BAZNAS Kabupaten Mojokerto Anugerahkan Tokoh Penggerak Zakat dan Mitra Strategis pada HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit
11/08/2026 | Penulis: Ayu Isna Khariroh
Dokumentasi: BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam membangun budaya zakat dan memperkuat kolaborasi sosial di Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto, di kantor PERUMDAM Mojopahit, Jalan Pahlawan, Mojosari, Selasa (11/8/2026).
Dua penghargaan diberikan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada kesempatan tersebut. Pertama, Anugerah Tokoh Penggerak Zakat 2026 yang diberikan kepada Bapak Fayakun Hidayat, Direktur PERUMDAM Mojopahit, atas dedikasi dan kepeloporannya dalam membangun budaya zakat di lingkungan PERUMDAM Mojopahit sekaligus memperkuat sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Kedua, Anugerah Mitra Strategis BAZNAS 2026 diberikan kepada PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto atas komitmen, konsistensi, dan kolaborasinya dalam penghimpunan zakat dan infak serta pelaksanaan berbagai program sosial bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan disaksikan oleh Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Albarra, Lc, M. hum, Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhroh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi kepada individu maupun institusi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi bentuk penghormatan terhadap ikhtiar bersama dalam menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan sekaligus instrumen untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.
Direktur PERUMDAM Mojopahit, Fayakun Hidayat, SH., menyampaikan bahwa zakat dan infak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan perusahaan.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Bagi kami, penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi maupun PERUMDAM, tetapi menjadi pengingat bahwa apa yang kita miliki juga terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan,” ungkapnya.
Menurutnya, kerja sama dengan BAZNAS akan terus diperkuat agar kontribusi zakat dan infak dari lingkungan PERUMDAM dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa PERUMDAM Mojopahit merupakan salah satu mitra yang telah menunjukkan konsistensi dalam mendukung gerakan zakat di Kabupaten Mojokerto.
“Kami memberikan penghargaan ini karena ada keteladanan yang layak diapresiasi. Pak Fayakun tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga ikut membangun budaya zakat di lingkungan lembaga yang beliau pimpin. Demikian pula PERUMDAM Mojopahit, yang secara konsisten sejak tahun 2019 telah membangun sinergi bersama BAZNAS,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan lembaga amil. Dibutuhkan tokoh-tokoh yang memberikan keteladanan dan lembaga-lembaga yang bersedia menjadi mitra strategis.
“Zakat akan menjadi kekuatan besar ketika tumbuh menjadi budaya bersama. Karena itu, BAZNAS tidak ingin berjalan sendiri. Kami ingin mempertemukan orang-orang yang memiliki kepedulian, lembaga yang memiliki komitmen, dan program yang benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tambahnya.»
Sinergi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit selama ini tidak berhenti pada penghimpunan zakat dan infak. Kolaborasi juga diarahkan pada pelaksanaan program sosial dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat Mojokerto dalam bentuk program yang terukur dan tepat sasaran.
Momentum HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari capaian pelayanan dan kinerja organisasi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Melalui penghargaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semakin banyak tokoh dan lembaga yang tergerak untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan.
Berita Lainnya
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Komitmen Zakat Produktif dan Berdampak
BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO APRESIASI WARGA BINAAN PENGHAFAL NADZAM IMRITHI DENGAN PEMBERIAN SARUNG
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Desa Kunjorowesi
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan
Semester I 2026, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Himpun Rp3,74 Miliar dan Salurkan Rp3,10 Miliar
Kampung Zakat Tawangrejo Resmi Diserahkan, BAZNAS Dorong Kemandirian Mustahik melalui Pemberdayaan Peternakan
Satu Tahun BMM Masjid Baitul Manshur, Nasabah Bertambah dari 50 Menjadi 72
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Ekosistem BAZNAS
BAZNAS Mojokerto Rayakan Maulid Nabi dengan Dukung Khitanan Massal 124 Anak
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 15.000 Liter Air Bersih untuk Warga Dusun Tlogo Kandangan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan CSR PERUMDAM Mojopahit untuk 50 Pelaku UMKM
BAZNAS RI Monitoring Program RLHB 2026 di Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Jatim Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Terima Bantuan
Sambut Muktamar NU ke 35, UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan 1.000 Paket Z-Chicken
Kunjungi Kediaman Pak Sutarno, Gus Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Kecamatan Trawas

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →