Berita Terbaru
"Turun Langsung, Pastikan Bantuan Rutilahu Tepat Sasaran! BAZNAS Kabupaten Mojokerto Tinjau Calon Penerima Bantuan Rutilahu"
Mojokerto, 19 Mei 2025 — Dalam upaya memastikan ketepatan sasaran penyaluran bantuan, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama tim Satuan Audit Internal (SAI) melaksanakan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini difokuskan pada program Rutilahu (Rumah Tidak Layak Huni), sebagai bagian dari pelaksanaan pengawasan internal lembaga zakat.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari amanat Piagam Audit Internal berdasarkan Keputusan Ketua BAZNAS RI Nomor 98 Tahun 2024, yang menegaskan pentingnya pengendalian dan pengawasan kelembagaan secara langsung melalui audit internal.
Untuk efektivitas pelaksanaan, tim audit dibagi menjadi dua kelompok. Tim pertama terdiri dari Bapak M.K. Muhailili, H. Samiadi, Luqman Baroroh, Sunaris, dan Abdul Muiz. Sementara itu, tim kedua terdiri dari Soegeng Mawardi, H. Luqman Hakim, Akramin Dirgantara, H. Masruchan, dan Wijiutomo. Kedua tim bertugas melakukan verifikasi langsung terhadap data calon penerima bantuan serta mengevaluasi keberhasilan program yang telah berjalan.
Pada hari pertama kunjungan, tim pertama yang dipimpin oleh Pak Sunaris mengunjungi tiga titik lokasi: Dusun Lengkeng, Desa Sidoarjo (Kecamatan Gedeg), Dusun Jeruk Keputeran, Desa Banjarsari (Kecamatan Jetis), dan Dusun Gogor, Desa Madureso (Kecamatan Dawarblandong). Selain melakukan wawancara dengan calon penerima program Rutilahu, tim juga menyempatkan diri meninjau penerima bantuan rutin untuk kaum duafa.
"Proses verifikasi ini penting untuk memastikan bahwa bantuan yang disalurkan benar-benar sampai kepada mustahik yang memenuhi kriteria," ujar Sunaris. "Kami juga menampung keluhan dan harapan dari para penerima sebelumnya sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan program di masa depan."
Senada dengan itu, Wiji Utomo selaku Auditor Baznas Kabupaten Mojokerto menambahkan, "SAI berperan penting dalam memastikan semua program Baznas berjalan dengan tepat sasaran dan dikelola secara profesional. Kami berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas lembaga."
Melalui kunjungan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dapat memperkuat kualitas pelaksanaan program, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta menjamin bahwa zakat yang ditunaikan benar-benar membawa manfaat dan kesejahteraan bagi umat.
BERITA19/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS: Representasi Peran Negara dalam Tata Kelola Zakat di Indonesia
Dalam tradisi fikih klasik, amil zakat adalah orang atau lembaga yang ditunjuk oleh penguasa (imam) atau wakilnya untuk mengelola zakat. Sebagaimana dijelaskan dalam Fath al-Qarib, amil disebut “Man Nashobahu al-imam au Naibuhu”, yang berarti pihak yang ditugaskan oleh imam—dalam konteks negara modern bisa dimaknai sebagai presiden atau kepala pemerintahan—atau wakilnya, seperti kementerian.
Sejarah Islam mencatat peran penting negara dalam pengelolaan zakat. Zakat saat itu dikelola langsung oleh negara sebagai bagian dari sistem kesejahteraan publik. Meskipun Indonesia bukan negara agama, melainkan negara bangsa (nation-state), relasi antara agama dan negara di Indonesia dibangun secara harmonis dan saling mendukung. Negara tidak masuk ke wilayah keyakinan, namun tetap memfasilitasi pengelolaan aspek sosial keagamaan, termasuk zakat.
Fatwa MUI No. 8 Tahun 2011 menegaskan bahwa pembentukan amil zakat dapat dilakukan dengan dua model: melalui penunjukan langsung oleh pemerintah, seperti BAZNAS di berbagai tingkatan; atau oleh masyarakat, yang kemudian disahkan pemerintah, seperti LAZ (Lembaga Amil Zakat). Kedua jenis amil ini memiliki peran strategis dalam menghimpun dan menyalurkan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), dengan dukungan negara sebagai fasilitator demi kemaslahatan bersama.
KH. Masduki Baidlowi, Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, menyatakan bahwa negara tidak mewajibkan zakat karena itu wilayah ibadah individu. Namun karena zakat memiliki dimensi sosial yang bisa memperkuat program pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan, negara hadir sebagai fasilitator dalam pengelolaannya.
Hal ini ditegaskan dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang menetapkan bahwa BAZNAS adalah Lembaga Pemerintah Non Struktural, yang bersifat mandiri namun tetap bertanggung jawab kepada pemerintah.
Sebagai lembaga yang diamanahkan negara, BAZNAS menjalankan peran penting sebagai pendukung (supporting system) dalam mewujudkan tujuan besar negara: kesejahteraan masyarakat dan kemaslahatan umat. Dalam konteks ini, prinsip fikih klasik “Tasharruf al-imam 'ala al-ra'iyah manuthun bi al-maslahah”—kebijakan pemimpin harus berpijak pada kemaslahatan rakyat—terimplementasi nyata melalui sinergi antara BAZNAS dan berbagai pemangku kepentingan.
Editor : Shinta Lintang Nurillah
BERITA18/05/2025 | Zamroni Ahmad Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Langkah Kecil, Dampak Besar: BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pemeriksaan Mata Gratis dan Tebus Murah Kacamata untuk Guru se-Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 6 Mei 2025 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-732 Kabupaten Mojokerto dan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Historia Optik menggelar kegiatan pemeriksaan mata gratis dan tebus murah kacamata bagi para guru se-Kabupaten Mojokerto.
Acara yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah diantaranya Kecamatan Trawas, Kutorejo, Mojosari ini menyasar para pendidik dari satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan. Puluhan guru dari berbagai kecamatan antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung sepanjang hari.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bapak Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan para guru yang menjadi ujung tombak pendidikan. “Ini adalah langkah kecil, namun kami berharap dapat memberikan dampak besar bagi para guru yang setiap hari berjasa dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.
Melalui kerjasama dengan Historia Optik, para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan mata profesional secara gratis serta kesempatan menebus kacamata berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau. Program ini disambut antusias oleh para peserta yang mengaku terbantu, terlebih bagi mereka yang belum sempat memeriksakan kesehatan mata selama bertahun-tahun.
Kegiatan ini juga menjadi momentum sinergi antara program sosial BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto, dengan harapan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas guru dalam menjalankan tugas di kelas.
“Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pendidik, karena kesehatan penglihatan adalah kebutuhan dasar untuk mendukung proses belajar mengajar yang optimal,” tambah Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya dalam memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam bentuk bantuan ekonomi, tetapi juga pelayanan sosial dan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
BERITA06/05/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Bangkitkan Usaha Ekonomi Mustahik, Balai Ternak di Kabupaten Mojokerto Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Mustahik
Mojokerto, 29 April 2025 – BAZNAS Republik Indonesia terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi mustahik di seluruh Indonesia. Salah satunya melalui peluncuran Program Balai Ternak yang baru saja diresmikan di Kabupaten Mojokerto. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesejahteraan peternak lokal dan menciptakan peternakan yang mandiri serta berkelanjutan.
Peluncuran Balai Ternak Kabupaten Mojokerto berlangsung di Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas, pada Selasa (29/4/2025). Balai ternak ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk mengentaskan kemiskinan melalui sektor peternakan, khususnya untuk para mustahik yang berpotensi meningkatkan ekonomi mereka melalui pengelolaan ternak secara komunal.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. mengatakan bahwa tujuan utama dari program Balai Ternak adalah untuk memberdayakan mustahik dengan menyediakan fasilitas dan pelatihan dalam mengelola ternak secara mandiri. “Kami ingin menjadikan Balai Ternak Mojokerto ini sebagai pusat pemberdayaan ekonomi yang akan membantu meningkatkan kualitas hidup para peternak dan mendorong terciptanya peternakan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Balai Ternak Kabupaten Mojokerto terdiri dari dua kelompok utama, yakni Kelompok Gembala Sejahtera di Desa Tamiajeng dan Kelompok Tirto Mulyo di Desa Tambaksari, Kecamatan Puri. Masing-masing kelompok terdiri dari 15 orang peternak yang akan dibimbing oleh BAZNAS dalam mengelola dan mengembangkan ternak mereka, khususnya ternak domba dan kambing.
Program ini diharapkan dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi para peternak dan membuka jalan bagi mereka untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pengelolaan ternak yang lebih produktif dan mandiri. Kiai Noor juga menekankan bahwa pendampingan yang diberikan kepada peternak akan memastikan bahwa tidak ada yang mengalami kerugian, seperti yang telah terbukti di balai ternak lainnya yang sudah berjalan.
“Alhamdulillah, seluruh Balai Ternak yang kami kelola telah menunjukkan perkembangan yang positif dan berkelanjutan. Kami berharap Balai Ternak Mojokerto juga dapat menjadi contoh keberhasilan dalam mengentaskan kemiskinan melalui sektor peternakan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra mengapresiasi inisiatif BAZNAS dalam membangun Balai Ternak di daerahnya. Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat sejalan dengan misi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendorong ekonomi kerakyatan. “Balai Ternak ini akan menjadi lokomotif dalam menggerakkan ekonomi para mustahik dan peternak lokal. Kami berharap dapat terus berkolaborasi dengan BAZNAS untuk mengelola program ini secara optimal,” ujar Bupati Dr. H. Muhammad Al Barra.
Balai Ternak Kabupaten Mojokerto tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produksi ternak, tetapi juga untuk menciptakan peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini mencerminkan komitmen BAZNAS untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai sumber daya yang produktif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya pendampingan yang intensif, diharapkan para peternak di Kabupaten Mojokerto dapat berkembang menjadi pengusaha ternak yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi ekonomi lokal dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Mojokerto.
BERITA29/04/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 3.183 Paket Zakat Fitrah Ramadan 2025: Menyentuh Mustahik di 304 Desa se-Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Suasana penuh berkah mewarnai pelaksanaan kegiatan Penyaluran Zakat Fitrah Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Korpri Pemkab Mojokerto. Kegiatan diawali dengan santunan kepada 205 anak yatim pada Kamis pagi (27/3) di halaman Kantor Pemkab Mojokerto, sebagai bentuk pembuka yang menyentuh hati dan sarat makna sosial.
Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa penyaluran zakat fitrah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial umat Islam dan salah satu rukun Islam yang sangat penting.
“Zakat fitrah ini tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga jiwa. Ia menyempurnakan ibadah puasa kita dan menjadi bukti kepedulian terhadap sesama. Inilah esensi Ramadan yang sejati,” tutur beliau.
Bupati Mojokerto Gus Al Barra juga menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan ASN, terutama anggota Korpri. Beliau mengapresiasi sinergi dengan Baznas Kabupaten Mojokerto yang mampu menghimpun dana zakat fitrah sebesar Rp136.080.000, serta infaq sebesar Rp595.000 dari 1.774 muzakki dan munfiq.
Dana tersebut telah dikonversi menjadi 3.183 paket zakat fitrah yang disalurkan secara merata kepada para mustahik di 304 desa se-Kabupaten Mojokerto. Penyaluran ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola dengan baik dan bersinergi akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui kerja sama yang baik antara Korpri dan Baznas, zakat menjadi lebih terarah dan menyentuh masyarakat luas. Ini menumbuhkan semangat solidaritas yang luar biasa di lingkungan pemerintahan,” ujar Dr. Al Barra.
Selain itu, beliau juga mengapresiasi peran Baznas Kabupaten Mojokerto dalam penanggulangan bencana, khususnya melalui pendirian Posko Mudik di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, oleh relawan Baznas Tanggap Bencana Kabupaten Mojokerto. Hal ini menegaskan bahwa peran BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya terbatas pada distribusi zakat, tetapi juga aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan risiko bencana.
Di akhir sambutannya, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum. mengajak seluruh masyarakat Mojokerto untuk meningkatkan kepedulian dan partisipasi dalam menunaikan zakat, baik zakat fitrah maupun zakat mal. Ia berharap sinergi antara Baznas dan Korpri akan terus diperkuat agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak penerima, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi sepanjang tahun.
“Mari kita terus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya zakat. Semakin banyak yang sadar, semakin besar manfaat yang dirasakan. Zakat bukan hanya kewajiban, tapi juga ladang pahala dan kebaikan sosial,” tutupnya.
BERITA27/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dirikan Posko Mudik di Jalur Ekstrem Pacet-Cangar: Pemudik Lebih Aman dan Nyaman
Mojokerto – Menyambut momen Lebaran 2025, Baznas Kabupaten Mojokerto melalui Relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) mengambil langkah nyata untuk melindungi dan melayani para pemudik. Posko Mudik resmi didirikan di Rest Area Sendi, Kecamatan Pacet, sebagai bagian dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan humanis.
Rapat teknis pendirian posko digelar pada Rabu, 26 Maret 2025, dipimpin langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan relawan serta mendorong masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran zakat sebagai bagian dari kepedulian sosial.
Posko ini tak hanya menjadi tempat istirahat, tapi juga pusat layanan darurat dan edukasi sosial. Fasilitas yang disediakan meliputi pertolongan pertama, makanan ringan, hiburan, layanan informasi hingga bantuan darurat, yang semuanya dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pemudik dan wisatawan yang melintasi jalur Batu–Pacet yang dikenal ekstrem dan rawan kecelakaan.
Beroperasi hingga 6 April 2025, posko ini dijaga bergilir oleh relawan BTB yang siap memberikan pertolongan kapan pun dibutuhkan. Selain sebagai pusat pelayanan, Posko Mudik ini juga menjadi sarana kampanye pentingnya zakat dalam memperkuat solidaritas masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap kehadiran posko ini dapat menjadi oase bagi para pemudik—menambah rasa aman di tengah perjalanan dan memperkuat semangat kebersamaan dalam merayakan Idulfitri 2025.
BERITA26/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Jemput Bola Sosialisasi UPZ ke Masjid dan Mushola: Optimalkan Peran Takmir dalam Gerakan Zakat
Mojokerto – Sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ), kali ini menyasar takmir masjid dan mushola se-Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (17–18 Februari 2025), dan melibatkan 600 takmir masjid dari berbagai kecamatan. Sosialisasi dilaksanakan di empat titik berdasarkan eks kawedanan, yakni di Pendopo Kecamatan Mojosari, Gondang, Bangsal, dan Jetis.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Banyak pertanyaan muncul, mulai dari teknis zakat fitrah menggunakan uang, mekanisme pembentukan UPZ, hingga bagaimana mengembangkan UPZ agar berdampak luas, bukan hanya saat Ramadhan.
Salah satu peserta, Fatoni, takmir masjid dari Desa Mojogeneng, Jatirejo, mengapresiasi kegiatan ini. Ia menyebut kegiatan ini membuka wawasan takmir tentang peran strategis zakat dan capaian program Baznas selama tahun 2024. Ia berharap Baznas terus berkembang dan mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto meyakini bahwa optimalisasi peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat dapat dimulai dari pembentukan UPZ yang aktif, sah, dan berkelanjutan.
BERITA19/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Hangatkan Ramadhan, KKM Al-Ikhlas Gelar Buka Bersama untuk Perkuat Silaturrahmi
Mojokerto – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terlihat dalam kegiatan buka puasa bersama yang digelar oleh Kelompok Keluarga Mandiri (KKM) Al-Ikhlas, kelompok UMKM binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Minggu (9/3/2025).
Acara yang dimulai pukul 17.00 WIB ini bertempat di kediaman Bapak Ishari, relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto setempat sekaligus tuan rumah kegiatan. KKM Al-Ikhlas sendiri telah berdiri sejak tahun 2019 dan terdiri dari pelaku UMKM seperti penjual kerupuk keliling, mie ayam, rujak, dan usaha kecil lainnya. Setiap anggota awalnya mendapatkan bantuan modal usaha senilai satu juta rupiah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Selain mempererat tali silaturahmi antar anggota, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pendampingan rutin BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Setiap bulan, kelompok ini mengadakan pertemuan untuk doa bersama dan pengumpulan “Koin Cinta Zakat” sebagai bentuk kontribusi sosial dan penguatan spiritual anggota.
“Buka bersama ini sudah menjadi agenda tahunan kami. Di luar itu, kami juga rutin berkumpul untuk berdoa dan berbagi melalui zakat,” ujar Bapak Ishari.
Acara turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bapak Zamroni Ahmad, Wakil Ketua Bidang Penyaluran Bapak Soegeng Mawardi, serta Amil Pelaksana Bapak Luqman Baroroh dan Ayu Isna Khariroh. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan pentingnya penguatan spiritual dan pemberdayaan ekonomi umat melalui UMKM binaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tahlil bersama, tausiyah, dan penguatan oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Trowulan. Kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dapat terus memperkuat sinergi dan semangat kemandirian ekonomi masyarakat melalui kelompok-kelompok binaan seperti KKM Al-Ikhlas.
BERITA10/03/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Dakwah Zakat, Dampingi Pembentukan UPZ di Mojokerep
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus memperkuat jaringan dakwah zakat melalui pendampingan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dusun. Kali ini, pendampingan dilakukan di Dusun Mojokerep, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Senin (24/2/2025), sebagai tindak lanjut dari sosialisasi yang dilakukan pekan sebelumnya.
Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif Takmir Masjid Zumrotus Sholihin yang menghubungi relawan Baznas di Kecamatan Mojosari untuk mengawal proses pembentukan UPZ. Menanggapi permintaan tersebut, Baznas Kabupaten Mojokerto langsung mengirimkan tim untuk mendampingi.
"Setelah kami sosialisasi, takmir masjid menghubungi saya agar Baznas hadir memberikan pendampingan. Saya sampaikan ke pimpinan dan langsung dijadwalkan," ujar Rochadi, relawan Baznas Kecamatan Mojosari.
Pertemuan yang digelar di Mojokerep ini dihadiri oleh takmir Masjid Zumrotus Sholihin, Al-Ikhlas, serta pengurus empat mushalla setempat. Mereka berkumpul guna mendalami teknis pembentukan UPZ dan pengelolaan zakat sesuai regulasi dan tuntunan syariat.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa. Ketua Baznas hadir langsung dan menyampaikan arahan selama 15 menit sebelum masuk ke sesi dialog yang sangat bermanfaat,” ungkap Iwantoro, Ketua DKM Masjid Zumrotus Sholihin.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa pihaknya siap hadir mendampingi masyarakat dalam penguatan dakwah zakat. “Baznas bertanggung jawab memastikan pelaksanaan zakat masyarakat berjalan sesuai syariat dan regulasi negara,” tegasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad, Relawan Baznas Wisnu dan Rochadi, serta tokoh agama dan masyarakat Mojokerep.
Editor : Hida Wahyukharisma Putri
BERITA25/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gencarkan Sosialisasi UPZ, Dorong Optimalisasi Zakat Hingga ke Desa dan Sekolah
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan sekolah, Kamis (13/2/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di empat lokasi secara serentak, yakni Pendopo Kecamatan Jetis, Bangsal, Mojosari, dan Gondang, dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari kepala desa dan koordinator wilayah pendidikan.
Tujuan utama sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman tentang zakat dan peran strategis UPZ dalam memperluas pengumpulan zakat secara sah, legal, dan sesuai aturan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten I Pemkab Mojokerto, Bambang Purwanto, dan Kabag Kesra, Nunuk Djatmiko.
Bambang Purwanto menjelaskan bahwa keberadaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai lembaga pengelola zakat diatur dalam Peraturan Bupati No. 104 Tahun 2025, dan menjadi bagian dari sistem penyangga program sosial pemerintah. Ia mengapresiasi peningkatan signifikan dalam pengelolaan zakat yang awalnya hanya Rp700 juta per tahun pada 2021, kini mencapai Rp6 miliar per tahun.
Nunuk Djatmiko menambahkan bahwa seluruh ASN Pemkab Mojokerto telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas secara rutin setiap bulan. Dana ZIS ini disalurkan dalam berbagai program sosial seperti beasiswa yatim, bantuan kesehatan, rumah layak huni, dan bantuan untuk fakir miskin maupun korban bencana.
Sementara itu, Wakil Ketua IV Baznas Mojokerto, MK Muhailili, menegaskan pentingnya pembentukan UPZ resmi di tiap desa dan sekolah agar mereka yang mengelola dana zakat memiliki legalitas sebagai amil yang sah.
BERITA15/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Relawan & BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Kuatkan Langkah Menuju 2025 Penuh Manfaat
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan strategis bersama para relawan pada Jumat, 7 Februari 2025. Agenda utama adalah menyusun rencana kegiatan tahun 2025 serta mengevaluasi program yang telah berjalan sebelumnya agar semakin berdampak bagi masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung penuh semangat ini membahas penguatan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, peningkatan efektivitas penggalangan dana, serta inovasi penyaluran bantuan sosial yang transparan dan akuntabel.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zam (Zamroni Ahmad), menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif relawan dalam mendukung misi sosial dan keagamaan BAZNAS.
“Tahun 2025 menjadi momentum untuk lebih inovatif dan profesional dalam pengelolaan zakat. Kolaborasi erat antara relawan, pimpinan, dan Satuan Audit Internal menjadi kunci untuk memastikan manfaat zakat lebih luas dan tepat sasaran,” ungkap Gus Zam.
Wiji Utomo, perwakilan dari Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Kabupaten Mojokerto, turut menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam menjalankan setiap program.
“Prinsip syariah dan regulasi yang berlaku menjadi landasan utama dalam memastikan setiap rupiah yang dikelola memberi manfaat optimal,” ujarnya.
Acara ditutup dengan diskusi interaktif yang melibatkan relawan, pimpinan BAZNAS, serta SAI. Diskusi ini mempertegas pentingnya sinergi untuk menciptakan program yang berkelanjutan dan semakin mensejahterakan umat melalui gerakan zakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, antara lain H. Samiadi (Waka I), Soegeng Mawardi (Waka II), MK Muhailili (Waka IV), Wiji Utomo (Inspektorat), dan Dr. H. Masruchan dari Kementerian Agama.
BERITA10/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan IAIN Kediri Perkuat Kolaborasi Magang Syariah
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan civitas akademik IAIN Kediri pada Selasa (4/2/2025) dalam rangka monitoring mahasiswa magang. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga zakat.
Tim akademisi disambut jajaran pimpinan BAZNAS, yang mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berbasis syariah. Mahasiswa menyampaikan progres dan pengalaman selama magang, termasuk keterlibatan dalam strategi keuangan dan pemasaran zakat.
Dosen pembimbing menekankan pentingnya praktik lapangan dalam memahami tata kelola keuangan syariah. Kunjungan ini ditutup dengan diskusi strategis guna mempererat kerja sama pendidikan dan pengabdian masyarakat.
BERITA06/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ringankan Biaya Medis Korban Kecelakaan, Wujud Nyata Kepedulian Zakat
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui penyaluran bantuan biaya kesehatan kepada korban kecelakaan lalu lintas, Habib Jihat Akbar (21), warga Dusun Sengon, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu. Bantuan sebesar Rp 1.000.000 diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, melalui petugas RSI Sakinah, Agung.
Habib mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan patah tulang lengan atas, tulang pipi, dan gegar otak sedang. Ia harus menjalani beberapa kali operasi. Dalam kecelakaan tersebut, temannya yang dibonceng meninggal dunia di tempat.
Agung menjelaskan, pasien berasal dari keluarga kurang mampu. Ibunya telah meninggal, dan ayahnya bekerja di luar kota. Selama ini, pengobatan ditanggung adik iparnya hingga mencapai Rp 41 juta, ditambah bantuan Jasa Raharja sebesar Rp 20 juta.
“Kami mengajukan bantuan ke BAZNAS karena beban biaya sangat besar, dan keluarga korban sangat terbatas dalam ekonomi,” ujar Agung.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zam, menyatakan bahwa bantuan ini adalah bagian dari misi zakat untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti kecelakaan.
“Zakat harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung. Ini bentuk nyata bahwa zakat bukan hanya ibadah, tapi juga solusi sosial,” tegasnya.
Dengan sinergi antara rumah sakit, keluarga, dan lembaga zakat, diharapkan proses pemulihan Habib berjalan lancar dan keluarga mendapat keringanan beban.
BERITA05/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
HUT ke-24, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Tasyakuran & Khataman Al-Qur’an Serentak
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto merayakan hari jadinya yang ke-24 dengan semangat kebersamaan melalui kegiatan tasyakuran dan khataman Al-Qur’an serentak, Jumat (17/1/2025).
Bertempat di kantor BAZNAS, acara ini dihadiri relawan dan mahasiswa magang IAIN Kediri. Khataman dilaksanakan secara daring bersama BAZNAS RI. Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, mengajak seluruh elemen untuk bersinergi dalam dakwah zakat, menyamakan peran setiap bagian layaknya tubuh yang saling mendukung.
Selain itu, Jumat Berkah turut digelar dengan pembagian 100 nasi kotak. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan tumpeng sebagai wujud syukur atas 24 tahun pengabdian untuk umat.
BERITA18/01/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Pererat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakor UPZ BAZNAS Jatim
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bertempat di Hotel Vanda, Trawas, Rabu–Kamis (4–5 Desember 2024).
Acara ini mengangkat tema “Harmonisasi, Sinergi, Koordinasi, dan Optimalisasi Pengelolaan Dana ZIS”, dengan tujuan memperkuat hubungan antara muzakki dan munfik dengan lembaga pengelola zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menegaskan pentingnya membangun kedekatan emosional dan spiritual antara masyarakat pembayar zakat dan lembaga pengelola zakat.
“Kita ingin zakat dan sedekah menjadi kebiasaan rutin dan terkelola optimal melalui BAZNAS,” ujarnya.
Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menyambut hangat terpilihnya Mojokerto sebagai lokasi Rakor UPZ tahun ini.
“Kami merasa bangga Mojokerto menjadi tuan rumah. Ini sekaligus menjadi momentum belajar dan bersinergi dengan BAZNAS Jatim, khususnya dalam meningkatkan kedekatan dengan muzakki dan munfik,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, Asisten I Bupati Mojokerto, Kabag Kesra, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, serta seluruh pengurus UPZ dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Timur.
Kehadiran BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam forum strategis ini memperkuat komitmen untuk mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, dan amanah, demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto dan sekitarnya.
BERITA17/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Hidup Sendiri, Rumah Afandi di Gondang Direhab BAZNAS Kabupaten Mojokerto Berkat Zakat Muzakki
Mojokerto – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama, BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan renovasi rumah untuk mustahik di wilayah Gondang. Bantuan kali ini diberikan kepada Afandi, warga Dusun Bacem, Desa Bening, Kecamatan Gondang, pada Jumat, 13 Desember 2024.
Afandi, pria paruh baya yang hidup sebatang kara dan bekerja serabutan, tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kondisi rumah sangat memprihatinkan—tanpa perabotan, dengan tempat tidur dari bambu pemberian tetangga.
“Matursuwun BAZNAS, terima kasih para muzakki,” ucap Afandi dengan penuh syukur saat menerima bantuan.
Relawan BAZNAS Kecamatan Gondang, Mashuri, menyampaikan bahwa bantuan renovasi sebesar Rp 5 juta digunakan untuk memperbaiki pintu dan jendela rumah yang lapuk serta membuatkan teras. Keterlibatan warga sekitar turut mempercepat proses perbaikan hingga hasilnya lebih maksimal.
“Alhamdulillah, bantuan tetangga membuat rumah ini jauh lebih layak. Ini bentuk gotong royong yang luar biasa,” jelas Mashuri.
Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, menambahkan bahwa informasi mengenai kondisi Afandi diterima dari camat dan kepala dinas sosial. Setelah dilakukan verifikasi, BAZNAS segera memberikan intervensi.
“Terima kasih kepada para muzakki yang terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Karena zakat Anda, satu rumah kembali layak dihuni,” ungkapnya.
Program renovasi rumah layak huni ini merupakan bagian dari misi BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik dan memastikan zakat memberikan dampak langsung dan nyata di tengah masyarakat.
BERITA16/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi KORAMIL Kecamatan Pacet dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni di Pacet
Mojokerto – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU) oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 7 Desember 2024, di rumah milik Ibu Sari, warga Dusun Tlebuk, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet.
Kegiatan ini tak hanya melibatkan tim relawan dan pekerja, tapi juga mendapat dukungan penuh dari Koramil Pacet. Sebanyak lima personel Koramil Kecamatan Pacet, lima tukang bangunan, dan satu relawan bekerja sama memasang kuda-kuda dan atap rumah yang menjadi fokus utama renovasi.
Sertu Agung SB, Babinsa Desa Wiyu, menyampaikan komitmen Koramil dalam mendukung setiap program sosial yang menyentuh masyarakat.
“Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan. Terima kasih sudah mengajak kami terlibat dalam kegiatan mulia ini,” ujarnya.
Kolaborasi ini diapresiasi oleh Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk nyata kepedulian lintas sektor dalam membantu mustahik.
“Terima kasih kepada bapak-bapak Koramil yang telah meluangkan waktunya. Semoga rumah ini membawa kebahagiaan bagi Bu Sari dan keluarga,” ungkap relawan dalam keterangannya.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program-program zakat produktif dan kemanusiaan, termasuk dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
BERITA16/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Rakornas BTB 2024 Hasilkan Risalah Simpang Lima, Baznas Kabupaten Mojokerto Siap Perkuat Peran Penanggulangan Bencana.
Mojokerto – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas Tanggap Bencana (BTB) 2024 di Semarang menghasilkan Risalah Simpang Lima Semarang, sebuah komitmen bersama Baznas se-Indonesia dalam memperkuat peran penanggulangan bencana berbasis zakat.
Risalah yang disampaikan Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri ini berisi tujuh poin strategis, termasuk penguatan kelembagaan BTB, pembentukan tim relawan siaga, alokasi dana khusus kebencanaan, hingga peningkatan akuntabilitas dan pelaporan.
Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, bersama Komandan BTB Kasiyanto, turut hadir dalam forum ini. Kehadiran tersebut menjadi wujud kesiapan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung gerakan zakat untuk kemanusiaan secara nasional.
BERITA15/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Turut Apel Siaga Nasional, Tegaskan Komitmen Hadapi Krisis Iklim
Mojokerto – Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mojokerto turut ambil bagian dalam Apel Siaga Bencana Nasional di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jumat (13/12/2024). Rombongan yang terdiri dari 20 orang ini diberangkatkan langsung dari Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyatakan partisipasi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penanganan bencana di tengah ancaman krisis iklim yang diprediksi makin ekstrem.
Apel yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, diikuti lebih dari 8.000 peserta dan menjadi pembuka Rakornas BTB Nasional yang berlangsung hingga 15 Desember 2024.
BERITA13/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Wujudkan Tanggap Bencana Nasional, BAZNAS RI Salurkan 450 Tenda dan 30 Perahu Karet
Mojokerto – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di seluruh Indonesia, BAZNAS RI menyerahkan bantuan tenda dan perahu karet untuk mendukung kinerja Baznas Tanggap Bencana (BTB) se-Indonesia. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, bersama Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, pada Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat, 13 Desember 2024.
Sebanyak 450 tenda dan 30 perahu karet akan didistribusikan ke BTB di 34 provinsi, terutama wilayah rawan bencana seperti banjir, longsor, dan gempa bumi.
“Bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas BTB dalam merespons bencana. Ini bagian dari upaya BAZNAS mendukung SDGs dan membantu masyarakat bangkit,” ujar Kiai Noor.
Penyerahan simbolis dilakukan kepada perwakilan BTB dari BAZNAS Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kudus, Kota Semarang, dan Kabupaten Temanggung. Ini menjadi bagian dari langkah besar BAZNAS untuk menjadikan zakat bukan hanya alat pemberdayaan ekonomi, tetapi juga instrumen kemanusiaan.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto, sebagai bagian dari gerakan nasional ini, siap mendukung dan memperkuat BTB Mojokerto dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah lokal.
“Kami mendukung penuh upaya BAZNAS RI dalam memperkuat tim BTB di seluruh daerah. Ini sejalan dengan semangat kami di Mojokerto untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” ungkap Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pj Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana, Sekretaris Utama BNPB Rustian, perwakilan BSI, PMI, dan LAZ nasional.
BERITA13/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →