Berita Terbaru
Terangi Pandangan, Terangi Harapan: BAZNAS Kabupaten Mojokerto & UPZ Baitul Mansur Gelar Periksa Mata dan Operasi Katarak Gratis
Mojokerto, 22 Juni 2025 12:45 - Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya lansia dan dhuafa, BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Baitul Mansur Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, menyelenggarakan kegiatan Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis pada Sabtu, 22 Juni 2025, bertempat di Masjid Baitul Mansur, Jl. KH. Ismail, Nganggel, Kedungmaling.
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai kalangan masyarakat yang datang untuk mendapatkan pemeriksaan mata menyeluruh, termasuk deteksi dini katarak. Acara diawali dengan sambutan oleh KH. Drs. Hamin Rosyidi, Ketua UPZ Baitul Mansur, yang menekankan bahwa zakat tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga transformasi sosial, termasuk akses kesehatan yang layak. “Ini bentuk konkret pelayanan umat. Zakat yang dikelola dengan amanah harus kembali ke masyarakat dalam bentuk manfaat nyata seperti ini,” tegas beliau.
Dilanjutkan oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program layanan kesehatan BAZNAS. “Kami ingin membuktikan bahwa zakat dapat menjadi solusi atas keterbatasan akses kesehatan, terutama bagi para lansia dan masyarakat kurang mampu. Ini bukan yang pertama dan tidak akan jadi yang terakhir,” ujarnya dalam sambutan.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari Klinik EDC Mojosari Mojokerto, dengan layanan meliputi tes ketajaman penglihatan, skrining katarak, konsultasi, dan rujukan langsung untuk tindakan operasi bagi peserta yang terindikasi memerlukan. Para peserta sangat antusias mengikuti seluruh proses pemeriksaan hingga tuntas.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara lembaga zakat, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam memperjuangkan hak dasar atas penglihatan yang sehat dan berkualitas.
BERITA22/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Klinik EDC Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bahas Program Pemeriksaan Mata dan Operasi Katarak Gratis
Mojokerto, Kamis, 19 Juni 2025— BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan dari tim Klinik EDC dalam rangka penjajakan kerja sama untuk pelaksanaan program pemeriksaan mata gratis dan operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi antara lembaga sosial dan institusi kesehatan demi mendukung akses layanan kesehatan mata yang merata, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam tentang konsep program, tahapan pelaksanaan, teknis medis, serta sistem asesmen bagi calon penerima manfaat.
Klinik EDC menyampaikan komitmennya untuk menyediakan tenaga medis profesional, peralatan kesehatan, dan layanan operasi katarak secara gratis melalui prosedur yang aman dan sesuai standar medis. Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan bertanggung jawab dalam menjaring calon penerima manfaat, melakukan pendataan mustahik, serta mendampingi pelaksanaan kegiatan agar tepat sasaran dan berjalan efektif.
Selain itu, pembahasan juga mencakup potensi pelaksanaan kegiatan di beberapa wilayah prioritas dengan tingkat kebutuhan tinggi, serta kemungkinan pengembangan program jangka panjang dalam bentuk edukasi kesehatan mata kepada masyarakat.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, akan dilakukan survei lokasi, penyusunan jadwal pelaksanaan, serta sosialisasi program kepada masyarakat melalui kanal resmi BAZNAS dan mitra jaringan di tingkat desa dan kelurahan.
BERITA20/06/2025 | Eka Yuliana Intan P.
Kunjungan Pimpinan BAZNAS ke Desa Lakardowo untuk Asesmen dan Survei Indeks Desa Zakat (IDZ)
Lakardowo, 19 Juni 2025 — Pimpinan dan tim pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan kerja ke Desa Lakardowo dalam rangka asesmen dan survei awal pelaksanaan Indeks Desa Zakat (IDZ). Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menilai potensi dan kesiapan Desa Lakardowo sebagai calon lokasi program Kampung Zakat.
Kunjungan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto diantaranya Waka I, Waka III, Waka IV, Amil I, Amil II, pendamping Balai Ternak, serta pendamping Kampung Zakat. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan asesmen terhadap potensi desa, termasuk potensi pemberdayaan ekonomi melalui sektor peternakan (kambing, sapi, bebek) dan pertanian (mayoritas tanaman cabai).
Sebelum menuju PT PRIA, tim BAZNAS terlebih dahulu menyampaikan izin dan berdialog langsung dengan Kepala Desa Lakardowo, sebagai bentuk etika dan penghormatan kepada pemerintah desa. Dalam pertemuan tersebut, kepala desa menyampaikan harapan agar program pemberdayaan yang dirancang nantinya dapat benar-benar kembali dan berdampak langsung kepada masyarakat, serta sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Kepala desa juga menyampaikan kesiapan dan semangat untuk menjemput bola dalam pembangunan desanya, mengingat kondisi Desa Lakardowo yang masih tertinggal dibandingkan dengan desa-desa lainnya di wilayah sekitar. Oleh karena itu, ia sangat mengapresiasi rencana kolaborasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan PT. PRIA dalam merealisasikan program Kampung Zakat di desanya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pencatatan notulensi sebagai dasar perumusan rencana lanjutan dan tindak lanjut program BAZNAS Kabupaten Mojokerto ke depan, termasuk kemungkinan pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
BERITA20/06/2025 | Eka Yuliana Intan P.
Launching Kurban Berkah BAZNAS 2025 di Mojokerto, bantu mustahik raih kebahagiaan Idul Adha
Mojokerto, 9 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan program Kurban Berkah BAZNAS 2025, yang digelar meriah di Balai Ternak BAZNAS. Program ini menjadi simbol solidaritas umat Islam dalam berbagi kebahagiaan Idul Adha kepada para mustahik.
Acara peluncuran dihadiri oleh para mustahik, perwakilan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta mitra seperti Alfamidi, yang turut serta melalui program Sedekah Konsumen.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa Kurban Berkah merupakan bentuk optimalisasi dana umat yang transparan, amanah, dan berdampak langsung. “Kita ingin memastikan hewan kurban tidak hanya disembelih secara syar’i, tapi juga sampai ke tangan yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.
Sebagai simbolisasi, beberapa mustahik menerima paket daging kurban secara langsung di atas panggung. Suasana haru dan syukur menyelimuti prosesi tersebut.
Program ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat dibandingkan tahun sebelumnya dan mendorong sinergi lebih luas antar lembaga dan masyarakat.
BERITA09/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kurban Berkah BAZNAS Mojokerto: Wujud Cinta Mudhohi untuk Mustahik
Mojokerto, 9 Juni 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Republik Indonesia kembali menggelar program tahunan bertajuk “Kurban Berkah BAZNAS”, yang dilaksanakan di Balai Ternak BAZNAS Gembala Sejahtera, Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian sosial kepada mustahik sekaligus upaya mendukung ketahanan ekonomi peternak lokal.
Dalam kegiatan ini, proses penyembelihan hewan kurban dilakukan secara syar’i dan higienis. Ada 40 ekor hewan kurban yang disembelih, salah satu momen haru terlihat saat kambing kurban atas nama Suradal bin Ahmad Muslimin disembelih, disaksikan langsung oleh panitia dan masyarakat sekitar.
“Program ini bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga sarana memberdayakan peternak lokal dan memastikan distribusi daging kurban merata kepada yang membutuhkan,” ujar Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Melalui Kurban Berkah, BAZNAS juga menggandeng berbagai mitra yaitu dari Korpri ASN Kabupaten Mojokerto, Alfa Midi, Historia (optik), untuk menyalurkan hewan kurban yang sehat dan sesuai syariat ke berbagai pelosok wilayah Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini merupakan bagian dari misi besar BAZNAS dalam menyejahterakan mustahik dan mewujudkan ekonomi umat yang lebih kuat dan mandiri.
BERITA09/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Sebar Berkah Idul Adha: BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 136 Hewan Kurban hingga ke Pelosok Desa
Mojokerto – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebanyak 136 hewan kurban ke masyarakat di berbagai penjuru daerah. Aksi sosial ini merupakan kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Kabupaten Mojokerto, serta kontribusi dari masyarakat.
Total hewan kurban yang didistribusikan terdiri dari 4 ekor sapi dan 132 ekor kambing, disebar ke 86 titik desa di wilayah kabupaten. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat turut merasakan kebahagiaan dan keberkahan Idul Adha.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa sebagian besar hewan kurban berasal dari infak pegawai OPD yang disalurkan atas nama Bupati Mojokerto, serta dari warga umum yang berpartisipasi sebagai mudhohi (pekurban).
“Tahun ini kami mengusung tema Kurban Berkah BAZNAS. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa, sehingga pengumpulan hewan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Terima kasih kepada seluruh mudhohi dan munfiq atas kepercayaan dan dukungannya,” ujarnya pada Rabu (5/6/2025).
Zamroni juga menambahkan bahwa jumlah hewan kurban masih berpotensi bertambah karena masih dalam rentang waktu hari tasyrik.
Lebih dari sekadar distribusi, program ini menjadi ajang untuk memperkuat semangat gotong royong, solidaritas sosial, dan pemerataan manfaat ibadah kurban ke pelosok-pelosok Kabupaten Mojokerto.
BERITA05/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kesra Dukung Penguatan Tata Kelola, Lakukan Monev ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto (3/6/2025) — Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) ke Kantor Baznas Kabupaten Mojokerto pada Selasa, 3 Juni 2025. Kegiatan berlangsung di Kantor Baznas Jl. RA Basoeni No. 162, Sooko, mulai pukul 10.00 hingga 11.30 WIB.
Rombongan Kesra dipimpin oleh Siti Baroroh Barit dan beranggotakan lima orang. Kunjungan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan pendampingan yang rutin dilakukan oleh Kesra kepada lembaga-lembaga yang menjadi mitra binaannya.
Siti Baroroh Barit menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi upaya untuk memastikan akuntabilitas dan efektivitas lembaga zakat daerah.
“Ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Kesra pada lembaga binaan. Kami berharap dengan pembinaan dan pendampingan ini, Baznas menjadi lembaga yang semakin akuntabel,” jelasnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Kesra.
“Terima kasih kepada Bagian Kesra Pemkab Mojokerto atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin. Kami yakin kolaborasi ini akan melahirkan banyak manfaat bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh pimpinan Baznas, amil pelaksana, serta pendamping program turut menyambut dan mendampingi jalannya kunjungan.
BERITA03/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Mustahik Naik Kelas! Balai Ternak BAZNAS Hasilkan Berkah di Hari Raya Kurban
Program Balai Ternak BAZNAS yang digagas oleh BAZNAS RI membawa semangat baru bagi mustahik binaan di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Dalam kemitraan strategis ini, sebanyak 30 peternak dari dua kelompok—Gembala Sejahtera dan Tirto Mulyo—berhasil mempersiapkan 150 ekor kambing untuk dijual kepada masyarakat menjelang Idul Adha.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kemandirian pangan bukan sekadar wacana. Melalui pendampingan intensif dari BAZNAS, mulai dari proses pengembangbiakan (breeding) hingga penggemukan (fattening), para peternak mampu menghasilkan hewan ternak yang sehat, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi yang menguntungkan.
“Pendampingan dari BAZNAS sangat berarti bagi kami. Dari awal sampai panen, kami mendapatkan bimbingan yang jelas dan dukungan dalam proses penjualan,” ujar Sulton, peternak binaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengungkapkan kegembiraannya. “Alhamdulillah, program Balai Ternak BAZNAS telah memberi dampak besar bagi para mustahik. Balai Ternak ini milik mereka sepenuhnya. Kami hadir untuk mendampingi agar dana zakat bisa dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.”
Sementara itu, Mustakim, Ketua Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Desa Tambaksari, Kecamatan Puri, juga menyampaikan rasa syukurnya. “Program ini memberikan banyak manfaat. Anggota kami tidak hanya mendapat tambahan penghasilan, tapi juga ilmu beternak. Idul Adha tahun ini menjadi bukti bahwa kami bisa tumbuh dan berkembang.”
BERITA31/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ajak Masyarakat Raih Berkah Idul Adha Lewat Program KURBAN BERKAH
MOJOKERTO – Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto kembali meluncurkan program KURBAN BERKAH, sebagai solusi ibadah kurban yang mudah, aman, transparan, dan tepat sasaran. Program ini terbuka bagi siapa saja — baik individu maupun kelompok — yang ingin menunaikan kurban dengan nyaman dan terpercaya.
Wakil Ketua II BAZNAS Mojokerto Bidang Penyaluran, Soegeng Mawardi, menjelaskan bahwa masyarakat bisa menyerahkan kurban dalam bentuk hewan langsung atau dana yang nantinya dikelola sepenuhnya oleh BAZNAS. “Kami menyediakan sistem penyaluran kurban yang profesional dan syar’i. Masyarakat tinggal pilih, mau serahkan hewan atau dana, kami bantu salurkan tepat sasaran,” ujar Soegeng.
Untuk kemudahan para mudhohi, BAZNAS menyediakan beragam pilihan hewan kurban dengan harga terjangkau. Kambing tersedia mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp3,5 juta dengan bobot 25–32 kg, sedangkan sapi mulai dari Rp25 juta. Seluruh hewan dijamin sehat, sesuai syariat, dan diperiksa oleh ahli.
Tak hanya itu, program ini juga menghadirkan Sedekah Daging Kurban, yang memungkinkan masyarakat tetap bisa berbagi meski belum mampu berkurban penuh. Cukup dengan donasi Rp50.000 per paket, siapa pun bisa berkontribusi menyebarkan kebahagiaan kurban ke pelosok negeri.
“Program KURBAN BERKAH bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga menyentuh aspek keadilan sosial,” tegas Bapak Soegeng Mawardi (Waka 2 Bidang Penyaluran dan Pendistribusian). Distribusi daging kurban akan menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan, termasuk warga di pelosok Kabupaten Mojokerto dan wilayah krisis seperti Palestina. “Kami juga mengadakan program khusus untuk mengirimkan hewan kurban ke saudara-saudara kita di Palestina,” tambahnya.
Dengan semangat berbagi dan memperkuat solidaritas umat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam program KURBAN BERKAH ini. Jadikan momen Idul Adha tahun ini sebagai ladang amal dan wujud kepedulian sosial yang nyata.
BERITA26/05/2025 | Zamroni Ahmad Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tingkatkan Kualitas Kurban, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Juru Sembelih Halal untuk UPZ se-Kabupaten Mojokerto : Sukseskan Kurban 2025
Mojokerto, 22 Mei 2025 — Menyambut Hari Raya Idul Adha, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) bagi para pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ), Kamis (22/5). Pelatihan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi UPZ di ruang pertemuan Dekopinda Kabupaten Mojokerto.
Pelatihan ini menggandeng Dewan Pengurus Daerah Juleha Indonesia dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai UPZ masjid, mushola, dan instansi se-Kabupaten Mojokerto.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting untuk memastikan proses penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai syariat Islam dan standar halal. "Kami ingin memastikan pelaksanaan Kurban Berkah BAZNAS tahun ini berjalan lancar dan sesuai syariah. Melalui pelatihan ini, kami berharap UPZ tidak hanya menjadi pengumpul dana, tetapi juga menjadi pelaksana teknis yang mumpuni," ujarnya.
Materi pelatihan mencakup teori dan praktik penyembelihan yang baik dan benar, aspek kebersihan, serta etika dalam perlakuan terhadap hewan kurban. Instruktur dari DPD Juleha Indonesia memberikan panduan teknis, termasuk bagaimana menangani hewan dengan tenang, teknik penyembelihan yang tepat, serta manajemen distribusi daging secara adil dan amanah.
Wakil Ketua III Baznas Mojokerto, H. Lukman Hakim, menambahkan bahwa keterampilan menyembelih hewan secara halal menjadi bagian dari tanggung jawab moral dan sosial UPZ di tengah masyarakat. "Ini bukan sekadar keterampilan teknis, tetapi juga bentuk pengabdian dan tanggung jawab kepada umat," ungkapnya.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menargetkan seluruh UPZ dapat menerapkan hasil pelatihan ini dalam pelaksanaan kurban mendatang, demi meningkatkan kualitas layanan keagamaan dan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana ZIS.
BERITA23/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Rakor UPZ: Dorong Transparansi dan Optimalisasi Pengumpulan ZIS
Pada Kamis, 22 Mei 2025, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kabupaten. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Kabupaten Mojokerto, yang berlokasi di Jl. Rajasanegara III No.16, Ngumpak, Jabon, Kecamatan Mojoanyar, mulai pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, amil pelaksana, pendamping program, serta para relawan. Sebanyak 153 UPZ dari masjid, mushola, dan berbagai instansi turut hadir, termasuk pengurus DPD Juleha (Juru Sembelih Halal) Indonesia.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh UPZ yang aktif berkontribusi. “Selama Ramadhan kemarin, tercatat hampir 400 UPZ mengajukan SK ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, namun baru 89 yang menyerahkan laporan kegiatannya. Total dana Zakat, Infak, dan Sedekah yang berhasil dihimpun mencapai Rp2.025.848.940,” ungkapnya.
Gus Zamroni Ahmad juga menekankan pentingnya pelaporan yang tertib menjelang program Kurban Berkah Baznas yang akan dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha. “Kami berharap semua UPZ dapat lebih sadar dan tertib dalam menyampaikan laporan kepada Baznas Kabupaten Mojokerto,” tambahnya.
Sementara itu, H. Lukman Hakim selaku Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan memberikan penghargaan kepada lima UPZ dengan pengumpulan ZIS tertinggi. Juara pertama diraih oleh Musholla Darun Najah dari Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, dengan total pengumpulan sebesar Rp187.500.000. Disusul oleh Masjid Baitul Muttaqin Desa Ketapanrame, Masjid Baiturrohman Desa Kesiman, Masjid Baiturrahman Desa Jatijejer, dan Masjid Baitul Muttaqin Desa Trawas.
Kegiatan Rakor ditutup dengan penyampaian materi teknis pelaporan UPZ kepada Baznas serta pelatihan tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat oleh DPD Juleha Indonesia.
BERITA22/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kacamata Mulai Dibagikan untuk Guru se-Kabupaten Mojokerto, BAZNAS Kabupaten Mojokerto : Semoga Meringankan Langkah Mereka Mengajar
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mojokerto yang ke-732, Baznas Kabupaten Mojokerto meluncurkan program bertajuk "Periksa Mata Gratis dan Tebus Murah Kacamata" khusus bagi guru SD/MI se-Kabupaten Mojokerto. Program ini merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Mojokerto terhadap peningkatan kualitas pendidikan, dengan menggandeng Historia Optical sebagai mitra layanan pemeriksaan mata.
Pemeriksaan mata berlangsung dari tanggal 3 hingga 22 Mei 2025 dan dilakukan secara bergilir di setiap kecamatan. Tujuannya adalah memastikan semua guru yang membutuhkan bisa memperoleh kacamata dengan harga terjangkau. Para guru cukup membayar zakat sebesar Rp100.000 untuk mendapatkan satu unit kacamata.
Penyerahan kacamata tahap pertama dilakukan pada 3 Mei 2025, menyasar guru-guru di wilayah kerja (wilker) Kecamatan Trawas dan Pacet. Kacamata diserahkan langsung oleh petugas BAZNAS Kabupaten Mojokerto kepada koordinator wilayah setempat.
Koordinator program menjelaskan bahwa kegiatan hari itu merupakan bagian dari distribusi tahap awal. “Hari ini kami membagikan kacamata untuk guru di Kecamatan Pacet dan Trawas. Selanjutnya, penyerahan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh guru yang telah diperiksa menerima kacamatanya sebelum akhir Mei,” jelasnya.
Salah satu penerima bantuan, Pak Jamil—guru dari Kecamatan Trawas—menyampaikan rasa terima kasihnya. “Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Kacamata yang terjangkau sangat membantu penglihatan dan kinerja kami di kelas. Kami sangat mengapresiasi perhatian BAZNAS terhadap kebutuhan guru,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini tak hanya meningkatkan kenyamanan dan produktivitas guru, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap peran Baznas sebagai lembaga zakat yang peduli dan hadir nyata dalam mendukung kemajuan pendidikan.
BERITA21/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
"Turun Langsung, Pastikan Bantuan Rutilahu Tepat Sasaran! BAZNAS Kabupaten Mojokerto Tinjau Calon Penerima Bantuan Rutilahu"
Mojokerto, 19 Mei 2025 — Dalam upaya memastikan ketepatan sasaran penyaluran bantuan, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama tim Satuan Audit Internal (SAI) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini difokuskan pada program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), sebagai bagian dari pelaksanaan pengawasan internal lembaga zakat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Piagam Audit Internal berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 98 Tahun 2024, yang menegaskan pentingnya pengendalian dan pengawasan kelembagaan secara langsung melalui audit internal.
Untuk efektivitas pelaksanaan, tim audit dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama terdiri dari Bapak M.K. Muhailili, H. Samiadi, Luqman Baroroh, Sunaris, dan Abdul Muiz. Sementara itu, tim kedua terdiri dari Soegeng Mawardi, H. Luqman Hakim, Akramin Dirgantara, H. Masruchan, dan Wijiutomo. Kedua tim bertugas melakukan verifikasi langsung terhadap data calon penerima bantuan serta mengevaluasi keberhasilan program yang telah berjalan.
Pada hari pertama kunjungan, tim pertama yang dipimpin oleh Pak Sunaris mengunjungi tiga titik lokasi: Dusun Lengkeng, Desa Sidoarjo (Kecamatan Gedeg), Dusun Jeruk Keputeran, Desa Banjarsari (Kecamatan Jetis), dan Dusun Gogor, Desa Madureso (Kecamatan Dawarblandong). Selain melakukan wawancara dengan calon penerima program Rutilahu, tim juga menyempatkan diri meninjau penerima bantuan rutin untuk kaum duafa.
"Proses verifikasi ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mustahik yang memenuhi kriteria," ujar Sunaris. "Kami juga menampung keluhan dan harapan dari para penerima sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan program di masa depan."
Senada dengan itu, Wiji Utomo selaku Auditor Baznas Kabupaten Mojokerto menambahkan, "SAI berperan penting dalam memastikan semua program Baznas berjalan dengan tepat sasaran dan dikelola secara profesional. Kami berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga."
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dapat memperkuat kualitas pelaksanaan program, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menjamin bahwa zakat yang ditunaikan benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi umat.
BERITA19/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS: Representasi Peran Negara dalam Tata Kelola Zakat di Indonesia
Dalam tradisi fikih klasik, amil zakat adalah orang atau lembaga yang ditunjuk oleh penguasa (imam) atau wakilnya untuk mengelola zakat. Sebagaimana dijelaskan dalam Fath al-Qarib, amil disebut “Man Nashobahu al-imam au Naibuhu”, yang berarti pihak yang ditugaskan oleh imam—dalam konteks negara modern bisa dimaknai sebagai presiden atau kepala pemerintahan—atau wakilnya, seperti kementerian.
Sejarah Islam mencatat peran penting negara dalam pengelolaan zakat. Zakat saat itu dikelola langsung oleh negara sebagai bagian dari sistem kesejahteraan publik. Meskipun Indonesia bukan negara agama, melainkan negara bangsa (nation-state), relasi antara agama dan negara di Indonesia dibangun secara harmonis dan saling mendukung. Negara tidak masuk ke wilayah keyakinan, namun tetap memfasilitasi pengelolaan aspek sosial keagamaan, termasuk zakat.
Fatwa MUI No. 8 Tahun 2011 menegaskan bahwa pembentukan amil zakat dapat dilakukan dengan dua model: melalui penunjukan langsung oleh pemerintah, seperti BAZNAS di berbagai tingkatan; atau oleh masyarakat, yang kemudian disahkan pemerintah, seperti LAZ (Lembaga Amil Zakat). Kedua jenis amil ini memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), dengan dukungan negara sebagai fasilitator demi kemaslahatan bersama.
KH. Masduki Baidlowi, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, menyatakan bahwa negara tidak mewajibkan zakat karena itu wilayah ibadah individu. Namun karena zakat memiliki dimensi sosial yang bisa memperkuat program pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan, negara hadir sebagai fasilitator dalam pengelolaannya.
Hal ini ditegaskan dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang menetapkan bahwa BAZNAS adalah Lembaga Pemerintah Non Struktural, yang bersifat mandiri namun tetap bertanggung jawab kepada pemerintah.
Sebagai lembaga yang diamanahkan negara, BAZNAS menjalankan peran penting sebagai pendukung (supporting system) dalam mewujudkan tujuan besar negara: kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan umat. Dalam konteks ini, prinsip fikih klasik “Tasharruf al-imam 'ala al-ra'iyah manuthun bi al-maslahah”—kebijakan pemimpin harus berpijak pada kemaslahatan rakyat—terimplementasi nyata melalui sinergi antara BAZNAS dan berbagai pemangku kepentingan.
Editor : Shinta Lintang Nurillah
BERITA18/05/2025 | Zamroni Ahmad Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Langkah Kecil, Dampak Besar: BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pemeriksaan Mata Gratis dan Tebus Murah Kacamata untuk Guru se-Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 6 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-732 Kabupaten Mojokerto dan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Historia Optik menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis dan tebus murah kacamata bagi para guru se-Kabupaten Mojokerto.
Acara yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Trawas, Kutorejo, Mojosari ini menyasar para pendidik dari satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan. Puluhan guru dari berbagai kecamatan antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung sepanjang hari.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bapak Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan para guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. “Ini adalah langkah kecil, namun kami berharap dapat memberikan dampak besar bagi para guru yang setiap hari berjasa dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.
Melalui kerjasama dengan Historia Optik, para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan mata profesional secara gratis serta kesempatan menebus kacamata berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Program ini disambut antusias oleh para peserta yang mengaku terbantu, terlebih bagi mereka yang belum sempat memeriksakan kesehatan mata selama bertahun-tahun.
Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antara program sosial BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto, dengan harapan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas guru dalam menjalankan tugas di kelas.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pendidik, karena kesehatan penglihatan adalah kebutuhan dasar untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal,” tambah Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga pelayanan sosial dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
BERITA06/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Bangkitkan Usaha Ekonomi Mustahik, Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Mustahik
Mojokerto, 29 April 2025 – BAZNAS Republik Indonesia terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi mustahik di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui peluncuran Program Balai Ternak yang baru saja diresmikan di Kabupaten Mojokerto. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal dan menciptakan peternakan yang mandiri serta berkelanjutan.
Peluncuran Balai Ternak Kabupaten Mojokerto berlangsung di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, pada Selasa (29/4/2025). Balai ternak ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengentaskan kemiskinan melalui sektor peternakan, khususnya untuk para mustahik yang berpotensi meningkatkan ekonomi mereka melalui pengelolaan ternak secara komunal.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. mengatakan bahwa tujuan utama dari program Balai Ternak adalah untuk memberdayakan mustahik dengan menyediakan fasilitas dan pelatihan dalam mengelola ternak secara mandiri. “Kami ingin menjadikan Balai Ternak Mojokerto ini sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup para peternak dan mendorong terciptanya peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Balai Ternak Kabupaten Mojokerto terdiri dari dua kelompok utama, yakni Kelompok Gembala Sejahtera di Desa Tamiajeng dan Kelompok Tirto Mulyo di Desa Tambaksari, Kecamatan Puri. Masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang peternak yang akan dibimbing oleh BAZNAS dalam mengelola dan mengembangkan ternak mereka, khususnya ternak domba dan kambing.
Program ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi para peternak dan membuka jalan bagi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan ternak yang lebih produktif dan mandiri. Kiai Noor juga menekankan bahwa pendampingan yang diberikan kepada peternak akan memastikan bahwa tidak ada yang mengalami kerugian, seperti yang telah terbukti di balai ternak lainnya yang sudah berjalan.
“Alhamdulillah, seluruh Balai Ternak yang kami kelola telah menunjukkan perkembangan yang positif dan berkelanjutan. Kami berharap Balai Ternak Mojokerto juga dapat menjadi contoh keberhasilan dalam mengentaskan kemiskinan melalui sektor peternakan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra mengapresiasi inisiatif BAZNAS dalam membangun Balai Ternak di daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong ekonomi kerakyatan. “Balai Ternak ini akan menjadi lokomotif dalam menggerakkan ekonomi para mustahik dan peternak lokal. Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan BAZNAS untuk mengelola program ini secara optimal,” ujar Bupati Dr. H. Muhammad Al Barra.
Balai Ternak Kabupaten Mojokerto tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi ternak, tetapi juga untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini mencerminkan komitmen BAZNAS untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai sumber daya yang produktif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pendampingan yang intensif, diharapkan para peternak di Kabupaten Mojokerto dapat berkembang menjadi pengusaha ternak yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Mojokerto.
BERITA29/04/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 3.183 Paket Zakat Fitrah Ramadan 2025: Menyentuh Mustahik di 304 Desa se-Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Suasana penuh berkah mewarnai pelaksanaan kegiatan Penyaluran Zakat Fitrah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Korpri Pemkab Mojokerto. Kegiatan diawali dengan santunan kepada 205 anak yatim pada Kamis pagi (27/3) di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, sebagai bentuk pembuka yang menyentuh hati dan sarat makna sosial.
Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa penyaluran zakat fitrah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial umat Islam dan salah satu rukun Islam yang sangat penting.
“Zakat fitrah ini tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga jiwa. Ia menyempurnakan ibadah puasa kita dan menjadi bukti kepedulian terhadap sesama. Inilah esensi Ramadan yang sejati,” tutur beliau.
Bupati Mojokerto Gus Al Barra juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan ASN, terutama anggota Korpri. Beliau mengapresiasi sinergi dengan Baznas Kabupaten Mojokerto yang mampu menghimpun dana zakat fitrah sebesar Rp136.080.000, serta infaq sebesar Rp595.000 dari 1.774 muzakki dan munfiq.
Dana tersebut telah dikonversi menjadi 3.183 paket zakat fitrah yang disalurkan secara merata kepada para mustahik di 304 desa se-Kabupaten Mojokerto. Penyaluran ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik dan bersinergi akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kerja sama yang baik antara Korpri dan Baznas, zakat menjadi lebih terarah dan menyentuh masyarakat luas. Ini menumbuhkan semangat solidaritas yang luar biasa di lingkungan pemerintahan,” ujar Dr. Al Barra.
Selain itu, beliau juga mengapresiasi peran Baznas Kabupaten Mojokerto dalam penanggulangan bencana, khususnya melalui pendirian Posko Mudik di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, oleh relawan Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Mojokerto. Hal ini menegaskan bahwa peran BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya terbatas pada distribusi zakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan risiko bencana.
Di akhir sambutannya, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. mengajak seluruh masyarakat Mojokerto untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi dalam menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal. Ia berharap sinergi antara Baznas dan Korpri akan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak penerima, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi sepanjang tahun.
“Mari kita terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat. Semakin banyak yang sadar, semakin besar manfaat yang dirasakan. Zakat bukan hanya kewajiban, tapi juga ladang pahala dan kebaikan sosial,” tutupnya.
BERITA27/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dirikan Posko Mudik di Jalur Ekstrem Pacet-Cangar: Pemudik Lebih Aman dan Nyaman
Mojokerto – Menyambut momen Lebaran 2025, Baznas Kabupaten Mojokerto melalui Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) mengambil langkah nyata untuk melindungi dan melayani para pemudik. Posko Mudik resmi didirikan di Rest Area Sendi, Kecamatan Pacet, sebagai bagian dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan humanis.
Rapat teknis pendirian posko digelar pada Rabu, 26 Maret 2025, dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan relawan serta mendorong masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran zakat sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Posko ini tak hanya menjadi tempat istirahat, tapi juga pusat layanan darurat dan edukasi sosial. Fasilitas yang disediakan meliputi pertolongan pertama, makanan ringan, hiburan, layanan informasi hingga bantuan darurat, yang semuanya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik dan wisatawan yang melintasi jalur Batu–Pacet yang dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan.
Beroperasi hingga 6 April 2025, posko ini dijaga bergilir oleh relawan BTB yang siap memberikan pertolongan kapan pun dibutuhkan. Selain sebagai pusat pelayanan, Posko Mudik ini juga menjadi sarana kampanye pentingnya zakat dalam memperkuat solidaritas masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap kehadiran posko ini dapat menjadi oase bagi para pemudik—menambah rasa aman di tengah perjalanan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam merayakan Idulfitri 2025.
BERITA26/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Jemput Bola Sosialisasi UPZ ke Masjid dan Mushola: Optimalkan Peran Takmir dalam Gerakan Zakat
Mojokerto – Sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini menyasar takmir masjid dan mushola se-Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (17–18 Februari 2025), dan melibatkan 600 takmir masjid dari berbagai kecamatan. Sosialisasi dilaksanakan di empat titik berdasarkan eks kawedanan, yakni di Pendopo Kecamatan Mojosari, Gondang, Bangsal, dan Jetis.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak pertanyaan muncul, mulai dari teknis zakat fitrah menggunakan uang, mekanisme pembentukan UPZ, hingga bagaimana mengembangkan UPZ agar berdampak luas, bukan hanya saat Ramadhan.
Salah satu peserta, Fatoni, takmir masjid dari Desa Mojogeneng, Jatirejo, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut kegiatan ini membuka wawasan takmir tentang peran strategis zakat dan capaian program Baznas selama tahun 2024. Ia berharap Baznas terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto meyakini bahwa optimalisasi peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat dapat dimulai dari pembentukan UPZ yang aktif, sah, dan berkelanjutan.
BERITA19/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Hangatkan Ramadhan, KKM Al-Ikhlas Gelar Buka Bersama untuk Perkuat Silaturrahmi
Mojokerto – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Kelompok Keluarga Mandiri (KKM) Al-Ikhlas, kelompok UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Minggu (9/3/2025).
Acara yang dimulai pukul 17.00 WIB ini bertempat di kediaman Bapak Ishari, relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto setempat sekaligus tuan rumah kegiatan. KKM Al-Ikhlas sendiri telah berdiri sejak tahun 2019 dan terdiri dari pelaku UMKM seperti penjual kerupuk keliling, mie ayam, rujak, dan usaha kecil lainnya. Setiap anggota awalnya mendapatkan bantuan modal usaha senilai satu juta rupiah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Selain mempererat tali silaturahmi antar anggota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendampingan rutin BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Setiap bulan, kelompok ini mengadakan pertemuan untuk doa bersama dan pengumpulan “Koin Cinta Zakat” sebagai bentuk kontribusi sosial dan penguatan spiritual anggota.
“Buka bersama ini sudah menjadi agenda tahunan kami. Di luar itu, kami juga rutin berkumpul untuk berdoa dan berbagi melalui zakat,” ujar Bapak Ishari.
Acara turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bapak Zamroni Ahmad, Wakil Ketua Bidang Penyaluran Bapak Soegeng Mawardi, serta Amil Pelaksana Bapak Luqman Baroroh dan Ayu Isna Khariroh. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan pentingnya penguatan spiritual dan pemberdayaan ekonomi umat melalui UMKM binaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tahlil bersama, tausiyah, dan penguatan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Trowulan. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dapat terus memperkuat sinergi dan semangat kemandirian ekonomi masyarakat melalui kelompok-kelompok binaan seperti KKM Al-Ikhlas.
BERITA10/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →