WhatsApp Icon
BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO APRESIASI WARGA BINAAN PENGHAFAL NADZAM IMRITHI DENGAN PEMBERIAN SARUNG

MOJOKERTO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi kepada warga binaan pemasyarakatan yang berhasil menghafal Nadzam Imrithi di Diniyah Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rabu (14/10/2026). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian sarung sebagai bentuk dukungan moral dan penghargaan atas semangat warga binaan dalam mempelajari ilmu agama, memperkuat keimanan, serta memperbaiki diri melalui proses pembinaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Mojokerto, pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) Mojokerto, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, S.Pd.I.

Partisipasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, termasuk warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Kepedulian tersebut menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, memperdalam pemahaman agama, meningkatkan kualitas akhlak, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Apresiasi diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan kesungguhan dalam menghafal Nadzam Imrithi, sebuah kitab nazam yang memuat kaidah-kaidah ilmu nahwu atau tata bahasa Arab. Kegiatan menghafal ini menjadi bagian dari ikhtiar pembinaan keagamaan untuk menumbuhkan kedisiplinan, ketekunan belajar, dan kecintaan terhadap ilmu agama.

Pemberian sarung tidak sekadar menjadi bentuk bantuan, tetapi juga simbol perhatian, penghargaan, dan dukungan agar warga binaan terus bersemangat dalam belajar, beribadah, memperbaiki akhlak, serta membangun karakter yang lebih baik.

Keberhasilan menghafal Nadzam Imrithi menjadi momentum penting bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani masa hukuman, melainkan juga kesempatan untuk menimba ilmu, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan menumbuhkan harapan baru. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki bekal ilmu dan karakter positif untuk kembali berperan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, S.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Bagi BAZNAS, kepedulian tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat sosial. Warga binaan juga merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Sarung yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap menjadi tanda bahwa mereka tetap dihargai dan tidak kehilangan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat zakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui upaya menghadirkan kemaslahatan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Apresiasi terhadap warga binaan yang tekun mempelajari dan menghafal ilmu agama merupakan bentuk dukungan terhadap proses perubahan positif yang sedang mereka jalani.

“Ketika seseorang mau belajar, menghafal, dan bersungguh-sungguh mendalami ilmu agama, itu merupakan langkah baik yang patut diapresiasi. Semoga hafalan Nadzam Imrithi ini tidak berhenti pada hafalan semata, tetapi juga menjadi pintu untuk semakin mencintai ilmu, memperbaiki akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada warga binaan yang mengikuti pembinaan keagamaan di Diniyah Lapas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan perhatian kepada warga binaan melalui pemberian sarung sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam menghafal Nadzam Imrithi. Dukungan ini sangat berarti dalam proses pembinaan karena dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, dan memperbaiki diri,” ungkap Arifin Akhmad.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mendorong perubahan perilaku, penguatan karakter, dan tumbuhnya optimisme. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa perhatian sosial dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus berproses menuju kehidupan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semangat menuntut ilmu, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan semakin tumbuh. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Dengan dukungan yang tepat, warga binaan diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri, memperkuat keimanan, dan kembali ke masyarakat dengan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya.

BAZNAS Menguatkan Indonesia. Zakat Menguatkan Sesama.

14/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kampung Zakat Tawangrejo Resmi Diserahkan, BAZNAS Dorong Kemandirian Mustahik melalui Pemberdayaan Peternakan

MOJOKERTO — Program Kampung Zakat di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, resmi diserahkan pada Rabu, 30 September 2026. Program yang telah berjalan sejak 20 November 2024 tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi produktif dan pendampingan mustahik.

Program Kampung Zakat Tawangrejo pada awalnya dikembangkan melalui sektor peternakan kambing. Dari program tersebut tercatat sebanyak 32 ekor kambing dan 28 ekor anakan. Dalam proses pengembangannya, terdapat kambing yang mengalami kematian, yakni 7 ekor kambing dan 12 ekor anakan.

Selama pelaksanaan program, para penerima manfaat mendapatkan pengawasan dan pendampingan, terutama melalui penyuluh Kementerian Agama. Pendampingan juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk LAZISNU dan Dinas Pertanian, guna memberikan penyuluhan serta membantu penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi peternak.

Dalam pelaksanaannya, LAZISNU turut berperan dalam membantu proses tukar tambah kambing yang mengalami masalah, termasuk ketika terdapat dua mustahik yang mengundurkan diri dari program. Langkah tersebut dilakukan agar aset program tetap dapat dimanfaatkan dan keberlanjutan pemberdayaan tetap terjaga.

Dari sisi pengelolaan keuangan, program Kampung Zakat tercatat memiliki total transaksi sekitar Rp135 juta, dengan dukungan dari BAZNAS sebesar Rp115 juta yang terdiri dari Rp75 juta dan Rp40 juta, serta dukungan Kementerian Agama sebesar Rp20 juta.

Selain sektor peternakan, program juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 20 pelaku UMKM mendapatkan dukungan dengan nilai sekitar Rp21 juta. Selain itu, terdapat alokasi untuk santunan sebesar Rp5 juta dan bidang pendidikan sebesar Rp5 juta. Setelah berbagai kegiatan dilaksanakan, masih terdapat saldo sekitar Rp6 juta lebih.

Evaluasi pelaksanaan Kampung Zakat menunjukkan bahwa pendampingan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program. Pendampingan efektif selama kurang lebih enam bulan perlu diperkuat dengan sinergi lintas sektor dan keterlibatan pemerintah desa. Ke depan, keberadaan satgas desa dapat menjadi salah satu alternatif untuk memastikan program tetap berjalan setelah masa pendampingan berakhir.

Lebih dari sekadar memberikan bantuan modal atau aset, Kampung Zakat diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat, dari penerima bantuan menjadi masyarakat yang produktif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Kasi Penzawa Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Imam Musta'in, S.Pd.I., menyampaikan bahwa keberlanjutan Kampung Zakat membutuhkan pendampingan yang konsisten dan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, program tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan, tetapi harus diikuti dengan pembinaan agar masyarakat mampu mengelola bantuan tersebut secara produktif dan mandiri.

Sementara itu, Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menekankan pentingnya perubahan mindset masyarakat dalam keberlanjutan program Kampung Zakat. “Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri. Karena itu, pendampingan, penguatan usaha, dan sinergi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait harus terus dilakukan,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman Kampung Zakat Tawangrejo dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program pemberdayaan di wilayah lainnya. “Ke depan, kita perlu memperkuat sistem pendampingan dan memastikan ada pihak yang tetap mengawal program setelah masa pendampingan selesai. Dengan demikian, zakat yang disalurkan benar-benar memberikan dampak jangka panjang dan mampu mengubah mustahik menjadi lebih berdaya,” pungkasnya.

08/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Satu Tahun BMM Masjid Baitul Manshur, Nasabah Bertambah dari 50 Menjadi 72

MOJOKERTO — Satu tahun berjalan, Baznas Microfinance Masjid (BMM) Baitul Manshur, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terus menunjukkan perkembangan. Dari semula 50 nasabah saat diluncurkan pada Oktober 2025, kini jumlah nasabah telah bertambah menjadi 72 orang.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam rapat laporan satu tahun perjalanan BMM Baitul Manshur yang dilaksanakan pada 7 Oktober 2026 di Kantor Takmir Masjid Baitul Manshur.

BMM Baitul Manshur diluncurkan pada Oktober 2025 oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Octovina. Program tersebut mengelola dana sebesar Rp150 juta yang dimanfaatkan untuk mendukung permodalan usaha masyarakat melalui skema pembiayaan mikro berbasis masjid.

Dalam perjalanan satu tahun, jumlah penerima manfaat terus bertambah. Dari 50 nasabah pada awal program, kini berkembang menjadi 72 nasabah. Pertumbuhan ini menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan yang mudah dan dekat dengan lingkungan mereka.

Takmir Masjid Baitul Manshur menyampaikan bahwa keberadaan BMM tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar masjid untuk hadir dalam persoalan ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BMM ini menjadi salah satu ikhtiar kami agar jamaah yang memiliki usaha bisa mendapatkan dukungan dan berkembang,” ungkap perwakilan Takmir Masjid Baitul Manshur.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa perjalanan satu tahun BMM Baitul Manshur memberikan gambaran bahwa masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Yang kita lihat bukan hanya bertambahnya jumlah nasabah dari 50 menjadi 72. Yang lebih penting adalah bagaimana dana yang dikelola bisa terus berputar dan memberikan manfaat kepada semakin banyak masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, BMM merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengembangkan pendayagunaan dana zakat dan infak agar tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi instrumen pemberdayaan.

“Harapannya, para penerima manfaat tidak selamanya menjadi penerima. Mereka bisa tumbuh, usahanya berkembang, kemudian pada waktunya mampu mandiri. Jadi, dari masjid kita membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Yang menarik pinjaman sampai limit 3 juta di sini tanpa agunan, cukup keistiqomahan dalam berjamaah dan kesediaan mengikuti pengajian rutinan di masjid. ” tambahnya.

Laporan satu tahun BMM Baitul Manshur sekaligus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan program, mengevaluasi pengelolaan dana, serta menyusun langkah pengembangan ke depan.

Dengan bertambahnya jumlah nasabah menjadi 72 orang, BMM Baitul Manshur diharapkan semakin kuat sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi berbasis masjid di Kabupaten Mojokerto.

08/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS RI Monitoring Program RLHB 2026 di Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO — BAZNAS RI melakukan monitoring pelaksanaan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2026 di Kabupaten Mojokerto (23/9/2026). 

Monitoring berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan mengunjungi sejumlah titik penerima manfaat program RLHB. Tim BAZNAS RI, Siti Sundari, dalam kunjungan tersebut didampingi Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Luqman Baroroh dan Akramin Dirga.

Program RLHB merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat BAZNAS melalui bantuan perbaikan rumah bagi keluarga mustahik agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman.

Pada tahun 2026, program RLHB BAZNAS RI menyasar empat titik di Kabupaten Mojokerto. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

Siti Sundari, Tim Monitoring BAZNAS RI mengatakan, monitoring lapangan penting dilakukan agar program tidak hanya berhenti pada proses penyaluran bantuan, tetapi dapat dipastikan pelaksanaannya sesuai dengan tujuan program.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana bantuan RLHB ini diterima dan dimanfaatkan oleh mustahik. Rumah bukan hanya soal bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Siti Sundari.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan dengan baik di daerah.

Sementara itu, Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Luqman Baroroh, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendampingi pelaksanaan program RLHB sejak proses identifikasi penerima, pembangunan, hingga monitoring.

“Kami berusaha memastikan bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan mustahik. Yang kami harapkan bukan hanya rumahnya menjadi lebih layak, tetapi kehidupan keluarga penerima juga semakin nyaman dan memiliki harapan yang lebih baik,” jelas Luqman.

Ia menambahkan, keberadaan program RLHB menunjukkan bahwa zakat dapat dikelola menjadi program yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi bersama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan dan pendayagunaan zakat.

Sebab, bagi mustahik, rumah yang layak bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada tempat untuk pulang, tumbuh, dan menata kembali harapan.

06/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Jatim Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Terima Bantuan

MOJOKERTO — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 1,2 juta liter secara serentak di sejumlah wilayah di Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohammad Ghofirin, M.Pd., didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Soegeng Mawardi.

Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya di daerah yang mengalami kesulitan air, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kunjorowesi Suyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurut warga, bantuan air bersih sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi sulitnya mendapatkan air.

 “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu warga untuk kebutuhan sehari-hari, karena saat ini mendapatkan air bersih cukup sulit,” ungkap salah seorang warga.

Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS berharap bantuan air bersih tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan sinergi dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Jawa Timur.

05/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Tiga Siswa di Mojosari dan Bangsal Terima Beasiswa SMA Sederajat dari BAZNAS Jatim
Tiga Siswa di Mojosari dan Bangsal Terima Beasiswa SMA Sederajat dari BAZNAS Jatim
Mojokerto – Baznas Jawa Timur kembali menyalurkan program beasiswa pendidikan bagi siswa SMA sederajat, sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan mutu pendidikan generasi muda. Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu (13/8/2025) oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Baznas Kabupaten Mojokerto kepada tiga siswa berprestasi di wilayah Mojosari dan Bangsal. Adapun penerima bantuan tersebut adalah Alif Cahyo Nugroho, siswa kelas XI Teknik Kendaraan Ringan SMK PGRI Mojosari; Salsa Eca Fariyanti, siswi kelas XI SMA Negeri 1 Bangsal; serta Ibnu Fata Al Arif, siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan SMK Kusuma Bangsal. Masing-masing siswa mendapatkan beasiswa sebesar Rp1.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung biaya pendidikan selama satu semester. Dalam kesempatan tersebut, salah satu penerima, Salsa Eca Fariyanti, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas Jatim. “Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Insyaallah akan saya manfaatkan sebaik mungkin untuk membeli perlengkapan sekolah dan menunjang belajar,” ujarnya penuh semangat. Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendorong pemerataan kesempatan belajar. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban biaya sekolah, tetapi juga memotivasi para siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkapnya. Selain fokus pada bantuan langsung kepada siswa, Baznas Jatim juga berupaya menjangkau lebih banyak penerima manfaat melalui koordinasi dengan sekolah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Tujuannya, agar program beasiswa ini tepat sasaran kepada siswa yang benar-benar membutuhkan dan memiliki potensi akademik yang baik. Dengan penyaluran ini, Baznas Jatim berharap para penerima beasiswa dapat terus mengembangkan diri, berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik, serta menjadi generasi penerus yang berakhlak mulia dan mampu membawa kemajuan bagi daerahnya.
BERITA15/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Dua Siswi Dawarblandong Raih Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim
Dua Siswi Dawarblandong Raih Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim
Mojokerto — Dua siswi berprestasi dari Kecamatan Dawarblandong kembali meraih dukungan pendidikan melalui program Beasiswa SLTA BAZNAS Jawa Timur. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh H. Samiadi, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, senilai Rp 1 juta per semester. Penerima pertama adalah Wahyuni Puspitasari, siswi kelas XI Kimia Industri SMK Nasional Dawarblandong. Tahun ini menjadi tahun kedua Wahyuni menerima beasiswa yang telah membantunya mempertahankan semangat belajar. “Alhamdulillah, bantuan beasiswa dari BAZNAS Jatim ini sangat membantu saya melanjutkan pendidikan. Tahun ini adalah tahun kedua saya menerima bantuan, dan beasiswa ini membuat saya lebih semangat belajar agar kelak bisa membanggakan orang tua dan membantu orang lain,” ungkap Wahyuni penuh syukur. Penerima kedua, Echa Listyana Dewi, siswi kelas XII-3 SMAN 1 Dawarblandong, juga mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terima kasih kepada BAZNAS Jatim atas beasiswa ini. Bantuan ini meringankan beban biaya sekolah dan memotivasi saya untuk fokus belajar di tahun terakhir SMA, agar bisa melanjutkan ke perguruan tinggi,” ujar Echa. H. Samiadi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa BAZNAS berkomitmen terus mendukung pendidikan anak-anak di Jawa Timur. “Kami berharap beasiswa ini tidak hanya membantu meringankan biaya sekolah, tetapi juga memacu semangat belajar para siswa. Mereka adalah aset bangsa yang kelak akan membawa perubahan bagi masyarakat,” ujarnya. Program Beasiswa SLTA BAZNAS Jatim merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda, khususnya mereka yang berprestasi namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Dukungan ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi para penerima untuk terus berprestasi dan menggapai cita-cita
BERITA13/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kelompok UMKM Trowulan Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gelar Wisata Religi Pererat Persaudaraan
Kelompok UMKM Trowulan Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gelar Wisata Religi Pererat Persaudaraan
Mojokerto – Kelompok Keluarga Madani (KKM) Al-Ikhlas, Trowulan, yang merupakan salah satu UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan wisata religi pada Minggu (10/08/2025). Rombongan berangkat dari titik kumpul di depan rumah Ketua KKM, Bapak Ach. Ishari, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua KKM, Ishari ini diikuti 60 peserta. Rute perjalanan meliputi kunjungan ke makam Sunan Bonang, Pantai Semilir, makam Syeh Asmorokondi, dan Sunan Ampel. Pendanaan kegiatan berasal dari iuran anggota serta subsidi dari KKM Al-Ikhlas. Menurut Ishari, tujuan utama wisata religi ini adalah mempererat persaudaraan antaranggota sekaligus menumbuhkan semangat untuk terus aktif dalam kegiatan KKM. “Selain sebagai sarana refreshing, perjalanan ini juga menjadi pengingat spiritual bagi anggota agar tetap solid, saling mendukung, dan terus mengembangkan usaha bersama,” ujarnya. Sebagai UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, KKM Al-Ikhlas aktif menggerakkan kegiatan ekonomi anggota sekaligus membangun kekompakan melalui berbagai program sosial dan keagamaan.
BERITA12/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Revitalisasi Jalur Penyelamat Pacet–Batu via Cangar, Wujud Sinergi  BTB bersama Relawan Bencana untuk Keselamatan Bersama
Revitalisasi Jalur Penyelamat Pacet–Batu via Cangar, Wujud Sinergi BTB bersama Relawan Bencana untuk Keselamatan Bersama
Mojokerto – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) bersama Baznas Tanggap Bencana dan seluruh relawan Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan revitalisasi jalur penyelamat di jalur penghubung Pacet–Batu via Cangar, Jumat (8/8/2025). Aksi gotong royong ini dilakukan untuk memastikan jalur penyelamat tetap layak, aman, dan siap digunakan saat kondisi darurat. Ketua FPRB, Saiful Anam S. Ag menyatakan : "Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan relawan berbagai organisasi kebencanaan, aparat setempat, serta masyarakat yang turut berpartisipasi. Sejumlah pekerjaan dilakukan, mulai dari pembersihan dan perataan jalur, perbaikan rambu keselamatan, penebangan ranting yang menghalangi, pemeriksaan kondisi jalur evakuasi, hingga pemasangan tanda peringatan di titik-titik rawan." "Hasilnya, jalur penyelamat kini kembali bersih, rapi, dan bebas hambatan. Rambu keselamatan telah terpasang dengan baik, serta masyarakat sekitar menjadi lebih peduli akan pentingnya jalur tersebut sebagai akses vital evakuasi. Kegiatan ini juga mempererat sinergi positif antara relawan, masyarakat, dan pihak terkait." tambahnya. Koordinator Baznas Tanggap Bencana, Cak Gusi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. “Kegiatan ini sukses berkat kebersamaan dan kepedulian semua pihak. Jalur penyelamat ini adalah aset penting untuk keselamatan bersama,” ujarnya. Dengan revitalisasi ini, jalur Pacet–Batu via Cangar diharapkan selalu siap digunakan, baik untuk evakuasi warga maupun mobilisasi bantuan pada saat terjadi bencana.
BERITA11/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Tiga Siswa PKBM Ibnu Sina Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Tiga Siswa PKBM Ibnu Sina Terima Bantuan Pendidikan dari BAZNAS Provinsi Jawa Timur Sinergi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 4 Agustus 2025 — Sinergi BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan masyarakat melalui penyaluran bantuan pendidikan kepada tiga siswa dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Ibnu Sina, yang berlokasi di Jetis Mulyo VII Blok IV No. 16, Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Ketiga siswa yang menerima bantuan masing-masing sebesar Rp 1.000.000 untuk satu semester adalah: 1. Muhamad Ilham Aditya Prasetyo (kelas XII) 2. Aisyah Maulida Rahma (kelas XII) 3. Vivi Seruni (kelas XII) Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada hari Senin, 4 Agustus 2025, bertempat di Kantor Baznas Kabupaten Mojokerto. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad kepada para siswa dengan di dampingi Kepala PKBM, Rini Handayani S.S. Rini Handayani mengapresiasi bantuan ini : "Bentuk nyata perhatian BAZNAS terhadap pendidikan warga, khususnya mereka yang menempuh jalur nonformal. Terimakasih pada Baznas Kabupaten Mojokerto." Zamroni Ahmad, Ketua Baznas mengatakan : "PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) merupakan lembaga pendidikan nonformal yang memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses pendidikan formal, baik karena keterbatasan ekonomi, sosial, maupun faktor lainnya." "Melalui program ini, Baznas berharap dapat membantu meringankan beban biaya pendidikan dan memotivasi para siswa untuk terus semangat menuntut ilmu." tuturnya.
BERITA08/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kemenag, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan IPARI Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf
Kemenag, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan IPARI Lakukan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf
Mojokerto, 5 Agustus 2025 — Sebanyak 45 muallaf dari berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto mengikuti kegiatan Pemberdayaan Ekonomi Muallaf yang diselenggarakan atas kolaborasi Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Baznas Kabupaten Mojokerto, dan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia). Acara berlangsung pada Selasa pagi, 5 Agustus 2025, bertempat di Aula Kemenag Kabupaten Mojokerto mulai pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema pelatihan pembuatan keripik, pengemasan (packaging), dan strategi pemasaran (marketing), dengan tujuan membekali para muallaf agar mampu mandiri secara ekonomi melalui usaha produktif yang sederhana namun berkelanjutan. Turut hadir dalam kegiatan ini: Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, H. Muttakin, Kasubag TU beserta para Kasi Kemenag, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Ketua IPARI Kabupaten Mojokerto, M. Sirojuddin, Para penyuluh agama Islam se-Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag H. Muttakin menyampaikan apresiasi atas sinergi yang baik antar lembaga. "Muallaf bukan hanya perlu pendampingan rohani, tetapi juga harus diberikan akses pemberdayaan ekonomi agar mereka bisa berdaya, mandiri, dan percaya diri dalam menjalani kehidupan barunya. Ini bagian dari bentuk pelayanan agama yang menyeluruh," tegasnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto menekankan pentingnya kesinambungan program pemberdayaan. "Baznas hadir bukan hanya untuk memberi bantuan sesaat, tapi mendampingi para muallaf agar memiliki keterampilan dan akses usaha. Kita ingin zakat benar-benar bisa mengangkat derajat mustahik menjadi muzakki," ujarnya. Hal senada disampaikan Ketua IPARI, M. Sirojuddin, yang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari peran penyuluh agama dalam penguatan moderasi beragama dan kemandirian umat. "Para penyuluh bukan hanya memberikan bimbingan agama, tetapi juga mendorong agar para muallaf ini bisa survive dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Pelatihan ini adalah salah satu bentuk nyata penguatan fungsi penyuluh," pungkasnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari pembinaan berkelanjutan, di mana para muallaf tak hanya dibina secara spiritual tetapi juga diberikan bekal keterampilan praktis guna meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.
BERITA07/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Jadi Lokasi Wisata Edukasi PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas
Balai Ternak Gembala Sejahtera Jadi Lokasi Wisata Edukasi PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas
Mojokerto, 2 Agustus 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan perannya dalam pemberdayaan masyarakat. Pada Sabtu pagi (2/8), lokasi kandang balai ternak menjadi tuan rumah kegiatan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk PAUD dan TK se-Kecamatan Trawas. Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Trawas, Ibu Lies Setyautaminingsih, S.IP., M.M., dan dihadiri oleh Bunda PAUD se-Kecamatan Trawas serta perwakilan siswa TK dari Desa Tamiajeng. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengunjungi kandang dan diperkenalkan pada aktivitas peternakan domba yang dikelola oleh kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera. Pendamping kelompok, Ahmad Ali, bersama anggota kelompok, memandu peserta mengenal lebih dekat cara perawatan domba, proses pembuatan pakan silase, hingga pengolahan pupuk kompos organik berbahan dasar kohe dan urin domba. "Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Balai Ternak Gembala Sejahtera dan berbagai produk hasil olahannya kepada masyarakat, khususnya para stakeholder pendidikan di wilayah Trawas," terang Ahmad Ali. Selain itu, kelompok juga menyampaikan gagasan untuk menjadikan balai ternak sebagai lokasi wisata pendidikan bagi PAUD dan TK di Kecamatan Trawas. Rencana tindak lanjut pun telah disusun, yakni menjalin kerja sama dengan Bunda PAUD Kecamatan Trawas untuk mengembangkan program wisata edukasi tersebut secara berkelanjutan.
BERITA05/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Dua Relawan Perempuan Jadi Motor Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Gedeg
Dua Relawan Perempuan Jadi Motor Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto di Kecamatan Gedeg
Mojokerto, 1 Agustus 2025 — Peran relawan perempuan dalam program sosial terus menunjukkan dampak besar. Di Kecamatan Gedeg, dua sosok inspiratif, Rukhayana dan Suciani, menjadi penggerak utama dalam pelaksanaan program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang digagas oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kali ini, rumah milik Setiawan (34), seorang duda yang tinggal bersama ibunya yang sudah berusia 70 tahun, menjadi sasaran bantuan. Selama bertahun-tahun, mereka menghuni rumah sederhana berdinding bambu (gedeg) di Dusun Lengkong, Desa Sidoharjo, Kecamatan Gedeg—kondisi yang jauh dari kata layak. Berkat koordinasi yang intens dan semangat gotong royong, Bu Rukhayana dan Bu Suciani berhasil mendampingi proses pembangunan rumah baru berukuran 5 x 7 meter. Rumah tersebut kini dilengkapi satu ruang tamu, satu kamar tidur, dapur, dan kamar mandi—jauh lebih layak dan nyaman dari sebelumnya. “Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi Pak Setiawan dan ibunya. Rumah yang sebelumnya hampir roboh kini sudah aman ditempati. Kami juga berusaha menjalin koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa, meski belum selalu mendapat respons cepat,” ungkap Bu Rukhayana dengan haru. Program RUTILAHU menjadi bukti konkret bagaimana dana zakat dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat miskin dan dhuafa. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mengajak kolaborasi masyarakat, relawan, dan pemerintah desa agar lebih banyak warga terbantu. Dengan semangat kepedulian dan kebersamaan, BAZNAS bersama para relawan membuktikan bahwa zakat bukan hanya kewajiban, tetapi juga solusi sosial yang menggerakkan perubahan.
BERITA04/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kunjungan Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto ke Balai Ternak Gembala Sejahtera: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Anakan Domba
Kunjungan Dinas Pertanian dan Peternakan Mojokerto ke Balai Ternak Gembala Sejahtera: Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan Anakan Domba
Kamis, 24 Juli 2025, Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto kembali menerima kunjungan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini berlangsung di kandang kelompok ternak yang berlokasi di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, dengan agenda utama berupa edukasi, pemberian vitamin, serta pengobatan cacing untuk anakan domba atau cempe. Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Trawas, Bapak Huda. Dalam kesempatan ini, beliau bersama tim memberikan edukasi langsung kepada anggota kelompok mengenai teknik perawatan anakan domba, terutama dalam menghadapi cuaca pancaroba yang dapat memengaruhi daya tahan ternak. Sebanyak 34 ekor anakan domba tercatat berada dalam kandang saat pemeriksaan dilakukan. Dari jumlah tersebut, teridentifikasi 21 ekor jantan dan 13 ekor betina. Seluruh anakan domba tersebut menerima pemberian vitamin dan obat cacing sebagai bagian dari upaya peningkatan kesehatan dan pertumbuhan optimal. Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan pengobatan dan pemberian vitamin ini diberikan secara gratis. Ini merupakan hasil dari sinergi antara Dinas Peternakan Kabupaten Mojokerto dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto yang selama ini aktif mendampingi kelompok ternak mustahik. Kegiatan ini menunjukkan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peternakan rakyat yang menjadi salah satu program pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Mojokerto. Selain meningkatkan kapasitas peternak melalui edukasi, kegiatan ini juga memastikan kondisi ternak tetap sehat dan produktif. Sebagai tindak lanjut, kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera telah merencanakan pengadaan indukan domba dalam waktu dekat. Langkah ini diambil untuk memperkuat populasi ternak dan meningkatkan keberlanjutan usaha peternakan berbasis pemberdayaan mustahik yang telah berjalan selama ini.
BERITA31/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak Gembala Sejahtera Serahkan Infak Anggota ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Wujud Sinergi Pemberdayaan dan Kepedulian Umat
Balai Ternak Gembala Sejahtera Serahkan Infak Anggota ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Wujud Sinergi Pemberdayaan dan Kepedulian Umat
Mojokerto, 28 Juli 2025 — Dalam rangka mendukung gerakan filantropi dan upaya pemberdayaan masyarakat, Balai Ternak (BT) Gembala Sejahtera menyerahkan dana infak yang dihimpun dari para anggotanya kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Ketua BT Gembala Sejahtera, Supriyanto, bersama sekretaris dan bendahara, secara langsung datang ke Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk menyerahkan infak sebesar Rp 4.400.000. Kehadiran mereka disambut dengan hangat oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, yang menerima penyerahan dana infak secara simbolis. “Penyerahan infak ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan spiritual anggota kami. Semoga dapat memberikan manfaat nyata bagi para mustahik di Mojokerto,” ungkap Supriyanto. BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi atas kontribusi BT Gembala Sejahtera yang tidak hanya berfokus pada peningkatan ekonomi peternak, tetapi juga aktif berbagi untuk kesejahteraan masyarakat. Penyerahan ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemberdayaan masyarakat dan BAZNAS dalam mewujudkan kemandirian dan kemaslahatan umat.
BERITA29/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Penguatan Zakat di Tingkat Desa: UPZ Resmi Berdiri di Desa Rejosari, Jatirejo
Penguatan Zakat di Tingkat Desa: UPZ Resmi Berdiri di Desa Rejosari, Jatirejo
Rejosari, 23 Juli 2025 — Upaya penguatan ekonomi dan spiritual masyarakat desa kembali diperkuat dengan langkah strategis BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung Akhlak Tahap II hasil kolaborasi Baznas dan PT Telkom Indonesia. Acara peresmian UPZ yang digelar pada Rabu (23/7) pukul 13.00 WIB di Balai Desa Rejosari berlangsung khidmat dan penuh semangat. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Soegeng Mawardi, Wakil Ketua IV MK Muhailili, Kepala Desa Rejosari Suprapto, perangkat desa, para ketua RT, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga. Dalam sambutannya, Kepala Desa Rejosari Suprapto menyampaikan apresiasi mendalam atas program lanjutan Kampung Akhlak yang kini menitikberatkan pada penyediaan air bersih bagi warga. “Kami sangat mengapresiasi langkah ini. Penataan air bersih sangat dibutuhkan warga, dan kehadiran UPZ akan makin memperkuat pembangunan berbasis nilai keislaman di desa kami,” ungkapnya. Sementara itu, Karina — Pendamping Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS — menyampaikan bahwa terbentuknya UPZ Desa Rejosari merupakan wujud nyata sinergi antara zakat dan pemberdayaan masyarakat. “Alhamdulillah, ini langkah besar untuk menguatkan peran zakat dalam membantu warga secara langsung. Semoga UPZ ini menjadi jalan kebaikan dan membawa berkah untuk seluruh masyarakat,” ujarnya. Yang tak kalah menginspirasi, Ketua UPZ terpilih, Ibu Sutriyah, menyampaikan rasa haru dan syukur atas amanah yang diterimanya. “Saya sangat bersyukur atas kepercayaan ini. Semoga bisa menjalankan tugas dengan baik bersama seluruh pengurus. Kami mohon doa dan bimbingan dari BAZNAS Mojokerto agar dapat memberikan manfaat nyata bagi warga Rejosari,” ucapnya penuh harap. Dengan berdirinya UPZ ini, diharapkan pengumpulan serta pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dapat dilakukan lebih maksimal dan merata, menyentuh kebutuhan riil masyarakat desa — mulai dari sektor ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial. BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan UPZ di desa-desa lainnya, sebagai bagian dari ikhtiar membangun desa yang mandiri dan berdaya melalui kekuatan zakat.
BERITA25/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perawatan Anakan Domba di Balai Ternak Gembala Sejahtera: Sehat, Terpantau, dan Siap Tumbuh Optimal
Perawatan Anakan Domba di Balai Ternak Gembala Sejahtera: Sehat, Terpantau, dan Siap Tumbuh Optimal
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Balai Ternak Gembala Sejahtera di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, terus menunjukkan komitmennya dalam membina peternak lokal melalui kegiatan pendampingan rutin. Fokus kegiatan kali ini adalah pada perawatan anakan domba yang menjadi aset utama kelompok ternak. Pendampingan dilakukan oleh Ahmad Ali bersama dua anggota kelompok ternak, yaitu Bapak Nuriyanto dan Bapak Mansur, sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Cuaca cerah mendukung jalannya kegiatan yang meliputi pembersihan kandang, pemeriksaan kesehatan anakan domba, dan pengembalian ke induk masing-masing. Saat ini, populasi anakan domba di Balai Ternak tercatat sebanyak 34 ekor, terdiri dari 21 jantan dan 13 betina. Seluruh anakan dalam kondisi sehat, aktif, dan mendapat penanganan yang baik. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Baznas Kabupaten Mojokerto untuk memastikan bahwa pengelolaan ternak dilakukan secara profesional, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan anggota. Melalui pendampingan berkala dan kolaborasi antar anggota kelompok, Balai Ternak Gembala Sejahtera diharapkan dapat terus menjadi contoh nyata pemberdayaan ekonomi umat berbasis peternakan di wilayah Mojokerto.
BERITA24/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Luncurkan Program Santripreneur: Cetak Santri Mandiri dan Tangguh Berwirausaha
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Luncurkan Program Santripreneur: Cetak Santri Mandiri dan Tangguh Berwirausaha
Mojokerto, 22 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan program unggulan bertajuk Santripreneur sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemandirian ekonomi para santri. Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto untuk mendorong lahirnya santri yang tak hanya alim, tetapi juga mampu bersaing di dunia usaha. Peluncuran program dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra, bertempat di Pendopo Graha Majatama. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap agar Santripreneur mampu melahirkan generasi santri yang berdaya saing tinggi serta mandiri secara ekonomi. “Santri tidak hanya menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman, tapi juga harus mampu berperan dalam sektor ekonomi yang produktif,” ujar Gus Barra. Program Santripreneur memberikan dukungan dana sebesar Rp25 juta yang akan disalurkan kepada 10 santri terpilih. Para penerima manfaat adalah santri yang telah memiliki usaha rintisan atau ide bisnis yang potensial untuk dikembangkan. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat. “Kami ingin membangun ekosistem kewirausahaan berbasis pesantren, di mana santri mampu menjadi pelaku ekonomi yang kuat, bukan hanya objek pembangunan,” ungkapnya. Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Mojokerto, Ibnu Qahar, menyampaikan komitmennya dalam mendampingi para penerima manfaat, agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan berdampak terhadap pertumbuhan usaha santri. Dengan hadirnya Santripreneur, Baznas berharap program ini bisa menjadi cikal bakal lahirnya pengusaha-pengusaha muda dari kalangan santri yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi umat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.
BERITA23/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Kolaborasi Sosial, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Sambangi PT PRIA Bahas Program CSR
Perkuat Kolaborasi Sosial, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Sambangi PT PRIA Bahas Program CSR
Mojokerto – 11 Juli 2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan silaturrahmi ke PT Putra Restu Ibu Abadi (PRIA) pada Jumat pagi (11/7) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dapat berdampak langsung kepada masyarakat sekitar, khususnya yang kurang mampu. Silaturrahmi ini diterima langsung oleh Direktur PT PRIA. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan menyampaikan bahwa pelaksanaan CSR di PT PRIA telah terstruktur dan berjalan sistematis sejak awal perusahaan berdiri. Seluruh program CSR juga telah terdaftar di Bappeda, serta rutin bersinergi dengan berbagai pihak seperti Polsek dan Koramil setempat dalam program-program sosial, termasuk kegiatan bedah rumah. Lebih lanjut, Direktur PT PRIA juga menyampaikan bahwa sejak tahun 2010, perusahaan telah aktif menyalurkan santunan untuk anak yatim. Setiap bulan Januari, perusahaan secara khusus mengenang mendiang Ibu Luluk, pendiri perusahaan, dengan membagikan ribuan paket bantuan. Pada salah satu kesempatan, tercatat sebanyak 5.400 paket bantuan disalurkan kepada masyarakat melalui sinergi antara PT PRIA dan P Tulus Group. Perusahaan juga terbuka terhadap pengajuan program dari berbagai pihak sepanjang melalui mekanisme pengajuan proposal dan berkoordinasi dengan stakeholder tingkat pusat. Namun, pihak PT PRIA turut menyampaikan bahwa kondisi perusahaan saat ini sedang tidak dalam situasi yang sepenuhnya stabil. Meski demikian, komitmen untuk tetap membantu masyarakat yang membutuhkan akan tetap diupayakan sebaik mungkin. BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyambut baik komunikasi ini sebagai langkah awal untuk menjalin sinergi yang lebih kuat antara lembaga pengelola zakat dan dunia usaha dalam mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
BERITA22/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 448 juta rupiah, Santunan Rutin untuk 320 Dhuafa
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 448 juta rupiah, Santunan Rutin untuk 320 Dhuafa
Mojokerto – Juli 2025 Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu/dhuafa, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyalurkan santunan rutin bulanan kepada para dhuafa. Program ini menyasar 320 orang penerima yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Mojokerto. Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp 200.000 per bulan, yang bersumber dari pengelolaan zakat mal yang dihimpun dari para muzaki. Yang lebih penting, data penerima manfaat telah melalui proses cleansing dan verifikasi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) milik Dinas Sosial, guna memastikan santunan diberikan tepat sasaran. "Program ini merupakan bentuk kehadiran negara melalui BAZNAS dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat miskin. Total sampai bulan Juli 2025 sudah 448 juta rupiah yang kami salurkan," ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad. Ia menambahkan bahwa penyaluran dilakukan secara transparan dan berkelanjutan guna memastikan kebermanfaatan jangka panjang bagi para mustahik. BAZNAS juga terus mengajak masyarakat, khususnya para muzaki, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi, agar dapat disalurkan kepada yang berhak dengan tepat dan amanah. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan program santunan ini dapat menjadi bagian dari upaya mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Mojokerto.
BERITA17/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Manasik Wudhu dan Sholat, KKM Mugi Berkah Sooko Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Manasik Wudhu dan Sholat, KKM Mugi Berkah Sooko Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini
Sooko, 13 Juli 2025 — Kelompok Keluarga Madani (KKM) Mugi Berkah dari Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, menggelar kegiatan Manasik Wudhu dan Sholat yang bertempat di Masjid Al-Ansori, Desa Modongan, pada Minggu malam (13/7). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya pembinaan spiritual dan pembiasaan ibadah kepada anak-anak serta orang tua, guna menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini dalam lingkungan keluarga. Acara dimulai selepas salat Isya, diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan sambutan oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak Soegeng Mawardi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga dan pentingnya sinergi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan masyarakat dalam membangun peradaban umat. “Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya membentuk generasi yang paham tata cara ibadah, tetapi juga menanamkan kecintaan terhadap masjid dan kebersamaan keluarga dalam membina anak-anak. Kami dari BAZNAS sangat mendukung kegiatan swadaya masyarakat seperti ini, terlebih dananya murni berasal dari infak anggota KKM. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tutur beliau. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari anak-anak serta orang tua (bapak dan ibu), masing-masing dibimbing oleh ustadz pemandu untuk mempraktikkan langsung tata cara wudhu dan salat dengan benar sesuai tuntunan syariat. Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak M.K. Mukhailili, serta para amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kebersamaan dan kekhidmatan terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung, memperlihatkan antusiasme dari seluruh peserta. Terselenggaranya acara ini patut diapresiasi, karena seluruh biaya kegiatan berasal dari infak anggota KKM Mugi Berkah — sebuah bentuk kemandirian dan semangat gotong royong yang layak menjadi contoh bagi kelompok masyarakat lainnya. Selain itu, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga turut memberikan dukungan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Harapannya, KKM di kecamatan lain dapat menyelenggarakan kegiatan serupa dengan semangat yang sama, bahkan lebih baik ke depannya. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari rangkaian pembinaan ibadah keluarga secara berkelanjutan di lingkungan KKM dan masyarakat luas.
BERITA13/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Balai Ternak “Ngudi Rezeki” Resmi Serah Terimakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik di Trowulan
Balai Ternak “Ngudi Rezeki” Resmi Serah Terimakan, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik di Trowulan
Trowulan, 10 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur secara resmi menyerahkan Balai Ternak “Ngudi Rezeki” kepada masyarakat Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, pada Kamis pagi (10/7). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini menjadi tonggak penting dalam penguatan program pemberdayaan ekonomi mustahik, khususnya melalui sektor peternakan. Hadir dalam acara tersebut Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. KH. Ali Maschan Moesa, didampingi Wakil Ketua I dan II, serta Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Turut hadir pula Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, H. Bambang Purwanto, S.H., M.H., Kabag Kesra H. Nunuk Djatmiko, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto H. Muttakin, jajaran Forkopimca Trowulan, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Trowulan, relawan BAZNAS Kecamatan Trowulan serta tokoh agama dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Pimpinan BAZNAS Jawa Timur menyampaikan bahwa kehadiran balai ternak ini bukan sekadar bantuan ekonomi, tetapi merupakan bentuk nyata sinergi antar-lembaga dalam menggali potensi lokal untuk mendukung kemandirian mustahik. “Kami berharap Balai Ternak Ngudi Rezeki dapat menjadi model keberhasilan program zakat produktif di wilayah Mojokerto,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa pembentukan kelompok ternak ini telah melalui tahapan pembinaan, seleksi mustahik, hingga pelatihan teknis. “Balai Ternak Ngudi Rezeki ini akan menjadi titik tumbuh baru ekonomi umat berbasis peternakan. Tadi disampaikan terdapat 34 ekor kambing yang diserahkan. BAZNAS Mojokerto siap mendampingi hingga kelompok ini benar-benar mandiri,” jelasnya. Program ini disambut dengan penuh antusias oleh warga setempat. Camat Trowulan dalam keterangannya menyampaikan: “Dengan semangat gotong royong, kami berharap kehadiran Balai Ternak ini dapat membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa.” Sebagai informasi, Program Balai Ternak merupakan salah satu program unggulan BAZNAS yang berfokus pada pemberdayaan mustahik berbasis komunitas. Dengan pendekatan berkelanjutan dan pendampingan intensif, program ini terbukti mampu mengubah peran mustahik menjadi muzaki secara bertahap.
BERITA10/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Gus Barra Bupati Mojokerto Dukung Peluncuran Program Tebus Ijazah oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Harapan Baru untuk Mustahik Pendidikan
Gus Barra Bupati Mojokerto Dukung Peluncuran Program Tebus Ijazah oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Harapan Baru untuk Mustahik Pendidikan
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui peluncuran Program Tebus Ijazah 2025. Program ini menjadi angin segar bagi para lulusan sekolah yang belum bisa mengambil ijazah karena terkendala biaya, terutama dari kalangan mustahik. Peluncuran program ini mendapat perhatian langsung dari Bupati Mojokerto yang turut mempromosikannya melalui akun media sosial pribadinya. Dukungan ini mempertegas sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam menyelesaikan persoalan sosial dan pendidikan di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan atau segera bekerja dengan legalitas yang sah. "Ijazah adalah hak setiap siswa yang telah lulus, namun karena kondisi ekonomi, banyak yang tertahan di sekolah. Melalui program ini, kami ingin membuka pintu masa depan mereka kembali," ungkap Zamroni. Program Tebus Ijazah 2025 menyasar 300 penerima manfaat dari keluarga fakir dan miskin di wilayah Kabupaten Mojokerto. Program ini diperuntukkan bagi lulusan SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA dengan batas masa kelulusan tertentu (maksimal 3 tahun untuk SD dan SMP, serta 5 tahun untuk SMA). Ijazah yang dapat ditebus adalah ijazah asli, bukan duplikat. Kriteria Umum Penerima Manfaat: Beragama Islam Warga Kabupaten Mojokerto (dibuktikan dengan KTP/KK – diutamakan yang bersekolah di Mojokerto) Termasuk kategori mustahik (fakir/miskin) Tidak mampu menebus ijazah karena kendala ekonomi keluarga Ijazah yang ditebus adalah ijazah asli Masa kelulusan sesuai ketentuan Besaran tunggakan masih dalam batas ketentuan BAZNAS Wajib mengikuti akun media sosial @baznaskab.mojokerto Mengisi formulir pendaftaran secara online Persyaratan Administrasi: Formulir pendaftaran online KTP orang tua/wali KTP/Kartu Pelajar Kartu Keluarga Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa/kelurahan Bukti kelulusan (rapor atau surat keterangan) Informasi nominal tunggakan Surat dari sekolah tentang jumlah tunggakan dan keberadaan ijazah Surat pernyataan kesediaan menggunakan ijazah untuk melanjutkan studi atau bekerja Masyarakat yang memenuhi syarat diminta untuk segera mendaftarkan diri melalui tautan resmi:Formulir Pendaftaran Online: pangkas.id/TEBUSIJAZAHBAZNASBatas waktu pendaftaran: Jumat, 18 Juli 2025 Program Tebus Ijazah merupakan bagian dari ikhtiar nyata BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan dan peluang kerja bagi masyarakat tidak mampu. Mari bersama menyebarluaskan informasi ini agar lebih banyak warga bisa meraih kembali hak pendidikan mereka. Info lebih lengkap: Instagram @baznaskab.mojokertoHotline: +62 812-3271-1860
BERITA08/07/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Baitul Mansur dorong Kemandirian Mustahik  melalui Pelatihan Cabe Jamu Ekspor
BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Baitul Mansur dorong Kemandirian Mustahik melalui Pelatihan Cabe Jamu Ekspor
Mojokerto, 29 Juni 2025 — Semangat pemberdayaan ekonomi umat kembali bergema di Kabupaten Mojokerto. Bertempat di Gedung Sekolah Darul Hikmah, Kedungmaling, Sooko, kegiatan bertajuk "Mendorong Kemandirian Ekonomi Umat dengan Tanaman Herbal Fungsional" resmi digelar hari ini pukul 09.00 WIB. Acara ini menjadi momentum penting bagi para mustahik untuk menggali potensi usaha berbasis tanaman herbal, khususnya cabe jamu yang kini memiliki nilai ekspor tinggi. Hadir dalam kegiatan ini Kyai Drs. Hamim Rosyidi selaku Ketua UPZ Baitul Mansur yang menegaskan pentingnya sinergi antara spiritualitas dan produktivitas. “Pemberdayaan bukan hanya bantuan, tapi investasi untuk kemandirian umat,” ujarnya. Sementara itu, Gus Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk mengubah mustahik menjadi muzakki melalui pendekatan ekonomi produktif. “Kami fokus pada sektor yang menjanjikan, dan cabe jamu adalah peluang emas,” katanya. Sebagai narasumber utama, hadir Rr. Nurul Mutmainnah, seorang pakar tanaman herbal yang telah berpengalaman mengembangkan sistem budidaya cabe jamu berorientasi ekspor. Dalam sesinya, ia mengupas tuntas teknik budidaya, pengolahan pasca-panen, hingga strategi pemasaran internasional. Peserta pelatihan tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan. Salah satu peserta, Bu Rohani, mengaku termotivasi untuk mulai menanam cabe jamu di pekarangan rumahnya. “Saya baru tahu kalau tanaman ini bisa untuk ekspor, semoga jadi jalan rezeki baru,” ujarnya dengan semangat. Dengan pelatihan ini, diharapkan para mustahik tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga semangat baru untuk bangkit secara ekonomi melalui pemanfaatan tanaman herbal lokal yang bernilai tinggi.
BERITA29/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Universitas Islam Majapahit (UNIM) Bersinergi Kuat untuk Wujudkan Program Sosial dan Pendidikan Berbasis Umat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Universitas Islam Majapahit (UNIM) Bersinergi Kuat untuk Wujudkan Program Sosial dan Pendidikan Berbasis Umat
Mojokerto, 24 Juni 2025 — Dalam upaya memperkuat kolaborasi antara lembaga zakat dan dunia pendidikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan resmi dari jajaran Rektorat Universitas Islam Majapahit (UNIM) pada Selasa, 24 Juni 2025, pukul 13.00 WIB sd 14.00 WIB. Kunjungan ini dipimpin oleh Pelaksana Tugas Rektor UNIM, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.Si. masa Bakti 2024-2029 bersama Wakil Rektor dan Kepala Bidang Kerjasama UNIM. Rombongan disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, beserta jajaran pimpinan lainnya. Suasana penuh keakraban dan semangat sinergi tampak mewarnai pertemuan tersebut. Dalam forum diskusi, kedua institusi membahas rencana kolaborasi strategis di bidang sosial dan pendidikan. UNIM menyatakan komitmen untuk ikut serta dalam program pemberdayaan yang digagas BAZNAS Kabupaten Mojokerto, seperti beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, pelatihan kewirausahaan berbasis nilai keislaman, serta pengabdian masyarakat. Dr. M. Nur menegaskan bahwa UNIM memiliki visi yang sejalan dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, terutama dalam hal membangun peradaban umat melalui pendidikan dan kepedulian sosial. Ia berharap sinergi ini dapat segera diwujudkan melalui program-program nyata yang berkelanjutan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyambut positif komitmen UNIM. Ia menekankan pentingnya kemitraan dengan lembaga pendidikan sebagai pilar penting dalam menyosialisasikan nilai zakat dan membumikan semangat berbagi demi mengatasi kemiskinan. Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya hubungan baik. Kedua pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil pertemuan ini dalam agenda lanjutan dalam waktu dekat.
BERITA25/06/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →