Berita Terbaru
Program Donasi Bencana Bupati Bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto Kumpulkan Rp1,15 Miliar
Mojokerto – Program Donasi Bencana yang diinisiasi oleh Bupati Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto berhasil menghimpun dana dan bantuan kemanusiaan dengan total nilai mencapai Rp1.153.990.809. Pengumpulan donasi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Mojokerto terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai daerah.
Dari total tersebut, bantuan natura tercatat senilai Rp612.102.500. Bantuan berupa logistik dan kebutuhan dasar ini telah disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur dan diberangkatkan ke wilayah terdampak bencana pada Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera. Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi guna memastikan bantuan tepat sasaran dan segera diterima oleh para penyintas.
Selain bantuan natura, donasi dalam bentuk uang tunai juga berhasil dihimpun. Sebesar Rp185.556.000 disalurkan melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, sementara Rp356.332.309 lainnya disalurkan melalui BAZNAS Republik Indonesia untuk mendukung penanganan darurat, pemulihan, dan kebutuhan lanjutan bagi korban bencana.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan wujud nyata kepedulian kolektif masyarakat Mojokerto.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil gotong royong dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Amanah ini kami jaga dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para korban bencana,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. KH. Ali Maschan Moesa. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai contoh baik dalam pengelolaan donasi kebencanaan.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan kolaboratif Bupati Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten. Ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial di Jawa Timur, khususnya Mojokerto, sangat kuat dan patut menjadi teladan,” ungkapnya.
Melalui program ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Mojokerto.
#Zakat menguatkan Indonesia
#Peduli sesama, Percaya baznas.
BERITA09/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
ZCD dan Balai Ternak Mojokerto Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari BAZNAS RI
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan kepada sejumlah program dan pendamping berprestasi atas capaian kinerja terbaik tahun 2025. Penyerahan sertifikat penghargaan tersebut dilaksanakan pada 5 Januari 2026 di Kantor BAZNAS RI, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, ZCD Mojokerto dan Balai Ternak Mojokerto dinobatkan sebagai Program Berkinerja Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, yang menilai keberhasilan pelaksanaan program, efektivitas pendampingan, serta dampak positif yang dirasakan langsung oleh para mustahik.
ZCD Mojokerto mencatat capaian kinerja yang sangat tinggi dengan nilai 97,9%, menunjukkan konsistensi program dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Sementara itu, Balai Ternak Mojokerto bahkan mencatat capaian evaluasi 122,7%, menegaskan keberhasilan program dalam aspek produktivitas, pendampingan, dan keberlanjutan ekonomi mustahik. Angka di atas 100 persen ini bukan typo—memang kinerjanya “ngebut tapi tetap di jalur”.
Selain penghargaan program, Ahmad Ali juga menerima sertifikat sebagai Pendamping Program dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi optimal, kedisiplinan, serta peran aktif dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, dan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar program pendayagunaan zakat terus berkembang, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA06/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
PKH Kecamatan Dlanggu Salurkan Donasi Sumatera Rp 20,4 Juta melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Pada hari Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Dlanggu, telah dilaksanakan penyaluran donasi sebesar Rp 20.415.000 dari PKH Kecamatan Dlanggu, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Donasi ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas para pendamping serta keluarga besar PKH Kecamatan Dlanggu terhadap masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan donasi diterima langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, sebagai perwakilan resmi lembaga pengelola zakat.
Melalui sinergi ini, donasi yang terkumpul akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para penerima.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PKH Kecamatan Dlanggu atas kepercayaan dan partisipasinya. Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat semangat kepedulian untuk sesama.
BERITA19/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
UPZ Masjid Al Falah Mojosari Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Sumatera ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto — UPZ Masjid Al Falah Mojosari menyalurkan donasi kemanusiaan untuk masyarakat di Sumatera pada Senin, 15 Desember 2025. Penyaluran donasi ini merupakan wujud kepedulian jamaah dan pengurus UPZ Masjid Al Falah terhadap saudara-saudara yang membutuhkan bantuan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto turut berperan dengan melayani penjemputan donasi langsung dari UPZ Masjid Al Falah Mojosari. Layanan penjemputan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam memberikan kemudahan kepada UPZ dan masyarakat dalam menyalurkan donasi secara aman, transparan, dan tepat sasaran.
Donasi yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat di Sumatera sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah serta pengurus UPZ Masjid Al Falah Mojosari atas partisipasi dan kepercayaan yang diberikan. Semoga donasi yang disalurkan membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima serta seluruh pihak yang terlibat.
BERITA19/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Relawan dan Tata Kelola Zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan Penguatan Relawan dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang dirangkaikan dengan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (14/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pimpinan, Amil, dan Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto serta didampingi unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Kabag Kesra Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko, S.Sos., M.Si., Asisten I Pemkab Mojokerto Tatang Mahendra, S.H., M.H., serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Rombongan disambut langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Tulungagung, yakni Drs. H. Suyadi, M.M. selaku Ketua BAZNAS, didampingi Abdul Wachid, S.IP. (Wakil Ketua I) dan H. Zainul Fuad, S.E., M.Pd. (Wakil Ketua II), serta turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tulungagung Slamet Sunarto dan Kabag Kesra Kabupaten Tulungagung H. Makrus Manan, S.P., M.M..
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung memaparkan sejumlah praktik baik (best practice) pengelolaan zakat yang menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Di antaranya adalah dukungan Surat Edaran Bupati terkait zakat fitrah yang mencakup istri dan anak serta dikelola secara on balance sheet, peningkatan pelayanan mustahik dan muzaki secara humanis, serta penguatan kolaborasi dengan OPD dan perguruan tinggi dalam pengembangan program, termasuk Indeks Desa Zakat (IDZ).
Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dapat mengadopsi dan mengembangkan inovasi pengelolaan zakat serta memperkuat kapasitas relawan dalam mendukung program kemanusiaan dan kebencanaan di daerah.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar-BAZNAS kabupaten.
BERITA17/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Peduli Bencana Sumatera 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Serahkan Donasi melalui BAZNAS
Mojokerto, 2025 – Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menyalurkan donasi kemanusiaan bagi korban Bencana Sumatera Tahun 2025 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Kegiatan penyerahan donasi berlangsung dengan khidmat dan penuh kepedulian sosial sebagai wujud solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dengan didampingi langsung oleh Bupati Mojokerto. Total donasi yang disalurkan mencapai Rp198.469.000, yang merupakan hasil penggalangan dana dari seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Dinas Pendidikan atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan ini.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan gotong royong aparatur pemerintah daerah terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga donasi ini dapat meringankan beban para korban serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat terdampak di Sumatera,” ujar Bupati Mojokerto.
Lebih lanjut, Bupati Mojokerto berharap semangat solidaritas ini dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, khususnya dalam merespons bencana dan persoalan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan komitmennya untuk menyalurkan donasi secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS dalam menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial, khususnya dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
BERITA16/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Relawan BTB Mojokerto Bergerak: Bantu BPBD Siapkan 15 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera
Mojokerto – Enam relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mojokerto diterjunkan untuk membantu proses penyiapan hingga pengiriman bantuan logistik bagi korban bencana di Sumatera. Sejak Rabu, 10 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, para relawan bekerja bergotong-royong bersama tim BPBD Kabupaten Mojokerto sampai seluruh logistik siap diberangkatkan pada Kamis, 11 Desember 2025.
Dalam prosesnya, para relawan BTB terlibat langsung dalam pemilahan bantuan, penyusunan muatan, hingga memasukkan beragam kebutuhan logistik ke dalam truk pengiriman. Mereka juga mendampingi pengantaran logistik dari Mojokerto menuju BPBD Provinsi Jawa Timur di Surabaya sebagai wujud solidaritas kemanusiaan lintas daerah.
Prosesi pemberangkatan truk bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto, H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., di Pendopo Kabupaten Mojokerto pada Kamis pagi, 11 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Dengan penuh semangat, Bupati melepas rombongan bantuan sambil menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
Daftar bantuan logistik yang dikirim meliputi:
Beras 12,5 ton
Gula 2,5 ton
Mie instan 400 dus
Peralatan mandi dan selimut 300 paket
Minyak goreng 300 dus
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Mojokerto selalu hadir ketika saudara-saudara di daerah lain membutuhkan bantuan. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas bencana di Sumatera.
BERITA12/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kontribusi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam Forum Ilmiah Internasional ICONZ 9 BAZNAS 2025
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang ilmiah International Conference on Zakat (ICONZ) 9 BAZNAS yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 9–11 Desember 2025. Amil pelaksana bidang IV Shinta Lintang terpilih sebagai Selected Paper and Presenter setelah melalui proses seleksi bersama peserta lain dari berbagai daerah dan negara.
ICONZ 9 tahun ini mengusung tema: “Zakat & Philanthropy: Beyond Technology – Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity.”
Tema tersebut menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan, termasuk zakat dan filantropi. Inovasi di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penghimpunan serta pendistribusian dana sosial Islam.
Namun, konferensi ini juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak hanya sekadar digitalisasi. Transformasi digital perlu diarahkan pada tujuan-tujuan kemanusiaan yang lebih luas, seperti keadilan sosial, solidaritas, dan keberlanjutan. Nilai-nilai inilah yang menjadi dasar agar teknologi tetap mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu presenter di forum internasional ini menjadi bagian dari upaya lembaga untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan tata kelola zakat yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Melalui kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto dapat ikut berkontribusi dalam diskusi global mengenai inovasi pengelolaan zakat dan filantropi.
Forum ilmiah tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara lembaga zakat, organisasi filantropi, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat kerja sama, merumuskan kebijakan, dan mengembangkan model tata kelola zakat yang inklusif, adaptif, dan berorientasi keberlanjutan.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap partisipasi ini dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, memperkuat kapasitas amil, dan terus berupaya memajukan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA11/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Prof. Dr. Ali Maschan Moesa, M.Si. Tekankan Optimalisasi Teknologi Berbasis Akhlak pada Bimtek Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025
Surabaya, 27 November 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025 sebagai upaya memperkuat kompetensi komunikasi publik lembaga zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan ini diikuti perwakilan humas BAZNAS kabupaten/kota se–Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Ali Maschan menekankan bahwa kehumasan BAZNAS harus mengedepankan nilai-nilai Qur’ani dalam setiap aktivitas komunikasi. Menurutnya, humas lembaga zakat bukan hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memikul amanah dakwah yang berlandaskan akhlak.
  “Teknologi terus berkembang, namun yang menentukan arah komunikasi adalah akhlaknya. Humas BAZNAS harus informatif sekaligus menjaga nilai kesalehan komunikasi.”
Prof. Ali Maschan merujuk tiga ayat Al-Qur’an sebagai landasan etis bagi humas, yakni QS. Al-Baqarah: 263 tentang ucapan yang baik (qawlan ma‘rufan), QS. Ali ‘Imran: 162 tentang kejujuran dan integritas, serta QS. Al-Mulk: 2 tentang menghasilkan amal dan kinerja terbaik (ahsanu ‘amala).
Dalam sesi materi, ia juga memperkenalkan delapan pilar komunikasi Qur’ani yang perlu diterapkan humas BAZNAS, yaitu: Qawlan Ma’ruf, Qawlan Maghfiroh, Qawlan Syadidah, Qawlan Balighah, Karimah, Maysuro, Adzuma, dan Syakila. Pilar-pilar tersebut menekankan pentingnya komunikasi yang santun, valid, bermartabat, mudah diakses, dan memiliki substansi.
Sementara itu, Bimtek Kehumasan 2025 menghadirkan materi teknis seperti literasi digital, strategi komunikasi publik, produksi konten, manajemen isu, dan keamanan informasi. Para peserta juga mengikuti sesi praktik dan coaching clinic untuk menyelaraskan standar komunikasi BAZNAS di seluruh Jawa Timur.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat profesionalitas, adaptivitas, dan kualitas layanan informasi BAZNAS daerah dalam menghadapi tantangan digital dan meningkatnya kebutuhan transparansi publik.
  “Keunggulan humas BAZNAS terletak pada keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penerapan nilai-nilai Qur’ani. Modern dalam metode, Qur’ani dalam nilai.”
Bimtek Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025 ini menjadi momentum strategis dalam membangun ekosistem komunikasi zakat yang lebih profesional, adaptif, dan bernilai spiritual. Dengan penguatan kapasitas digital dan pembekalan prinsip komunikasi Qur’ani, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan informasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap BAZNAS di seluruh daerah.
BAZNAS Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi humas sebagai garda terdepan penyebaran pesan kebaikan, transparansi, dan literasi zakat di era digital.
BERITA27/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Tata Kelola Air Bersih: Rembuk Desa Kampung Akhlak Rejosari Jadi Tonggak Baru
Mojokerto — Selasa, 25 November 2025. Program Kampung Akhlak yang dijalankan melalui Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS kembali menunjukkan perkembangan nyata di Kabupaten Mojokerto. Berlokasi di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, ratusan warga memadati forum Rembuk Desa Pengelolaan Air Bersih untuk membahas kesepakatan baru terkait tata kelola layanan air melalui HIPAM Cahaya Tirta.
Kegiatan berlangsung hangat dan kondusif, dihadiri oleh Kepala Desa Rejosari Suprapto; Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto MK Muhailili; jajaran BAZNAS; Babinsa; Babinkamtibmas; serta perangkat desa. Sekitar 120 kepala keluarga dari Dusun Siman dan Lebaksari turut aktif memberikan pandangan dalam forum yang menjadi ruang musyawarah warga tersebut.
Dalam sesi pemaparan, pengurus HIPAM melaporkan telah rampungnya sejumlah perbaikan instalasi air bersih—mulai dari sumber air hingga jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah warga. Langkah teknis ini menjadi fondasi penting untuk memastikan layanan air bersih di Rejosari dapat meningkat sekaligus terjamin keberlanjutannya.
Melalui dialog intens dan partisipatif, warga sepakat pada tiga keputusan utama:
Perbaikan instalasi air oleh HIPAM telah selesai dari hulu hingga ke rumah warga.
Warga berkomitmen menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki demi keberlanjutan manfaat jangka panjang.
Iuran pemeliharaan sebesar Rp10.000 per bulan per rumah tangga ditetapkan untuk mendukung operasional dan perawatan rutin.
Sebagai tindak lanjut, pengurus HIPAM akan menyusun sistem pendataan iuran yang lebih rapi dan teratur, sementara Pemerintah Desa Rejosari akan menyiapkan landasan regulasi berupa Peraturan Desa (Perdes) untuk memperkuat tata kelola pengelolaan air bersih di tingkat lokal.
Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili, menyampaikan apresiasi atas semangat warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan air tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada komitmen dan kedisiplinan bersama.
“Air bersih ini bukan sekadar fasilitas, tapi amanah yang harus dijaga. Perbaikan sudah berjalan, tinggal bagaimana kita memeliharanya secara kolektif. Kalau warga kompak, InsyaAllah manfaatnya panjang,” ujarnya penuh optimisme.
Proses pendampingan ini kembali menegaskan bahwa program Kampung Akhlak BAZNAS bukan semata membangun sarana fisik, tetapi juga mendorong penguatan tata kelola dan partisipasi warga. Dengan kolaborasi berkelanjutan antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Rejosari diharapkan semakin mandiri dalam mengelola sumber daya air serta menjadi salah satu model pemberdayaan komunitas di Kabupaten Mojokerto.
BERITA26/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Pejuang Bangsa: Bantuan bagi 50 Veteran di Momentum Hari Pahlawan
Mojokerto, 10 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, suasana religius dan penuh makna terasa di Pendopo Graha Maja Tama, Senin (10/11) malam. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Semaan Al-Qur’an, Doa untuk Pahlawan, dan Ngaji Kebangsaan, yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, ormas Islam, serta pimpinan lembaga keagamaan se-Kabupaten Mojokerto.
Momen kebangsaan ini semakin bermakna dengan kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto, yang menyalurkan bantuan bagi 50 orang veteran pejuang kemerdekaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Gus H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pejuang bangsa.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kebaznasan—sebuah semangat untuk berbagi dan menebar keberkahan kepada mereka yang telah berjuang demi kemerdekaan.
“Para veteran adalah teladan bagi kita semua. Melalui program ini, BAZNAS ingin menunjukkan bahwa semangat perjuangan mereka tetap hidup di hati umat. Zakat yang dikelola dengan amanah akan terus menguatkan solidaritas dan menumbuhkan rasa syukur,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Gus Bupati mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial keagamaan, terlebih pada momentum bersejarah seperti Hari Pahlawan.
“Semangat kepahlawanan tidak berhenti pada cerita masa lalu. Ia harus hidup dalam tindakan nyata—dalam kepedulian sosial, gotong royong, dan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.
Sementara itu, Suyitno (79), seorang veteran asal Kecamatan Trowulan, tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut.
“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Bantuan ini bukan soal nilainya, tapi perhatian dan penghormatan yang begitu berarti bagi kami para veteran,” tuturnya lirih.
Kegiatan malam itu juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama untuk arwah para pahlawan, serta tausiah kebangsaan yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat perjuangan di era modern.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan nilai iman, kebangsaan, dan kepedulian sosial dalam setiap gerak kebaznasannya—menyatukan pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat menuju kesejahteraan yang berkeadilan.
BERITA12/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kandang Domba Jadi Kelas Belajar: BAZNAS Hadirkan Wisata Edukasi Seru di Mojokerto Lewat Balai Ternak Tirto Mulyo
Mojokerto, 5 November 2025 — Suara tawa anak-anak bercampur dengan embik domba pagi itu membuat suasana Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, terasa berbeda dari biasanya. Balai Ternak Tirto Mulyo binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto mendadak ramai dipenuhi 35 bocah TK Dharma Wanita Tambakagung yang datang bersama empat guru pendamping untuk mengikuti wisata edukasi peternakan.
Pada Minggu, 3 November 2025, anak-anak itu tak sekadar jalan-jalan. Selama tiga jam, dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, mereka diajak belajar mengenal dunia ternak secara langsung — memberi makan domba, melihat proses pembuatan pakan silase, hingga mengetahui bahwa kotoran dan urin domba bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman.
Pendamping program Balai Ternak, Ali, mengatakan kegiatan ini memang dirancang agar anak-anak bisa belajar sambil bermain.
“Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap hewan dan lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya kenal domba, tapi juga belajar menjaga kebersihan lingkungan melalui daur ulang limbah organik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Tambaksari, Imron, yang turut hadir, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mengubah balai ternak menjadi ruang belajar terbuka.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak belajar banyak hal di luar kelas, dan masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Menurutnya, Balai Ternak Tirto Mulyo kini bukan sekadar tempat beternak, tetapi juga pusat edukasi yang menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan cinta lingkungan sejak kecil. Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar rutin dan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan di sekitar wilayah tersebut.
Salah satu guru pendamping, Ibu Rina, bahkan menyebut anak-anaknya tak henti bercerita usai kunjungan.
“Mereka senang sekali melihat domba secara langsung. Sambil bermain, mereka juga belajar tentang tanaman dan lingkungan — benar-benar pengalaman belajar yang menyenangkan,” katanya sambil tersenyum.
Ke depan, Balai Ternak Tirto Mulyo berencana menggandeng lebih banyak sekolah di Kabupaten Mojokerto agar lokasi ini dapat berkembang menjadi wisata edukasi berkelanjutan. Dengan begitu, Balai Ternak tak hanya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, tetapi juga tempat inspiratif bagi generasi muda untuk belajar mencintai alam — bahkan dari seekor domba sekalipun.
BERITA06/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Menjalin Sinergi dan Aksi Nyata: Diskusi Pendamping Balai Ternak Baznas Lintas Kabupaten
Mojokerto, Sabtu (1/11/2025) — Dalam suasana cerah dan penuh kehangatan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan Koordinasi dan Diskusi Lintas Kabupaten Pendamping Balai Ternak di Balai Ternak Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu siang pukul 14.00–18.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarpendamping Balai Ternak dari berbagai daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhalili, serta para pendamping Balai Ternak dari Kabupaten Tuban, Lamongan, dan Mojokerto.
Pertemuan ini menjadi wadah berbagi pengalaman, pembelajaran, dan koordinasi antarpendamping dalam memperkuat strategi pengelolaan usaha peternakan, khususnya dalam hal penjualan domba dan pengolahan pupuk kompos organik.
Dalam suasana diskusi yang dinamis dan penuh semangat, para peserta membahas beragam peluang pasar yang berpotensi dikembangkan. Beberapa ide strategis yang mengemuka antara lain membuka jaringan kerja sama dengan lembaga-lembaga zakat untuk memenuhi kebutuhan kurban dan aqiqah, serta mendorong BAZNAS di tingkat kabupaten hingga nasional untuk menghadirkan program-program yang mampu menyerap hasil ternak para peternak binaan, seperti sedekah daging, program aqiqah bersama, dan kegiatan berbagi hasil ternak lainnya.
Selain itu, para pendamping juga saling bertukar pengalaman sukses dalam pemasaran domba dan pengolahan pupuk organik, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas dan kemandirian kelompok peternak binaan di masing-masing wilayah.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhalili, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pendamping dan menekankan pentingnya sinergi lintas daerah.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena menjadi wadah untuk saling belajar dan memperkuat jejaring antarpendamping. Harapan kami, hasil diskusi ini tidak berhenti di sini, tetapi ditindaklanjuti dengan langkah nyata untuk membuka peluang pasar bagi para peternak binaan BAZNAS,” ujar MK Muhalili.
Sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan berkoordinasi dengan pengurus kelompok Balai Ternak setempat untuk menindaklanjuti peluang pasar yang telah diidentifikasi, terutama dalam pengembangan pemasaran domba dan penguatan produk turunan seperti pupuk kompos organik.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui sektor peternakan. Sinergi lintas kabupaten diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan mustahik yang berkelanjutan serta memperkuat peran Mojokerto sebagai salah satu pusat pengembangan Balai Ternak di Jawa Timur.
BERITA04/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
RKAT 2026 Disahkan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siap Tancap Gas Capai Target Rp7,5 Miliar
Malang, 31 Oktober 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Timur resmi menutup rangkaian Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) Tahun 2026 bagi BAZNAS se-Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di Regent’s Park Hotel, Kota Malang, sejak 29 hingga 31 Oktober 2025 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah kebijakan dan strategi pengelolaan zakat di wilayah Jawa Timur.
Bimtek yang diikuti oleh pimpinan dan pelaksana bidang perencanaan, keuangan, serta pelaporan BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., didampingi Wakil Ketua I, Drs. KH. Masnuh, M.A., dan Wakil Ketua II, Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I.
Dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto, hadir Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan, H. Lukman Hakim, S.Ag., bersama Amil Pelaksana III, Akramin.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI atas dukungan dan pendampingan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kegiatan ini berperan penting dalam memperkuat kapasitas kelembagaan BAZNAS daerah agar penyusunan perencanaan semakin terarah dan sejalan dengan kebijakan nasional.
“Teknologi dan regulasi yang baik harus ditopang oleh data yang akurat dan karakter amil yang berintegritas, agar pengelolaan zakat benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Pengesahan RKAT Tahun 2026 menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Bimtek. Proses penyusunan yang dilakukan selama tiga hari menghasilkan dokumen perencanaan strategis yang siap ditandatangani secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama dalam pelaksanaan program zakat di tahun mendatang.
Menanggapi kegiatan tersebut, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, S.Ag., menyampaikan bahwa sesuai keputusan Rakorda, BAZNAS Mojokerto menargetkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp7,5 miliar pada tahun 2026. Target ini dinilai realistis dan sejalan dengan tren pertumbuhan pengumpulan pada tahun-tahun sebelumnya.
“Kami optimis target Rp7,5 miliar dapat tercapai dengan strategi penguatan unit pengumpul zakat (UPZ), kolaborasi lintas lembaga, serta digitalisasi layanan,” jelas H. Lukman.
“Amanat Rakornas BAZNAS juga menegaskan bahwa 60 persen dari hasil penghimpunan harus diarahkan untuk program pendayagunaan. Artinya, ke depan fokus kita bukan hanya mengumpulkan, tetapi juga memperluas manfaat dan memberdayakan mustahik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa arah kebijakan tahun 2026 akan menitikberatkan pada program pemberdayaan ekonomi umat, seperti pengembangan Baznas Microfinance Mojokerto (BMM), pelatihan kewirausahaan, serta penguatan ketahanan sosial berbasis masjid, pesantren, dan lingkungan masyarakat.
Dengan disahkannya RKAT 2026, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja penghimpunan dan pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan umat.
BERITA03/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BIMTEK BMM BAZNAS Kabupaten Mojokerto : Dorong Digitalisasi Pelaporan BMM Lewat Aplikasi Menara Masjid
Mojokerto, 30 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto terus berinovasi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan program ekonomi umat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelaporan Program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Kamis (30/10/2025) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola BMM dari dua masjid binaan, yaitu Masjid Nurul Huda Desa Ngabar, Kecamatan Jetis dan Masjid Baitul Mansyur Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan teknis mengenai pelaporan digital melalui Aplikasi Menara Masjid, platform resmi milik Kementerian Agama (Kemenag) yang dirancang untuk mendukung tata kelola masjid yang transparan, akurat, dan berbasis data.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa penerapan sistem digital menjadi bagian penting dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana umat.
“Kami berharap semua pengelola BMM bisa memanfaatkan aplikasi Menara Masjid dengan baik, sehingga setiap kegiatan ekonomi umat yang dilakukan melalui masjid dapat terlaporkan dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka,” ujar Zamroni.
Sementara itu, Haqi, administrator Masjid Nurul Huda Ngabar, menilai pelatihan ini sangat membantu pihaknya dalam memperbaiki sistem pelaporan.
“Dengan adanya pelatihan dan pelaporan melalui Menara Masjid, kami jadi lebih mudah menyusun laporan keuangan dan kegiatan. Semua data tersimpan rapi dan bisa langsung dilihat oleh BAZNAS maupun Kemenag,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Roziqin, administrator Masjid Baitul Mansyur Kedungmaling Sooko.
“Dengan aplikasi Menara Masjid, semua jadi lebih cepat, transparan, dan efisien. Ini sangat membantu kami dalam menjalankan amanah program BMM,” jelasnya.
Melalui kegiatan bimtek dan pelaporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap seluruh masjid penerima program BMM dapat menjadi contoh pengelolaan ekonomi umat berbasis masjid yang profesional, akuntabel, dan transparan, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
BERITA31/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS RI Pertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian Selama 23 Tahun Berturut-turut
Jakarta, 23 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun 2024. Predikat tertinggi dalam audit keuangan tersebut diberikan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo, menandai konsistensi BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan opini WTP selama 23 tahun berturut-turut, sejak pertama kali diaudit pada tahun 2002 hingga 2024.
Pencapaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Kantor BAZNAS RI, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Hadir dalam kesempatan itu Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua H. Mo Mahdum, Pimpinan Bidang Pendistribusian Saidah Sakwan, MA, serta Sekretaris Utama H. Subhan Cholid.
Dalam laporan keuangan yang diaudit, BAZNAS RI mencatat total pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) mencapai Rp1,108 triliun, terdiri dari Rp874,1 miliar zakat dan Rp254,9 miliar infak/sedekah. Adapun realisasi penyaluran dana mencapai Rp1,066 triliun, yang digunakan untuk berbagai program pemberdayaan umat di seluruh Indonesia.
Ketua BAZNAS RI, Kiai Noor Achmad, menegaskan bahwa capaian opini WTP bukan sekadar simbol administratif, melainkan bukti konkret atas integritas dan transparansi lembaga dalam mengelola dana publik.
“Opini Wajar Tanpa Pengecualian ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada seluruh masyarakat—khususnya para muzaki, mustahik, dan mitra LAZ di seluruh Indonesia. Dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp1,108 triliun telah kami kelola dan salurkan secara transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan syariah dan regulasi,” ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan WTP selama 23 tahun berturut-turut merupakan hasil kerja keras kolektif seluruh jajaran amil BAZNAS, mulai dari pimpinan hingga staf lapangan.
“Kami bertekad menjaga standar akuntabilitas publik ini, karena kepercayaan masyarakat adalah modal utama dalam pengelolaan zakat nasional,” tegasnya.
Sementara itu, Managing Partner KAP AR Utomo, Ahmad Toha, menyampaikan bahwa opini WTP diberikan setelah melalui proses audit menyeluruh dan sesuai Standar Akuntansi Keuangan Indonesia (SAK), termasuk PSAK 109 tentang Akuntansi Zakat, Infak, dan Sedekah.
“Kami melakukan audit yang ketat dan berlapis untuk memastikan seluruh transaksi bebas dari kesalahan material. Hasilnya, laporan keuangan BAZNAS RI dinilai wajar dan transparan,” jelas Ahmad Toha.
Ia juga memberikan apresiasi atas profesionalitas dan keterbukaan BAZNAS RI dalam menjalankan tata kelola keuangan lembaga.
“Atas nama KAP AR Utomo, kami mengucapkan selamat kepada BAZNAS RI. Capaian ini menjadi contoh lembaga publik yang kredibel dan berintegritas,” ujarnya.
Dengan diraihnya opini WTP selama lebih dari dua dekade, BAZNAS RI semakin menegaskan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan dipercaya publik. Kiai Noor berharap prestasi ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
“Kami tidak hanya ingin mempertahankan predikat WTP, tetapi menjadikannya semangat untuk terus berinovasi dalam memberdayakan umat dan mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.
BERITA27/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto dan UPZ Telkom Serahkan Program Kampung Akhlak Tahap II di Desa Rejosari
Mojokerto, 25 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Telkom kembali melanjutkan sinergi dalam Program Kampung Akhlak Tahap II. Penyerahan program dilakukan secara simbolis di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, pada Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari keberhasilan tahap pertama yang telah berjalan efektif di beberapa wilayah sebelumnya. Program Kampung Akhlak sendiri merupakan kolaborasi strategis antara BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan UPZ Telkom dalam membangun masyarakat yang berdaya, berakhlakul karimah, serta mandiri secara sosial dan ekonomi.
Pada tahap kedua ini, fokus pengembangan diarahkan pada tiga sektor utama, yaitu:
Pengembangan BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) sebagai penguat ekonomi masyarakat berbasis masjid.
Penataan saluran air bersih guna meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan warga.
Penguatan usaha ternak warga sebagai langkah konkret dalam pemberdayaan ekonomi produktif.
Total nilai program tahap II ini mencapai Rp200 juta, bersumber dari kolaborasi antara BAZNAS dan UPZ Telkom.
Pengurus UPZ Telkom Jatim Region III, Joni, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama yang terus terjalin dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
“Kami melihat Kampung Akhlak ini bukan sekadar program sosial, tetapi sebuah gerakan perubahan mental dan budaya. Fokus pada ekonomi, sanitasi, dan ketahanan pangan melalui ternak warga adalah langkah nyata membangun masyarakat yang mandiri dan berakhlak,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi contoh ideal sinergi antara dunia kerja dan lembaga zakat.
“Program ini membuktikan bahwa zakat dapat menjadi instrumen pembangunan. Pada tahap kedua ini, kami arahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi serta menumbuhkan budaya gotong royong yang berlandaskan nilai akhlakul karimah,” jelasnya.
Melalui dukungan berkelanjutan dari UPZ Telkom, BAZNAS Kabupaten Mojokerto optimistis bahwa Kampung Akhlak akan terus berkembang menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis nilai, spiritualitas, dan kemandirian ekonomi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya.
BERITA25/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Optimistis Wujudkan Target Pengumpulan Zakat 2025
Surabaya, 23 Oktober 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menggelar Forum Percepatan Pengumpulan BAZNAS se-Jawa Timur 2025, yang berlangsung di Kantor BAZNAS Jatim, Surabaya, pada Kamis (23/10/2025). Kegiatan strategis ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antar-BAZNAS kabupaten/kota, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mempercepat penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di seluruh wilayah Jawa Timur.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, M.Si., didampingi jajaran pimpinan BAZNAS Jatim. Hadir pula Direktur Penguatan Pengumpulan Nasional BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM, bersama tim, serta para pimpinan bidang pengumpulan BAZNAS dari seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
Dalam arahannya, Prof. KH. Ali Maschan Moesa menegaskan bahwa percepatan pengumpulan zakat tidak hanya diukur dari peningkatan angka semata, tetapi juga dari keberkahan, ketepatan sasaran, dan kemanfaatan nyata bagi mustahik.
“Zakat bukan sekadar data dan nominal, tapi amanah yang harus dikelola secara profesional dengan nilai-nilai syariah yang kokoh,” tegas Ketua BAZNAS Jatim.
Sementara itu, H. Fitriansyah Agus Setiawan dari BAZNAS RI memaparkan materi mengenai Evaluasi Kinerja Pengumpulan ZIS-DSKL Nasional, Target dan Rencana Pengumpulan 2026, serta Strategi Penguatan Pengumpulan dan Kampanye Layanan Kemudahan Zakat. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa target pengumpulan ZIS-DSKL se-Jawa Timur tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2,58 triliun, yang terdiri atas Rp447,4 miliar on balance sheet dan Rp2,13 triliun off balance sheet.
Dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto, hadir Wakil Ketua I, H. Samiadi, S.Pd.I., didampingi Ayu Isna Khariroh, S.Kom., pelaksana bidang pengumpulan. Dalam forum yang digelar di Surabaya ini, H. Samiadi memaparkan capaian menggembirakan BAZNAS Mojokerto sepanjang tahun 2025.
“Alhamdulillah, hingga Oktober ini realisasi pengumpulan kami sudah mencapai 92 persen dari target tahun 2025, yakni sebesar Rp6,6 miliar. Kami optimistis target ini akan tercapai sepenuhnya pada akhir tahun,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil sinergi antara kepercayaan masyarakat Mojokerto dan strategi penghimpunan yang inovatif, seperti digitalisasi zakat, optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta kemitraan dengan berbagai lembaga.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan transparansi agar zakat semakin dipercaya dan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui forum percepatan pengumpulan yang diselenggarakan di Surabaya ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto semakin termotivasi menutup tahun 2025 dengan kinerja optimal dan penuh keberkahan. Kegiatan ini juga memperkuat semangat bersama bahwa zakat bukan hanya angka, melainkan gerakan sosial yang menumbuhkan kemandirian dan ketangguhan umat.
BERITA24/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Peduli Difabel, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Bantuan Kursi Roda di Mojodowo
Mojokerto, 17 Oktober 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto kembali menebar manfaat melalui program kemanusiaan dan sosialnya. Kali ini, bantuan berupa satu unit kursi roda diserahkan kepada Bapak Seken Wahananto, warga Dusun Sidomulyo RT 002 RW 002, Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, di kediaman penerima. Acara berlangsung dengan suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan, disaksikan oleh perangkat desa serta sejumlah warga sekitar.
Bantuan kursi roda ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan dapat membantu Bapak Seken dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah dan nyaman.
“BAZNAS hadir bukan hanya untuk menyalurkan zakat, tetapi juga untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Bantuan kursi roda ini kami harapkan bisa membantu Pak Seken agar lebih mandiri dan semangat menjalani hari,” ujar Soegeng Mawardi, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Sementara itu, Bapak Seken Wahananto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kursi roda ini sangat berarti bagi saya untuk bisa beraktivitas lebih mudah,” ujarnya dengan haru.
Melalui program seperti ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan sosial dan kemanusiaan agar keberadaan lembaga zakat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh pelosok daerah.
BERITA21/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto sertai Pemkab Mojokerto Gelar Monitoring dan Evaluasi Bangunan Pondok Pesantren
Mojokerto — Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bangunan Pondok Pesantren melaksanakan kegiatan peninjauan ke sejumlah pesantren penerima bantuan pembangunan pada Kamis (16/10/2025) dan Senin (20/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan progres pembangunan di lingkungan pondok pesantren berjalan sesuai rencana, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Mojokerto, Tatang Mahendra, yang juga memimpin tim, menyampaikan bahwa kegiatan Monev merupakan bentuk tanggung jawab dan pengawasan pemerintah daerah terhadap program pembangunan pesantren.
“Pesantren adalah lembaga pendidikan yang berperan besar dalam pembentukan karakter bangsa. Karena itu, setiap bantuan pembangunan harus kita pastikan memberikan manfaat optimal bagi santri dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Tim Monev terdiri dari berbagai unsur lintas OPD, antara lain Bagian Kesra, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, Bakesbangpol, DPMPTSP, DPRKP2, Satpol PP, Inspektorat, Bagian Hukum, Kantor Kemenag, FKPP, Baznas Kabupaten Mojokerto, serta unsur kecamatan dan ahli bangunan gedung.
Pada Kamis, 16 Oktober 2025, tim melakukan monitoring di lima pondok pesantren wilayah Kecamatan Pacet, yaitu:
Nurul Ummah – Jl. Tirtawening No. 2 Kembangbelor
Sabilul Muttaqin – Dusun Piringwulung, Bendunganjati
Fatchul Ulum – Jl. Moch. Sholeh 270 Pacet
Riyadlul Jannah – Jl. KH. Hayam Wuruk 22 Pacet
Thoriqul Ulum – Desa Sajen
Sementara itu, pada Senin, 20 Oktober 2025, tim terbagi menjadi dua kelompok yang masing-masing memantau pesantren di Kecamatan Mojosari, Ngoro, dan Trawas, di antaranya: Tim I: Ulumiyyah, Induk Mamba’ul Ulum, dan Hidayatul Hikmah (Mojosari) Tim II: Masyithoh dan Sabilillah (Ngoro), serta An Nur Fatmah (Trawas)
Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, yang turut serta dalam tim, menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan lembaga keagamaan.
“Pembangunan fisik pesantren tidak sekadar soal gedung, tapi juga upaya memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan yang mandiri dan berdaya,” ungkapnya.
Dari hasil pemantauan awal, sebagian besar pembangunan pondok pesantren menunjukkan progres yang baik dan sesuai spesifikasi. Tim juga memberikan beberapa rekomendasi teknis untuk penyempurnaan dan percepatan penyelesaian pekerjaan.
Dengan kegiatan ini, diharapkan pembangunan sarana dan prasarana pesantren di Kabupaten Mojokerto semakin berkualitas, transparan, dan berkelanjutan demi mendukung peningkatan mutu pendidikan keagamaan di daerah.
BERITA20/10/2025 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →