WhatsApp Icon
BPJS Kesehatan Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto pada Rabu (1/4/2026) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Ibu Kustanty Setyo Pambudi, yang akrab disapa Bu Tanty.

 

Rombongan BPJS Kesehatan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, didampingi Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif selama hampir dua jam.

 

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam upaya meningkatkan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk para mustahik binaan BAZNAS. Selain itu, dibahas pula potensi integrasi program sosial dan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan kepada masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar.

 

“Kami melihat BAZNAS memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui pertemuan ini, kami berharap bisa membangun kolaborasi yang konkret, khususnya dalam memperluas kepesertaan JKN bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.”ujar Bu Tanty, dari BPJS Kesehatan.

 

Wakil Ketua III BAZNAS, H. Lukman Hakim menambahkan :

“Pertemuan ini menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan. Harapannya, ke depan kita bisa menghadirkan program bersama yang tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjamin kesehatan mustahik, sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat secara menyeluruh.”

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan BPJS Kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.

02/04/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadhan 1447 H, Capai Rp574 Juta

Mojokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyampaikan laporan singkat pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Dalam laporan tersebut, total pengumpulan dana ZIS yang meliputi zakat maal, zakat fitrah, infak, fidyah, dan lainnya mencapai Rp574.633.000.

Secara khusus, zakat fitrah yang berhasil dihimpun sebesar Rp186.025.000 dari 3.720 muzakki, dengan rincian:

  1.  ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang
  2.  ASN Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang

Zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10 ton, yang didistribusikan kepada para mustahik di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 pengumpulan zakat fitrah dari ASN Pemkab Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Dengan demikian, pada tahun 2026 ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

Meski demikian, BAZNAS menilai potensi pengumpulan zakat masih sangat besar. Dari estimasi lebih dari 5.000 ASN muslim di Kabupaten Mojokerto, partisipasi pembayaran zakat fitrah melalui BAZNAS yang saat ini berada di kisaran 3.700 orang masih dapat terus ditingkatkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS semakin meningkat. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa potensi zakat kita masih sangat besar. Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah, tepat sasaran, dan berdampak luas,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen menjaga amanah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program penyaluran.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, diharapkan penguatan zakat di Kabupaten Mojokerto dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.

31/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
POS MUDIK 2026 BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO Hadir di Rest Area Sendi Pacet, Layani Pemudik dengan Hangat

 

BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menghadirkan Pos Mudik 2026 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 26 Maret 2026, bertempat di Rest Area Sendi, Kecamatan Pacet—salah satu jalur favorit pemudik yang melintasi kawasan pegunungan.

Pos mudik ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari tempat istirahat, minuman hangat, makanan ringan, hingga layanan kesehatan ringan. Kehadiran tim relawan dari Baznas Tanggap Bencana (BTB) turut memastikan pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.

Salah satu anggota BTB, Shofi, menyampaikan bahwa antusiasme pemudik cukup tinggi sejak hari pertama.

“Alhamdulillah, banyak pemudik yang mampir untuk sekadar istirahat dan minum hangat. Di jalur seperti Pacet ini, istirahat itu penting, jangan sampai ‘niatnya pulang kampung, malah lanjut ke bengkel karena kelelahan’,” ujarnya dengan senyum.

Hal senada juga disampaikan oleh Maftuh, anggota BTB lainnya.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik. Selain fasilitas, kami juga siaga membantu jika ada kondisi darurat ringan. Harapannya, pemudik bisa melanjutkan perjalanan dengan kondisi lebih segar dan aman,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menegaskan bahwa Pos Mudik ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

“Program ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS kepada para pemudik. Kami ingin hadir bukan hanya dalam penyaluran zakat, tetapi juga dalam momen-momen penting masyarakat seperti mudik ini. Semoga kehadiran pos ini bisa menjadi tempat singgah yang membawa kenyamanan dan keberkahan,” ungkapnya.

Dengan adanya Pos Mudik ini, diharapkan para pemudik yang melintasi jalur Pacet dapat merasa lebih aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan menuju kampung halaman. Karena sejatinya, perjalanan mudik bukan hanya soal sampai tujuan—tapi juga tentang bagaimana menjaganya tetap selamat sampai pelukan keluarga.

19/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Pelepasan Zakat Fitrah KORPRI Kabupaten Mojokerto Tahun 2026, Himpunan Meningkat

Kegiatan pelepasan zakat fitrah Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mojokerto tahun 2026 dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 09.00 WIB di halaman Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa zakat fitrah yang berhasil dihimpun pada tahun ini mencapai Rp186.025.000 dari total 3.720 muzakki.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

- ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang

- ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang

 

Zamroni menjelaskan bahwa zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10,3 ton, yang dikemas menjadi 3.460 paket dengan masing-masing paket berisi 3 kilogram beras. Seluruh paket akan didistribusikan kepada para mustahik di 304 desa/kelurahan se-Kabupaten Mojokerto melalui relawan BAZNAS yang tersebar di setiap kecamatan.

“Penyaluran melalui relawan di tingkat kecamatan ini diharapkan dapat memastikan zakat sampai kepada mustahik secara tepat sasaran dan merata,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan penghimpunan zakat fitrah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, zakat fitrah yang dihimpun dari ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Sementara pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Mojokerto memberikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto serta BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas sinergi dan kerja keras dalam mengoordinasikan penghimpunan zakat fitrah di kalangan ASN.

Menurutnya, capaian ini tidak hanya menunjukkan meningkatnya kesadaran ASN dalam menunaikan zakat, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

 

“Terima kasih kepada Bapak Sekda, Teguh Gunarko dan BAZNAS yang telah mengoordinasikan dengan baik, sehingga pengumpulan zakat fitrah tahun ini meningkat dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan zakat fitrah yang telah dihimpun dapat segera disalurkan kepada para mustahik, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memperkuat semangat berbagi di tengah kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Mojokerto.

18/03/2026 | Kontributor: Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto Salurkan 150 PAKET RAMADHAN BAHAGIA dari Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi

Menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebanyak 150 paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Midi Utama Indonesia Tbk melalui program sedekah konsumen di gerai Alfamart dan Alfamidi.

 

Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, khususnya para konsumen yang menyalurkan sedekahnya saat berbelanja di kedua jaringan ritel tersebut.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya BAZNAS dalam mendukung ketahanan pangan bagi mustahik selama bulan Ramadhan.

“Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS untuk mendukung ketersediaan pangan bagi mustahik di bulan Ramadhan, sekaligus memberikan kebahagiaan dan membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian selama menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

 

Dalam setiap paket Ramadhan Bahagia tersebut berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, sirup 450 ml, wafer 240 gram, serta gula pasir 1 kilogram.

 

Salah satu penerima manfaat, Siti Aisah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Perempuan yang akrab disapa Yu Sah itu menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tuturnya.

 

Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang terlibat dalam program ini mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Semoga Allah membalas semua kebaikan BAZNAS dan para donatur dengan rezeki yang lebih luas serta keberkahan,” pungkasnya.

17/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mustahik melalui program santunan rutin bulanan. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik di Kecamatan Ngoro, tepatnya di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024). Setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan untuk meringankan kebutuhan dasar hidup. Santunan ini diserahkan secara langsung oleh tim relawan Baznas yang juga melakukan silaturahmi dan pemantauan kondisi penerima manfaat. Imam Wahyudi, Relawan Baznas, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara rutin di 19 desa penerima. "Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga hadir untuk mendengar dan memastikan bantuan tepat sasaran," ujarnya. Salah satu penerima, Surati (60), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. "Matursuwun sanget. Semoga para donatur melalui Baznas Mojokerto diberikan kelimpahan rezeki," ucapnya haru. Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Karnoto, yang mengapresiasi peran Baznas dan kesadaran ASN Pemkab Mojokerto dalam membayar ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) melalui Baznas. "Ini menjadi teladan bahwa zakat bisa dikelola secara amanah dan manfaatnya terasa langsung," tambahnya.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
KEMLAGI, 1 September 2024 – Komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program pendampingan dan bantuan terapi kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kecamatan Kemlagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian Yayasan Permata Ceria Mojojajar, lembaga sosial yang difokuskan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebanyak 17 anak dari lima desa di wilayah Kemlagi mendapatkan terapi secara langsung dalam acara ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, yang akrab disapa Gus Zamroni, menyampaikan bahwa pendampingan anak-anak disabilitas dilakukan secara rutin tiap bulan, dengan lokasi bergilir di berbagai kecamatan. “Program ini bukan sekadar pengobatan, tetapi bentuk kasih sayang yang diwujudkan lewat zakat,” ujarnya. Biaya terapi yang bisa mencapai Rp 100 ribu per sesi, kini lebih ringan berkat dukungan BAZNAS. “Kami bantu pembiayaannya, karena kami tahu perjuangan orang tua sangat luar biasa,” tambahnya. Dalam sambutannya, Gus Zamroni memberikan motivasi kepada para orang tua untuk tetap kuat dan bersyukur. “Allah memberikan ujian, tapi juga memberi jalan. Mari jalani hidup dengan senyum dan rasa syukur,” tuturnya penuh semangat. Suhedir Muhajir, Wakil Sekretaris Yayasan Permata Ceria, mengungkapkan bahwa yayasan ini sudah berjalan selama enam bulan dan saat ini telah mendampingi 22 anak dengan berbagai kondisi seperti keterlambatan bicara, penurunan fungsi kognitif, dan tantangan tumbuh kembang lainnya. Salah satu orang tua mustahik, Pingki dari Desa Betro, turut berbagi cerita haru. Ia mendampingi anak perempuannya, NR (5), menjalani terapi rutin. “Dulu kami harus ke RS Gatoel, sekarang lebih dekat dan ada harapan besar untuk kesembuhan anak saya,” ujarnya. Dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi lembaga penyalur zakat, tetapi juga penggerak perubahan sosial yang menyentuh langsung kehidupan para mustahik, terutama anak-anak istimewa yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA03/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas kontribusinya dalam perlindungan pekerja rentan, khususnya marbot masjid di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam acara Diseminasi Program dan Penghargaan Badan Usaha BPJS Ketenagakerjaan di Ayola Hotel, Senin (26/8/2024). Baznas menjadi salah satu dari 18 mitra yang diapresiasi karena dukungannya terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui inisiatif kepesertaan pekerja informal. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 16 marbot masjid binaan Baznas serta penyerahan santunan kepada 11 ahli waris peserta. Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyampaikan bahwa saat ini Baznas telah mendaftarkan 226 dari total 323 marbot yang diajukan. “Target kami 800 marbot terlindungi melalui program JKK dan JKM dengan biaya Rp 16.800 per bulan,” ujarnya. Bupati Ikfina menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk mendukung perlindungan pekerja rentan. “Perlindungan ini harus ditingkatkan. Pemda terbatas, sehingga sinergi semua pihak seperti Baznas sangat berarti,” tegasnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading, mengapresiasi kontribusi Baznas dan berharap capaian perlindungan pekerja bisa meningkat sesuai target 50% pada tahun 2024.
BERITA27/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan sekaligus meneguhkan peran zakat untuk kesejahteraan umat, Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan 1001 Mujahada Mustahik di Pendopo Graha Maja Tama, pada Senin, 19 Agustus 2024. Acara ini menghadirkan 500 peserta, terdiri dari mustahik, muzakki, serta tokoh dan pejabat daerah seperti Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, kepala OPD, Forkopimda, FKUB, Baznas Jawa Timur, dan perwakilan masyarakat. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Mustahik Merdeka”, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penerima zakat. “Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Bupati. Kami berharap Baznas terus bersinergi dengan OPD demi optimalisasi pengelolaan zakat,” jelas Zamroni. Bupati Mojokerto menegaskan pentingnya pemutakhiran data mustahik dan muzakki agar pengelolaan zakat lebih transparan dan akuntabel. Ratusan penerima manfaat hadir dalam acara ini, di antaranya: 36 penerima program RUTILAHU (Rumah Tidak Layak Huni) 240 anak yatim penerima beasiswa SD/MI 323 marbot masjid 38 muallaf Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Perbup Mojokerto No. 104 Tahun 2021.
BERITA20/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
JATIREJO, 24 Agustus 2024 – Wujud nyata sinergi zakat untuk pemberdayaan umat kembali hadir di Kabupaten Mojokerto. BAZNAS RI bekerja sama dengan UPZ BAZNAS Telkom dan Yayasan Dompet Qur’an Indonesia (DQI) meresmikan Program Kampung Akhlak di Dusun Lebaksari, Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Pimpinan BAZNAS RI, Forkopimda, Forkopimca, perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota Mojokerto, serta perwakilan dari UPZ Telkom dan Yayasan DQI. Program Kampung Akhlak mengusung nilai-nilai karakter Islami: amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Tujuannya adalah membangun kesejahteraan masyarakat berbasis akhlak mulia dan kemandirian ekonomi mustahik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Nur Chamdani, menyampaikan bahwa program Kampung Akhlak telah menjangkau 113 kabupaten/kota di 28 provinsi, dan Mojokerto menjadi salah satu daerah terpilih berdasarkan rekomendasi Pemprov Jatim karena tingginya jumlah mustahik. “Di Desa Rejosari, kami menyalurkan bantuan bibit durian, kambing ternak, dan dukungan bagi UMKM madu. Semua bertujuan untuk menjadikan mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Total anggaran program mencapai Rp 209,7 juta, berasal dari Baznas RI (Rp 100 juta), UPZ Telkom (Rp 100 juta), dan partisipasi masyarakat (Rp 9,7 juta). Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, penguatan ekonomi, serta pembinaan akhlak masyarakat. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi program ini. Ia menyatakan bahwa melalui program Kampung Akhlak, potensi lokal dapat diberdayakan secara maksimal. “Dengan adanya pendampingan seperti peternakan kambing dan pembibitan durian, kami optimistis ini bukan sekadar bantuan sesaat, tapi akan berdampak jangka panjang,” ujarnya. Desa Rejosari kini menjadi desa percontohan bagi pengembangan Kampung Akhlak ke wilayah lainnya di Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi yang terjalin juga menjadi contoh baik bagaimana dana zakat yang dikelola amanah mampu menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Usai peresmian, Bupati bersama Pimpinan BAZNAS RI meninjau Kelompok Tani “Guyup”, penerima bantuan bibit durian dari Baznas, sebagai bagian dari pemberdayaan berbasis potensi lokal.
BERITA14/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Mojokerto – Kelompok Keluarga Madani (KKM) Jatirejo Makmur 1, kelompok binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, terus mempererat kebersamaan dan semangat kemandirian ekonomi melalui pertemuan rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Minggu pertama. KKM Jatirejo Makmur 1 dibentuk pada tahun 2020 dan kini beranggotakan 20 orang. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang seperti pelaku usaha mikro, petani, hingga pedagang kecil. Dengan semangat gotong royong, para anggota menyisihkan infaq sebesar Rp 50 ribu setiap pertemuan untuk dikelola dalam kegiatan produktif dan sosial. Relawan BAZNAS untuk wilayah Jatirejo, Khusnul Abidin, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan istighosah, dilanjutkan diskusi dan penyampaian informasi seputar perkembangan usaha anggota. “Pertemuan ini menjadi sarana silaturahmi, juga untuk saling memotivasi dan menguatkan usaha yang dijalankan masing-masing anggota,” jelas Khusnul. Ketua KKM Jatirejo Makmur 1, Mujiyami, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas berbagai bentuk dukungan. Mulai dari program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU), bantuan pendidikan dan PAUD, Program Satu Rumah Satu Sarjana, hingga rantang dhuafa dan bantuan modal usaha, seluruhnya telah memberi dampak nyata bagi para mustahik. “Saya berharap, anggota KKM yang saat ini masih mustahik, kelak akan menjadi muzzaki. Inilah bukti keberhasilan program pembinaan ekonomi umat yang berkelanjutan,” ujar Mujiyami. Harapan yang sama disampaikan oleh anggota baru KKM, Khoirul Bariyah. Ia merasa bersyukur bisa bergabung dan berharap bisa membawa perubahan positif bagi keluarganya. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Semoga saya bisa amanah dan memberikan kontribusi terbaik untuk kelompok ini,” ucapnya penuh semangat. Melalui program pemberdayaan yang konsisten dan partisipatif, BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mendampingi KKM binaan untuk bertransformasi dari mustahik menjadi muzzaki, demi terwujudnya keluarga madani yang sejahtera dan mandiri.
BERITA06/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Mojokerto meluncurkan program bertajuk Mustahik Merdeka, sebagai wujud komitmen membebaskan mustahik dari belenggu kemiskinan melalui program nyata dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa terdapat sembilan jenis bantuan dalam program ini yang menyasar ribuan mustahik di berbagai sektor, mulai dari tempat tinggal, pendidikan, ekonomi, hingga spiritualitas. “Program Mustahik Merdeka merupakan kontribusi BAZNAS dalam menebarkan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu kemerdekaan dari keterbatasan dan ketergantungan,” ungkapnya. Beberapa bantuan dalam program ini meliputi: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU): untuk 36 penerima, masing-masing Rp 20 juta. Renovasi rumah korban bencana: Rp 5 juta per penerima. Beasiswa anak yatim SD/MI: untuk 800 anak, Rp 40.000 per bulan. BPJS Ketenagakerjaan untuk marbot masjid: bagi 800 orang hingga Desember 2024. Bantuan modal dan peralatan UMKM: untuk 180 pelaku usaha, Rp 2 juta per orang. Pembinaan mualaf: untuk 50 orang, melalui pendampingan keimanan dan pendidikan. Bantuan sembako: untuk 1.000 fakir miskin, masing-masing 5 kg beras. Program Kampung Akhlak: kolaborasi dengan UPZ Telkom di Desa Rejosari, Kec. Jatirejo. Mujahadah 1001 Mustahik: doa bersama antara mustahik dan muzakki untuk kemajuan bangsa. Dengan tema besar kemandirian umat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini tidak hanya bersifat karitatif sesaat, tetapi mampu membentuk fondasi kuat menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan religius.
BERITA30/07/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →