WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Mojokerto Lakukan Studi Pengelolaan Balai Ternak di Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO, 6 Juli 2026 – Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan studi dari jajaran BAZNAS Kota Mojokerto pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan balai ternak berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Drs. H. Muhtadi, didampingi staf BAZNAS Kota Mojokerto serta Bapak Wahyudi selaku Lurah  Kelurahan Blooto Kota Mojokerto. Kedatangan rombongan disambut oleh anggota Kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera yang kemudian memaparkan berbagai aspek pengelolaan balai ternak.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan secara langsung mengenai sistem pengelolaan balai ternak, mulai dari pemeliharaan domba, proses pembuatan pakan, hingga pemanfaatan kotoran domba (kohe) yang diolah menjadi produk yang bernilai guna. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tata kelola kelompok serta strategi pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan.

Kunjungan ini bertujuan sebagai studi pembelajaran untuk memperoleh referensi dan praktik terbaik yang nantinya akan diterapkan dalam pengembangan Program Balai Ternak di wilayah binaan BAZNAS Kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Sebagai tindak lanjut, hasil kunjungan dan pembelajaran dari kegiatan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bahan koordinasi dan penguatan program Balai Ternak ke depan.

08/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
PROGRAM TEBUS IJAZAH 2026 RESMI DIBUKA, BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI BANTU PELAJAR KURANG MAMPU

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit Mojokerto kembali menghadirkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan administrasi.

Program ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi yang telah lulus namun belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi. Melalui program kolaborasi ini, diharapkan para lulusan dapat memperoleh kembali haknya atas ijazah sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

Penerima manfaat program harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya beragama Islam, merupakan warga Kabupaten Mojokerto, berasal dari keluarga mustahik (fakir/miskin), bukan lulusan tahun 2026, serta memiliki ijazah asli yang masih tertahan di sekolah karena tunggakan administrasi. Selain itu, calon penerima juga belum pernah menerima bantuan tebus ijazah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan bersedia mengikuti seluruh proses verifikasi yang dilakukan.

Pendaftaran program dilaksanakan secara daring pada 6–12 Juli 2026 melalui tautan bit.ly/tebusijazah2026. Selanjutnya, proses verifikasi oleh tim BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan berlangsung pada 13–26 Juli 2026. Pengumuman penerima manfaat direncanakan paling lambat 7 Agustus 2026 melalui akun Instagram @baznaskab.mojokerto, sedangkan penyerahan bantuan akan dilaksanakan paling lambat 15 Agustus 2026.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri dan melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kabupaten Mojokerto untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Mojokerto di nomor 0851 3652 4800.

06/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Serahkan Infak Hasil Penjualan Domba Kurban 2026 kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan penjualan domba kurban Tahun 2026, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menyerahkan infak kelompok kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026).

Penyerahan infak dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dihadiri oleh Ketua Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Bapak Mustaqim, yang didampingi oleh dua orang anggota, yaitu Bapak Pono dan Bapak Ari selaku Sekretaris kelompok.

Pada kesempatan tersebut, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo menyerahkan infak sebesar Rp3.800.000 yang berasal dari sebagian hasil penjualan domba kurban Tahun 2026. Infak tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili.

Bapak MK Muhailili menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian anggota Balai Ternak Tirto Mulyo yang telah menyisihkan sebagian hasil usahanya untuk berinfak. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti bahwa program pemberdayaan Balai Ternak tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi para peternak, tetapi juga berhasil menumbuhkan kesadaran spiritual, semangat berbagi, serta kepedulian sosial di kalangan anggota kelompok.

"Keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari meningkatnya pendapatan peternak, tetapi juga dari tumbuhnya budaya berinfak dan berbagi kepada sesama. Hal ini menjadi nilai penting yang terus didorong oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam setiap program pemberdayaan," ungkapnya.

Beliau berharap Balai Ternak Tirto Mulyo dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi balai ternak binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto lainnya, seperti Balai Ternak Trawas, Trowulan, Jetis, serta Nawangsari Jatirejo, agar semangat berbagi dan keberkahan usaha terus tumbuh di setiap kelompok.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada para peternak domba binaan, baik yang tergabung dalam program Balai Ternak maupun yang berada di Kampung Akhlak ZCD Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Pembinaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik sekaligus membentuk karakter yang religius, produktif, dan peduli terhadap sesama.

Melalui penyerahan infak ini, Balai Ternak Tirto Mulyo menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan hasil produksi, tetapi juga melalui komitmen untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan misi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membangun pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan, mandiri, dan penuh keberkahan.

02/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan

Mojokerto – Balai Ternak Tirto Mulyo binan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan sistem peternakan dan pertanian terpadu berbasis organik. Berbagai aktivitas produktif dilaksanakan bersama anggota kelompok pada Senin (29/6/2026), sebagai upaya menciptakan usaha yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pemanfaatan limbah peternakan melalui pengumpulan kotoran cair (kohe cair) domba. Sebanyak dua galon kohe cair berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah kompos untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste, di mana limbah peternakan diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian.

Selain itu, anggota kelompok juga melakukan perawatan terhadap 35 ekor ayam Jawa petelur yang saat ini telah memasuki masa produksi. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mempertahankan produktivitas telur sebagai salah satu sumber pendapatan kelompok.

Di sektor pertanian, anggota Balai Ternak melakukan pemeliharaan berbagai tanaman hortikultura, seperti kangkung, tomat, cabai, terong, dan bayam. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk kompos organik hasil olahan limbah kandang tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski cuaca cukup panas, tanaman tetap tumbuh subur. Saat ini terdapat enam guludan yang ditanami berbagai komoditas hortikultura sebagai bagian dari pengembangan pertanian organik berkelanjutan.

Melalui sinergi antara peternakan dan pertanian, Balai Ternak Tirto Mulyo terus membangun sistem budidaya yang saling mendukung, mulai dari pemanfaatan limbah menjadi pupuk hingga peningkatan produktivitas ternak dan tanaman. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok sekaligus menjadi contoh pengelolaan pertanian terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, kelompok akan melaksanakan pembersihan kandang dan pengangkatan kotoran ternak yang mulai menumpuk agar kebersihan kandang tetap terjaga serta mendukung kesehatan ternak secara optimal.

01/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji Tahun 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto. Penyerahan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan diterima oleh Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Haji dalam mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Mojokerto.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa penyampaian laporan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik melalui pengelolaan dana yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan.

"Penyampaian laporan ini bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami berharap sinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji, semakin optimal," ujar Zamroni Ahmad.

Sementara itu, Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, mengapresiasi komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menyampaikan laporan pengelolaan DAM Haji secara tepat waktu dan akuntabel.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semoga kolaborasi antara Kementerian Haji dan BAZNAS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Hilmi Faqih.

Melalui penyerahan laporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat (DAM) Haji, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

30/06/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

BAZNAS Kota Mojokerto Lakukan Studi Pengelolaan Balai Ternak di Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Kota Mojokerto Lakukan Studi Pengelolaan Balai Ternak di Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO, 6 Juli 2026 – Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan studi dari jajaran BAZNAS Kota Mojokerto pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan balai ternak berbasis pemberdayaan masyarakat. Kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Drs. H. Muhtadi, didampingi staf BAZNAS Kota Mojokerto serta Bapak Wahyudi selaku Lurah Kelurahan Blooto Kota Mojokerto. Kedatangan rombongan disambut oleh anggota Kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera yang kemudian memaparkan berbagai aspek pengelolaan balai ternak. Dalam kegiatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan secara langsung mengenai sistem pengelolaan balai ternak, mulai dari pemeliharaan domba, proses pembuatan pakan, hingga pemanfaatan kotoran domba (kohe) yang diolah menjadi produk yang bernilai guna. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tata kelola kelompok serta strategi pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan. Kunjungan ini bertujuan sebagai studi pembelajaran untuk memperoleh referensi dan praktik terbaik yang nantinya akan diterapkan dalam pengembangan Program Balai Ternak di wilayah binaan BAZNAS Kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Sebagai tindak lanjut, hasil kunjungan dan pembelajaran dari kegiatan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bahan koordinasi dan penguatan program Balai Ternak ke depan.
BERITA08/07/2026 | Ayu Isna Khariroh
PROGRAM TEBUS IJAZAH 2026 RESMI DIBUKA, BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI BANTU PELAJAR KURANG MAMPU
PROGRAM TEBUS IJAZAH 2026 RESMI DIBUKA, BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI BANTU PELAJAR KURANG MAMPU
Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit Mojokerto kembali menghadirkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan administrasi. Program ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi yang telah lulus namun belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi. Melalui program kolaborasi ini, diharapkan para lulusan dapat memperoleh kembali haknya atas ijazah sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan. Penerima manfaat program harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya beragama Islam, merupakan warga Kabupaten Mojokerto, berasal dari keluarga mustahik (fakir/miskin), bukan lulusan tahun 2026, serta memiliki ijazah asli yang masih tertahan di sekolah karena tunggakan administrasi. Selain itu, calon penerima juga belum pernah menerima bantuan tebus ijazah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan bersedia mengikuti seluruh proses verifikasi yang dilakukan. Pendaftaran program dilaksanakan secara daring pada 6–12 Juli 2026 melalui tautan bit.ly/tebusijazah2026. Selanjutnya, proses verifikasi oleh tim BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan berlangsung pada 13–26 Juli 2026. Pengumuman penerima manfaat direncanakan paling lambat 7 Agustus 2026 melalui akun Instagram @baznaskab.mojokerto, sedangkan penyerahan bantuan akan dilaksanakan paling lambat 15 Agustus 2026. BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri dan melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kabupaten Mojokerto untuk meraih masa depan yang lebih baik. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Mojokerto di nomor 0851 3652 4800.
BERITA06/07/2026 | Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Serahkan Infak Hasil Penjualan Domba Kurban 2026 kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Balai Ternak Tirto Mulyo Serahkan Infak Hasil Penjualan Domba Kurban 2026 kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan penjualan domba kurban Tahun 2026, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menyerahkan infak kelompok kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026). Penyerahan infak dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dihadiri oleh Ketua Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Bapak Mustaqim, yang didampingi oleh dua orang anggota, yaitu Bapak Pono dan Bapak Ari selaku Sekretaris kelompok. Pada kesempatan tersebut, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo menyerahkan infak sebesar Rp3.800.000 yang berasal dari sebagian hasil penjualan domba kurban Tahun 2026. Infak tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili. Bapak MK Muhailili menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian anggota Balai Ternak Tirto Mulyo yang telah menyisihkan sebagian hasil usahanya untuk berinfak. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti bahwa program pemberdayaan Balai Ternak tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi para peternak, tetapi juga berhasil menumbuhkan kesadaran spiritual, semangat berbagi, serta kepedulian sosial di kalangan anggota kelompok. "Keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari meningkatnya pendapatan peternak, tetapi juga dari tumbuhnya budaya berinfak dan berbagi kepada sesama. Hal ini menjadi nilai penting yang terus didorong oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam setiap program pemberdayaan," ungkapnya. Beliau berharap Balai Ternak Tirto Mulyo dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi balai ternak binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto lainnya, seperti Balai Ternak Trawas, Trowulan, Jetis, serta Nawangsari Jatirejo, agar semangat berbagi dan keberkahan usaha terus tumbuh di setiap kelompok. BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada para peternak domba binaan, baik yang tergabung dalam program Balai Ternak maupun yang berada di Kampung Akhlak ZCD Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Pembinaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik sekaligus membentuk karakter yang religius, produktif, dan peduli terhadap sesama. Melalui penyerahan infak ini, Balai Ternak Tirto Mulyo menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan hasil produksi, tetapi juga melalui komitmen untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan misi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membangun pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan, mandiri, dan penuh keberkahan.
BERITA02/07/2026 | Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan
Mojokerto – Balai Ternak Tirto Mulyo binan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan sistem peternakan dan pertanian terpadu berbasis organik. Berbagai aktivitas produktif dilaksanakan bersama anggota kelompok pada Senin (29/6/2026), sebagai upaya menciptakan usaha yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. Kegiatan diawali dengan pemanfaatan limbah peternakan melalui pengumpulan kotoran cair (kohe cair) domba. Sebanyak dua galon kohe cair berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah kompos untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste, di mana limbah peternakan diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian. Selain itu, anggota kelompok juga melakukan perawatan terhadap 35 ekor ayam Jawa petelur yang saat ini telah memasuki masa produksi. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mempertahankan produktivitas telur sebagai salah satu sumber pendapatan kelompok. Di sektor pertanian, anggota Balai Ternak melakukan pemeliharaan berbagai tanaman hortikultura, seperti kangkung, tomat, cabai, terong, dan bayam. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk kompos organik hasil olahan limbah kandang tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski cuaca cukup panas, tanaman tetap tumbuh subur. Saat ini terdapat enam guludan yang ditanami berbagai komoditas hortikultura sebagai bagian dari pengembangan pertanian organik berkelanjutan. Melalui sinergi antara peternakan dan pertanian, Balai Ternak Tirto Mulyo terus membangun sistem budidaya yang saling mendukung, mulai dari pemanfaatan limbah menjadi pupuk hingga peningkatan produktivitas ternak dan tanaman. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok sekaligus menjadi contoh pengelolaan pertanian terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sebagai tindak lanjut, kelompok akan melaksanakan pembersihan kandang dan pengangkatan kotoran ternak yang mulai menumpuk agar kebersihan kandang tetap terjaga serta mendukung kesehatan ternak secara optimal.
BERITA01/07/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji Tahun 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto. Penyerahan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan diterima oleh Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Haji dalam mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Mojokerto. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa penyampaian laporan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik melalui pengelolaan dana yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan. "Penyampaian laporan ini bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami berharap sinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji, semakin optimal," ujar Zamroni Ahmad. Sementara itu, Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, mengapresiasi komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menyampaikan laporan pengelolaan DAM Haji secara tepat waktu dan akuntabel. "Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semoga kolaborasi antara Kementerian Haji dan BAZNAS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Hilmi Faqih. Melalui penyerahan laporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat (DAM) Haji, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
BERITA30/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Sukseskan Program Tebus Ijazah 2026
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Sukseskan Program Tebus Ijazah 2026
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mematangkan persiapan pelaksanaan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Pertemuan yang digelar di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto ini menjadi langkah awal untuk menyamakan persepsi, menyusun mekanisme teknis, sekaligus memperkuat sinergi agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Rapat koordinasi tersebut menghadirkan tiga unsur strategis yang membidangi seluruh jenjang pendidikan di Kabupaten Mojokerto, yakni Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto yang membawahi madrasah, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang membawahi jenjang SD dan SMP, serta Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang membawahi SMA dan SMK. Dengan keterlibatan ketiga instansi tersebut, diharapkan proses pendataan hingga penyaluran bantuan dapat menjangkau seluruh calon penerima manfaat yang memenuhi kriteria program. Program Tebus Ijazah Tahun 2026 merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Perumdam Mojopahit Mojokerto. Program ini ditujukan untuk membantu lulusan dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan karena kendala administrasi, sehingga mereka dapat kembali memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai aspek teknis pelaksanaan, mulai dari mekanisme pendataan calon penerima manfaat, proses verifikasi dan validasi, koordinasi dengan sekolah dan madrasah, hingga penyusunan alur penyaluran bantuan. Seluruh peserta juga berkomitmen untuk memperkuat koordinasi agar pelaksanaan program berlangsung secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Mojokerto sekaligus PIC Program Tebus Ijazah, H. Samiadi, menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, BAZNAS tidak mungkin bekerja sendiri dalam menjangkau seluruh calon penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan. "Kami ingin memastikan tidak ada lulusan dari keluarga kurang mampu yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan atau bekerja hanya karena ijazahnya masih tertahan. Karena itu, sinergi antara BAZNAS, Kementerian Agama, Dinas Pendidikan Kabupaten, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, serta seluruh sekolah dan madrasah menjadi kunci keberhasilan Program Tebus Ijazah Tahun 2026," ujar H. Samiadi. Melalui koordinasi lintas sektor ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap Program Tebus Ijazah Tahun 2026 dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan akses pendidikan yang lebih adil, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan memperkuat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA29/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 untuk Bantu Pelajar Kurang Mampu
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 untuk Bantu Pelajar Kurang Mampu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto berencana kembali melaksanakan Program Tebus Ijazah pada tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap siswa dari keluarga kurang mampu yang terkendala mengambil ijazah akibat tunggakan biaya pendidikan. Program yang telah memberikan manfaat bagi ratusan pelajar pada tahun-tahun sebelumnya ini diharapkan dapat terus menjadi solusi bagi siswa yang telah menyelesaikan pendidikan namun belum dapat memperoleh ijazahnya. Dengan adanya bantuan tersebut, para penerima manfaat dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja tanpa hambatan administrasi. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu sektor prioritas dalam pendistribusian dana zakat. Oleh karena itu, Program Tebus Ijazah akan kembali menjadi bagian dari program unggulan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada tahun 2026. “Masih terdapat siswa yang belum bisa mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Melalui Program Tebus Ijazah, BAZNAS hadir untuk membantu mereka memperoleh hak pendidikan yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk melanjutkan masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Pelaksanaan program ini nantinya akan menyasar siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, maupun SMK yang memenuhi kriteria mustahik dan telah melalui proses verifikasi oleh tim BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Selain itu, BAZNAS juga membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah, perusahaan, lembaga pendidikan, serta para muzaki untuk memperluas jangkauan manfaat program. “Saat ini, program tersebut sedang kami koordinasikan dengan berbagai pihak lintas sektoral di Kabupaten Mojokerto, mulai dari Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, hingga Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kami juga terus berkonsultasi dengan Gus Bupati agar program ini benar-benar tepat sasaran serta dapat terlaksana dengan baik dan lancar,” pungkas Zamroni. Melalui Program Tebus Ijazah Tahun 2026, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap tidak ada lagi siswa yang tertahan masa depannya hanya karena kendala ekonomi. Program ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendukung terwujudnya generasi Mojokerto yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.
BERITA25/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Bank Jatim Syariah Kunjungi Mustahik untuk Pembaruan ATM Kedaluwarsa
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Bank Jatim Syariah Kunjungi Mustahik untuk Pembaruan ATM Kedaluwarsa
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Bank Jatim Syariah melaksanakan kunjungan kepada empat mustahik penerima manfaat program bantuan BAZNAS yang mengalami kendala pencairan bantuan akibat kartu ATM yang telah kedaluwarsa. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (23/06/2026) ini dipimpin oleh Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Luqman Baroroh. Kunjungan dilakukan secara langsung ke kediaman para mustahik yang berada di beberapa wilayah, yakni dua mustahik di Kecamatan Pacet, satu mustahik di Kecamatan Ngoro, dan satu mustahik di Kecamatan Jetis. Permasalahan yang dihadapi para mustahik adalah kartu ATM rekening bantuan yang telah memasuki masa kedaluwarsa, sehingga tidak dapat digunakan untuk mengakses dana bantuan yang disalurkan melalui Bank Jatim Syariah. Untuk mengatasi kendala tersebut, pihak Bank Jatim Syariah bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan pendampingan dan pembaruan data guna proses penggantian kartu ATM. Melalui kunjungan ini, diharapkan para mustahik dapat kembali mengakses bantuan dengan lancar tanpa harus mengalami kesulitan dalam proses administrasi perbankan. Selain memberikan pelayanan langsung kepada penerima manfaat, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan Bank Jatim Syariah dalam memastikan bantuan yang disalurkan dapat diterima dan dimanfaatkan secara optimal oleh para mustahik. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga perbankan, guna mendukung kelancaran penyaluran program-program pemberdayaan dan bantuan sosial.
BERITA24/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
Pengurus UPZ Desa Rejosari Ikuti Penguatan Tata Kelola ZIS di BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Pengurus UPZ Desa Rejosari Ikuti Penguatan Tata Kelola ZIS di BAZNAS Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO – Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, melakukan kunjungan ke Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Rabu (17/6/2026) dalam rangka penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Zakat Community Development (ZCD) Kampung Akhlak Desa Rejosari ini diikuti oleh lima orang pengurus UPZ yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta perwakilan pengurus masjid dari Dusun Lebaksari dan Dusun Kesiman. Rombongan diterima langsung oleh pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, dan Wakil Ketua IV. Dalam sambutannya, pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis sebagai mitra BAZNAS dalam penghimpunan dan pendistribusian ZIS di tingkat masyarakat. Pengembangan UPZ Desa menjadi salah satu fokus BAZNAS Kabupaten Mojokerto selain penguatan UPZ pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pada kesempatan tersebut, BAZNAS juga menyampaikan bahwa potensi zakat, infak, dan sedekah di Kabupaten Mojokerto sangat besar. Penghimpunan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) selama ini telah berjalan dengan baik melalui dukungan kebijakan pemerintah daerah. Namun demikian, potensi zakat masyarakat umum masih perlu terus digali dan dikelola secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Pengurus UPZ Desa Rejosari menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan yang selama ini diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Mereka berharap pembinaan dan penguatan kelembagaan dapat terus dilakukan sehingga UPZ Desa Rejosari mampu berkembang menjadi lembaga pengelola ZIS yang amanah, profesional, dan semakin dipercaya masyarakat. Selain pembinaan kelembagaan, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi mengenai tata kelola ZIS. Materi yang disampaikan meliputi strategi penghimpunan zakat di masyarakat, mekanisme pendistribusian sesuai ketentuan syariah dan regulasi, penguatan administrasi kelembagaan, hingga pengelolaan hak amil sebagai bagian dari operasional lembaga. Pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto turut menjelaskan bahwa dana ZIS yang dihimpun dapat didayagunakan untuk berbagai program kemaslahatan umat, antara lain bidang pendidikan, kemanusiaan, keagamaan dan dakwah, ekonomi produktif, serta kesehatan. Dalam sesi diskusi, pengurus UPZ diajak untuk merumuskan arah pengembangan organisasi melalui pertanyaan reflektif mengenai visi dan tujuan UPZ Desa Rejosari ke depan agar mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari pengurus UPZ. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah mekanisme penyaluran dana yang telah disetorkan ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Pengurus berharap proses pengajuan program dan pencairan dana dapat semakin mudah sehingga masyarakat merasakan bahwa dana ZIS yang dihimpun dapat kembali dimanfaatkan untuk kemaslahatan warga Desa Rejosari. Melalui kegiatan ini, diharapkan UPZ Desa Rejosari semakin kuat secara kelembagaan, mampu meningkatkan edukasi ZIS kepada masyarakat, mengoptimalkan penghimpunan dan pendistribusian dana secara tepat sasaran, serta memperkuat koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat.
BERITA17/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
Stakeholder Kabupaten Mojokerto Perkuat Komitmen Penanganan HIV/AIDS, BAZNAS Siap Dukung Upaya Kolaboratif
Stakeholder Kabupaten Mojokerto Perkuat Komitmen Penanganan HIV/AIDS, BAZNAS Siap Dukung Upaya Kolaboratif
MOJOKERTO – Berbagai pemangku kepentingan di Kabupaten Mojokerto berkumpul dalam Rapat Koordinasi Stakeholder dalam Upaya Penanganan HIV/AIDS yang digelar di Hotel Aston Mojokerto, Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh BAPEDA Kabupaten Mojokerto ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Mojokerto. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Tim Penggerak PKK, Bappeda, Dinas Kesehatan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forum CSR, BAZNAS Kabupaten Mojokerto, organisasi sosial, serta lembaga pendamping yang selama ini aktif dalam isu HIV/AIDS. Kegiatan diawali dengan pemaparan perkembangan dan situasi HIV di Kabupaten Mojokerto oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto. Selanjutnya, Bappeda Kabupaten Mojokerto menyampaikan arah kebijakan serta potensi dukungan pendanaan melalui APBD guna memperkuat program penanganan HIV/AIDS secara berkelanjutan. Pada sesi siang hari, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto, Hj. Shofiyah Hanak Al Barra, menyampaikan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta pendampingan bagi penyintas HIV/AIDS. Menurutnya, penanganan HIV/AIDS tidak dapat hanya dibebankan kepada sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Keluarga merupakan benteng pertama dalam membangun kesadaran, pencegahan, dan pendampingan. Karena itu, PKK siap mengambil peran dalam edukasi masyarakat, mengurangi stigma, serta mendorong lingkungan yang lebih peduli dan inklusif bagi saudara-saudara kita yang terdampak HIV/AIDS,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa persoalan HIV/AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyangkut persoalan sosial dan ekonomi yang membutuhkan dukungan bersama. “BAZNAS memandang bahwa penanganan HIV/AIDS memerlukan pendekatan yang komprehensif. Selain edukasi dan layanan kesehatan, perlu ada perhatian terhadap aspek sosial dan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga yang terdampak. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, dan dunia usaha, kami siap mendukung berbagai program kemaslahatan yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat,” ungkapnya. Diskusi yang berlangsung sepanjang kegiatan menghasilkan sejumlah masukan dan rekomendasi untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, mulai dari peningkatan edukasi masyarakat, penguatan layanan kesehatan, pengurangan stigma dan diskriminasi, hingga dukungan pendanaan dan pemberdayaan sosial ekonomi bagi kelompok rentan. Sebagai bentuk keseriusan bersama dalam mendukung upaya penanganan HIV/AIDS di Kabupaten Mojokerto, kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh stakeholder yang hadir. Penandatanganan tersebut menjadi simbol penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak terkait untuk mewujudkan penanganan HIV/AIDS yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA11/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS dan Perumdam Mojokerto Tinjau Hasil Bedah Rumah Korban Puting Beliung di Gondang
BAZNAS dan Perumdam Mojokerto Tinjau Hasil Bedah Rumah Korban Puting Beliung di Gondang
MOJOKERTO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto bersama Perumdam Kabupaten Mojokerto melaksanakan kunjungan lapangan untuk meninjau hasil program bedah rumah bagi warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Kunjungan yang dilaksanakan pada Selasa (9/6) tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Perumdam Kabupaten Mojokerto, H. Fayakun, serta perwakilan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, yaitu Wakil Ketua II Soegeng Mawardi dan Wakil Ketua IV MK. Muhailili. Program bedah rumah ini merupakan bentuk kolaborasi antara Perumdam Kabupaten Mojokerto dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan total nilai bantuan sebesar Rp50 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Ngadi, warga Kecamatan Gondang yang rumahnya mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat bencana angin puting beliung yang terjadi pada bulan Maret lalu. Sebelumnya, bantuan tersebut telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra, sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Melalui sinergi antara BAZNAS dan Perumdam, proses pembangunan kembali rumah Bapak Ngadi dapat diselesaikan dengan baik. Saat ini, rumah tersebut telah rampung 100 persen dan siap ditempati kembali oleh keluarga penerima manfaat. Direktur Perumdam Kabupaten Mojokerto, H. Fayakun, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. “Kami berharap bantuan ini tidak hanya menghadirkan kembali tempat tinggal yang layak, tetapi juga memberikan semangat baru bagi keluarga Bapak Ngadi untuk bangkit setelah terdampak bencana. Kolaborasi antara Perumdam dan BAZNAS ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika berbagai pihak bersinergi untuk membantu masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, mengapresiasi dukungan Perumdam Kabupaten Mojokerto yang turut berpartisipasi dalam program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga seperti ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mempercepat pemulihan warga pascabencana sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan bantuan secara tepat sasaran. Kunjungan ini ditutup dengan peninjauan langsung bangunan yang telah selesai dikerjakan serta dialog bersama keluarga penerima manfaat. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Perumdam Kabupaten Mojokerto ke-45, yang diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Melalui momentum tersebut, Perumdam Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan bantuan pascabencana.
BERITA09/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Gresik Lakukan Kunjungan Studi ke Balai Ternak Trawas Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Kabupaten Gresik Lakukan Kunjungan Studi ke Balai Ternak Trawas Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Gresik melakukan kunjungan studi dan silaturahmi ke Balai Ternak Trawas yang merupakan program binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (8/6/2026) pukul 11.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung pengelolaan program pemberdayaan ekonomi peternakan yang telah berjalan di wilayah Kecamatan Trawas. Rombongan BAZNAS Kabupaten Gresik yang hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari Muhtadin, Kepala Pelaksana; Ach. Khusnun Ridlo, S.Pd.I, Kepala Bidang; Hanif Romadhon, S.Pd., M.M, Staf/Amil; Abd. Kholiq, Staf/Amil; serta drh. Yudha Indrawan sebagai Pendamping Balai Ternak. Dalam kunjungan tersebut, rombongan didampingi oleh Ahmad Ali selaku pendamping balai ternak dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang memberikan penjelasan mengenai sejarah berdirinya Balai Ternak Trawas, sistem pengelolaan kelompok ternak, pola pendampingan mustahik, hingga perkembangan program yang telah dirasakan oleh para penerima manfaat. Selama kegiatan berlangsung, rombongan berkesempatan meninjau langsung kandang ternak, sarana pendukung peternakan, serta berdialog dengan para peternak binaan. Kunjungan ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan pembelajaran antar lembaga dalam mengembangkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Koordinator Pelaksana BAZNAS Kabupaten Gresik, Muhtadin, menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan Balai Ternak Trawas yang dinilai mampu menjadi contoh program pemberdayaan mustahik yang berkelanjutan. "Kami melihat bahwa Balai Ternak Trawas memiliki sistem pendampingan yang baik dan melibatkan masyarakat secara aktif. Program ini tidak hanya memberikan bantuan ternak, tetapi juga membangun kapasitas peternak sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya. Sementara itu, Ahmad Ali selaku pendamping dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjelaskan bahwa keberhasilan program tidak terlepas dari pendampingan rutin, penguatan kelembagaan kelompok, serta komitmen para peternak dalam mengembangkan usaha ternaknya. "Balai Ternak Trawas hadir sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik melalui sektor peternakan. Harapannya, para penerima manfaat dapat meningkatkan pendapatan dan secara bertahap bertransformasi menjadi muzaki," jelasnya. Kunjungan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai strategi pengelolaan balai ternak, tantangan yang dihadapi, serta peluang pengembangan program di masa mendatang. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara BAZNAS Kabupaten Gresik dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang produktif dan berkelanjutan.
BERITA08/06/2026 | Ayu Isna Khariroh
KBIHU ARMINA Mojokerto, bayarkan Dam Haji pada BAZNAS
KBIHU ARMINA Mojokerto, bayarkan Dam Haji pada BAZNAS
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan silaturahmi dan koordinasi bersama KBIHU ARMINA Mojosari pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di pusat manasik KBIHU ARMINA dengan dihadiri jajaran pengurus serta jamaah calon haji. KBIHU ARMINA Mojosari yang dipimpin oleh KH. Muzaini Rois tahun ini memberangkatkan sebanyak 115 jamaah calon haji. Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas terkait mekanisme pembayaran dam haji melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto sesuai arahan dan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Haji mengenai pelaksanaan dam haji yang lebih tertib, aman, dan tepat sasaran. Ketua KBIHU ARMINA, KH. Muzaini Rois, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus dibangun bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam memberikan kemudahan layanan kepada jamaah haji, khususnya terkait pelaksanaan dam haji di Indonesia. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjelaskan bahwa teknis distribusi daging dam haji nantinya akan dilakukan secara terukur dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Distribusi akan mengedepankan prinsip syariat, amanah, serta pemerataan manfaat agar nilai ibadah dam tidak hanya dirasakan oleh jamaah, tetapi juga memberi keberkahan bagi para mustahik. Melalui sinergi ini, diharapkan pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M berjalan lancar serta semakin memperkuat kolaborasi antara BAZNAS dan KBIHU dalam pelayanan umat.
BERITA18/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
Harmonisasi Raperbup Zakat, Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Matangkan Penyempurnaan Regulasi
Harmonisasi Raperbup Zakat, Pemkab Mojokerto dan BAZNAS Matangkan Penyempurnaan Regulasi
Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengikuti rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) tentang Pedoman Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Jawa Timur, Selasa (7/5/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyempurnaan regulasi sebelumnya, yakni Peraturan Bupati Mojokerto Nomor 104 Tahun 2021, agar lebih adaptif dengan perkembangan tata kelola zakat serta penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah. Rapat harmonisasi tersebut dihadiri unsur Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Proses pembahasan dipandu langsung oleh pejabat di lingkup Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Jawa Timur sebagai bagian dari tahapan harmonisasi peraturan daerah dan peraturan kepala daerah. Dalam forum tersebut dibahas sejumlah poin strategis, mulai dari penguatan mekanisme penghimpunan zakat, optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), tata kelola pendistribusian dan pendayagunaan zakat, hingga penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Bagian Kesra Kabupaten Mojokerto, Sunaris, menyampaikan bahwa penyempurnaan regulasi ini diharapkan mampu memberikan kepastian hukum sekaligus memperkuat pengelolaan zakat yang lebih profesional, transparan dan berdampak bagi masyarakat. “Perbup ini menjadi instrumen penting untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan BAZNAS dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Mojokerto. Harapannya, tata kelola zakat semakin baik dan manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujar Sunaris. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa harmonisasi ini merupakan langkah strategis untuk menyesuaikan regulasi dengan dinamika dan kebutuhan pengelolaan zakat saat ini. “Penyempurnaan regulasi ini penting agar pengelolaan zakat di Kabupaten Mojokerto semakin kuat secara kelembagaan, akuntabel, serta mampu menjawab kebutuhan umat. Kami berharap regulasi baru ini nantinya dapat memperkuat gerakan zakat sebagai instrumen kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Melalui harmonisasi ini, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS berharap Raperbup tentang Pedoman Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah dapat segera disempurnakan dan menjadi landasan dalam memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan dan berkelanjutan di Kabupaten Mojokerto.
BERITA12/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
Jamaah KBIHU ABI QUBAIS Bayarkan Dam melalui BAZNAS
Jamaah KBIHU ABI QUBAIS Bayarkan Dam melalui BAZNAS
Mojokerto – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan silaturahmi ke kantor KBIHU Abi Qubais yang berada di Pacet, Mojokerto, pada Selasa (5/5/2026) pukul 12.00 WIB. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan sinergi antara BAZNAS dengan lembaga pembimbing ibadah haji dalam pelayanan jamaah, khususnya terkait pembayaran dam haji. Rombongan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, didampingi Wakil Ketua III H. Lukman Hakim serta Wakil Ketua IV MK. Muhailili. Kehadiran rombongan disambut oleh Pimpinan KBIHU Abi Qubais, KH. Saiful Fuad, beserta jajaran pengurus. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 41 jamaah KBIHU Abi Qubais menyalurkan pembayaran dam hajinya melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Penyaluran dam melalui BAZNAS diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan nilai kepedulian sosial di tengah pelaksanaan ibadah haji. Pimpinan KBIHU Abi Qubais, KH. Saiful Fuad, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah baik untuk memudahkan jamaah dalam menunaikan kewajiban dam sekaligus memastikan penyalurannya lebih tepat sasaran dan bermanfaat bagi umat. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KBIHU Abi Qubais dan para jamaah haji. Ia berharap kolaborasi ini dapat terus terjalin sehingga pengelolaan dana dam dapat berjalan amanah, transparan, dan memberi dampak sosial yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA11/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Serahkan Bantuan Modal Usaha untuk 40 Kader TP PKK Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Serahkan Bantuan Modal Usaha untuk 40 Kader TP PKK Kabupaten Mojokerto
Mojokerto — Dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Jadi ke-733 Kabupaten Mojokerto, bantuan modal usaha untuk 40 kader TP PKK Kabupaten Mojokerto diserahkan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Albarra, Lc. M. Hum. kepada perwakilan penerima, Jumat (9/5/2026). Program bantuan yang didukung oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto tersebut merupakan bentuk sinergi dalam penguatan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan di tingkat desa. Bantuan modal usaha senilai Rp40 juta itu diharapkan mampu mendorong kader TP PKK untuk mengembangkan usaha produktif dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Hj. Shofiyah Hanak Albarra menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dibangun bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi kader PKK. “TP PKK tidak hanya bergerak dalam kegiatan sosial dan pembinaan keluarga, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi kader untuk terus berkembang dan menjadi contoh pemberdayaan ekonomi di lingkungannya masing-masing,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung penguatan ekonomi umat melalui program produktif. “Zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga harus mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kami berharap bantuan modal usaha ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu meningkatkan pendapatan keluarga dan menciptakan usaha yang berkelanjutan,” jelasnya. Penyerahan bantuan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
BERITA09/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
Rapat Bulanan Balai Ternak Gembala Sejahtera Mojokerto Berlangsung Spesial, BAZNAS Tekankan Kesiapan Kurban 2026
Rapat Bulanan Balai Ternak Gembala Sejahtera Mojokerto Berlangsung Spesial, BAZNAS Tekankan Kesiapan Kurban 2026
Mojokerto – Suasana berbeda terasa dalam rapat rutin bulanan anggota Balai Ternak Kelompok Gembala Sejahtera yang digelar pada awal bulan ini. Pertemuan yang biasanya difokuskan pada evaluasi dan perkembangan kegiatan peternakan, kali ini berlangsung lebih istimewa dengan kehadiran jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Rapat yang menjadi agenda tetap tersebut bertujuan untuk memantau perkembangan balai ternak sekaligus melakukan evaluasi kinerja anggota setiap bulannya. Namun, kehadiran Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kyai Zamroni Ahmad, bersama Wakil Ketua IV, MK Muhalili, memberikan nuansa baru sekaligus semangat tambahan bagi para anggota kelompok. Kegiatan dibuka oleh Pendamping balai ternak Bapak Ahmad Ali , kemudian Acara di awali dengan Sambutan Ketua Balai Ternak Bapak Nuriyanto ddalam sambutanya beliau memaparkan kondisi terkini balai ternak. Dalam pemaparannya tersebut juga disampaikan berbagai capaian yang telah diraih yaitu penambahan Populasi Domba, pengolahan Kohe dan juga pengembangan pembuatan pakan kering serta , tantangan yang dihadapi, serta evaluasi terhadap kinerja anggota dalam mengelola ternak secara berkelanjutan. Memasuki sesi utama, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kyai Zamroni Ahmad, memberikan arahan yang menekankan pentingnya kesiapan anggota dalam menghadapi momentum kurban tahun 2026. Ia mengingatkan bahwa penyediaan hewan kurban, khususnya domba, harus memenuhi standar syariat agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Tak hanya itu, pihak BAZNAS juga berkomitmen untuk mendukung pemasaran hewan kurban dengan mengupayakan hadirnya para mudhoi (pekurban) melalui jaringan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Hal ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi anggota kelompok dalam meningkatkan hasil penjualan ternak. Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS, MK Muhalili, dalam arahannya menyoroti pentingnya kekompakan antaranggota kelompok. Ia juga mendorong peningkatan inovasi dalam pengolahan limbah ternak (kohe) serta pengembangan pupuk cair sebagai nilai tambah yang dapat meningkatkan kesejahteraan anggota. “Soliditas kelompok menjadi kunci utama keberhasilan. Selain itu, pengelolaan limbah yang baik bisa menjadi peluang ekonomi baru jika dikelola secara optimal,” ujarnya. Rapat yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Momen tersebut menjadi penutup yang khidmat sekaligus simbol harapan agar seluruh program dan rencana yang telah disusun dapat berjalan lancar ke depannya. Dengan adanya sinergi antara Balai Ternak Gembala Sejahtera dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, diharapkan para peternak lokal semakin siap menghadapi tantangan serta mampu meningkatkan kontribusi dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban di masa mendatang.
BERITA08/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Dampingi Pembayaran Angsuran dan Himpun Infaq di Program ZCD Kampung Akhlak Rejosari
BAZNAS Dampingi Pembayaran Angsuran dan Himpun Infaq di Program ZCD Kampung Akhlak Rejosari
Mojokerto – Program Zakat Community Development (ZCD) Kampung Akhlak yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan perkembangan positif. Pada Senin (4/5/2026), kegiatan pendampingan dilakukan di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, dengan fokus pada penguatan ekonomi dan kepedulian sosial anggota Bina Mitra Mandiri (BMM). Dalam kegiatan tersebut, tim pendamping turut mendampingi Ketua BMM dalam proses penerimaan pembayaran angsuran dari anggota. Tercatat sebanyak tiga anggota melakukan pembayaran dengan total angsuran sebesar Rp9.500.000. Selain itu, anggota juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan infaq sebesar Rp700.000 yang dihimpun secara sukarela. Dana infaq yang terkumpul akan dikelola melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Rejosari untuk kemudian disalurkan sesuai mekanisme yang berlaku. Hal ini menjadi indikator meningkatnya kesadaran anggota tidak hanya dalam kewajiban pengembalian angsuran, tetapi juga dalam semangat berbagi kepada sesama. Pendamping ZCD menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan progres yang baik dalam keberlangsungan program, sekaligus memperkuat nilai-nilai akhlak dan gotong royong di tengah masyarakat. Ke depan, pendamping bersama koordinator program akan terus mendorong anggota lain untuk disiplin dalam pembayaran angsuran serta memperkuat peran UPZ desa dalam pengelolaan dana sosial agar lebih optimal dan transparan. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, dengan pendamping lapangan Karina serta koordinasi oleh Teguh Sugiarto. Program ZCD Kampung Akhlak diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis zakat yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Mojokerto.
BERITA05/05/2026 | Ayu Isna Khariroh
KBIHU Rohmatal Lil ‘Alamiin Kunjungi BAZNAS, Bahas Persiapan Hadyu/Dam Haji di Indonesia
KBIHU Rohmatal Lil ‘Alamiin Kunjungi BAZNAS, Bahas Persiapan Hadyu/Dam Haji di Indonesia
Mojokerto – KBIHU Rohmatal Lil ‘Alamiin melakukan kunjungan ke Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/4). Kunjungan ini dipimpin oleh KH. Nidzom, yang akrab disapa Abah Nidzom, didampingi Gus Faqih. Rombongan KBIHU diterima langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, bersama Wakil Ketua IV, MK. Muhailili. Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan utama terkait kesiapan pengelolaan hadyu atau dam haji bagi jamaah KBIHU yang berkeinginan melaksanakannya di Indonesia. Kunjungan ini menjadi langkah awal sinergi antara KBIH dan BAZNAS dalam memberikan alternatif layanan ibadah kurban/dam yang lebih terkelola, transparan, dan berdampak sosial luas bagi masyarakat. Abah Nidzom dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya ingin memastikan jamaah mendapatkan kemudahan dalam beribadah, termasuk dalam pelaksanaan hadyu. “Kami ingin memberikan pilihan kepada jamaah, terutama yang memiliki pertimbangan tertentu, agar pelaksanaan hadyu tetap bisa berjalan dengan baik, sesuai syariat, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat di tanah air,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan bahwa BAZNAS siap menjadi mitra dalam pengelolaan hadyu secara profesional dan akuntabel. “BAZNAS memiliki pengalaman dalam pengelolaan hewan kurban dan distribusinya. Jika ada jamaah yang mempercayakan pelaksanaan hadyu di Indonesia melalui BAZNAS, kami siap memastikan prosesnya sesuai ketentuan syariat dan memberikan dampak nyata bagi mustahik,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kolaborasi ini juga berpotensi memperluas manfaat ibadah haji, tidak hanya berdimensi ritual, tetapi juga sosial-ekonomi. Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret dalam menghadirkan layanan keagamaan yang adaptif sekaligus memberikan nilai kemaslahatan yang lebih luas bagi umat.
BERITA29/04/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Dukung Kemenhaj Kabupaten Mojokerto, Perkuat Sinergi Sambut Penyelenggaraan Haji Perdana
BAZNAS Dukung Kemenhaj Kabupaten Mojokerto, Perkuat Sinergi Sambut Penyelenggaraan Haji Perdana
Mojokerto – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan koordinasi kelembagaan dengan Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Mojokerto, Senin (20/4/2026) pukul 10.00 WIB. Kegiatan berlangsung di Kantor Kemenhaj, Jl. RA Basoeni, sebagai bagian dari upaya mempererat kerja sama antar lembaga. Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan BAZNAS terhadap keberadaan Kementerian Haji sebagai kementerian baru, khususnya dalam menghadapi penyelenggaraan ibadah haji perdana tahun ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa sinergi lintas lembaga menjadi kunci sukses dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama bagi calon jamaah haji. “Kami hadir bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga memberikan dukungan penuh kepada Kemenhaj sebagai kementerian baru. Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting, dan kami siap bersinergi, termasuk dalam aspek sosial keumatan yang bisa diperkuat melalui peran zakat,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa BAZNAS siap berkontribusi dalam mendukung ekosistem layanan jamaah haji, terutama bagi jamaah yang membutuhkan bantuan, sehingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lebih optimal dan nyaman. Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan BAZNAS menjadi energi positif dalam menyukseskan penyelenggaraan haji, khususnya pada fase awal kementerian ini berjalan. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, yakni Wakil Ketua II Soegeng Mawardi dan Wakil Ketua IV MK. Muhailili. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Melalui koordinasi ini, diharapkan hubungan antara BAZNAS dan Kemenhaj Kabupaten Mojokerto semakin kuat, serta mampu menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun 2026.
BERITA27/04/2026 | Ayu Isna Khariroh
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →