WhatsApp Icon
BPJS Kesehatan Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis

Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto pada Rabu (1/4/2026) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Ibu Kustanty Setyo Pambudi, yang akrab disapa Bu Tanty.

 

Rombongan BPJS Kesehatan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, didampingi Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif selama hampir dua jam.

 

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam upaya meningkatkan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk para mustahik binaan BAZNAS. Selain itu, dibahas pula potensi integrasi program sosial dan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan kepada masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar.

 

“Kami melihat BAZNAS memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui pertemuan ini, kami berharap bisa membangun kolaborasi yang konkret, khususnya dalam memperluas kepesertaan JKN bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.”ujar Bu Tanty, dari BPJS Kesehatan.

 

Wakil Ketua III BAZNAS, H. Lukman Hakim menambahkan :

“Pertemuan ini menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan. Harapannya, ke depan kita bisa menghadirkan program bersama yang tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjamin kesehatan mustahik, sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat secara menyeluruh.”

 

Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan BPJS Kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.

02/04/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadhan 1447 H, Capai Rp574 Juta

Mojokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyampaikan laporan singkat pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M.

Dalam laporan tersebut, total pengumpulan dana ZIS yang meliputi zakat maal, zakat fitrah, infak, fidyah, dan lainnya mencapai Rp574.633.000.

Secara khusus, zakat fitrah yang berhasil dihimpun sebesar Rp186.025.000 dari 3.720 muzakki, dengan rincian:

  1.  ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang
  2.  ASN Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang

Zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10 ton, yang didistribusikan kepada para mustahik di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto.

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 pengumpulan zakat fitrah dari ASN Pemkab Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Dengan demikian, pada tahun 2026 ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

Meski demikian, BAZNAS menilai potensi pengumpulan zakat masih sangat besar. Dari estimasi lebih dari 5.000 ASN muslim di Kabupaten Mojokerto, partisipasi pembayaran zakat fitrah melalui BAZNAS yang saat ini berada di kisaran 3.700 orang masih dapat terus ditingkatkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS semakin meningkat. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa potensi zakat kita masih sangat besar. Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah, tepat sasaran, dan berdampak luas,” ujarnya.

Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen menjaga amanah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program penyaluran.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, diharapkan penguatan zakat di Kabupaten Mojokerto dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.

31/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
POS MUDIK 2026 BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO Hadir di Rest Area Sendi Pacet, Layani Pemudik dengan Hangat

 

BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menghadirkan Pos Mudik 2026 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 26 Maret 2026, bertempat di Rest Area Sendi, Kecamatan Pacet—salah satu jalur favorit pemudik yang melintasi kawasan pegunungan.

Pos mudik ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari tempat istirahat, minuman hangat, makanan ringan, hingga layanan kesehatan ringan. Kehadiran tim relawan dari Baznas Tanggap Bencana (BTB) turut memastikan pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan.

Salah satu anggota BTB, Shofi, menyampaikan bahwa antusiasme pemudik cukup tinggi sejak hari pertama.

“Alhamdulillah, banyak pemudik yang mampir untuk sekadar istirahat dan minum hangat. Di jalur seperti Pacet ini, istirahat itu penting, jangan sampai ‘niatnya pulang kampung, malah lanjut ke bengkel karena kelelahan’,” ujarnya dengan senyum.

Hal senada juga disampaikan oleh Maftuh, anggota BTB lainnya.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik. Selain fasilitas, kami juga siaga membantu jika ada kondisi darurat ringan. Harapannya, pemudik bisa melanjutkan perjalanan dengan kondisi lebih segar dan aman,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menegaskan bahwa Pos Mudik ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan manfaat luas kepada masyarakat.

“Program ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS kepada para pemudik. Kami ingin hadir bukan hanya dalam penyaluran zakat, tetapi juga dalam momen-momen penting masyarakat seperti mudik ini. Semoga kehadiran pos ini bisa menjadi tempat singgah yang membawa kenyamanan dan keberkahan,” ungkapnya.

Dengan adanya Pos Mudik ini, diharapkan para pemudik yang melintasi jalur Pacet dapat merasa lebih aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan menuju kampung halaman. Karena sejatinya, perjalanan mudik bukan hanya soal sampai tujuan—tapi juga tentang bagaimana menjaganya tetap selamat sampai pelukan keluarga.

19/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Pelepasan Zakat Fitrah KORPRI Kabupaten Mojokerto Tahun 2026, Himpunan Meningkat

Kegiatan pelepasan zakat fitrah Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mojokerto tahun 2026 dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 09.00 WIB di halaman Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan.

 

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa zakat fitrah yang berhasil dihimpun pada tahun ini mencapai Rp186.025.000 dari total 3.720 muzakki.

Adapun rinciannya sebagai berikut:

- ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang

- ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang

 

Zamroni menjelaskan bahwa zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10,3 ton, yang dikemas menjadi 3.460 paket dengan masing-masing paket berisi 3 kilogram beras. Seluruh paket akan didistribusikan kepada para mustahik di 304 desa/kelurahan se-Kabupaten Mojokerto melalui relawan BAZNAS yang tersebar di setiap kecamatan.

“Penyaluran melalui relawan di tingkat kecamatan ini diharapkan dapat memastikan zakat sampai kepada mustahik secara tepat sasaran dan merata,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan penghimpunan zakat fitrah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, zakat fitrah yang dihimpun dari ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Sementara pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

 

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Mojokerto memberikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto serta BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas sinergi dan kerja keras dalam mengoordinasikan penghimpunan zakat fitrah di kalangan ASN.

Menurutnya, capaian ini tidak hanya menunjukkan meningkatnya kesadaran ASN dalam menunaikan zakat, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

 

“Terima kasih kepada Bapak Sekda, Teguh Gunarko dan BAZNAS yang telah mengoordinasikan dengan baik, sehingga pengumpulan zakat fitrah tahun ini meningkat dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan zakat fitrah yang telah dihimpun dapat segera disalurkan kepada para mustahik, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memperkuat semangat berbagi di tengah kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Mojokerto.

18/03/2026 | Kontributor: Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto Salurkan 150 PAKET RAMADHAN BAHAGIA dari Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi

Menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebanyak 150 paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Midi Utama Indonesia Tbk melalui program sedekah konsumen di gerai Alfamart dan Alfamidi.

 

Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, khususnya para konsumen yang menyalurkan sedekahnya saat berbelanja di kedua jaringan ritel tersebut.

 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya BAZNAS dalam mendukung ketahanan pangan bagi mustahik selama bulan Ramadhan.

“Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS untuk mendukung ketersediaan pangan bagi mustahik di bulan Ramadhan, sekaligus memberikan kebahagiaan dan membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian selama menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

 

Dalam setiap paket Ramadhan Bahagia tersebut berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, sirup 450 ml, wafer 240 gram, serta gula pasir 1 kilogram.

 

Salah satu penerima manfaat, Siti Aisah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Perempuan yang akrab disapa Yu Sah itu menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya.

“Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tuturnya.

 

Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang terlibat dalam program ini mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT.

“Semoga Allah membalas semua kebaikan BAZNAS dan para donatur dengan rezeki yang lebih luas serta keberkahan,” pungkasnya.

17/03/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

BPJS Kesehatan Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis
BPJS Kesehatan Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bahas Peluang Kerja Sama Strategis
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan dari BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto pada Rabu (1/4/2026) pukul 10.00 WIB. Kunjungan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto, Ibu Kustanty Setyo Pambudi, yang akrab disapa Bu Tanty. Rombongan BPJS Kesehatan diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, didampingi Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim. Pertemuan berlangsung hangat dan produktif selama hampir dua jam. Dalam diskusi tersebut, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam upaya meningkatkan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, termasuk para mustahik binaan BAZNAS. Selain itu, dibahas pula potensi integrasi program sosial dan kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas dan tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa sinergi dengan BPJS Kesehatan merupakan langkah penting dalam memperkuat layanan kepada masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan yang menjadi kebutuhan dasar. “Kami melihat BAZNAS memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui pertemuan ini, kami berharap bisa membangun kolaborasi yang konkret, khususnya dalam memperluas kepesertaan JKN bagi masyarakat kurang mampu, sehingga mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.”ujar Bu Tanty, dari BPJS Kesehatan. Wakil Ketua III BAZNAS, H. Lukman Hakim menambahkan : “Pertemuan ini menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan BPJS Kesehatan. Harapannya, ke depan kita bisa menghadirkan program bersama yang tidak hanya membantu secara ekonomi, tetapi juga menjamin kesehatan mustahik, sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat secara menyeluruh.” Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan BPJS Kesehatan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Mojokerto.
BERITA02/04/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadhan 1447 H, Capai Rp574 Juta
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Laporkan Pengumpulan ZIS Ramadhan 1447 H, Capai Rp574 Juta
Mojokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menyampaikan laporan singkat pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) selama bulan suci Ramadhan 1447 H / 2026 M. Dalam laporan tersebut, total pengumpulan dana ZIS yang meliputi zakat maal, zakat fitrah, infak, fidyah, dan lainnya mencapai Rp574.633.000. Secara khusus, zakat fitrah yang berhasil dihimpun sebesar Rp186.025.000 dari 3.720 muzakki, dengan rincian: ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang ASN Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang Zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10 ton, yang didistribusikan kepada para mustahik di 18 kecamatan se-Kabupaten Mojokerto. Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 pengumpulan zakat fitrah dari ASN Pemkab Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Dengan demikian, pada tahun 2026 ini terjadi peningkatan yang cukup signifikan. Meski demikian, BAZNAS menilai potensi pengumpulan zakat masih sangat besar. Dari estimasi lebih dari 5.000 ASN muslim di Kabupaten Mojokerto, partisipasi pembayaran zakat fitrah melalui BAZNAS yang saat ini berada di kisaran 3.700 orang masih dapat terus ditingkatkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial. “Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS semakin meningkat. Namun, ini juga menjadi pengingat bahwa potensi zakat kita masih sangat besar. Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat luas untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar penyalurannya lebih terarah, tepat sasaran, dan berdampak luas,” ujarnya. Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen menjaga amanah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program penyaluran. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, diharapkan penguatan zakat di Kabupaten Mojokerto dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata dalam pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA31/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
POS MUDIK 2026 BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO Hadir di Rest Area Sendi Pacet, Layani Pemudik dengan Hangat
POS MUDIK 2026 BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO Hadir di Rest Area Sendi Pacet, Layani Pemudik dengan Hangat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menghadirkan Pos Mudik 2026 sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 16 hingga 26 Maret 2026, bertempat di Rest Area Sendi, Kecamatan Pacet—salah satu jalur favorit pemudik yang melintasi kawasan pegunungan. Pos mudik ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari tempat istirahat, minuman hangat, makanan ringan, hingga layanan kesehatan ringan. Kehadiran tim relawan dari Baznas Tanggap Bencana (BTB) turut memastikan pemudik dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan. Salah satu anggota BTB, Shofi, menyampaikan bahwa antusiasme pemudik cukup tinggi sejak hari pertama. “Alhamdulillah, banyak pemudik yang mampir untuk sekadar istirahat dan minum hangat. Di jalur seperti Pacet ini, istirahat itu penting, jangan sampai ‘niatnya pulang kampung, malah lanjut ke bengkel karena kelelahan’,” ujarnya dengan senyum. Hal senada juga disampaikan oleh Maftuh, anggota BTB lainnya. “Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik. Selain fasilitas, kami juga siaga membantu jika ada kondisi darurat ringan. Harapannya, pemudik bisa melanjutkan perjalanan dengan kondisi lebih segar dan aman,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menegaskan bahwa Pos Mudik ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan manfaat luas kepada masyarakat. “Program ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS kepada para pemudik. Kami ingin hadir bukan hanya dalam penyaluran zakat, tetapi juga dalam momen-momen penting masyarakat seperti mudik ini. Semoga kehadiran pos ini bisa menjadi tempat singgah yang membawa kenyamanan dan keberkahan,” ungkapnya. Dengan adanya Pos Mudik ini, diharapkan para pemudik yang melintasi jalur Pacet dapat merasa lebih aman, nyaman, dan terbantu selama perjalanan menuju kampung halaman. Karena sejatinya, perjalanan mudik bukan hanya soal sampai tujuan—tapi juga tentang bagaimana menjaganya tetap selamat sampai pelukan keluarga.
BERITA19/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
Pelepasan Zakat Fitrah KORPRI Kabupaten Mojokerto Tahun 2026, Himpunan Meningkat
Pelepasan Zakat Fitrah KORPRI Kabupaten Mojokerto Tahun 2026, Himpunan Meningkat
Kegiatan pelepasan zakat fitrah Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Mojokerto tahun 2026 dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026 pukul 09.00 WIB di halaman Pendopo Graha Maja Tama, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen aparatur sipil negara dalam menunaikan kewajiban zakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di bulan suci Ramadhan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa zakat fitrah yang berhasil dihimpun pada tahun ini mencapai Rp186.025.000 dari total 3.720 muzakki. Adapun rinciannya sebagai berikut: - ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto sebesar Rp141.475.000 dari 2.829 orang - ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto sebesar Rp44.550.000 dari 891 orang Zamroni menjelaskan bahwa zakat fitrah tersebut selanjutnya disalurkan dalam bentuk beras sebanyak 10.380 kilogram atau sekitar 10,3 ton, yang dikemas menjadi 3.460 paket dengan masing-masing paket berisi 3 kilogram beras. Seluruh paket akan didistribusikan kepada para mustahik di 304 desa/kelurahan se-Kabupaten Mojokerto melalui relawan BAZNAS yang tersebar di setiap kecamatan. “Penyaluran melalui relawan di tingkat kecamatan ini diharapkan dapat memastikan zakat sampai kepada mustahik secara tepat sasaran dan merata,” jelasnya. Lebih lanjut, ia juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan penghimpunan zakat fitrah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, zakat fitrah yang dihimpun dari ASN Pemerintah Kabupaten Mojokerto dan Kementerian Agama tercatat sebesar Rp171.351.000. Sementara pada tahun 2026 ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Mojokerto memberikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto serta BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas sinergi dan kerja keras dalam mengoordinasikan penghimpunan zakat fitrah di kalangan ASN. Menurutnya, capaian ini tidak hanya menunjukkan meningkatnya kesadaran ASN dalam menunaikan zakat, tetapi juga menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat. “Terima kasih kepada Bapak Sekda, Teguh Gunarko dan BAZNAS yang telah mengoordinasikan dengan baik, sehingga pengumpulan zakat fitrah tahun ini meningkat dan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan zakat fitrah yang telah dihimpun dapat segera disalurkan kepada para mustahik, sehingga mampu membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri serta memperkuat semangat berbagi di tengah kehidupan sosial masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA18/03/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto Salurkan 150 PAKET RAMADHAN BAHAGIA dari Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi
BAZNAS Mojokerto Salurkan 150 PAKET RAMADHAN BAHAGIA dari Sedekah Konsumen Alfamart dan Alfamidi
Menjelang akhir bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebanyak 150 paket Ramadhan Bahagia kepada para mustahik. Bantuan ini merupakan hasil kerja sama BAZNAS dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Midi Utama Indonesia Tbk melalui program sedekah konsumen di gerai Alfamart dan Alfamidi. Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, khususnya para konsumen yang menyalurkan sedekahnya saat berbelanja di kedua jaringan ritel tersebut. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya BAZNAS dalam mendukung ketahanan pangan bagi mustahik selama bulan Ramadhan. “Program ini merupakan ikhtiar BAZNAS untuk mendukung ketersediaan pangan bagi mustahik di bulan Ramadhan, sekaligus memberikan kebahagiaan dan membantu meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian selama menjalankan ibadah puasa,” ujarnya. Dalam setiap paket Ramadhan Bahagia tersebut berisi kebutuhan pokok, di antaranya beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, sirup 450 ml, wafer 240 gram, serta gula pasir 1 kilogram. Salah satu penerima manfaat, Siti Aisah, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Perempuan yang akrab disapa Yu Sah itu menyebut bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya. “Terima kasih banyak kepada BAZNAS dan para konsumen Alfamart dan Alfamidi atas bantuan sembako ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan keluarga, apalagi di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini,” tuturnya. Ia juga mendoakan agar seluruh pihak yang terlibat dalam program ini mendapatkan balasan kebaikan dari Allah SWT. “Semoga Allah membalas semua kebaikan BAZNAS dan para donatur dengan rezeki yang lebih luas serta keberkahan,” pungkasnya.
BERITA17/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
UPZ Masjid Darussalam Wonokerto Salurkan 1.759 Kg Zakat Fitrah kepada 186 Penerima
UPZ Masjid Darussalam Wonokerto Salurkan 1.759 Kg Zakat Fitrah kepada 186 Penerima
Mojokerto — Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Darussalam Wonokerto, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet, melaksanakan penyaluran zakat fitrah kepada masyarakat yang berhak menerima pada Jumat (13/3/2026). Penyaluran ini berlangsung di lingkungan Masjid Darussalam Dusun Wonokerto dengan suasana tertib dan penuh kebersamaan. Pada tahun ini, UPZ Masjid Darussalam berhasil menghimpun zakat fitrah sebanyak 1.759 kilogram beras yang berasal dari 575 muzaki. Zakat tersebut kemudian disalurkan kepada 186 penerima (mustahik) yang terdiri dari masyarakat kurang mampu, para janda, serta guru TPQ di wilayah sekitar. Adapun pembagian zakat dilakukan dengan rincian sebagai berikut: Mustahik menerima 7,5 kg beras per orang ; Janda menerima 9 kg beras per orang ; Guru TPQ menerima 9 kg beras per orang Ketua UPZ Masjid Darussalam Wonokerto, M. Khusaini Basyir, menyampaikan bahwa pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. “Alhamdulillah, partisipasi masyarakat sangat baik. Tahun ini terkumpul 1.759 kg beras dari 575 muzaki. Ini menunjukkan kesadaran umat untuk menunaikan zakat semakin meningkat. Semoga zakat yang disalurkan dapat meringankan kebutuhan para mustahik menjelang Idulfitri,” ujarnya. Sementara itu, Relawan BAZNAS Kecamatan Pacet, Kasiyanto, mengapresiasi kinerja UPZ Masjid Darussalam yang telah menjalankan pengelolaan zakat dengan baik dan terorganisir. “UPZ Masjid Darussalam menjadi contoh pengelolaan zakat berbasis masjid yang berjalan tertib dan transparan. Kehadiran UPZ sangat membantu memastikan zakat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak,” ungkapnya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan zakat fitrah tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga di lingkungan Dusun Wonokerto dan sekitarnya.
BERITA13/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
Masuk 10 Hari Terakhir Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ajak Umat Tunaikan Zakat Melalui Amil
Masuk 10 Hari Terakhir Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ajak Umat Tunaikan Zakat Melalui Amil
Mojokerto, 11/3/2026 - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak umat Islam untuk segera menunaikan kewajiban zakat, baik zakat fitrah maupun zakat maal, dengan memperhatikan syarat dan rukun yang telah ditetapkan dalam syariat. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa zakat merupakan ibadah yang memiliki aturan jelas, sehingga pelaksanaannya perlu dilakukan dengan benar agar sah secara syariat sekaligus tepat sasaran dalam penyalurannya. Menurutnya, masyarakat dianjurkan menunaikan zakat melalui lembaga amil zakat resmi agar proses pengelolaan dan pendistribusiannya dapat berjalan secara profesional dan akuntabel. “Dalam menjalankan ibadah zakat, umat perlu memenuhi ketentuan syarat dan rukun yang telah ditetapkan, baik pada zakat maal maupun zakat fitrah. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk mempercayakan zakatnya melalui amil zakat,” ujar Zamroni. Ia menjelaskan bahwa salah satu kelemahan jika zakat disalurkan secara langsung oleh individu adalah keterbatasan dalam melakukan verifikasi terhadap penerima zakat. Tidak semua orang memiliki kemampuan untuk memastikan apakah seseorang benar-benar termasuk dalam kategori mustahik atau tidak. “Melalui amil zakat, proses verifikasi mustahik dapat dilakukan dengan lebih teliti. Dengan demikian, penyaluran zakat menjadi lebih tepat sasaran sekaligus lebih menjamin sahnya pelaksanaan zakat yang dilakukan,” tambahnya. Lebih lanjut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga telah menyiapkan berbagai layanan penerimaan zakat selama Ramadhan, baik melalui kantor layanan, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), maupun layanan digital, guna memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya. Melalui momentum sepuluh hari terakhir Ramadhan yang penuh keberkahan, BAZNAS berharap semakin banyak umat Islam yang menunaikan zakatnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. “Zakat yang ditunaikan dengan benar bukan hanya menyempurnakan ibadah, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkasnya.
BERITA11/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
ASN Kemenag Kabupaten Mojokerto Salurkan 2,5% Penghasilan Melalui BAZNAS untuk Penguatan Dakwah Zakat
ASN Kemenag Kabupaten Mojokerto Salurkan 2,5% Penghasilan Melalui BAZNAS untuk Penguatan Dakwah Zakat
Mojokerto – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto secara konsisten menyalurkan sebagian penghasilannya melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Penyaluran zakat profesi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Aula Nusantara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Jl. RA Basoeni, Mojokerto. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, H. Mutakin, menjelaskan bahwa seluruh ASN di lingkungan Kemenag Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebesar 2,5 persen dari penghasilannya melalui BAZNAS. Menurutnya, bagi pegawai yang penghasilannya telah mencapai nishab, maka penyaluran tersebut termasuk kategori zakat. Sementara bagi yang belum mencapai nishab, maka dihitung sebagai infak. Pria yang di kenal bersahaja ini menambahkan : “Ini memang arahan dari pusat, agar semua ASN terutama di lingkup Kemenag menjadi contoh untuk penguatan dakwah zakat di masing-masing wilayah kerjanya,” tambahnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh ASN Kemenag Kabupaten Mojokerto yang telah menunaikan kewajiban zakat dan infaknya melalui BAZNAS. Ia berharap langkah ini dapat menjadi teladan bagi berbagai pihak. “Kami sangat mengapresiasi para ASN di Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Semoga ini menjadi panutan dan inspirasi bagi berbagai lembaga dan masyarakat luas untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi,” ungkap Zamroni. Pada kesempatan tersebut, dana zakat profesi yang terkumpul disalurkan kepada sejumlah mustahik, di antaranya fakir dan miskin, siswa serta santri berprestasi, para guru TPQ, serta para penjaga kantor, sekolah, dan madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Melalui program ini diharapkan zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah umat.
BERITA11/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
36 Perempuan Pengabdi Umat Terima Apresiasi Program Berkah Ramadhan BAZNAS
36 Perempuan Pengabdi Umat Terima Apresiasi Program Berkah Ramadhan BAZNAS
Mojokerto – Sebanyak 36 perempuan yang selama ini dikenal istiqomah mengabdikan diri untuk umat menerima apresiasi dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Program Berkah Ramadhan senilai total Rp7.200.000. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Bupati Mojokerto, Ning Hanna Al-Barra dalam rangkaian peringatan Nuzulul Qur’an dan buka bersama PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto di Pendopo Graha Maja Tama (Minggu, 8/3/2026) Kegiatan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, serta jajaran pengurus PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto. Apresiasi tersebut diberikan kepada para perempuan yang selama ini secara istiqomah mendedikasikan diri untuk pelayanan umat di tengah masyarakat. Mereka dikenal aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, serta pengabdian kemasyarakatan yang seringkali dilakukan tanpa pamrih. Ibu Bupati Mojokerto, Ning Hanna Al-Barra menyampaikan bahwa peran perempuan dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat sangatlah besar. “Perempuan-perempuan seperti ini adalah pilar kekuatan umat. Mereka bekerja dalam sunyi, mengabdi tanpa banyak sorotan. Apresiasi ini adalah bentuk penghormatan atas dedikasi mereka yang telah memberikan waktu, tenaga, dan hatinya untuk masyarakat,” ujar Ning Hanna. Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Hj. Aslikhatul Mahmudah mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada para kader dan penggerak perempuan di tengah masyarakat. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Ibu Bupati yang telah memberikan perhatian kepada para perempuan yang selama ini khidmat untuk umat. Semoga apresiasi ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk terus berbuat kebaikan,” ungkapnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk menghadirkan keberkahan Ramadhan sekaligus memberikan penghargaan kepada mereka yang telah mengabdikan diri bagi kemaslahatan masyarakat. Melalui Program Berkah Ramadhan ini, BAZNAS berharap semangat pengabdian dan kepedulian sosial di tengah masyarakat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya.
BERITA08/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Gelar Bazar Murah di Lokasi Safari Ramadhan Pemkab Mojokerto, 400 Paket Ludes Diserbu Warga
BAZNAS Gelar Bazar Murah di Lokasi Safari Ramadhan Pemkab Mojokerto, 400 Paket Ludes Diserbu Warga
Mojokerto - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan bazar murah dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dilaksanakan di lokasi pelaksanaan Safari Ramadhan Pemkab Mojokerto dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 400 paket sembako disiapkan dalam bazar murah tersebut. Setiap paket berisi beras 3 kilogram, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram. Seluruh paket habis terdistribusi dalam waktu singkat karena tingginya antusiasme warga yang memadati lokasi kegiatan. Bazar murah ini menjadi bentuk kepedulian BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang identik dengan meningkatnya kebutuhan pokok rumah tangga. Selain menjadi bagian dari syiar Ramadhan, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu dengan adanya bazar murah tersebut. Dengan harga yang terjangkau, paket sembako yang disediakan dinilai sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap keberkahan Ramadhan dapat dirasakan lebih luas, serta semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat. Kalau paketnya 400 dan habis semua, itu tandanya bukan cuma harga yang murah—tapi juga programnya yang memang tepat sasaran. Safari Ramadhan Pemkab Mojokerto berlangsung pada 24 - 27 Februari 2026, mulai 16.00 WIB sampai selesai, bertempat pada 4 titik ex pembantu bupati di kabupaten Mojokerto.
BERITA01/03/2026 | Ayu Isna Khariroh
Safari Ramadhan Kecamatan Ngoro, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan INFAQ QUR’AN
Safari Ramadhan Kecamatan Ngoro, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan INFAQ QUR’AN
Mojokerto – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan program INFAQ QUR’AN kepada sejumlah masjid yang menjadi lokasi kegiatan Safari Sholat Tarawih Berjamaah Kecamatan Ngoro Tahun 2026. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Camat Ngoro, Satrio Wahyu Utomo, di setiap masjid yang menjadi titik pelaksanaan safari. Program ini bertujuan untuk memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas ibadah selama Ramadhan. Adapun jadwal dan lokasi Safari Ramadhan di beberapa kecamatan Tahun 2026 meliputi: Selasa, 24 Februari 2026 – Masjid Al-Hikma, Kecamatan Jetis; Rabu, 25 Februari 2026 – Masjid Nurul Hidayah, Kecamatan Bangsal; Kamis, 26 Febbruari 2026 – Masjid Nur Hidayah, Kecamtan Ngoro; Jumat, 27 Februari 2026 – Masjid Baiturrahman, Kecamatan Trawas. Setiap masjid menerima bantuan 10 mushaf Al-Qur’an dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk mendukung kegiatan tadarus, kajian, dan pembinaan keagamaan masyarakat setempat. Camat Ngoro, Satrio Wahyu Utomo, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kecamatan dan BAZNAS. “Program INFAQ QUR’AN ini bukan sekadar penyerahan mushaf, tetapi bagian dari ikhtiar bersama untuk membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Kami berharap setiap lembar yang dibaca menjadi cahaya, bukan hanya di masjid, tapi juga di rumah-rumah warga,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menegaskan bahwa program INFAQ QUR’AN merupakan bentuk konkret pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk penguatan spiritual umat. "BAZNAS berkomitmen menghadirkan program yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Al-Qur’an adalah sumber keberkahan. Ketika masjid-masjid semakin hidup dengan tadarus dan kajian, insyaAllah dampaknya akan terasa pada akhlak dan kehidupan sosial masyarakat,” jelasnya. Safari Ramadhan Kecamatan Ngoro sendiri dihadiri unsur Forkopimca, kepala desa, tokoh agama, serta masyarakat setempat. Selain sholat tarawih berjamaah, kegiatan juga menjadi momentum silaturahmi dan konsolidasi program-program sosial keagamaan di wilayah Ngoro. Dengan adanya program INFAQ QUR’AN ini, diharapkan Ramadhan tahun ini tidak hanya semarak secara seremonial, tetapi juga semakin kuat dalam semangat membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur’an. Karena kalau masjid sudah ramai dengan ayat suci, insyaAllah hati juga ikut “terisi penuh”, bukan cuma saf-nya saja yang rapat.
BERITA28/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
Ngaji Zakat dan Buka Bersama BPKAD Kabupaten Mojokerto, Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan dan Kepedulian Sosial
Ngaji Zakat dan Buka Bersama BPKAD Kabupaten Mojokerto, Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan dan Kepedulian Sosial
Mojokerto - Suasana hangat dan penuh kekhidmatan terasa di Kantor BPKAD Kabupaten Mojokerto, Jl. A. Yani Mojokerto, pada Senin (23/2) pukul 17.00 WIB. Kegiatan Ngaji Zakat yang dirangkai dengan buka bersama ini dihadiri langsung oleh Kepala BPKAD, Iwan Abdillah, beserta seluruh pegawai BPKAD. Turut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang memberikan tausiyah Ngaji Zakat, serta Kepala Cabang Bank Jatim Mojokerto bersama jajaran. Momentum ini juga menjadi tasyakuran Milad Kepala BPKAD, sehingga nuansa kebersamaan terasa semakin istimewa. Dalam sambutannya, Kepala BPKAD Iwan Abdillah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda buka bersama, tetapi juga refleksi spiritual bagi para aparatur pengelola keuangan daerah. "Kami ingin pengelolaan keuangan daerah tidak hanya akuntabel secara administratif, tetapi juga membawa keberkahan. Ngaji zakat ini menjadi pengingat bahwa di setiap rupiah yang kita kelola, ada nilai amanah dan tanggung jawab sosial,” ujarnya. Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat. "Zakat itu bukan mengurangi harta, tapi membersihkan dan menumbuhkannya. Dalam konteks pemerintahan, zakat menjadi wujud nyata kepedulian sosial ASN terhadap masyarakat yang membutuhkan. Jika dikelola dengan baik, zakat mampu menjadi solusi pengentasan kemiskinan secara terukur dan berkelanjutan.” Beliau juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari gaya hidup spiritual ASN, bukan hanya kewajiban tahunan. “Kalau laporan keuangan kita audit tiap tahun, maka hati kita diaudit setiap hari,” tuturnya ringan, disambut senyum para hadirin. Kegiatan ditutup dengan doa bersama, tasyakuran Milad Kepala BPKAD ditandaindengan potong tumpeng, serta buka puasa bersama dalam suasana penuh keakraban. Sinergi antara BPKAD, BAZNAS, dan Bank Jatim diharapkan semakin memperkuat ekosistem tata kelola keuangan daerah yang profesional sekaligus berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial.
BERITA23/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
Program Mushalla Berseri Hadir di Mushalla Al Bahry, Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Ramadan
Program Mushalla Berseri Hadir di Mushalla Al Bahry, Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Ramadan
Mojokerto - Komitmen meningkatkan kualitas sarana ibadah di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui Program Mushalla Berseri. Pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 16.30 WIB, bantuan berupa kipas tempel diserahkan untuk Mushalla Al Bahry yang berlokasi di Dusun Pesanan, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Program ini merupakan bagian dari inisiatif BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung kenyamanan jamaah agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah, khususnya selama Ramadan. Dengan tambahan fasilitas kipas tempel, diharapkan sirkulasi udara di dalam mushalla menjadi lebih baik, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, terutama saat salat tarawih dan kegiatan tadarus. Takmir Mushalla Al Bahry, Bapak Khotifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Program Mushalla Berseri ini. Bantuan kipas tempel ini sangat bermanfaat, apalagi menjelang Ramadan di mana jamaah semakin ramai. Semoga menjadi amal jariyah bagi para muzaki,” ungkapnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya semakin luas dirasakan umat. " Kami mengajak masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto, karena programnya nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Semoga semakin banyak mushalla dan masjid yang bisa merasakan manfaat seperti kami,” tambahnya. Program Mushalla Berseri diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam menciptakan lingkungan ibadah yang lebih layak dan nyaman, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
BERITA21/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan SK Unit pengumpulan Zakat (UPZ) SDN Penompo 2, Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Pendidikan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan SK Unit pengumpulan Zakat (UPZ) SDN Penompo 2, Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Pendidikan
MOJOKERTO — BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada SDN Penompo 2 pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto. SK UPZ tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, kepada Ketua UPZ SDN Penompo 2, Chumaidi Nur Sarifuddin, S.Pd. Penyerahan ini menjadi bagian dari langkah penguatan kelembagaan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor pendidikan, sekaligus memperluas sinergi antara BAZNAS dan lembaga-lembaga di Kabupaten Mojokerto. Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di sekolah merupakan strategi penting untuk memperkuat budaya kepedulian sosial sekaligus membangun sistem pengelolaan ZIS yang lebih tertib dan terarah. “UPZ ini bukan sekadar struktur, tapi menjadi pintu kebaikan. Melalui UPZ di sekolah, gerakan zakat bisa lebih dekat dengan lingkungan pendidikan, sekaligus menjadi media pembelajaran karakter peduli bagi guru dan siswa,” ujar Zamroni Ahmad. Sementara itu, Ketua UPZ SDN Penompo 2, Chumaidi Nur Sarifuddin, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan amanah dengan baik serta berkomitmen untuk mendukung pengumpulan dan penyaluran ZIS secara transparan. “Dengan adanya SK ini, kami merasa lebih mantap dan terarah dalam menjalankan tugas UPZ. InsyaAllah UPZ SDN Penompo 2 siap bersinergi dengan BAZNAS dan ikut berkontribusi dalam gerakan sosial kemasyarakatan melalui zakat,” tutur Chumaidi. Pada waktu yang bersamaan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga menyerahkan SK UPZ kepada beberapa lembaga lainnya, yaitu MI Hidayatul Mubtadiin, Bangsal; TK dan MI Mujahidin, Sooko; serta Masjid Darussalam, Puri. Penyerahan ini menandai semakin luasnya jaringan UPZ yang dibentuk sebagai mitra resmi BAZNAS dalam pengumpulan zakat di tingkat lembaga. BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dengan bertambahnya UPZ yang terbentuk, potensi zakat di Kabupaten Mojokerto dapat dihimpun secara lebih optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA18/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Mojokerto: Salurkan Zakat Profesi ASN dan Bantuan Usaha
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Mojokerto: Salurkan Zakat Profesi ASN dan Bantuan Usaha
MOJOKERTO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan pentasyarufan (pendistribusian) zakat profesi pada Selasa (10/02/2026). Bertempat di Aula Kantor Kemenag, acara ini menjadi momentum penguatan kepedulian sosial di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, jajaran Wakil Ketua I H. Samiadi, Wakil Ketua II Soegeng Mawardi, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto H. Lukman Hakim S.S., M.Si., serta seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto H. Lukman Hakim mengungkapkan bahwa dana yang disalurkan hari ini merupakan hasil perhimpunan zakat dan infak dari para ASN. Namun, ia juga memberikan catatan terkait tren pengumpulan zakat profesi yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. "Kami berharap ke depan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat profesi dapat kembali meningkat. Hal ini sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan program-program bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto menekankan pentingnya kesadaran spiritual dalam berzakat. Ia mengimbau agar ASN tidak hanya terpaku pada hitungan teknis nishab (batas minimal harta wajib zakat). "Selama penghasilan dirasa mencukupi, niatkanlah zakat profesi sebesar 2,5% itu sebagai bentuk pensucian harta. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, tapi wujud syukur dan optimisme kita untuk menebar manfaat," tegasnya. Selain menyasar penerima manfaat dari kalangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan lingkup KUA, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan produktif berupa Rombong Pentol yang dialokasikan untuk wilayah Kecamatan Gedeg. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi penerima manfaat secara mandiri. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini ditutup dengan suasana khidmat. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS ini diharapkan terus berjalan konsisten guna memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mojokerto.
BERITA12/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
ASTA ZAKAT, Rangkaian Program Ramadhan 1447 H BAZNAS Kabupaten Mojokerto
ASTA ZAKAT, Rangkaian Program Ramadhan 1447 H BAZNAS Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menghadirkan rangkaian program Ramadhan 1447 H / 2026 M sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada umat, mulai dari penguatan kepedulian sosial, edukasi zakat, hingga program pemberdayaan masyarakat. Melalui program-program tersebut, BAZNAS ingin memastikan Ramadhan menjadi momentum peningkatan kebaikan sekaligus penguatan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa seluruh kegiatan Ramadhan dirancang untuk menyentuh berbagai kelompok masyarakat, baik penerima manfaat (mustahik) maupun para muzakki. “Ramadhan adalah bulan penguatan solidaritas. BAZNAS hadir untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah, tepat sasaran, serta berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Wakil Ketua Bidang Penyaluran, Soegeng Mawaedi menambahkan : "Ada 8 Program atau Asta Zakat, Program Ramadhan tahun ini : Pertama, program utama Ramadhan tahun ini adalah Sewu Ati, Sewu Dungo, berupa santunan bagi 1.000 anak yatim. Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga doa bersama sebagai simbol harapan dan dukungan untuk masa depan anak-anak yatim di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberkahan Ramadhan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga kepedulian sosial yang nyata. Kedua, Z-Ifthar: Bazar Ramadhan untuk Warga. Program ini sekaligus menjadi ruang penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan warga yang membutuhkan akses pangan murah selama bulan puasa. Ketiga, Layanan Zakat Mal dan Zakat Fitrah Memasuki Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto membuka layanan penghimpunan Zakat Mal dan Zakat Fitrah melalui berbagai kanal, termasuk layanan langsung serta dukungan UPZ di berbagai instansi. Keempat, Pembinaan UPZ BAZNAS Untuk memperluas jangkauan layanan zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pembinaan ini mencakup penguatan administrasi, edukasi regulasi zakat, serta peningkatan kapasitas pengelolaan zakat di tingkat instansi dan komunitas. Kelima, Sosialisasi BAZNAS di Tengah Masyarakat Keenam, Mushalla Berseri, menjadi salah satu bentuk perhatian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah masyarakat. Program ini diarahkan untuk mendukung perbaikan dan pemenuhan kebutuhan mushalla, terutama di wilayah yang sarana ibadahnya masih terbatas. Ketujuh, Santri Membangun Desa ; Kolaborasi Dakwah dan Pemberdayaan. Dan terakhir, Posko Hari Raya untuk membantu kelancaran dan keselamatan masyarakat saat mudik lebaran." tutup Pak Soegeng.
BERITA11/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Cek Lokasi Program Z-Ifthar, Dorong Pusat Ekonomi Baru UMKM
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Cek Lokasi Program Z-Ifthar, Dorong Pusat Ekonomi Baru UMKM
MOJOKERTO – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melaksanakan cek lokasi pelaksanaan Program Z-Ifthar sebagai langkah awal persiapan kegiatan Ramadhan 1447 H / 2026 M. Program ini merupakan program BAZNAS RI yang disinergikan dengan BAZNAS Kabupaten, dan diberikan kepada penerima manfaat Program BMM (BAZNAS Microfinance Masjid). Cek lokasi dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 08.00 untuk memastikan kesiapan tempat, alur kegiatan, serta dukungan pihak terkait agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran selama bulan Ramadhan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bidang Administrasi Umum dan SDM, MK. Muhailili, menyampaikan bahwa Z-Ifthar tidak hanya sekadar bazar Ramadhan, namun dirancang sebagai upaya membangun penguatan ekonomi warga secara nyata. “Program Z-Ifthar ini adalah program dari BAZNAS RI yang disinergikan dengan BAZNAS Kabupaten. Sasarannya penerima manfaat BMM, sehingga ini benar-benar bagian dari penguatan UMKM binaan yang sudah berjalan,” terang MK. Muhailili. Ia menjelaskan, program Z-Ifthar akan dilaksanakan dengan pola kolaborasi bersama pengurus BMM dan pemerintah desa setempat. Tujuannya adalah membangun ruang ekonomi baru yang lebih hidup dan terorganisir bagi pelaku UMKM. “Z-Ifthar ini kita rancang bekerjasama dengan pengurus BMM dan Pemerintah Desa. Harapannya bisa menjadi pusat keekonomian baru bagi UMKM setempat, bukan sekadar kegiatan musiman,” tambahnya. Lebih lanjut, MK. Muhailili menegaskan bahwa masing-masing penerima program akan mendapatkan dukungan fasilitas usaha untuk menunjang aktivitas jualan selama program berlangsung. “Setiap penerima manfaat akan difasilitasi tenda jualan, sekaligus pengungkit ke-ekonomian sebesar Rp300 ribu per orang. Ini menjadi modal dorong agar mereka bisa aktif berdagang dan meningkatkan pendapatan,” jelasnya. Program Z-Ifthar direncanakan berlangsung minimal selama 20 hari selama bulan Ramadhan. Dengan durasi tersebut, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang cukup kuat dan memberikan dampak langsung bagi para pelaku usaha kecil. MK. Muhailili menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung program Gen-Z (Gerakan Ekonomi Zakat) yang terus diperkuat di berbagai sektor. “Z-Ifthar ini masuk dalam ikhtiar BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat program Gen-Z, yaitu Gerakan Ekonomi Zakat. Jadi nanti penjual tidak hanya dibatasi penerima program tapi semua UMKM yang berminat bisa ikut setelah komunikasi dengan penyelenggara. Kita berharap Zakat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya. BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap melalui program ini, pelaku UMKM binaan dapat memiliki ruang usaha yang lebih terarah, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru yang produktif di tingkat desa.
BERITA06/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto Sapa Warga Bangsal, Salurkan Paket Beras Fidyah untuk 20 Mustahik
BAZNAS Mojokerto Sapa Warga Bangsal, Salurkan Paket Beras Fidyah untuk 20 Mustahik
MOJOKERTO – Upaya meringankan beban hidup masyarakat prasejahtera terus digalakkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Pada Kamis, 5 Februari 2026, lembaga pengelola zakat ini menyambangi wilayah Kecamatan Bangsal untuk mendistribusikan bantuan paket fidyah kepada 20 warga yang masuk dalam kategori mustahik. Program ini merupakan bentuk nyata penyaluran amanah dari para muzaki (pembayar fidyah) untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada penyediaan bahan pokok berkualitas. Masing-masing dari 20 penerima manfaat mendapatkan paket beras premium kemasan 5 kg. Pemilihan Kecamatan Bangsal sebagai lokasi sasaran didasarkan pada hasil pemetaan lapangan guna memastikan bantuan sosial keagamaan ini benar-benar menjangkau keluarga yang sangat membutuhkan, termasuk para lansia yang sudah tidak mampu bekerja. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bagian Penyaluran Soegeng Mawardi menyampaikan bahwa paket beras ini dipilih karena merupakan kebutuhan primer yang paling mendesak bagi masyarakat. Pihaknya memastikan bahwa setiap butir beras yang disalurkan telah memenuhi standar kelayakan dan sesuai dengan kaidah syariat Islam terkait pembayaran fidyah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana fidyah yang dititipkan kepada BAZNAS kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata. Dengan 20 paket beras di Kecamatan Bangsal ini, kami berharap dapat sedikit meringankan dapur warga," ujar perwakilan BAZNAS di sela-sela kegiatan. Antusiasme Penerima Fidyah terlihat jelas saat tim BAZNAS menyerahkan bantuan secara langsung. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga di pelosok desa yang jarang tersentuh bantuan serupa. Sinergi antara pemerintah daerah melalui BAZNAS dengan masyarakat diharapkan terus memperkuat jaring pengaman sosial di Bumi Majapahit. Fidyah merupakan kompensasi yang wajib dibayarkan oleh seseorang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan tertentu. Dana tersebut kemudian dikonversi menjadi bantuan pangan bagi fakir miskin. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban fidyah dalam bentuk uang, besaran yang ditetapkan adalah Rp50.000 per hari puasa yang ditinggalkan. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Mojokerto atau dengan menghubungi nomor layanan admin.
BERITA05/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Audiensi dengan BAZNAS RI terkait sinergi program
Audiensi dengan BAZNAS RI terkait sinergi program
Jakarta - Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, menerima audiensi Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, KH. Zamroni Ahmad, di Ruang Rapat Ketua Lantai 2, Rabu (04/02/2026). Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi program antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, khususnya mustahik. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah program strategis, antara lain penguatan bantuan Hukum bagi Masyarakat kurang mampu, program pengadaan air bersih untuk wilayah yang mengalami keterbatasan akses, serta dukungan pengadaan mobil operasional guna menunjang efektivitas pelayanan dan pendistribusian program BAZNAS di daerah. Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Dok : Humas BAZNAS RI
BERITA04/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS RI Beri Penghargaan Dua Program Berkinerja Terbaik 2025 di Mojokerto: Balai Ternak dan Kampung Zakat
BAZNAS RI Beri Penghargaan Dua Program Berkinerja Terbaik 2025 di Mojokerto: Balai Ternak dan Kampung Zakat
Jakarta — BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menorehkan capaian membanggakan. Pada tahun 2025, dua program unggulan di Kabupaten Mojokerto mendapat penghargaan dari BAZNAS RI sebagai program berkinerja terbaik, yakni Balai Ternak dan Kampung Zakat (Zakat Community Development/Z-CD). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja nyata penguatan ekonomi umat berbasis zakat yang dilakukan secara berkelanjutan, di serahkan langsung di Kantor Baznas RI pada Rabu 4 Februari 2026. Dua titik program yang dinilai berhasil tersebut meliputi Kampung Akhlak (Z-CD) yang berlokasi di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, yang telah berjalan sejak tahun 2024, serta Balai Ternak “Gembala Sejahtera” yang berlokasi di Trawas, Mojokerto, yang mulai berjalan pada tahun 2025. Pimpinan BAZNAS RI, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani., menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penguatan terhadap program-program zakat produktif yang terbukti mampu mendorong kemandirian mustahik serta menghadirkan dampak sosial yang terukur. “BAZNAS RI memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto karena mampu menjalankan program secara konsisten, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemandirian. Balai Ternak dan Kampung Zakat adalah contoh baik bagaimana zakat menjadi energi perubahan,” ujar CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya milik lembaga, melainkan milik masyarakat Mojokerto, para pendamping program, serta seluruh muzaki yang terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. “Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami. Program Balai Ternak dan Kampung Akhlak bukan sekadar program, tetapi ikhtiar bersama membangun kemandirian ekonomi warga. Kami berterima kasih atas bimbingan dan dukungan penuh dari Pimpinan BAZNAS RI yang membawahi wilayah Jawa Timur,” ungkap Zamroni "Peran Ketua BAZNAS RI, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani yang membawahi wilayah Jawa Timur, menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program. Dukungan kebijakan, arahan teknis, serta penguatan koordinasi lintas wilayah telah membantu Mojokerto menjaga ritme program dan memastikan standar pelaksanaan sesuai indikator nasional." tambahnya. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen memperluas jangkauan program pemberdayaan dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat. Harapannya, program Balai Ternak dan Kampung Zakat dapat menjadi model yang semakin matang dan berdampak, serta menghadirkan lebih banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki.
BERITA04/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →