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Penataan air bersih sangat dibutuhkan warga, dan kehadiran UPZ akan makin memperkuat pembangunan berbasis nilai keislaman di desa kami,” ungkapnya.
Sementara itu, Karina — Pendamping Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS — menyampaikan bahwa terbentuknya UPZ Desa Rejosari merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini langkah besar untuk menguatkan peran zakat dalam membantu warga secara langsung. Semoga UPZ ini menjadi jalan kebaikan dan membawa berkah untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.
Yang tak kalah menginspirasi, Ketua UPZ terpilih, Ibu Sutriyah, menyampaikan rasa haru dan syukur atas amanah yang diterimanya.
“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan ini. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik bersama seluruh pengurus. Kami mohon doa dan bimbingan dari BAZNAS Mojokerto agar dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Rejosari,” ucapnya penuh harap.
Dengan berdirinya UPZ ini, diharapkan pengumpulan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan lebih maksimal dan merata, menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa — mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan UPZ di desa-desa lainnya, sebagai bagian dari ikhtiar membangun desa yang mandiri dan berdaya melalui kekuatan zakat.
BERITA25/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perawatan Anakan Domba di Balai Ternak Gembala Sejahtera: Sehat, Terpantau, dan Siap Tumbuh Optimal
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, terus menunjukkan komitmennya dalam membina peternak lokal melalui kegiatan pendampingan rutin. Fokus kegiatan kali ini adalah pada perawatan anakan domba yang menjadi aset utama kelompok ternak.
Pendampingan dilakukan oleh Ahmad Ali bersama dua anggota kelompok ternak, yaitu Bapak Nuriyanto dan Bapak Mansur, sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Cuaca cerah mendukung jalannya kegiatan yang meliputi pembersihan kandang, pemeriksaan kesehatan anakan domba, dan pengembalian ke induk masing-masing.
Saat ini, populasi anakan domba di Balai Ternak tercatat sebanyak 34 ekor, terdiri dari 21 jantan dan 13 betina. Seluruh anakan dalam kondisi sehat, aktif, dan mendapat penanganan yang baik.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas Kabupaten Mojokerto untuk memastikan bahwa pengelolaan ternak dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota.
Melalui pendampingan berkala dan kolaborasi antar anggota kelompok, Balai Ternak Gembala Sejahtera diharapkan dapat terus menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi umat berbasis peternakan di wilayah Mojokerto.
BERITA24/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Luncurkan Program Santripreneur: Cetak Santri Mandiri dan Tangguh Berwirausaha
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Santripreneur sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemandirian ekonomi para santri. Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto untuk mendorong lahirnya santri yang tak hanya alim, tetapi juga mampu bersaing di dunia usaha.
Peluncuran program dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra, bertempat di Pendopo Graha Majatama. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap agar Santripreneur mampu melahirkan generasi santri yang berdaya saing tinggi serta mandiri secara ekonomi.
“Santri tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, tapi juga harus mampu berperan dalam sektor ekonomi yang produktif,” ujar Gus Barra.
Program Santripreneur memberikan dukungan dana sebesar Rp25 juta yang akan disalurkan kepada 10 santri terpilih. Para penerima manfaat adalah santri yang telah memiliki usaha rintisan atau ide bisnis yang potensial untuk dikembangkan.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. “Kami ingin membangun ekosistem kewirausahaan berbasis pesantren, di mana santri mampu menjadi pelaku ekonomi yang kuat, bukan hanya objek pembangunan,” ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ibnu Qahar, menyampaikan komitmennya dalam mendampingi para penerima manfaat, agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan berdampak terhadap pertumbuhan usaha santri.
Dengan hadirnya Santripreneur, Baznas berharap program ini bisa menjadi cikal bakal lahirnya pengusaha-pengusaha muda dari kalangan santri yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.
BERITA23/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Kolaborasi Sosial, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Sambangi PT PRIA Bahas Program CSR
Mojokerto – 11 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan silaturrahmi ke PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) pada Jumat pagi (11/7) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya yang kurang mampu.
Silaturrahmi ini diterima langsung oleh Direktur PT PRIA. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan bahwa pelaksanaan CSR di PT PRIA telah terstruktur dan berjalan sistematis sejak awal perusahaan berdiri. Seluruh program CSR juga telah terdaftar di Bappeda, serta rutin bersinergi dengan berbagai pihak seperti Polsek dan Koramil setempat dalam program-program sosial, termasuk kegiatan bedah rumah.
Lebih lanjut, Direktur PT PRIA juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2010, perusahaan telah aktif menyalurkan santunan untuk anak yatim. Setiap bulan Januari, perusahaan secara khusus mengenang mendiang Ibu Luluk, pendiri perusahaan, dengan membagikan ribuan paket bantuan. Pada salah satu kesempatan, tercatat sebanyak 5.400 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat melalui sinergi antara PT PRIA dan P Tulus Group.
Perusahaan juga terbuka terhadap pengajuan program dari berbagai pihak sepanjang melalui mekanisme pengajuan proposal dan berkoordinasi dengan stakeholder tingkat pusat. Namun, pihak PT PRIA turut menyampaikan bahwa kondisi perusahaan saat ini sedang tidak dalam situasi yang sepenuhnya stabil. Meski demikian, komitmen untuk tetap membantu masyarakat yang membutuhkan akan tetap diupayakan sebaik mungkin.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyambut baik komunikasi ini sebagai langkah awal untuk menjalin sinergi yang lebih kuat antara lembaga pengelola zakat dan dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
BERITA22/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 448 juta rupiah, Santunan Rutin untuk 320 Dhuafa
Mojokerto – Juli 2025 Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu/dhuafa, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyalurkan santunan rutin bulanan kepada para dhuafa. Program ini menyasar 320 orang penerima yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto.
Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp 200.000 per bulan, yang bersumber dari pengelolaan zakat mal yang dihimpun dari para muzaki. Yang lebih penting, data penerima manfaat telah melalui proses cleansing dan verifikasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Dinas Sosial, guna memastikan santunan diberikan tepat sasaran.
"Program ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat miskin. Total sampai bulan Juli 2025 sudah 448 juta rupiah yang kami salurkan," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad. Ia menambahkan bahwa penyaluran dilakukan secara transparan dan berkelanjutan guna memastikan kebermanfaatan jangka panjang bagi para mustahik.
BAZNAS juga terus mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar dapat disalurkan kepada yang berhak dengan tepat dan amanah.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program santunan ini dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Mojokerto.
BERITA17/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Manasik Wudhu dan Sholat, KKM Mugi Berkah Sooko Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Sooko, 13 Juli 2025 — Kelompok Keluarga Madani (KKM) Mugi Berkah dari Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan Manasik Wudhu dan Sholat yang bertempat di Masjid Al-Ansori, Desa Modongan, pada Minggu malam (13/7).
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan pembiasaan ibadah kepada anak-anak serta orang tua, guna menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dalam lingkungan keluarga.
Acara dimulai selepas salat Isya, diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan sambutan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak Soegeng Mawardi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan pentingnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan masyarakat dalam membangun peradaban umat.
“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membentuk generasi yang paham tata cara ibadah, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan kebersamaan keluarga dalam membina anak-anak. Kami dari BAZNAS sangat mendukung kegiatan swadaya masyarakat seperti ini, terlebih dananya murni berasal dari infak anggota KKM. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutur beliau.
Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari anak-anak serta orang tua (bapak dan ibu), masing-masing dibimbing oleh ustadz pemandu untuk mempraktikkan langsung tata cara wudhu dan salat dengan benar sesuai tuntunan syariat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak M.K. Mukhailili, serta para amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kebersamaan dan kekhidmatan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, memperlihatkan antusiasme dari seluruh peserta.
Terselenggaranya acara ini patut diapresiasi, karena seluruh biaya kegiatan berasal dari infak anggota KKM Mugi Berkah — sebuah bentuk kemandirian dan semangat gotong royong yang layak menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Harapannya, KKM di kecamatan lain dapat menyelenggarakan kegiatan serupa dengan semangat yang sama, bahkan lebih baik ke depannya.
Semoga kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian pembinaan ibadah keluarga secara berkelanjutan di lingkungan KKM dan masyarakat luas.
BERITA13/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak “Ngudi Rezeki” Resmi Serah Terimakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik di Trowulan
Trowulan, 10 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur secara resmi menyerahkan Balai Ternak “Ngudi Rezeki” kepada masyarakat Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis pagi (10/7). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi tonggak penting dalam penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya melalui sektor peternakan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. KH. Ali Maschan Moesa, didampingi Wakil Ketua I dan II, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Turut hadir pula Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, H. Bambang Purwanto, S.H., M.H., Kabag Kesra H. Nunuk Djatmiko, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto H. Muttakin, jajaran Forkopimca Trowulan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Trowulan, relawan BAZNAS Kecamatan Trowulan serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jawa Timur menyampaikan bahwa kehadiran balai ternak ini bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi antar-lembaga dalam menggali potensi lokal untuk mendukung kemandirian mustahik.
“Kami berharap Balai Ternak Ngudi Rezeki dapat menjadi model keberhasilan program zakat produktif di wilayah Mojokerto,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa pembentukan kelompok ternak ini telah melalui tahapan pembinaan, seleksi mustahik, hingga pelatihan teknis.
“Balai Ternak Ngudi Rezeki ini akan menjadi titik tumbuh baru ekonomi umat berbasis peternakan. Tadi disampaikan terdapat 34 ekor kambing yang diserahkan. BAZNAS Mojokerto siap mendampingi hingga kelompok ini benar-benar mandiri,” jelasnya.
Program ini disambut dengan penuh antusias oleh warga setempat. Camat Trowulan dalam keterangannya menyampaikan:
“Dengan semangat gotong royong, kami berharap kehadiran Balai Ternak ini dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.”
Sebagai informasi, Program Balai Ternak merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan mustahik berbasis komunitas. Dengan pendekatan berkelanjutan dan pendampingan intensif, program ini terbukti mampu mengubah peran mustahik menjadi muzaki secara bertahap.
BERITA10/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Gus Barra Bupati Mojokerto Dukung Peluncuran Program Tebus Ijazah oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Harapan Baru untuk Mustahik Pendidikan
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui peluncuran Program Tebus Ijazah 2025. Program ini menjadi angin segar bagi para lulusan sekolah yang belum bisa mengambil ijazah karena terkendala biaya, terutama dari kalangan mustahik.
Peluncuran program ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Mojokerto yang turut mempromosikannya melalui akun media sosial pribadinya. Dukungan ini mempertegas sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menyelesaikan persoalan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan atau segera bekerja dengan legalitas yang sah.
"Ijazah adalah hak setiap siswa yang telah lulus, namun karena kondisi ekonomi, banyak yang tertahan di sekolah. Melalui program ini, kami ingin membuka pintu masa depan mereka kembali," ungkap Zamroni.
Program Tebus Ijazah 2025 menyasar 300 penerima manfaat dari keluarga fakir dan miskin di wilayah Kabupaten Mojokerto. Program ini diperuntukkan bagi lulusan SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dengan batas masa kelulusan tertentu (maksimal 3 tahun untuk SD dan SMP, serta 5 tahun untuk SMA). Ijazah yang dapat ditebus adalah ijazah asli, bukan duplikat.
Kriteria Umum Penerima Manfaat:
Beragama Islam
Warga Kabupaten Mojokerto (dibuktikan dengan KTP/KK – diutamakan yang bersekolah di Mojokerto)
Termasuk kategori mustahik (fakir/miskin)
Tidak mampu menebus ijazah karena kendala ekonomi keluarga
Ijazah yang ditebus adalah ijazah asli
Masa kelulusan sesuai ketentuan
Besaran tunggakan masih dalam batas ketentuan BAZNAS
Wajib mengikuti akun media sosial @baznaskab.mojokerto
Mengisi formulir pendaftaran secara online
Persyaratan Administrasi:
Formulir pendaftaran online
KTP orang tua/wali
KTP/Kartu Pelajar
Kartu Keluarga
Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan
Bukti kelulusan (rapor atau surat keterangan)
Informasi nominal tunggakan
Surat dari sekolah tentang jumlah tunggakan dan keberadaan ijazah
Surat pernyataan kesediaan menggunakan ijazah untuk melanjutkan studi atau bekerja
Masyarakat yang memenuhi syarat diminta untuk segera mendaftarkan diri melalui tautan resmi:Formulir Pendaftaran Online: pangkas.id/TEBUSIJAZAHBAZNASBatas waktu pendaftaran: Jumat, 18 Juli 2025
Program Tebus Ijazah merupakan bagian dari ikhtiar nyata BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan peluang kerja bagi masyarakat tidak mampu. Mari bersama menyebarluaskan informasi ini agar lebih banyak warga bisa meraih kembali hak pendidikan mereka.
Info lebih lengkap: Instagram @baznaskab.mojokertoHotline: +62 812-3271-1860
BERITA08/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Baitul Mansur dorong Kemandirian Mustahik melalui Pelatihan Cabe Jamu Ekspor
Mojokerto, 29 Juni 2025 — Semangat pemberdayaan ekonomi umat kembali bergema di Kabupaten Mojokerto. Bertempat di Gedung Sekolah Darul Hikmah, Kedungmaling, Sooko, kegiatan bertajuk "Mendorong Kemandirian Ekonomi Umat dengan Tanaman Herbal Fungsional" resmi digelar hari ini pukul 09.00 WIB.
Acara ini menjadi momentum penting bagi para mustahik untuk menggali potensi usaha berbasis tanaman herbal, khususnya cabe jamu yang kini memiliki nilai ekspor tinggi.
Hadir dalam kegiatan ini Kyai Drs. Hamim Rosyidi selaku Ketua UPZ Baitul Mansur yang menegaskan pentingnya sinergi antara spiritualitas dan produktivitas. “Pemberdayaan bukan hanya bantuan, tapi investasi untuk kemandirian umat,” ujarnya.
Sementara itu, Gus Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk mengubah mustahik menjadi muzakki melalui pendekatan ekonomi produktif. “Kami fokus pada sektor yang menjanjikan, dan cabe jamu adalah peluang emas,” katanya.
Sebagai narasumber utama, hadir Rr. Nurul Mutmainnah, seorang pakar tanaman herbal yang telah berpengalaman mengembangkan sistem budidaya cabe jamu berorientasi ekspor. Dalam sesinya, ia mengupas tuntas teknik budidaya, pengolahan pasca-panen, hingga strategi pemasaran internasional.
Peserta pelatihan tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Salah satu peserta, Bu Rohani, mengaku termotivasi untuk mulai menanam cabe jamu di pekarangan rumahnya. “Saya baru tahu kalau tanaman ini bisa untuk ekspor, semoga jadi jalan rezeki baru,” ujarnya dengan semangat.
Dengan pelatihan ini, diharapkan para mustahik tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga semangat baru untuk bangkit secara ekonomi melalui pemanfaatan tanaman herbal lokal yang bernilai tinggi.
BERITA29/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Universitas Islam Majapahit (UNIM) Bersinergi Kuat untuk Wujudkan Program Sosial dan Pendidikan Berbasis Umat
Mojokerto, 24 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi antara lembaga zakat dan dunia pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan resmi dari jajaran Rektorat Universitas Islam Majapahit (UNIM) pada Selasa, 24 Juni 2025, pukul 13.00 WIB sd 14.00 WIB.
Kunjungan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Rektor UNIM, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.Si. masa Bakti 2024-2029 bersama Wakil Rektor dan Kepala Bidang Kerjasama UNIM. Rombongan disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, beserta jajaran pimpinan lainnya. Suasana penuh keakraban dan semangat sinergi tampak mewarnai pertemuan tersebut.
Dalam forum diskusi, kedua institusi membahas rencana kolaborasi strategis di bidang sosial dan pendidikan. UNIM menyatakan komitmen untuk ikut serta dalam program pemberdayaan yang digagas BAZNAS Kabupaten Mojokerto, seperti beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, pelatihan kewirausahaan berbasis nilai keislaman, serta pengabdian masyarakat.
Dr. M. Nur menegaskan bahwa UNIM memiliki visi yang sejalan dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, terutama dalam hal membangun peradaban umat melalui pendidikan dan kepedulian sosial. Ia berharap sinergi ini dapat segera diwujudkan melalui program-program nyata yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyambut positif komitmen UNIM. Ia menekankan pentingnya kemitraan dengan lembaga pendidikan sebagai pilar penting dalam menyosialisasikan nilai zakat dan membumikan semangat berbagi demi mengatasi kemiskinan.
Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dalam agenda lanjutan dalam waktu dekat.
BERITA25/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Terangi Pandangan, Terangi Harapan: BAZNAS Kabupaten Mojokerto & UPZ Baitul Mansur Gelar Periksa Mata dan Operasi Katarak Gratis
Mojokerto, 22 Juni 2025 12:45 - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya lansia dan dhuafa, BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Baitul Mansur Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis pada Sabtu, 22 Juni 2025, bertempat di Masjid Baitul Mansur, Jl. KH. Ismail, Nganggel, Kedungmaling.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pemeriksaan mata menyeluruh, termasuk deteksi dini katarak. Acara diawali dengan sambutan oleh KH. Drs. Hamin Rosyidi, Ketua UPZ Baitul Mansur, yang menekankan bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga transformasi sosial, termasuk akses kesehatan yang layak. “Ini bentuk konkret pelayanan umat. Zakat yang dikelola dengan amanah harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata seperti ini,” tegas beliau.
Dilanjutkan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan kesehatan BAZNAS. “Kami ingin membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses kesehatan, terutama bagi para lansia dan masyarakat kurang mampu. Ini bukan yang pertama dan tidak akan jadi yang terakhir,” ujarnya dalam sambutan.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Klinik EDC Mojosari Mojokerto, dengan layanan meliputi tes ketajaman penglihatan, skrining katarak, konsultasi, dan rujukan langsung untuk tindakan operasi bagi peserta yang terindikasi memerlukan. Para peserta sangat antusias mengikuti seluruh proses pemeriksaan hingga tuntas.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga zakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam memperjuangkan hak dasar atas penglihatan yang sehat dan berkualitas.
BERITA22/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Klinik EDC Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bahas Program Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis
Mojokerto, Kamis, 19 Juni 2025— BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan dari tim Klinik EDC dalam rangka penjajakan kerja sama untuk pelaksanaan program pemeriksaan mata gratis dan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi antara lembaga sosial dan institusi kesehatan demi mendukung akses layanan kesehatan mata yang merata, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam tentang konsep program, tahapan pelaksanaan, teknis medis, serta sistem asesmen bagi calon penerima manfaat.
Klinik EDC menyampaikan komitmennya untuk menyediakan tenaga medis profesional, peralatan kesehatan, dan layanan operasi katarak secara gratis melalui prosedur yang aman dan sesuai standar medis. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan bertanggung jawab dalam menjaring calon penerima manfaat, melakukan pendataan mustahik, serta mendampingi pelaksanaan kegiatan agar tepat sasaran dan berjalan efektif.
Selain itu, pembahasan juga mencakup potensi pelaksanaan kegiatan di beberapa wilayah prioritas dengan tingkat kebutuhan tinggi, serta kemungkinan pengembangan program jangka panjang dalam bentuk edukasi kesehatan mata kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, akan dilakukan survei lokasi, penyusunan jadwal pelaksanaan, serta sosialisasi program kepada masyarakat melalui kanal resmi BAZNAS dan mitra jaringan di tingkat desa dan kelurahan.
BERITA20/06/2025 | Eka Yuliana Intan P.
Kunjungan Pimpinan BAZNAS ke Desa Lakardowo untuk Asesmen dan Survei Indeks Desa Zakat (IDZ)
Lakardowo, 19 Juni 2025 — Pimpinan dan tim pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan kerja ke Desa Lakardowo dalam rangka asesmen dan survei awal pelaksanaan Indeks Desa Zakat (IDZ). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menilai potensi dan kesiapan Desa Lakardowo sebagai calon lokasi program Kampung Zakat.
Kunjungan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto diantaranya Waka I, Waka III, Waka IV, Amil I, Amil II, pendamping Balai Ternak, serta pendamping Kampung Zakat. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan asesmen terhadap potensi desa, termasuk potensi pemberdayaan ekonomi melalui sektor peternakan (kambing, sapi, bebek) dan pertanian (mayoritas tanaman cabai).
Sebelum menuju PT PRIA, tim BAZNAS terlebih dahulu menyampaikan izin dan berdialog langsung dengan Kepala Desa Lakardowo, sebagai bentuk etika dan penghormatan kepada pemerintah desa. Dalam pertemuan tersebut, kepala desa menyampaikan harapan agar program pemberdayaan yang dirancang nantinya dapat benar-benar kembali dan berdampak langsung kepada masyarakat, serta sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Kepala desa juga menyampaikan kesiapan dan semangat untuk menjemput bola dalam pembangunan desanya, mengingat kondisi Desa Lakardowo yang masih tertinggal dibandingkan dengan desa-desa lainnya di wilayah sekitar. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi rencana kolaborasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan PT. PRIA dalam merealisasikan program Kampung Zakat di desanya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pencatatan notulensi sebagai dasar perumusan rencana lanjutan dan tindak lanjut program BAZNAS Kabupaten Mojokerto ke depan, termasuk kemungkinan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
BERITA20/06/2025 | Eka Yuliana Intan P.
Launching Kurban Berkah BAZNAS 2025 di Mojokerto, bantu mustahik raih kebahagiaan Idul Adha
Mojokerto, 9 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan program Kurban Berkah BAZNAS 2025, yang digelar meriah di Balai Ternak BAZNAS. Program ini menjadi simbol solidaritas umat Islam dalam berbagi kebahagiaan Idul Adha kepada para mustahik.
Acara peluncuran dihadiri oleh para mustahik, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta mitra seperti Alfamidi, yang turut serta melalui program Sedekah Konsumen.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa Kurban Berkah merupakan bentuk optimalisasi dana umat yang transparan, amanah, dan berdampak langsung. “Kita ingin memastikan hewan kurban tidak hanya disembelih secara syar’i, tapi juga sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Sebagai simbolisasi, beberapa mustahik menerima paket daging kurban secara langsung di atas panggung. Suasana haru dan syukur menyelimuti prosesi tersebut.
Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat dibandingkan tahun sebelumnya dan mendorong sinergi lebih luas antar lembaga dan masyarakat.
BERITA09/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →