Berita Terbaru
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Bantuan Sarpras untuk SDN Wonoploso
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan sarana prasarana pendidikan. Kali ini, bantuan diberikan untuk pemavingan halaman SDN Wonoploso, Kecamatan Gondang, Jumat (26/9/2025).
Bantuan senilai Rp. 5.000.000 juta tersebut diterima langsung oleh Kepala SDN Wonoploso, Prihadi, S.Pd. SD. Penyaluran ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan mendukung aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Kepala SDN Wonoploso, Prihadi, menyampaikan apresiasinya atas perhatian BAZNAS Kabupaten Mojokerto terhadap dunia pendidikan.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan ini. Pemavingan halaman sekolah akan membuat lingkungan belajar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi siswa. Semoga langkah baik ini membawa keberkahan bagi BAZNAS dan para muzaki yang telah menyalurkan zakatnya," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan komitmen lembaganya untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Mojokerto.
"BAZNAS tidak hanya fokus pada program pemberdayaan ekonomi umat, tapi juga peduli pada sarana pendidikan. Harapannya, bantuan ini menjadi wujud nyata zakat yang kembali ke masyarakat dan memberi manfaat luas, terutama bagi generasi penerus bangsa," ujarnya.
Dengan adanya dukungan tersebut, SDN Wonoploso akan memiliki halaman sekolah yang lebih representatif, sekaligus menambah semangat para siswa dan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
BERITA30/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Pelatihan Santripreneur di Jetis: Kembangkan Usaha Jual Pulsa dan Layanan Digital
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program pemberdayaan ekonomi umat menggelar Pelatihan Santripreneur Usaha Jual Pulsa dan Layanan Digital Menggunakan Aplikasi Order Kuota pada Minggu, 28 September 2025, bertempat di Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh para santri serta masyarakat sekitar yang berminat mengembangkan usaha berbasis digital. Pelatihan ini menghadirkan Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili, S.Ag, serta Amil Pelaksana III, Bapak Luqman Baroroh, yang memberikan arahan sekaligus motivasi kepada peserta.
Dalam sambutannya, Bapak MK Muhailili menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi santri melalui pemanfaatan teknologi digital. “Santri harus bisa menjadi motor penggerak ekonomi umat. Melalui aplikasi Order Kuota, diharapkan lahir wirausahawan muda yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Bapak Luqman Baroroh menambahkan bahwa usaha jual pulsa dan layanan digital merupakan peluang bisnis yang menjanjikan, terutama dengan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan layanan berbasis internet. “Santri bukan hanya belajar agama, tapi juga bisa mengambil peran dalam ekonomi digital. Dengan modal kecil, usaha ini bisa berkembang dan memberikan manfaat luas,” jelasnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi pelatihan yang mencakup pengenalan aplikasi, simulasi transaksi, hingga strategi pemasaran. Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, para santri mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk membuka peluang usaha baru di lingkungannya masing-masing.
Melalui program Santripreneur ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen terus melahirkan generasi santri yang tidak hanya religius, tetapi juga mandiri dan produktif di bidang ekonomi.
BERITA29/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri FGD Penyusunan Dokumen RPB 2025–2030
Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Sekretariat Daerah menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) Kabupaten Mojokerto Tahun 2025–2030. Acara berlangsung di Hotel Aston Mojokerto, Selasa (23/9/2025), mulai pukul 08.00 WIB.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penyusunan RPB yang difasilitasi oleh SIAP SIAGA Jawa Timur bersama BPBD Kabupaten Mojokerto. Hadir dalam kesempatan tersebut berbagai unsur lembaga, termasuk Baznas Kabupaten Mojokerto yang diwakili oleh Waka III, H. Lukman Hakim, didampingi Amil Pelaksana, Akramin.
Dalam keterangannya, H. Lukman Hakim menegaskan bahwa kehadiran BAZNAS sangat penting karena penanggulangan bencana tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga pemulihan sosial masyarakat.
“BAZNAS siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program penanggulangan bencana, baik melalui penguatan UPZ hingga penyaluran zakat, infak, dan sedekah untuk membantu korban bencana. Kami ingin memastikan kehadiran Baznas benar-benar dirasakan masyarakat ketika mereka berada dalam kondisi darurat maupun pemulihan,” ujar H. Lukman.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Teguh Gunarko, yang turut membuka acara, menyampaikan apresiasinya terhadap partisipasi seluruh pihak.
“RPB ini akan menjadi panduan bersama bagaimana kita menyiapkan, mencegah, dan merespons bencana di Mojokerto secara terukur. Kehadiran Baznas memberikan dimensi tambahan, karena bantuan kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat tidak bisa dilepaskan dari peran lembaga zakat,” tegas Bapak Teguh Sekda Kabupaten Mojokerto.
FGD ini diharapkan menghasilkan dokumen RPB yang komprehensif, berjangka lima tahun ke depan, serta melibatkan lintas sektor agar upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di Kabupaten Mojokerto dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
BERITA26/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Gus Barra Bupati Mojokerto Serahkan Bantuan BAZNAS Microfinance Masjid di Ngabar Jetis Mojokerto
Mojokerto – Bupati Mojokerto, yang akrab disapa Gus Bupati, menyerahkan secara simbolis bantuan program Baznas Microfinance Masjid di Masjid Nurul Huda, Desa Ngabar, Kecamatan Jetis, Rabu (24/9/2024) sore.
Dalam kesempatan itu, disalurkan bantuan senilai Rp150 juta kepada 53 jamaah masjid. Program ini bersifat pinjaman bergulir yang dikelola langsung oleh DKM/Takmir masjid, sehingga manfaatnya bisa berkelanjutan dan menyentuh lebih banyak masyarakat.
Sebelumnya, program serupa telah diluncurkan oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Oktavian, di Masjid Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, dengan jumlah yang sama. Dengan demikian, total bantuan yang sudah disalurkan mencapai Rp300 juta untuk 106 jamaah masjid di dua kecamatan.
Dalam sambutannya, Gus Bupati menyampaikan apresiasi atas terobosan Baznas Kabupaten Mojokerto dalam memberdayakan jamaah melalui masjid.
“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan umat. Melalui program Microfinance Masjid ini, jamaah bisa mengakses permodalan yang sehat dan terarah. Harapan kami, bantuan ini tidak hanya meringankan, tetapi juga memacu semangat kemandirian ekonomi jamaah,” ujar Gus Bupati.
Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar jamaah masjid dapat memiliki akses pembiayaan tanpa harus terjerat pinjaman berbunga tinggi.
“Kami berusaha menghadirkan solusi nyata bagi jamaah. Pinjaman ini sifatnya ringan, tanpa bunga, dan pengelolaannya dipercayakan kepada takmir masjid agar lebih dekat dengan kebutuhan jamaah. InsyaAllah, dengan sinergi pemerintah daerah, Baznas, dan DKM, program ini bisa berjalan berkelanjutan,” tegas Gus Zamroni.
Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan Baznas Kabupaten Mojokerto, Kabag Kesra Setda, Brand Manager BSI Mojokerto, Camat Jetis, serta Kepala Desa Ngabar.
BERITA24/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Tata Kelola, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ikuti BIMTEK SOP BAZNAS se-Jawa Timur
BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS se-Jawa Timur Tahun 2025, Senin–Selasa (22–23/9/2025) di Hotel Santika Gresik.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, khususnya dalam aspek pengadaan, keuangan, dan penyaluran dan pendistribusian, agar pengelolaan zakat semakin transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hadir dalam acara ini, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Timur Dra. Siti Munawaroh, M.A., Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., Wakil Ketua I Drs. KH. Masnuh, M.A., Wakil Ketua II Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si., serta Wakil Ketua IV Dr. KH. Husnul Khuluq, M.M.
Baznas Kabupaten Mojokerto hadir melalui Wakil Ketua IV, MK. Muhailili, S.Ag. didampingi Amil Pelaksana Shinta Lintang, M.SEI.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bekal bagi penguatan kelembagaan.
“Bimtek SOP ini menjadi momentum penting agar Baznas Kabupaten Mojokerto semakin tertib dalam tata kelola, khususnya di bidang pengelolaan keuangan dan pelayanan. Dengan adanya standar operasional yang jelas, insyaAllah kerja-kerja amil lebih terarah, masyarakat lebih percaya, dan manfaat zakat bisa lebih dirasakan secara luas,” ujarnya.
Bapak M.K. Muhailili juga menambahkan bahwa penguatan SOP tidak hanya soal kepatuhan administratif, tetapi juga wujud komitmen moral Baznas dalam menjaga amanah muzaki serta meningkatkan kesejahteraan mustahik di Kabupaten Mojokerto.
Dengan adanya Bimtek ini, diharapkan seluruh Baznas Kabupaten/Kota se-Jawa Timur dapat menyatukan langkah, memperkuat sistem, dan menghadirkan tata kelola zakat yang semakin profesional.
BERITA23/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Silaturahmi DPUPR ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Satukan Langkah untuk Kesejahteraan Masyarakat
Mojokerto, 22 September 2025 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto melakukan silaturahmi ke kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mojokerto di Jl. RA Basoeni No. 162, Mojokerto, pada Senin (22/9/2025) pukul 09.30 WIB.
Pertemuan ini dihadiri oleh Plt. Kepala DPUPR, Anik Mutammima Kurniawati, S.T., M.Eng., bersama jajaran, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi sekaligus membangun sinergi program antara DPUPR dan BAZNAS. Sinergi tersebut diharapkan dapat mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Plt. Kepala DPUPR, Anik Mutammima Kurniawati, S.T., M.Eng. menyampaikan: “DPUPR tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga berkomitmen agar pembangunan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sinergi dengan BAZNAS ini penting, karena pembangunan infrastruktur pada akhirnya harus memberi nilai tambah bagi kesejahteraan umat. Kami berharap kerja sama ini menghadirkan solusi yang lebih komprehensif bagi masyarakat Mojokerto.”
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyambut baik langkah sinergi ini.
“Kami menyambut baik kunjungan dari DPUPR. Kolaborasi ini membuka ruang agar zakat yang dikelola Baznas bisa bersinergi dengan pembangunan daerah. Dengan sinergi ini, insyaAllah penyaluran zakat tidak hanya menyentuh sisi konsumtif, tetapi juga mendukung pemberdayaan yang terintegrasi dengan pembangunan infrastruktur. Harapannya, masyarakat dapat merasakan manfaat secara lebih merata,” ujar Zamroni.
Melalui kerja sama ini, kedua lembaga sepakat untuk terus menjalin koordinasi dan memetakan program yang dapat dikerjakan secara sinergis, demi terwujudnya pembangunan yang berkeadilan dan berdaya guna bagi masyarakat Mojokerto.
BERITA22/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Peningkatan Peran UPZ Masjid
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid merupakan garda terdepan dalam pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, serta sedekah dari jamaah. Kehadiran UPZ Masjid menjadi penting karena posisinya yang dekat dengan masyarakat, sehingga lebih mudah membangun kepercayaan sekaligus menumbuhkan kesadaran umat untuk berzakat.
Di tengah dinamika sosial saat ini, UPZ Masjid tidak hanya dituntut sekadar sebagai “kotak amal resmi”, melainkan juga sebagai lembaga yang mampu mengelola dana umat dengan profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan. Masjid sebagai pusat ibadah akan lebih hidup jika peran sosial-ekonominya ikut dioptimalkan.
Peningkatan peran UPZ Masjid dapat dimulai dari aspek sosialisasi dan edukasi. Jamaah perlu terus mendapatkan pemahaman bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga sarana mengangkat kesejahteraan masyarakat. Melalui khutbah, pengajian, dan media informasi masjid, kesadaran zakat bisa ditanamkan secara berkelanjutan.
Selain itu, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas. Laporan keuangan yang rutin diumumkan, baik secara manual maupun digital, akan meningkatkan kepercayaan jamaah. Semakin tinggi kepercayaan, semakin besar pula partisipasi umat untuk menitipkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui UPZ Masjid.
Dalam pengelolaan zakat, sinergi dengan Baznas menjadi langkah strategis. Dengan bekerja sama, UPZ Masjid dapat memastikan bahwa zakat dikelola sesuai aturan syariat dan regulasi, sekaligus memanfaatkan program-program pemberdayaan yang sudah dijalankan Baznas. UPZ tidak berjalan sendiri, tetapi menjadi bagian dari ekosistem besar pengelolaan zakat nasional.
Lebih jauh, UPZ Masjid perlu mengembangkan program pemberdayaan mustahik. Tidak hanya sebatas memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian, misalnya melalui pelatihan keterampilan, modal usaha mikro, atau program pendidikan. Dengan cara ini, zakat menjadi solusi nyata dalam mengentaskan kemiskinan.
Pemanfaatan teknologi digital juga menjadi peluang yang tidak boleh diabaikan. UPZ Masjid dapat memanfaatkan aplikasi pembayaran zakat online, QRIS, maupun platform media sosial untuk publikasi program. Inovasi ini memudahkan jamaah dalam menunaikan zakat sekaligus memperluas jangkauan penerimaan.
Di sisi lain, UPZ Masjid juga dapat berperan dalam memperkuat solidaritas sosial jamaah. Penyaluran zakat yang tepat sasaran, seperti membantu fakir miskin, beasiswa anak yatim, atau pelayanan kesehatan, akan membuat jamaah merasa masjid benar-benar hadir dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekitar.
Dengan penguatan peran tersebut, masjid akan tampil bukan hanya sebagai tempat shalat, tetapi juga sebagai pusat penguatan umat: spiritual, sosial, dan ekonomi. Dari masjid, lahir jamaah yang tidak hanya taat beribadah, tetapi juga peduli, mandiri, dan berdaya.
Akhirnya, peningkatan peran UPZ Masjid harus dimaknai sebagai ikhtiar kolektif. Semua pihak, baik pengurus masjid, jamaah, maupun Baznas, perlu bergerak bersama. Jika hal ini dijalankan dengan konsisten, insyaAllah UPZ Masjid akan menjadi motor penggerak kesejahteraan umat dan menghidupkan kembali peran masjid sebagai pusat peradaban.
BERITA18/09/2025 | Zamroni Ahmad
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan UPZ Masjid: Perkuat Profesionalisme dan Tata Kelola Zakat
Pacet – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar Pelatihan UPZ Masjid pada Senin (15/9/2025) bertempat di Hotel Puri Srijaya, Pacet. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Sekda Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto, M.M.
Hadir dalam kegiatan tersebut Waka IV BAZNAS Jatim, Drs. KH. Husnul Khuluq, M.M., Kabag Kesra, Kabag Hukum, Kepala Kemenag, Ketua MUI, Ketua DMI, FKUB serta para peserta dari UPZ Masjid se-Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Asisten I Sekda, Bambang Purwanto, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas peran BAZNAS dalam membangun sinergi dengan masjid.
"UPZ Masjid adalah ujung tombak pengelolaan zakat di masyarakat. Kami berharap melalui pelatihan ini, pengurus masjid semakin profesional, transparan, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan umat,” ujarnya.
Sementara itu, Waka IV Baznas Jatim, KH. Husnul Khuluq, menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam mengelola dana zakat.
“Zakat yang dikelola dengan amanah dan tepat sasaran akan menjadi energi besar untuk mengentaskan kemiskinan. Karena itu, UPZ harus dibekali dengan pengetahuan tata kelola yang sesuai regulasi dan syariah,” tegasnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus H. Zamroni Ahmad, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kelembagaan zakat di tingkat akar rumput.
“Kami ingin UPZ Masjid tidak hanya sekadar mengumpulkan zakat, tetapi juga mampu melakukan pemberdayaan. Dengan demikian, keberadaan Baznas dapat lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” jelasnya.
Kegiatan pelatihan ini akan berlangsung 2 hari yaitu 15-16 September 2025 penuh dengan berbagai materi terkait regulasi, tata kelola, dan strategi pemberdayaan zakat melalui masjid.
BERITA16/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
UNESA dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Olahan Lele dan Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Cegah Stunting
Mojokerto – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Gayaman, dan Pemerintah Kecamatan Mojoanyar dalam upaya mendukung penanggulangan stunting di wilayah Mojokerto. Kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Olahan Ikan Lele Murah dan Bergizi serta Pengelolaan Keuangan Keluarga ini digelar di Pendopo Kecamatan Mojoanyar pada Selasa, 2 September 2025.
Program pengabdian masyarakat ini menjadi wujud nyata kepedulian UNESA terhadap tumbuh kembang anak-anak, khususnya balita yang masih mengalami stunting. Berdasarkan data Kominfo Jawa Timur, penyebab utama stunting di Kabupaten Mojokerto didominasi oleh pola makan (87 persen), pola asuh (45 persen), serta faktor lingkungan seperti sanitasi dan paparan asap rokok (65 persen).
Kegiatan diawali dengan pengukuran tinggi dan berat badan anak sebagai bentuk identifikasi. Tim pengabdian UNESA juga menyiapkan playground agar anak-anak dapat bermain, sementara para ibu fokus mengikuti materi pelatihan.
Dalam sesi pelatihan, para ibu diperkenalkan potensi ikan lele sebagai bahan pangan lokal yang murah, bergizi, dan mudah diolah. Ikan lele diketahui mengandung protein, zat besi, dan omega-3 yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak. Beragam olahan praktis dan lezat diperkenalkan agar lele dapat menjadi menu sehari-hari keluarga.
Selain edukasi gizi, para peserta juga mendapat materi tentang pengelolaan keuangan keluarga. Dengan perencanaan anggaran rumah tangga yang bijak, diharapkan para ibu mampu memprioritaskan kebutuhan gizi anak sekaligus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.
Pimpinan tim pengabdian, Dr. Rachma Indrarini, S.E., M.SEI. mengapresiasi antusiasme peserta. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari para ibu di Kecamatan Mojoanyar. Harapan kami, ilmu yang dibagikan hari ini dapat langsung dipraktikkan di rumah, sehingga anak-anak Mojokerto tumbuh lebih sehat dan cerdas. Kegiatan ini bukan hanya tentang gizi, tetapi juga tentang membangun kesadaran bahwa keluarga adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini bisa berlanjut secara berkesinambungan. “Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di satu titik, tetapi dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Dengan begitu, upaya pencegahan stunting di Mojokerto dapat memberikan hasil yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan keluarga Mojokerto yang lebih sehat, mandiri, dan bebas dari stunting.
BERITA11/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Mojokerto TERANG, BAZNAS Kab Mojokerto Hadirkan Kacamata Gratis untuk Siswa MTs se-Kabupaten Mojokerto
Program Mojokerto TERANG (Tebar Kacamata untuk Anak Gemilang) kembali hadir untuk memberikan manfaat nyata bagi pelajar di Kabupaten Mojokerto. Pada hari Senin, 8 September 2025 menyasar lembaga dibawah naungan KKM MTsN 4 Kabupaten Mojokerto yang beranggotakan 23 lembaga binaan.
Pemeriksaan dilakukan pada jam 09.00 di Mts Miftahul Ulum, desa Bendung, Kecamatan Jetis. Di ikuti oleh hampir 85 siswa yang mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Mustakim, M.Pd selaku Ketua KKM MTsN 2 menyampaikan apresiasinya. “Program Mojokerto Terang ini sangat bermanfaat, karena banyak siswa yang sebenarnya memiliki keterbatasan penglihatan namun tidak terdeteksi. Dengan kacamata gratis ini, semoga mereka bisa lebih nyaman belajar dan berprestasi.”
Salah satu siswa penerima, Chika, tidak bisa menyembunyikan rasa gembiranya. “Senang sekali akhirnya bisa dapat kacamata baru. Jadi lebih jelas kalau baca tulisan di papan. Terima kasih Baznas Mojokerto,” ungkapnya polos.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Kabupaten Mojokerto, H. Samiadi, menegaskan bahwa program Mojokerto Terang merupakan bagian dari ikhtiar memajukan pendidikan. “Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan penglihatan tidak menjadi hambatan bagi anak-anak untuk meraih cita-citanya. Program ini akan terus berlanjut dan menyasar seluruh KKM di Kabupaten Mojokerto.”
Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat lebih semangat belajar, memiliki kesehatan mata yang terjaga, serta mampu meraih prestasi terbaiknya.
BERITA10/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PT Telkom Bahas Program Lanjutan Kampung Akhlak
Mojokerto – Sebagai tindak lanjut dari program Kampung Akhlak, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjalin komunikasi intensif dengan PT Telkom. Pertemuan berlangsung pada Jumat (5/9) antara jajaran BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom Regional V.
Hadir dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Waka IV Bapak MK. Muhailili, SE didampingi Bapak Luqman Baroroh serta Bu Karina selaku pendamping program. Sementara itu, dari Telkom hadir Bapak Ahmad Yani, pengurus UPZ Telkom Regional V.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pelaksanaan Kampung Akhlak tahap kedua, termasuk berbagai kebutuhan teknis yang harus dipenuhi. “Kami ingin memastikan program ini berjalan lebih baik dan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Bapak MK. Muhailili.
Selain fokus pada program Kampung Akhlak, diskusi juga menyentuh peluang kolaborasi lain bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Salah satunya terkait penanganan stunting.
Bapak Ahmad Yani menyambut positif peluang kerjasama tersebut. “Telkom sangat terbuka untuk berkolaborasi, apalagi bila melibatkan banyak pihak dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap kolaborasi dengan Telkom dapat memperkuat program sosial-keagamaan, sekaligus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat Mojokerto.
BERITA09/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Silaturahmi Baznas dan TP PKK Kabupaten Mojokerto Bahas Program Bersama
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar silaturahmi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Mojokerto pada Rabu (3/9/2025) pukul 13.00 di Peringgitan Rumah Dinas Bupati Mojokerto.
Hadir dalam pertemuan ini Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad didampingi Waka I, Waka II, Waka III, Kabag Administrasi Umum, serta Kabid Penyaluran. Sementara dari TP PKK hadir Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Ny. Shofiyah Hana Barra, Lc, didampingi beberapa ketua pokja PKK.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu setengah jam ini menjadi ruang dialog dan pertukaran gagasan mengenai program-program unggulan masing-masing lembaga. BAZNAS menyampaikan capaian serta program prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Sementara TP PKK memaparkan program keluarga sejahtera, ketahanan pangan, hingga pemberdayaan perempuan.
Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Ning Hj. Shofiyah Hana Barra, Lc, menyampaikan apresiasinya atas jalinan komunikasi yang baik ini. “Alhamdulillah, melalui silaturahmi ini kita bisa saling mendengar dan saling menguatkan. Banyak potensi kolaborasi yang bisa kita sinergikan, terutama dalam hal pemberdayaan keluarga, pendidikan anak, serta penanggulangan kemiskinan,” tutur Ning Hana.
Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun masyarakat. “BAZNAS tidak bisa berjalan sendiri, perlu mitra strategis seperti TP PKK. Dengan sinergi, InsyaAllah zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS bisa lebih tepat sasaran, menyentuh keluarga-keluarga yang membutuhkan,” ujar Gus Zam.
Silaturahmi ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjalin kerja sama lebih erat dalam program-program sosial dan pemberdayaan di Kabupaten Mojokerto.
BERITA05/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Mojokerto Terang, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bagikan 1000 Kacamata untuk Siswa SMP Tidak Mampu
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto meluncurkan program terbaru bertajuk Mojokerto TERANG (Tebar Kacamata untuk Anak Gemilang). Program ini resmi dilaunching oleh Gus Bupati, Dr. H. Muhammad AlBarra, Lc., M.Hum., pada Senin, 25 Agustus 2025 di Pendopo Graha Majatama.
Program Mojokerto Terang menyasar 1000 siswa SMP/MTs dari keluarga kurang mampu untuk diberikan kacamata secara gratis. Hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap kesehatan mata anak-anak agar tetap berprestasi tanpa hambatan dalam belajar.
Sugeng Mawardi, Wakil Ketua II Bidang Penyaluran Baznas Kabupaten Mojokerto, menjelaskan bahwa program ini sudah melalui tahap koordinasi dengan berbagai pihak terkait.
“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag. Pertemuan dengan entitas kepala sekolah setingkat SMP/MTs, baik MKKS maupun KKM MTs, juga sudah dilakukan sebagai tindak lanjut dari program ini,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, Baznas Mojokerto menggandeng Historia Optik sebagai mitra pemeriksaan dan penyediaan kacamata. Owner Historia Optik, Suffi, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan.
“Kami merasa bangga bisa ikut ambil bagian dalam program Mojokerto Terang. Kesehatan mata sangat penting bagi anak-anak untuk mendukung proses belajar. Semoga kacamata yang diberikan benar-benar bermanfaat dan membuat mereka semakin bersemangat menuntut ilmu,” ujarnya.
Dengan adanya program Mojokerto Terang ini, diharapkan para siswa yang mengalami gangguan penglihatan dapat lebih fokus dalam belajar dan meraih prestasi tanpa terbebani keterbatasan fasilitas.
BERITA03/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Mojokerto Lakukan Evakuasi Pohon Tumbang di Tiga Titik
Mojokerto, Selasa 2 September 2025 – Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mojokerto bersama sejumlah unsur relawan melakukan aksi cepat tanggap pemotongan pohon tumbang di tiga titik rawan bencana. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.51 – 11.22 WIB di lokasi:
Jurang Gembolo, jalur Pacet–Trawas ; Jalur Cangar, titik Gotean ; Dusun Pamotan, Desa Warugunung
Aksi pemotongan dan evakuasi pohon tumbang ini melibatkan Baznas Tanggap Bencana, Welirang Komunity, PDSI, PMI, Perkemi, serta unsur relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
Kasiyanto menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi para relawan yang turun langsung ke lapangan.
“Alhamdulillah, penanganan pohon tumbang di tiga titik rawan bisa segera diselesaikan berkat kerja sama tim dan dukungan berbagai pihak. Hal ini menunjukkan bahwa kolaborasi lintas komunitas dan relawan sangat penting untuk keselamatan masyarakat Mojokerto,” ungkap pria yang akrab dipanggil Cak Gusy ini.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad juga menegaskan komitmen Baznas dalam merespons cepat setiap potensi bencana.
“Baznas Tanggap Bencana hadir bukan hanya dalam penyaluran bantuan, tetapi juga aksi nyata di lapangan seperti hari ini. Kehadiran BTB bersama potensi relawan lain menjadi bentuk kepedulian kami agar akses jalan masyarakat tetap aman dan lancar,” jelas Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto.
Dengan sinergi yang kuat antara Baznas, komunitas, dan relawan, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Mojokerto dapat dilakukan lebih cepat dan tepat, sehingga risiko bagi masyarakat bisa diminimalisir.
BERITA02/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Doa untuk Negeri, Gus Bupati Serahkan Sembako untuk Ojol
Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Doa untuk Negeri pada Senin (1/9/2025) pagi di Graha Majatama. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum (Gus Bupati), Wakil Bupati, serta jajaran Forkopimda.
Hadir pula para kepala OPD, camat se-Kabupaten Mojokerto, para huffadz JHQ, komunitas ojek online, anggota serikat buruh, serta tokoh lintas agama. Kegiatan ini dimulai dengan khataman Al-Qur’an, dilanjutkan tahlil, dan ditutup dengan doa bersama dari seluruh perwakilan agama secara bergantian.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Bupati menyerahkan paket sembako dari Baznas Kabupaten Mojokerto kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang hadir. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah bersama Baznas untuk meringankan beban masyarakat.
“Doa untuk Negeri ini kita selenggarakan untuk berdoa pada semua korban dibeberapa tempat di Indonesia baik dari pengendara ojol, mahasiswa dan aparat pemerintah dan para korban yang lain, memohon keselamatan dan keberkahan bagi bangsa, sekaligus membangun kondusivitas masyarakat Mojokerto. Kita ingin semua elemen bersatu menjaga persaudaraan dan kerukunan,” ungkap Gus Bupati.
Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran lintas tokoh agama dan berbagai komunitas menegaskan semangat kebhinekaan serta komitmen bersama menjaga kedamaian di Mojokerto.
BERITA01/09/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Prestasi Membanggakan, Gus Bupati Bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto Terima BAZNAS Award 2025
Jakarta – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Mojokerto. Serangkaian acara pada Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) BAZNAS 2025 diselenggarakan pula puncak apresiasi BAZNAS kepada BAZNAS/LAZ, Kepala Daerah Se-Indonesia yaitu BAZNAS Award 2025 yang digelar pada Kamis (28/8/2025) di Ballroom Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Gus Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc, M.Hum bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto berhasil meraih penghargaan bergengsi tingkat nasional.
Dalam acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut, Gus Bupati Mojokerto menerima penghargaan pada kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat, sementara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dianugerahi penghargaan sebagai BAZNAS dengan Koordinasi Kelembagaan Terbaik.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen kepala daerah dalam mendukung optimalisasi zakat, infak, dan sedekah (ZIS), serta peran BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang dinilai berhasil membangun sinergi kelembagaan dengan berbagai pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun dunia usaha.
Dalam keterangannya, Gus Bupati Mojokerto menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan tersebut.
“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi saya, melainkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto. Dukungan terhadap gerakan zakat adalah bagian dari ikhtiar kita bersama untuk menumbuhkan kepedulian sosial, mengurangi kesenjangan, serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata,” ujar Gus Barra.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, juga mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasih atas penghargaan nasional ini.
“Penghargaan ini adalah buah kerja sama dan sinergi seluruh pihak, mulai dari muzaki, munfiq, pemerintah daerah, hingga para relawan. Kami akan terus berkomitmen meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan memperluas manfaat zakat untuk mustahik di Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.
Dengan raihan dua penghargaan sekaligus, diharapkan semakin memperkuat peran BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam pengelolaan zakat serta meningkatkan semangat masyarakat untuk berzakat sebagai bagian dari pembangunan daerah.
BERITA28/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Pusat dan Daerah : BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakornas BAZNAS 2025 di Jakarta
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Mojokerto turut menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang digelar pada 26–29 Agustus 2025 di Ballroom Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara .
Acara pembukaan Rakornas yang berlangsung pada Selasa (26/8) ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua MPR RI, Ahmad Muzani; Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., serta Ketua Baznas RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. Tampak pula hadir ulama kharismatik asal Mojokerto, KH. Asep Saifuddin Chalim, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah yang dalam kesempatan ini melaunching buku Islam Ala Prabowo.
Rakornas Baznas 2025 resmi dibuka oleh Menteri Agama. Dalam sambutannya, Ketua Baznas RI menyampaikan beberapa langkah strategis yang tengah ditempuh Baznas RI dalam memperkuat peran lembaga zakat di Indonesia. Empat fokus utama yang disampaikan yakni:
1. Penguatan kelembagaan,
2. Penguatan SDM,
3. Penguatan infrastruktur dan teknologi,
4. Penguatan jaringan dan sinergi.
Dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto hadir langsung Ketua, Zamroni Ahmad, bersama Wakil Ketua II, Soegeng Mawardi, dan Wakil Ketua IV, MK. Muhailili, S.Ag. Kehadiran jajaran pimpinan Baznas Kabupaten Mojokerto ini sebagai wujud komitmen dalam mendukung strategi nasional pengelolaan zakat sekaligus memperkuat sinergi pusat dan daerah.
“Rakornas ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan langkah seluruh Baznas se-Indonesia dalam rangka meningkatkan peran zakat untuk kesejahteraan umat,” ujar Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad.
Rakornas BAZNAS 2025 dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan rangkaian agenda strategis, diskusi, serta perumusan kebijakan nasional terkait penguatan peran zakat di Indonesia.
BERITA27/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Gus Bupati Serahkan Ijazah Siswa yang Tertahan, BAZNAS Mojokerto Bantu 200 Anak Didik
Mojokerto – Haru dan bahagia terpancar dari wajah para siswa serta orang tua saat menerima kembali ijazah yang sebelumnya tertahan akibat tunggakan biaya pendidikan. Melalui program Tebus Ijazah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto dengan dukungan para muzaki dan munfiq, berhasil membantu 200 siswa dari berbagai jenjang pendidikan dengan total pembayaran tunggakan mencapai Rp395.683.500.
Adapun rincian penerima manfaat adalah:
SD/MI: 26 siswa dengan total Rp19.437.000 ;
SMP/MTs: 50 siswa dengan total Rp88.750.000 ;
SMA/MA/SMK: 124 siswa dengan total Rp287.496.500
Jumlah keseluruhan: 200 siswa dengan nilai Rp395.683.500
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar pelunasan administrasi sekolah, tetapi juga bentuk nyata ikhtiar membuka jalan bagi generasi muda Mojokerto.
> “Program ini bukan sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga membuka jalan bagi generasi muda Mojokerto agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan. Kami berharap dengan diterimanya kembali ijazah, anak-anak kita bisa melanjutkan pendidikan, mendapatkan pekerjaan yang layak, dan pada gilirannya menjadi generasi yang mandiri serta memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan daerah,” ungkapnya.
Bupati Mojokerto, Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum (Gus Barra), turut menyerahkan secara simbolis ijazah kepada siswa penerima manfaat. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi penuh kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
> “Saya sangat mengapresiasi BAZNAS. Ini memang berangkat dari ide saya karena sering ada keluhan dari bawah terkait ini. Saya lempar ke BAZNAS dan alhamdulillah bisa dieksekusi dengan sangat baik,” tegas Gus Bupati.
Turut hadir dalam acara tersebut : Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Bapeda Kabupaten Mojokerto, Kepala BPKAD Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Mojokerto, Pimpinan dan Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kepala Sekolah, orang tua siswa, serta para siswa penerima manfaat program Tebus Ijazah
Acara yang bertempat di pendopo Graha Majatama pada Senin, 25 Agustus 2025 ini berlangsung penuh kehangatan dengan suasana haru, sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan masyarakat dalam upaya mewujudkan generasi Mojokerto yang lebih baik.
BERITA25/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Perumusan Program Strategi Sanitasi Pemkab Mojokerto 2025–2029
Mojokerto – Dalam rangka penyusunan review dokumen Strategi Santai Kabupaten Mojokerto 2025–2029, berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama stakeholder terkait menghadiri kegiatan perumusan program dan kegiatan sanitasi pada Kamis, 21 Agustus 2025. Acara digelar di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Mojokerto mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh perwakilan Kepala Bappeda, Bapak Syukron, serta dihadiri oleh berbagai dinas, antara lain : BPBD, DPRKP2, PUPR, DLH, Dinkes, dan DPMD. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto turut serta dalam pertemuan ini, diwakili oleh Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim.
Dalam kesempatan tersebut, H. Lukman Hakim menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Mojoker untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak demi tercapainya tujuan strategis pembangunan daerah.
> “BAZNAS Kabupaten Mojokerto siap mendukung program Strategi Sanitasi 2025–2029. Kami meyakini, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga-lembaga terkait, arah pembangunan akan semakin terarah serta mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, khususnya dalam aspek kesejahteraan dan pemberdayaan umat,” ujar H. Lukman Hakim.
Melalui forum perumusan ini, diharapkan setiap program dan kegiatan dapat disinergikan sehingga pembangunan Kabupaten Mojokerto dalam kurun waktu 2025–2029 memiliki pijakan yang kuat, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
BERITA22/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Santunan Rp. 42 juta untuk Marbot Masjid, Bukti Kepedulian Baznas Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Sebanyak 444 marbot masjid di Kabupaten Mojokerto kini terlindungi program BPJS Ketenagakerjaan melalui inisiatif Baznas Kabupaten Mojokerto. Program ini mencakup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), memberikan rasa aman bagi para marbot yang selama ini mengabdikan diri di rumah ibadah.
Salah satu penerima manfaat adalah almarhumah Ibu Muawanah, marbot Masjid Baitul Muttaqin, Dusun Kedawun, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan. Santunan sebesar Rp 42 juta diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Gus Barra, didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, pada peringatan HUT RI ke-80 di Lapangan Dinoyo, Jatirejo (10/8/25). Bantuan ini diterima oleh ahli waris almarhumah, Eni.
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya program ini sebagai bentuk perlindungan sosial.
“Sebanyak 444 marbot masjid masuk dalam program Baznas untuk diikutsertakan dalam JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap ini menjadi bantalan sosial bagi mereka. Ketika ada musibah, ada sistem perlindungan yang membantu keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Eni, ahli waris almarhumah, menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih kepada Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan ini sangat berarti untuk kami yang ditinggalkan, dan semoga ini membawa berkah untuk semua yang peduli pada marbot masjid,” ungkapnya dengan haru.
Melalui program ini, Baznas Kabupaten Mojokerto berharap dapat meringankan beban keluarga marbot ketika menghadapi musibah sekaligus memotivasi masyarakat untuk terus mendukung peran mereka dalam memakmurkan masjid.
BERITA16/08/2025 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →