Berita Terbaru
Baznas Kabupaten Mojokerto Salurkan Beasiswa SLTA, Dukung Pendidikan Siswa Kurang Mampu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMAN 1 Sooko sebagai bagian dari program sharing dengan Baznas Provinsi Jawa Timur, Rabu (3/10/2024). Salah satu penerima manfaat adalah Firani Dewi Azahra, siswi kelas X-8.
Program ini merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap pendidikan siswa kurang mampu di tingkat SMA/SMK. Bantuan diserahkan setelah melalui proses seleksi dan verifikasi oleh Baznas Jatim.
Amil Pelaksana Bidang Penyaluran, Ayu Isna Khariroh menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 11 siswa yang menerima beasiswa serupa. Ia juga mengajak para aghniya’ untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya semakin luas.
Pihak sekolah menyambut baik kerja sama ini, termasuk peluang kolaborasi ke depan dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan penyaluran zakat di lingkungan sekolah.
BERITA18/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Bina Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keagamaan di KUA Puri
Puri, Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen memperkuat keimanan para mualaf melalui program pembinaan ibadah. Kegiatan tersebut berlangsung di KUA Kecamatan Puri, Sabtu (26/10/2024), bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto.
Program ini bertujuan memberi pendampingan spiritual dan pemahaman dasar Islam bagi para mualaf agar lebih mantap dalam menjalani keislamannya.
Kepala KUA Puri, Muahimin, menyambut baik sinergi ini dan menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh agama Islam serta para mualaf yang antusias mengikuti kegiatan.
“Ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Kami bangga melihat semangat para mualaf dalam belajar dan memperdalam agama,” tuturnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian BAZNAS terhadap para mualaf, tak hanya dari sisi ekonomi, namun juga penguatan rohani.
“Kami hadir untuk mendampingi para mualaf dalam proses pengokohan iman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar,” tegasnya.
Salah satu peserta, Rismauli Pusparini Sitorus, merasa terbantu dan mengharapkan adanya kegiatan serupa secara berkelanjutan.
“Terima kasih atas bimbingannya, semoga kami bisa terus menimba ilmu dan memperkuat iman,” ungkapnya.
Dalam kegiatan ini, para mualaf menerima materi dasar Islam seperti rukun Islam, tata cara wudhu, dan salat, yang disampaikan oleh Zumrotul Uzlifah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Puri. Mereka juga mempraktikkan langsung wudhu dan salat dengan pendampingan dari para penyuluh.
BERITA17/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Berbagi Berkah, 298 Mustahik Kawedanan Mojosari Terima Bantuan Sembako dari Zakat ASN
Mojokerto – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, UPZ Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan kepada 298 mustahik dari Kawedanan Mojosari, pada Selasa (2/10/2024).
Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai senilai masing-masing Rp 100 ribu, diserahkan di Pendopo Kecamatan Kutorejo. Para penerima berasal dari empat kecamatan: Mojosari (106 mustahik), Kutorejo (64), Pungging (64), dan Ngoro (64).
Plt Camat Kutorejo, Nuriyadi mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan Pendopo Kutorejo selalu terbuka untuk kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami mohon maaf bila belum maksimal menyambut, tapi kami senang Kutorejo bisa menjadi tuan rumah kegiatan mulia ini,” ujarnya.
Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, menjelaskan bahwa sumber dana bantuan berasal dari zakat profesi ASN Kemenag Mojokerto.
“Ini bentuk amanah dari para muzakki. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para mustahik,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya edukasi zakat kepada masyarakat.
“Bantu sebarkan pesan ini: bila penghasilan kita sudah memenuhi nisab, maka wajib zakat. Jika belum, tetaplah bersedekah untuk keberkahan harta,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi program ke-5 sepanjang tahun 2024 dan menunjukkan konsistensi sinergi antara Baznas dan Kemenag dalam mengelola dana zakat dengan amanah dan berdampak nyata.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Plt Camat Kutorejo, Kepala Kemenag, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Kepala KUA se-Kawedanan Mojosari, dan Forkopimca setempat.
BERITA14/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Kabupaten Baznas Kabupaten Mojokerto dan DPRKP2 Wujudkan Rumah Layak untuk Mustahik di Pungging
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Sukamah, warga Dusun Bakalan, Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Jumat (10/10/2024).
Rumah yang semula berdinding gedeg dan berlantai tanah kini direnovasi menjadi lebih layak huni. Dana bantuan sebesar Rp 20 juta berasal dari Baznas, ditambah infak masyarakat senilai Rp 9,5 juta, sehingga total biaya pembangunan mencapai Rp 29,5 juta.
Waka IV Baznas Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili menegaskan pentingnya gotong royong dalam menyukseskan program ini. Sementara Kabid Perkim, Riza, mendorong sinergi lanjutan untuk memenuhi standar rumah sehat, termasuk ketersediaan jamban.
Kegiatan penyerahan bantuan diawali dengan tinjauan rumah, doa bersama, dan ramah tamah, dihadiri perwakilan Baznas, DPRKP2, Kecamatan Pungging, dan Pemerintah Desa.
BERITA13/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS dan DPRKP2 Salurkan Bantuan Rutilahu di Desa Kesiman Tengah, Pacet, Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 10 Oktober 2024 – Baznas Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada masyarakat Desa Kesiman Tengah, Kecamatan Pacet.
Kepala DPRKP2, Rachmat Suharyono, mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 15 ribu rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Mojokerto. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut dan mengapresiasi kontribusi Baznas dalam program ini.
Kepala Desa Kesiman Tengah, Bangga Al Hakim, mendorong warga untuk turut serta membantu program ini melalui infak uang maupun tenaga, guna mempercepat pelaksanaan perbaikan rumah.
Salah satu penerima bantuan, Nuriyati, memperoleh bantuan senilai Rp 20 juta dari Baznas. Namun, menurut relawan Baznas Kecamatan Pacet, Sukirno, total biaya perbaikan rumah mencapai Rp 36 juta, menunjukkan adanya tambahan dana dari swadaya atau sumber lain.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, kembali mengingatkan pentingnya zakat sebagai kewajiban umat Islam dan sebagai sumber kebermanfaatan bagi para mustahik.
Acara penyerahan rumah dilakukan dengan khidmat, diawali dengan khataman Al-Qur’an, sambutan dari berbagai pihak, serta ditutup dengan tahlil dan doa.
BERITA12/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Gandeng Baznas Jatim Salurkan Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada siswa tingkat SMA/SMK sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu penerima adalah Alif Cahyo Nugroho, siswa kelas XI TKR SMK PGRI Mojosari, yang menerima beasiswa pada Rabu (2/10/2024).
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur dalam skema program sharing.
“Tahun ini ada 11 siswa yang menerima, masing-masing mendapatkan Rp1 juta per semester. Dana ditransfer langsung ke rekening penerima,” ujarnya.
Beasiswa ini menyasar pelajar kurang mampu yang belum mendapat bantuan dari program lain. Kepala SMK PGRI Mojosari, Arief Setyo Wahjudi, menyambut baik inisiatif Baznas dan berharap program ini terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak siswa.
BERITA10/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Berkelanjutan di Empat Wilayah
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan UPZ Kemenag menggelar program pembinaan berkelanjutan untuk mualaf di berbagai kecamatan. Kegiatan ini dikelola oleh Tim Muallaf Center sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pembinaan spiritual bagi para mualaf.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa pembinaan ini menyasar seluruh wilayah melalui pemetaan empat zona: Mojokasri, Sooko, Jabung, dan Mojosari.
“Fokus kami pada keberlanjutan pembinaan, agar para mualaf tidak hanya mengenal Islam tapi juga mengamalkannya,” ujar Zamroni, Senin (30/9/2024).
Materi pembinaan meliputi dasar-dasar Islam seperti tata cara wudhu, salat, hingga hafalan surat pendek. Salah satu peserta, Ketut, menyampaikan rasa syukur karena ilmu yang diterima sangat bermanfaat dalam praktik ibadah sehari-hari.
Kepala KUA Kecamatan Gedeg, Zainul Muktamar, juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Menuntut ilmu itu wajib, termasuk bagi mualaf. Kami libatkan penyuluh agama agar pembinaan ini maksimal,” ujarnya.
Dalam sesi pembinaan, para mualaf dibimbing langsung oleh penyuluh agama seperti Siti Anifah, yang memberikan materi seputar rukun salat dan hal-hal yang membatalkannya.
BERITA01/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 95 Ribu Liter Air Bersih Bersama BPBD, Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Mojokerto – Dalam menghadapi dampak kemarau panjang, Baznas Kabupaten Mojokerto bersinergi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 95 ribu liter untuk warga terdampak kekeringan.
Penyaluran dilakukan pada Senin (23/9/2024) di dua desa rawan kekeringan di Kecamatan Ngoro, yaitu Desa Kunjorowesi dan Desa Manduro Manggung Gajah. Total bantuan disalurkan melalui 19 tangki air bersih.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Baznas dalam aksi kemanusiaan ini. “Baznas hadir di saat yang tepat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Keuangan Baznas Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim menyatakan, koordinasi lintas sektor sangat penting dalam penanganan bencana. “Sesuai arahan Baznas RI, kami pastikan bantuan disalurkan tepat sasaran melalui koordinasi dengan BPBD,” tegasnya.
Sementara itu, Nur Cahyo dari relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyampaikan bahwa warga menyambut bantuan dengan antusias dan mendoakan para muzaki serta munfik yang telah berbagi melalui Baznas.
BERITA28/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keislaman di Kecamatan Gondang
Mojokerto – Dalam upaya memperkuat keimanan dan pemahaman keislaman bagi para mualaf, Baznas Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Kemenag Mojokerto dan Muallaf Center Mojokerto memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Pembinaan Mualaf yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Anwar, Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Rabu (25/9/2024).
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mualaf dari berbagai desa seperti Ngembat, Blentreng, dan Jatidukuh. Mereka mengikuti sesi pembinaan dengan antusias, termasuk sesi ilmu fiqih wudu serta motivasi keimanan yang disampaikan oleh para penyuluh agama dan tokoh pesantren.
“Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Saya akan hadir terus karena banyak manfaat yang saya rasakan,” ujar Turini, salah satu peserta mualaf.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangsal, Saikhul Hadi, menyampaikan pesan penting tentang menggenggam keimanan dan pentingnya menjaga kalimat tauhid sebagai bekal utama seorang muslim.
Sementara itu, Gus Syarifudin, pengasuh Ponpes Mamba’ul Anwar, menekankan bahwa menjadi muslim tidak cukup hanya bersyahadat, tetapi juga harus belajar dan mengamalkan syariat Islam. Ia pun memandu praktik langsung tata cara wudu yang benar.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyatakan bahwa pembinaan mualaf adalah bagian dari program dakwah dan sosial Baznas yang terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Kemenag dan Muallaf Center.
Kegiatan ditutup dengan Salat Asar berjamaah dan doa bersama, serta kehadiran para penyuluh agama seperti Ahmad Alif, Masbirul Masail, dan Ahmad Sulaiman turut menambah semarak suasana pembinaan.
BERITA26/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Ekonomi Umat Lewat Pertemuan Perdana Bersama KKM
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan perdana bersama Kelompok Keluarga Madani (KKM) dan relawan pada Rabu, 18 September 2024. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi pemberdayaan ekonomi umat melalui program penguatan usaha mikro berbasis infaq dan zakat.
KKM merupakan kelompok wirausaha binaan Baznas yang diberi modal usaha untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi. Menariknya, para anggota KKM juga rutin menyalurkan infaq bulanan, minimal seribu rupiah per hari, melalui Baznas Kabupaten Mojokerto.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad berharap kelompok ini terus berkembang. “KKM harus bisa memberi manfaat lebih luas dan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga mustahik,” ujarnya.
Yana, Ketua KKM dari Kecamatan Gedek, menyebut KKM bukan sekadar wadah usaha, tapi juga ruang belajar dan kebersamaan. “Kami belajar bersama, saling mendukung, dan berkomitmen menyisihkan infaq secara rutin,” tuturnya.
Waka IV Baznas, MK Muhailili menambahkan, dengan kolaborasi yang solid, KKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan kontribusi zakat/infaq yang lebih besar. “Semoga KKM menjadi tonggak kebangkitan ekonomi umat di Mojokerto,” pungkasnya.
BERITA20/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
KKM Mugi Berkah: Wujud Nyata Zakat untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial
SOOKO, 14 September 2024 – Kolaborasi kebaikan kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program Kelompok Keluarga Madani (KKM). Salah satu kelompok binaan, KKM Mugi Berkah, menyalurkan bantuan berupa tempat duduk dan terpal bagi para pentakziah di Makam Dusun Genuk Watu, Desa Modongan, Kecamatan Sooko.
Bantuan ini merupakan bagian dari program KKM Peduli Lingkungan, yang tak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga kepedulian terhadap fasilitas umum dan kegiatan sosial-keagamaan masyarakat.
Selain memberikan fasilitas bagi peziarah, kegiatan ini juga mencakup penyaluran sembako kepada 50 mustahik, santunan bagi anggota yang sedang sakit, serta pinjaman produktif untuk mendukung usaha anggota KKM.
Ketua KKM Mugi Berkah, Iksan Hadi Suprayitno, menjelaskan bahwa seluruh bantuan ini bersumber dari infak rutin para anggota. “Saat ini kami memiliki 25 anggota yang aktif, dan semua kegiatan kami jalankan dengan semangat gotong royong,” ujarnya.
Purwanto, selaku pengurus makam Dusun Genuk Watu, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian KKM. “Bantuan ini sangat bermanfaat dan menunjukkan bahwa zakat benar-benar sampai kepada masyarakat,” tuturnya.
Senada, Sudiro dari Jam’iyah Tahlil Dusun Banjarsono juga mengapresiasi inisiatif sosial ini. Menurutnya, kehadiran KKM membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Administrasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili, menegaskan bahwa program KKM adalah langkah konkret dalam pemberdayaan umat. “KKM awalnya dibentuk dengan 10 anggota dan diberikan bantuan modal sesuai aktivitas usaha, seperti jualan gorengan, es, atau snack. Kini, mereka menjadi agen perubahan di lingkungannya,” jelasnya.
Program KKM bukan hanya tentang penguatan ekonomi, tapi juga penguatan ukhuwah dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
BERITA18/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dukung UMKM Mustahik, Dorong Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto hadir dan berperan aktif dalam program pemberdayaan ekonomi umat yang diselenggarakan oleh UPZ Baznas Kemenag Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/9/2024), di Gedung Serbaguna Kantor Kemenag. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat dan infak dari ASN Kemenag untuk mendukung kemandirian ekonomi mustahik.
Sebanyak 25 mustahik dari lima kecamatan (Sooko, Trowulan, Puri, Mojoanyar, dan Bangsal) menerima bantuan berupa rombong usaha pentol lengkap, modal senilai Rp 2 juta, serta pelatihan keterampilan produksi dan strategi pemasaran.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat bantu sosial, tetapi juga bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola secara profesional. "Zakat yang dikelola modern mampu menurunkan angka kemiskinan dan menggerakkan ekonomi umat," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kankemenag Mojokerto, Muttakin, berharap para mustahik dapat mengelola bantuan secara maksimal hingga mandiri dan mampu menjadi muzaki. Ia juga menginstruksikan penyuluh agama untuk melakukan pendampingan dan evaluasi rutin.
Ketua UPZ Kemenag, Masruchan, menyebut bantuan ini adalah bagian dari penguatan UMKM skala kecil berbasis zakat. Salah satu penerima, Abadi dari Mojoanyar, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan, dan berharap usaha barunya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
BERITA13/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong UMKM Bangkit Lewat Bantuan Modal Zakat ASN
Mojokerto – Sebanyak 100 pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto mendapat suntikan modal usaha dari Baznas Kabupaten Mojokerto yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Pemkab Mojokerto. Penyaluran ini bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, dilaksanakan pada Senin (9/9/2024).
Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, di dua lokasi:
Pendapa Kecamatan Bangsal untuk UMKM dari Kecamatan Bangsal, Trowulan, Puri, Sooko, dan Mojoanyar.
Pendapa Kecamatan Pungging untuk UMKM dari Ngoro, Pungging, Mojosari, Kutorejo, dan Dlanggu.
Masing-masing pelaku UMKM menerima bantuan sebesar Rp 2 juta, sebagai modal pengembangan usaha.
“Bantuan ini bukan sekadar dana, tapi harapan agar UMKM tumbuh dan mustahik bisa menjadi muzakki,” ujar Bupati Ikfina.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana secara produktif, seperti menambah alat usaha, bukan untuk konsumsi pribadi.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat. Bantuan modal diharapkan menjadi pemicu agar para mustahik dapat mengembangkan usahanya dan keluar dari ketergantungan bantuan.
“Baznas hadir bukan hanya memberi, tapi mendorong kemandirian ekonomi warga,” tegasnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran camat dan Forkopimca dari dua kecamatan serta para penerima manfaat yang tampak antusias menyambut bantuan tersebut.
BERITA10/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Harapan Lewat Bantuan Rutilahu di Kecamatan Gedeg
Mojokerto – Dalam upaya mendorong pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Ina Wiyanti, warga Dusun Kangunan, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, pada Selasa (10/9/2024).
Bantuan berupa dana senilai Rp 20 juta digunakan untuk memperbaiki rumah penerima manfaat. Dukungan ini juga diperkuat oleh partisipasi warga sekitar yang menyumbang Rp 500 ribu dan bantuan sembako secara sukarela.
“Terima kasih kepada Baznas. Semoga rumah ini membawa kenyamanan bagi keluarga kami,” ujar Ina Wiyanti haru.
Relawan Baznas Gedeg, Ruhayanah, menyampaikan apresiasi atas program ini yang dirasa sangat membantu masyarakat tak mampu. Ia meyakini program Rutilahu dapat menjadi solusi konkret dalam penurunan angka kemiskinan.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Moh Ketang Aziyadi, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan karena lingkungannya mendapat perhatian dari Baznas.
Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Mojokerto, Lukman Hakim, menyatakan bahwa bantuan Rutilahu ini adalah bagian dari sinergi antara zakat dan gotong royong masyarakat.
“Rp 20 juta adalah pemicu. Kami ingin masyarakat sekitar juga berkontribusi, baik dalam bentuk barang, uang, maupun tenaga. Ini bagian dari edukasi zakat dan membangun budaya tolong-menolong,” jelasnya.
Program Rutilahu tidak hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga menyatukan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
BERITA09/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Teguhkan Iman, Rangkai Hidayah: BAZNAS Mojokerto Dampingi Mualaf dengan Pendidikan Dasar Agama
MOJOKERTO, 2024 – Dalam rangka menguatkan keimanan dan pemahaman dasar Islam bagi para mualaf, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjalankan program pendampingan mualaf yang menyasar 38 orang mualaf di 18 kecamatan. Program ini dilaksanakan sejak Agustus hingga Desember 2024 dengan pendanaan bersumber dari zakat para muzakki.
Pendampingan yang diberikan meliputi pendidikan dasar agama Islam seperti pemantapan aqidah, tata cara wudhu dan salat, serta pembiasaan doa-doa harian. Langkah ini bertujuan agar para mualaf tidak hanya memeluk Islam secara formal, tetapi juga mampu menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
BAZNAS menggandeng Mualaf Center Kemenag Kabupaten Mojokerto dalam pelaksanaan program ini. Kegiatan pendampingan dilakukan secara rutin di berbagai titik seperti kantor KUA, masjid, dan pondok pesantren terdekat dari domisili mualaf.
Ketua Mualaf Center, Saiful Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan setiap pekan. "Jika ada kebutuhan khusus, tim kami siap datang langsung ke rumah mualaf untuk memberikan pembinaan dan penguatan secara personal," jelasnya.
Dukungan juga datang dari Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Kasi Gara Zawa, Masruchan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam memperhatikan proses pembinaan spiritual bagi para mualaf. “Ini program luar biasa, dan perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas,” tuturnya.
Dengan semangat zakat yang menyejahterakan dan mendekatkan umat kepada Allah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen terus mendampingi mualaf agar kokoh dalam keimanan dan tenang dalam menjalani kehidupan barunya sebagai muslim.
BERITA08/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Teguhkan Kepedulian Lewat Santunan Rutin untuk Mustahik Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus memperkuat peran sosial melalui santunan rutin bulanan bagi mustahik. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik yang tersebar di 19 desa wilayah Kecamatan Ngoro, bertempat di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024).
Setiap penerima mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp150.000 per bulan, yang bertujuan meringankan beban ekonomi mustahik lansia, dhuafa, dan warga kurang mampu lainnya.
Relawan Baznas, Imam Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pemantauan langsung kondisi para penerima manfaat.
“Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga menyapa dan memastikan mereka tetap dalam kondisi baik,” ujarnya.
Salah satu penerima, Surati (60), menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian para donatur yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.
“Terima kasih Baznas dan para donatur. Semoga rezekinya dilipatgandakan oleh Allah,” ucapnya tulus.
H. Karnoto, tokoh masyarakat setempat, mendukung penuh keberlanjutan program ini. Ia juga mengapresiasi komitmen ASN Pemkab Mojokerto dalam menunaikan ZIS melalui Baznas.
“Ini bukti nyata keberkahan zakat. Masyarakat bisa meneladani semangat berbagi dari para ASN,” ujarnya.
Melalui santunan ini, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam membantu mustahik secara berkelanjutan, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya zakat bagi pemberdayaan umat.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mustahik melalui program santunan rutin bulanan. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik di Kecamatan Ngoro, tepatnya di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024).
Setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan untuk meringankan kebutuhan dasar hidup. Santunan ini diserahkan secara langsung oleh tim relawan Baznas yang juga melakukan silaturahmi dan pemantauan kondisi penerima manfaat.
Imam Wahyudi, Relawan Baznas, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara rutin di 19 desa penerima. "Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga hadir untuk mendengar dan memastikan bantuan tepat sasaran," ujarnya.
Salah satu penerima, Surati (60), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. "Matursuwun sanget. Semoga para donatur melalui Baznas Mojokerto diberikan kelimpahan rezeki," ucapnya haru.
Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Karnoto, yang mengapresiasi peran Baznas dan kesadaran ASN Pemkab Mojokerto dalam membayar ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) melalui Baznas. "Ini menjadi teladan bahwa zakat bisa dikelola secara amanah dan manfaatnya terasa langsung," tambahnya.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
KEMLAGI, 1 September 2024 – Komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program pendampingan dan bantuan terapi kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kecamatan Kemlagi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian Yayasan Permata Ceria Mojojajar, lembaga sosial yang difokuskan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebanyak 17 anak dari lima desa di wilayah Kemlagi mendapatkan terapi secara langsung dalam acara ini.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, yang akrab disapa Gus Zamroni, menyampaikan bahwa pendampingan anak-anak disabilitas dilakukan secara rutin tiap bulan, dengan lokasi bergilir di berbagai kecamatan. “Program ini bukan sekadar pengobatan, tetapi bentuk kasih sayang yang diwujudkan lewat zakat,” ujarnya.
Biaya terapi yang bisa mencapai Rp 100 ribu per sesi, kini lebih ringan berkat dukungan BAZNAS. “Kami bantu pembiayaannya, karena kami tahu perjuangan orang tua sangat luar biasa,” tambahnya.
Dalam sambutannya, Gus Zamroni memberikan motivasi kepada para orang tua untuk tetap kuat dan bersyukur. “Allah memberikan ujian, tapi juga memberi jalan. Mari jalani hidup dengan senyum dan rasa syukur,” tuturnya penuh semangat.
Suhedir Muhajir, Wakil Sekretaris Yayasan Permata Ceria, mengungkapkan bahwa yayasan ini sudah berjalan selama enam bulan dan saat ini telah mendampingi 22 anak dengan berbagai kondisi seperti keterlambatan bicara, penurunan fungsi kognitif, dan tantangan tumbuh kembang lainnya.
Salah satu orang tua mustahik, Pingki dari Desa Betro, turut berbagi cerita haru. Ia mendampingi anak perempuannya, NR (5), menjalani terapi rutin. “Dulu kami harus ke RS Gatoel, sekarang lebih dekat dan ada harapan besar untuk kesembuhan anak saya,” ujarnya.
Dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi lembaga penyalur zakat, tetapi juga penggerak perubahan sosial yang menyentuh langsung kehidupan para mustahik, terutama anak-anak istimewa yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA03/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas kontribusinya dalam perlindungan pekerja rentan, khususnya marbot masjid di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam acara Diseminasi Program dan Penghargaan Badan Usaha BPJS Ketenagakerjaan di Ayola Hotel, Senin (26/8/2024).
Baznas menjadi salah satu dari 18 mitra yang diapresiasi karena dukungannya terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui inisiatif kepesertaan pekerja informal.
Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 16 marbot masjid binaan Baznas serta penyerahan santunan kepada 11 ahli waris peserta.
Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyampaikan bahwa saat ini Baznas telah mendaftarkan 226 dari total 323 marbot yang diajukan. “Target kami 800 marbot terlindungi melalui program JKK dan JKM dengan biaya Rp 16.800 per bulan,” ujarnya.
Bupati Ikfina menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk mendukung perlindungan pekerja rentan. “Perlindungan ini harus ditingkatkan. Pemda terbatas, sehingga sinergi semua pihak seperti Baznas sangat berarti,” tegasnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading, mengapresiasi kontribusi Baznas dan berharap capaian perlindungan pekerja bisa meningkat sesuai target 50% pada tahun 2024.
BERITA27/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan sekaligus meneguhkan peran zakat untuk kesejahteraan umat, Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan 1001 Mujahada Mustahik di Pendopo Graha Maja Tama, pada Senin, 19 Agustus 2024.
Acara ini menghadirkan 500 peserta, terdiri dari mustahik, muzakki, serta tokoh dan pejabat daerah seperti Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, kepala OPD, Forkopimda, FKUB, Baznas Jawa Timur, dan perwakilan masyarakat.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Mustahik Merdeka”, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penerima zakat.
“Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Bupati. Kami berharap Baznas terus bersinergi dengan OPD demi optimalisasi pengelolaan zakat,” jelas Zamroni.
Bupati Mojokerto menegaskan pentingnya pemutakhiran data mustahik dan muzakki agar pengelolaan zakat lebih transparan dan akuntabel.
Ratusan penerima manfaat hadir dalam acara ini, di antaranya:
36 penerima program RUTILAHU (Rumah Tidak Layak Huni)
240 anak yatim penerima beasiswa SD/MI
323 marbot masjid
38 muallaf
Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Perbup Mojokerto No. 104 Tahun 2021.
BERITA20/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →