WhatsApp Icon
BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO APRESIASI WARGA BINAAN PENGHAFAL NADZAM IMRITHI DENGAN PEMBERIAN SARUNG

MOJOKERTO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto memberikan apresiasi kepada warga binaan pemasyarakatan yang berhasil menghafal Nadzam Imrithi di Diniyah Lapas Kelas IIB Mojokerto, Rabu (14/10/2026). Apresiasi tersebut diwujudkan melalui pemberian sarung sebagai bentuk dukungan moral dan penghargaan atas semangat warga binaan dalam mempelajari ilmu agama, memperkuat keimanan, serta memperbaiki diri melalui proses pembinaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, pimpinan Kantor Kementerian Agama Kota dan Kabupaten Mojokerto, pimpinan Nahdlatul Ulama (NU) Mojokerto, serta Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, S.Pd.I.

Partisipasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama, termasuk warga binaan yang tengah menjalani proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan. Kepedulian tersebut menegaskan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, memperdalam pemahaman agama, meningkatkan kualitas akhlak, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Apresiasi diberikan kepada warga binaan yang menunjukkan kesungguhan dalam menghafal Nadzam Imrithi, sebuah kitab nazam yang memuat kaidah-kaidah ilmu nahwu atau tata bahasa Arab. Kegiatan menghafal ini menjadi bagian dari ikhtiar pembinaan keagamaan untuk menumbuhkan kedisiplinan, ketekunan belajar, dan kecintaan terhadap ilmu agama.

Pemberian sarung tidak sekadar menjadi bentuk bantuan, tetapi juga simbol perhatian, penghargaan, dan dukungan agar warga binaan terus bersemangat dalam belajar, beribadah, memperbaiki akhlak, serta membangun karakter yang lebih baik.

Keberhasilan menghafal Nadzam Imrithi menjadi momentum penting bahwa pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan bukan hanya tentang menjalani masa hukuman, melainkan juga kesempatan untuk menimba ilmu, memperkuat nilai-nilai spiritual, dan menumbuhkan harapan baru. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan memiliki bekal ilmu dan karakter positif untuk kembali berperan di tengah masyarakat.

Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, S.Pd.I, menyampaikan bahwa keikutsertaan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Bagi BAZNAS, kepedulian tidak boleh dibatasi oleh sekat-sekat sosial. Warga binaan juga merupakan bagian dari masyarakat yang membutuhkan perhatian, dukungan, dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Sarung yang kami berikan mungkin sederhana, tetapi kami berharap menjadi tanda bahwa mereka tetap dihargai dan tidak kehilangan harapan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, semangat zakat tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga melalui upaya menghadirkan kemaslahatan, menumbuhkan kepedulian, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Apresiasi terhadap warga binaan yang tekun mempelajari dan menghafal ilmu agama merupakan bentuk dukungan terhadap proses perubahan positif yang sedang mereka jalani.

“Ketika seseorang mau belajar, menghafal, dan bersungguh-sungguh mendalami ilmu agama, itu merupakan langkah baik yang patut diapresiasi. Semoga hafalan Nadzam Imrithi ini tidak berhenti pada hafalan semata, tetapi juga menjadi pintu untuk semakin mencintai ilmu, memperbaiki akhlak, dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas perhatian serta dukungan yang diberikan kepada warga binaan yang mengikuti pembinaan keagamaan di Diniyah Lapas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang telah memberikan perhatian kepada warga binaan melalui pemberian sarung sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka dalam menghafal Nadzam Imrithi. Dukungan ini sangat berarti dalam proses pembinaan karena dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, dan memperbaiki diri,” ungkap Arifin Akhmad.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang mendorong perubahan perilaku, penguatan karakter, dan tumbuhnya optimisme. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa perhatian sosial dapat menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus berproses menuju kehidupan yang lebih baik.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semangat menuntut ilmu, kepedulian sosial, dan nilai-nilai kemanusiaan semakin tumbuh. Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan memperbaiki diri. Dengan dukungan yang tepat, warga binaan diharapkan mampu menumbuhkan kepercayaan diri, memperkuat keimanan, dan kembali ke masyarakat dengan membawa manfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitarnya.

BAZNAS Menguatkan Indonesia. Zakat Menguatkan Sesama.

14/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kampung Zakat Tawangrejo Resmi Diserahkan, BAZNAS Dorong Kemandirian Mustahik melalui Pemberdayaan Peternakan

MOJOKERTO — Program Kampung Zakat di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, resmi diserahkan pada Rabu, 30 September 2026. Program yang telah berjalan sejak 20 November 2024 tersebut menjadi salah satu upaya pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi produktif dan pendampingan mustahik.

Program Kampung Zakat Tawangrejo pada awalnya dikembangkan melalui sektor peternakan kambing. Dari program tersebut tercatat sebanyak 32 ekor kambing dan 28 ekor anakan. Dalam proses pengembangannya, terdapat kambing yang mengalami kematian, yakni 7 ekor kambing dan 12 ekor anakan.

Selama pelaksanaan program, para penerima manfaat mendapatkan pengawasan dan pendampingan, terutama melalui penyuluh Kementerian Agama. Pendampingan juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk LAZISNU dan Dinas Pertanian, guna memberikan penyuluhan serta membantu penyelesaian berbagai kendala yang dihadapi peternak.

Dalam pelaksanaannya, LAZISNU turut berperan dalam membantu proses tukar tambah kambing yang mengalami masalah, termasuk ketika terdapat dua mustahik yang mengundurkan diri dari program. Langkah tersebut dilakukan agar aset program tetap dapat dimanfaatkan dan keberlanjutan pemberdayaan tetap terjaga.

Dari sisi pengelolaan keuangan, program Kampung Zakat tercatat memiliki total transaksi sekitar Rp135 juta, dengan dukungan dari BAZNAS sebesar Rp115 juta yang terdiri dari Rp75 juta dan Rp40 juta, serta dukungan Kementerian Agama sebesar Rp20 juta.

Selain sektor peternakan, program juga diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sebanyak 20 pelaku UMKM mendapatkan dukungan dengan nilai sekitar Rp21 juta. Selain itu, terdapat alokasi untuk santunan sebesar Rp5 juta dan bidang pendidikan sebesar Rp5 juta. Setelah berbagai kegiatan dilaksanakan, masih terdapat saldo sekitar Rp6 juta lebih.

Evaluasi pelaksanaan Kampung Zakat menunjukkan bahwa pendampingan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program. Pendampingan efektif selama kurang lebih enam bulan perlu diperkuat dengan sinergi lintas sektor dan keterlibatan pemerintah desa. Ke depan, keberadaan satgas desa dapat menjadi salah satu alternatif untuk memastikan program tetap berjalan setelah masa pendampingan berakhir.

Lebih dari sekadar memberikan bantuan modal atau aset, Kampung Zakat diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat, dari penerima bantuan menjadi masyarakat yang produktif, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Kasi Penzawa Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Imam Musta'in, S.Pd.I., menyampaikan bahwa keberlanjutan Kampung Zakat membutuhkan pendampingan yang konsisten dan keterlibatan seluruh pihak. Menurutnya, program tidak cukup hanya dengan memberikan bantuan, tetapi harus diikuti dengan pembinaan agar masyarakat mampu mengelola bantuan tersebut secara produktif dan mandiri.

Sementara itu, Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, menekankan pentingnya perubahan mindset masyarakat dalam keberlanjutan program Kampung Zakat. “Kita ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu berkembang menjadi masyarakat yang mandiri. Karena itu, pendampingan, penguatan usaha, dan sinergi dengan pemerintah desa maupun instansi terkait harus terus dilakukan,” ujarnya.

Ia berharap pengalaman Kampung Zakat Tawangrejo dapat menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan program pemberdayaan di wilayah lainnya. “Ke depan, kita perlu memperkuat sistem pendampingan dan memastikan ada pihak yang tetap mengawal program setelah masa pendampingan selesai. Dengan demikian, zakat yang disalurkan benar-benar memberikan dampak jangka panjang dan mampu mengubah mustahik menjadi lebih berdaya,” pungkasnya.

08/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Satu Tahun BMM Masjid Baitul Manshur, Nasabah Bertambah dari 50 Menjadi 72

MOJOKERTO — Satu tahun berjalan, Baznas Microfinance Masjid (BMM) Baitul Manshur, Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, terus menunjukkan perkembangan. Dari semula 50 nasabah saat diluncurkan pada Oktober 2025, kini jumlah nasabah telah bertambah menjadi 72 orang.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi dalam rapat laporan satu tahun perjalanan BMM Baitul Manshur yang dilaksanakan pada 7 Oktober 2026 di Kantor Takmir Masjid Baitul Manshur.

BMM Baitul Manshur diluncurkan pada Oktober 2025 oleh Wakil Bupati Mojokerto, dr. Rizal Octovina. Program tersebut mengelola dana sebesar Rp150 juta yang dimanfaatkan untuk mendukung permodalan usaha masyarakat melalui skema pembiayaan mikro berbasis masjid.

Dalam perjalanan satu tahun, jumlah penerima manfaat terus bertambah. Dari 50 nasabah pada awal program, kini berkembang menjadi 72 nasabah. Pertumbuhan ini menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan yang mudah dan dekat dengan lingkungan mereka.

Takmir Masjid Baitul Manshur menyampaikan bahwa keberadaan BMM tidak hanya berkaitan dengan pembiayaan usaha, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar masjid untuk hadir dalam persoalan ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar.

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga harus bisa memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. BMM ini menjadi salah satu ikhtiar kami agar jamaah yang memiliki usaha bisa mendapatkan dukungan dan berkembang,” ungkap perwakilan Takmir Masjid Baitul Manshur.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa perjalanan satu tahun BMM Baitul Manshur memberikan gambaran bahwa masjid dapat menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Yang kita lihat bukan hanya bertambahnya jumlah nasabah dari 50 menjadi 72. Yang lebih penting adalah bagaimana dana yang dikelola bisa terus berputar dan memberikan manfaat kepada semakin banyak masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, BMM merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengembangkan pendayagunaan dana zakat dan infak agar tidak berhenti pada bantuan sesaat, tetapi dapat menjadi instrumen pemberdayaan.

“Harapannya, para penerima manfaat tidak selamanya menjadi penerima. Mereka bisa tumbuh, usahanya berkembang, kemudian pada waktunya mampu mandiri. Jadi, dari masjid kita membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Yang menarik pinjaman sampai limit 3 juta di sini tanpa agunan, cukup keistiqomahan dalam berjamaah dan kesediaan mengikuti pengajian rutinan di masjid. ” tambahnya.

Laporan satu tahun BMM Baitul Manshur sekaligus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan program, mengevaluasi pengelolaan dana, serta menyusun langkah pengembangan ke depan.

Dengan bertambahnya jumlah nasabah menjadi 72 orang, BMM Baitul Manshur diharapkan semakin kuat sebagai bagian dari ekosistem pemberdayaan ekonomi berbasis masjid di Kabupaten Mojokerto.

08/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS RI Monitoring Program RLHB 2026 di Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO — BAZNAS RI melakukan monitoring pelaksanaan program Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) tahun 2026 di Kabupaten Mojokerto (23/9/2026). 

Monitoring berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan mengunjungi sejumlah titik penerima manfaat program RLHB. Tim BAZNAS RI, Siti Sundari, dalam kunjungan tersebut didampingi Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Luqman Baroroh dan Akramin Dirga.

Program RLHB merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat BAZNAS melalui bantuan perbaikan rumah bagi keluarga mustahik agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, dan aman.

Pada tahun 2026, program RLHB BAZNAS RI menyasar empat titik di Kabupaten Mojokerto. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan pelaksanaan program sekaligus memastikan bantuan yang diberikan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

Siti Sundari, Tim Monitoring BAZNAS RI mengatakan, monitoring lapangan penting dilakukan agar program tidak hanya berhenti pada proses penyaluran bantuan, tetapi dapat dipastikan pelaksanaannya sesuai dengan tujuan program.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana bantuan RLHB ini diterima dan dimanfaatkan oleh mustahik. Rumah bukan hanya soal bangunan, tetapi juga memberikan rasa aman, nyaman, dan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga,” ujar Siti Sundari.

Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten menjadi bagian penting dalam memastikan program berjalan dengan baik di daerah.

Sementara itu, Amil Pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Luqman Baroroh, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen mendampingi pelaksanaan program RLHB sejak proses identifikasi penerima, pembangunan, hingga monitoring.

“Kami berusaha memastikan bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar menjawab kebutuhan mustahik. Yang kami harapkan bukan hanya rumahnya menjadi lebih layak, tetapi kehidupan keluarga penerima juga semakin nyaman dan memiliki harapan yang lebih baik,” jelas Luqman.

Ia menambahkan, keberadaan program RLHB menunjukkan bahwa zakat dapat dikelola menjadi program yang memberikan dampak langsung dan nyata bagi masyarakat.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari evaluasi bersama antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan dan pendayagunaan zakat.

Sebab, bagi mustahik, rumah yang layak bukan sekadar bangunan. Di dalamnya ada tempat untuk pulang, tumbuh, dan menata kembali harapan.

06/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Jatim Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Terima Bantuan

MOJOKERTO — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 1,2 juta liter secara serentak di sejumlah wilayah di Jawa Timur sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

Salah satu lokasi penyaluran bantuan berada di Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur H. Mohammad Ghofirin, M.Pd., didampingi Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad serta Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Soegeng Mawardi.

Penyaluran air bersih ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih.

Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Melalui program ini, BAZNAS berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya di daerah yang mengalami kesulitan air, agar kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi,” ujarnya.

Sementara itu, warga Kunjorowesi Suyadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurut warga, bantuan air bersih sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama di tengah kondisi sulitnya mendapatkan air.

 “Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu warga untuk kebutuhan sehari-hari, karena saat ini mendapatkan air bersih cukup sulit,” ungkap salah seorang warga.

Melalui penyaluran tersebut, BAZNAS berharap bantuan air bersih tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan sinergi dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan di Jawa Timur.

05/10/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Dakwah Zakat, Dampingi Pembentukan UPZ di Mojokerep
Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Dakwah Zakat, Dampingi Pembentukan UPZ di Mojokerep
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus memperkuat jaringan dakwah zakat melalui pendampingan pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat dusun. Kali ini, pendampingan dilakukan di Dusun Mojokerep, Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Senin (24/2/2025), sebagai tindak lanjut dari sosialisasi yang dilakukan pekan sebelumnya. Kegiatan ini dilakukan atas inisiatif Takmir Masjid Zumrotus Sholihin yang menghubungi relawan Baznas di Kecamatan Mojosari untuk mengawal proses pembentukan UPZ. Menanggapi permintaan tersebut, Baznas Kabupaten Mojokerto langsung mengirimkan tim untuk mendampingi. "Setelah kami sosialisasi, takmir masjid menghubungi saya agar Baznas hadir memberikan pendampingan. Saya sampaikan ke pimpinan dan langsung dijadwalkan," ujar Rochadi, relawan Baznas Kecamatan Mojosari. Pertemuan yang digelar di Mojokerep ini dihadiri oleh takmir Masjid Zumrotus Sholihin, Al-Ikhlas, serta pengurus empat mushalla setempat. Mereka berkumpul guna mendalami teknis pembentukan UPZ dan pengelolaan zakat sesuai regulasi dan tuntunan syariat. “Alhamdulillah, antusias masyarakat luar biasa. Ketua Baznas hadir langsung dan menyampaikan arahan selama 15 menit sebelum masuk ke sesi dialog yang sangat bermanfaat,” ungkap Iwantoro, Ketua DKM Masjid Zumrotus Sholihin. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa pihaknya siap hadir mendampingi masyarakat dalam penguatan dakwah zakat. “Baznas bertanggung jawab memastikan pelaksanaan zakat masyarakat berjalan sesuai syariat dan regulasi negara,” tegasnya. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad, Relawan Baznas Wisnu dan Rochadi, serta tokoh agama dan masyarakat Mojokerep. Editor : Hida Wahyukharisma Putri
BERITA25/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gencarkan Sosialisasi UPZ, Dorong Optimalisasi Zakat Hingga ke Desa dan Sekolah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gencarkan Sosialisasi UPZ, Dorong Optimalisasi Zakat Hingga ke Desa dan Sekolah
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar sosialisasi pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa dan sekolah, Kamis (13/2/2025). Kegiatan ini dilaksanakan di empat lokasi secara serentak, yakni Pendopo Kecamatan Jetis, Bangsal, Mojosari, dan Gondang, dan dihadiri oleh sekitar 500 peserta yang terdiri dari kepala desa dan koordinator wilayah pendidikan. Tujuan utama sosialisasi ini adalah meningkatkan pemahaman tentang zakat dan peran strategis UPZ dalam memperluas pengumpulan zakat secara sah, legal, dan sesuai aturan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten I Pemkab Mojokerto, Bambang Purwanto, dan Kabag Kesra, Nunuk Djatmiko. Bambang Purwanto menjelaskan bahwa keberadaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai lembaga pengelola zakat diatur dalam Peraturan Bupati No. 104 Tahun 2025, dan menjadi bagian dari sistem penyangga program sosial pemerintah. Ia mengapresiasi peningkatan signifikan dalam pengelolaan zakat yang awalnya hanya Rp700 juta per tahun pada 2021, kini mencapai Rp6 miliar per tahun. Nunuk Djatmiko menambahkan bahwa seluruh ASN Pemkab Mojokerto telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas secara rutin setiap bulan. Dana ZIS ini disalurkan dalam berbagai program sosial seperti beasiswa yatim, bantuan kesehatan, rumah layak huni, dan bantuan untuk fakir miskin maupun korban bencana. Sementara itu, Wakil Ketua IV Baznas Mojokerto, MK Muhailili, menegaskan pentingnya pembentukan UPZ resmi di tiap desa dan sekolah agar mereka yang mengelola dana zakat memiliki legalitas sebagai amil yang sah.
BERITA15/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Relawan & BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Kuatkan Langkah Menuju 2025 Penuh Manfaat
Sinergi Relawan & BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Kuatkan Langkah Menuju 2025 Penuh Manfaat
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan strategis bersama para relawan pada Jumat, 7 Februari 2025. Agenda utama adalah menyusun rencana kegiatan tahun 2025 serta mengevaluasi program yang telah berjalan sebelumnya agar semakin berdampak bagi masyarakat. Pertemuan yang berlangsung penuh semangat ini membahas penguatan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, peningkatan efektivitas penggalangan dana, serta inovasi penyaluran bantuan sosial yang transparan dan akuntabel. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zam (Zamroni Ahmad), menyampaikan apresiasi tinggi terhadap peran aktif relawan dalam mendukung misi sosial dan keagamaan BAZNAS. “Tahun 2025 menjadi momentum untuk lebih inovatif dan profesional dalam pengelolaan zakat. Kolaborasi erat antara relawan, pimpinan, dan Satuan Audit Internal menjadi kunci untuk memastikan manfaat zakat lebih luas dan tepat sasaran,” ungkap Gus Zam. Wiji Utomo, perwakilan dari Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS Kabupaten Mojokerto, turut menegaskan pentingnya penguatan tata kelola dan akuntabilitas dalam menjalankan setiap program. “Prinsip syariah dan regulasi yang berlaku menjadi landasan utama dalam memastikan setiap rupiah yang dikelola memberi manfaat optimal,” ujarnya. Acara ditutup dengan diskusi interaktif yang melibatkan relawan, pimpinan BAZNAS, serta SAI. Diskusi ini mempertegas pentingnya sinergi untuk menciptakan program yang berkelanjutan dan semakin mensejahterakan umat melalui gerakan zakat. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, antara lain H. Samiadi (Waka I), Soegeng Mawardi (Waka II), MK Muhailili (Waka IV), Wiji Utomo (Inspektorat), dan Dr. H. Masruchan dari Kementerian Agama.
BERITA10/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan IAIN Kediri Perkuat Kolaborasi Magang Syariah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan IAIN Kediri Perkuat Kolaborasi Magang Syariah
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan civitas akademik IAIN Kediri pada Selasa (4/2/2025) dalam rangka monitoring mahasiswa magang. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja mahasiswa serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga zakat. Tim akademisi disambut jajaran pimpinan BAZNAS, yang mengapresiasi peran aktif mahasiswa dalam program pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berbasis syariah. Mahasiswa menyampaikan progres dan pengalaman selama magang, termasuk keterlibatan dalam strategi keuangan dan pemasaran zakat. Dosen pembimbing menekankan pentingnya praktik lapangan dalam memahami tata kelola keuangan syariah. Kunjungan ini ditutup dengan diskusi strategis guna mempererat kerja sama pendidikan dan pengabdian masyarakat.
BERITA06/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ringankan Biaya Medis Korban Kecelakaan, Wujud Nyata Kepedulian Zakat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Ringankan Biaya Medis Korban Kecelakaan, Wujud Nyata Kepedulian Zakat
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan melalui penyaluran bantuan biaya kesehatan kepada korban kecelakaan lalu lintas, Habib Jihat Akbar (21), warga Dusun Sengon, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu. Bantuan sebesar Rp 1.000.000 diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, melalui petugas RSI Sakinah, Agung. Habib mengalami kecelakaan serius yang menyebabkan patah tulang lengan atas, tulang pipi, dan gegar otak sedang. Ia harus menjalani beberapa kali operasi. Dalam kecelakaan tersebut, temannya yang dibonceng meninggal dunia di tempat. Agung menjelaskan, pasien berasal dari keluarga kurang mampu. Ibunya telah meninggal, dan ayahnya bekerja di luar kota. Selama ini, pengobatan ditanggung adik iparnya hingga mencapai Rp 41 juta, ditambah bantuan Jasa Raharja sebesar Rp 20 juta. “Kami mengajukan bantuan ke BAZNAS karena beban biaya sangat besar, dan keluarga korban sangat terbatas dalam ekonomi,” ujar Agung. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zam, menyatakan bahwa bantuan ini adalah bagian dari misi zakat untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam kondisi darurat seperti kecelakaan. “Zakat harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung. Ini bentuk nyata bahwa zakat bukan hanya ibadah, tapi juga solusi sosial,” tegasnya. Dengan sinergi antara rumah sakit, keluarga, dan lembaga zakat, diharapkan proses pemulihan Habib berjalan lancar dan keluarga mendapat keringanan beban.
BERITA05/02/2025 | Shinta Lintang Nurillah
HUT ke-24, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Tasyakuran & Khataman Al-Qur’an Serentak
HUT ke-24, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Tasyakuran & Khataman Al-Qur’an Serentak
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto merayakan hari jadinya yang ke-24 dengan semangat kebersamaan melalui kegiatan tasyakuran dan khataman Al-Qur’an serentak, Jumat (17/1/2025). Bertempat di kantor BAZNAS, acara ini dihadiri relawan dan mahasiswa magang IAIN Kediri. Khataman dilaksanakan secara daring bersama BAZNAS RI. Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, mengajak seluruh elemen untuk bersinergi dalam dakwah zakat, menyamakan peran setiap bagian layaknya tubuh yang saling mendukung. Selain itu, Jumat Berkah turut digelar dengan pembagian 100 nasi kotak. Acara ditutup dengan doa bersama dan makan tumpeng sebagai wujud syukur atas 24 tahun pengabdian untuk umat.
BERITA18/01/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Pererat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakor UPZ BAZNAS Jatim
Pererat Sinergi Zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadiri Rakor UPZ BAZNAS Jatim
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang digelar oleh BAZNAS Provinsi Jawa Timur, bertempat di Hotel Vanda, Trawas, Rabu–Kamis (4–5 Desember 2024). Acara ini mengangkat tema “Harmonisasi, Sinergi, Koordinasi, dan Optimalisasi Pengelolaan Dana ZIS”, dengan tujuan memperkuat hubungan antara muzakki dan munfik dengan lembaga pengelola zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Ketua BAZNAS Jatim, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, menegaskan pentingnya membangun kedekatan emosional dan spiritual antara masyarakat pembayar zakat dan lembaga pengelola zakat. “Kita ingin zakat dan sedekah menjadi kebiasaan rutin dan terkelola optimal melalui BAZNAS,” ujarnya. Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, menyambut hangat terpilihnya Mojokerto sebagai lokasi Rakor UPZ tahun ini. “Kami merasa bangga Mojokerto menjadi tuan rumah. Ini sekaligus menjadi momentum belajar dan bersinergi dengan BAZNAS Jatim, khususnya dalam meningkatkan kedekatan dengan muzakki dan munfik,” ujarnya. Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan BAZNAS Jatim, Asisten I Bupati Mojokerto, Kabag Kesra, Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, serta seluruh pengurus UPZ dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Timur. Kehadiran BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam forum strategis ini memperkuat komitmen untuk mengelola dana ZIS secara profesional, transparan, dan amanah, demi kesejahteraan masyarakat Mojokerto dan sekitarnya.
BERITA17/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Hidup Sendiri, Rumah Afandi di Gondang Direhab BAZNAS Kabupaten Mojokerto Berkat Zakat Muzakki
Hidup Sendiri, Rumah Afandi di Gondang Direhab BAZNAS Kabupaten Mojokerto Berkat Zakat Muzakki
Mojokerto – Wujud nyata kepedulian terhadap sesama, BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan renovasi rumah untuk mustahik di wilayah Gondang. Bantuan kali ini diberikan kepada Afandi, warga Dusun Bacem, Desa Bening, Kecamatan Gondang, pada Jumat, 13 Desember 2024. Afandi, pria paruh baya yang hidup sebatang kara dan bekerja serabutan, tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kondisi rumah sangat memprihatinkan—tanpa perabotan, dengan tempat tidur dari bambu pemberian tetangga. “Matursuwun BAZNAS, terima kasih para muzakki,” ucap Afandi dengan penuh syukur saat menerima bantuan. Relawan BAZNAS Kecamatan Gondang, Mashuri, menyampaikan bahwa bantuan renovasi sebesar Rp 5 juta digunakan untuk memperbaiki pintu dan jendela rumah yang lapuk serta membuatkan teras. Keterlibatan warga sekitar turut mempercepat proses perbaikan hingga hasilnya lebih maksimal. “Alhamdulillah, bantuan tetangga membuat rumah ini jauh lebih layak. Ini bentuk gotong royong yang luar biasa,” jelas Mashuri. Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim, menambahkan bahwa informasi mengenai kondisi Afandi diterima dari camat dan kepala dinas sosial. Setelah dilakukan verifikasi, BAZNAS segera memberikan intervensi. “Terima kasih kepada para muzakki yang terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Karena zakat Anda, satu rumah kembali layak dihuni,” ungkapnya. Program renovasi rumah layak huni ini merupakan bagian dari misi BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik dan memastikan zakat memberikan dampak langsung dan nyata di tengah masyarakat.
BERITA16/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi KORAMIL Kecamatan Pacet dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni di Pacet
Sinergi KORAMIL Kecamatan Pacet dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto: Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni di Pacet
Mojokerto – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU) oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Sabtu, 7 Desember 2024, di rumah milik Ibu Sari, warga Dusun Tlebuk, Desa Wiyu, Kecamatan Pacet. Kegiatan ini tak hanya melibatkan tim relawan dan pekerja, tapi juga mendapat dukungan penuh dari Koramil Pacet. Sebanyak lima personel Koramil Kecamatan Pacet, lima tukang bangunan, dan satu relawan bekerja sama memasang kuda-kuda dan atap rumah yang menjadi fokus utama renovasi. Sertu Agung SB, Babinsa Desa Wiyu, menyampaikan komitmen Koramil dalam mendukung setiap program sosial yang menyentuh masyarakat. “Kami siap membantu kapan pun dibutuhkan. Terima kasih sudah mengajak kami terlibat dalam kegiatan mulia ini,” ujarnya. Kolaborasi ini diapresiasi oleh Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bentuk nyata kepedulian lintas sektor dalam membantu mustahik. “Terima kasih kepada bapak-bapak Koramil yang telah meluangkan waktunya. Semoga rumah ini membawa kebahagiaan bagi Bu Sari dan keluarga,” ungkap relawan dalam keterangannya. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjalankan program-program zakat produktif dan kemanusiaan, termasuk dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
BERITA16/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Rakornas BTB 2024 Hasilkan Risalah Simpang Lima, Baznas Kabupaten Mojokerto Siap Perkuat Peran Penanggulangan Bencana.
Rakornas BTB 2024 Hasilkan Risalah Simpang Lima, Baznas Kabupaten Mojokerto Siap Perkuat Peran Penanggulangan Bencana.
Mojokerto – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas Tanggap Bencana (BTB) 2024 di Semarang menghasilkan Risalah Simpang Lima Semarang, sebuah komitmen bersama Baznas se-Indonesia dalam memperkuat peran penanggulangan bencana berbasis zakat. Risalah yang disampaikan Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ahmad Fikri ini berisi tujuh poin strategis, termasuk penguatan kelembagaan BTB, pembentukan tim relawan siaga, alokasi dana khusus kebencanaan, hingga peningkatan akuntabilitas dan pelaporan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK. Muhailili, bersama Komandan BTB Kasiyanto, turut hadir dalam forum ini. Kehadiran tersebut menjadi wujud kesiapan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung gerakan zakat untuk kemanusiaan secara nasional.
BERITA15/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Turut Apel Siaga Nasional, Tegaskan Komitmen Hadapi Krisis Iklim
Baznas Kabupaten Mojokerto Turut Apel Siaga Nasional, Tegaskan Komitmen Hadapi Krisis Iklim
Mojokerto – Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mojokerto turut ambil bagian dalam Apel Siaga Bencana Nasional di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jumat (13/12/2024). Rombongan yang terdiri dari 20 orang ini diberangkatkan langsung dari Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyatakan partisipasi ini sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penanganan bencana di tengah ancaman krisis iklim yang diprediksi makin ekstrem. Apel yang dipimpin oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA, diikuti lebih dari 8.000 peserta dan menjadi pembuka Rakornas BTB Nasional yang berlangsung hingga 15 Desember 2024.
BERITA13/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Wujudkan Tanggap Bencana Nasional, BAZNAS RI Salurkan 450 Tenda dan 30 Perahu Karet
Wujudkan Tanggap Bencana Nasional, BAZNAS RI Salurkan 450 Tenda dan 30 Perahu Karet
Mojokerto – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana di seluruh Indonesia, BAZNAS RI menyerahkan bantuan tenda dan perahu karet untuk mendukung kinerja Baznas Tanggap Bencana (BTB) se-Indonesia. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, bersama Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, pada Apel Kesiapsiagaan dan Rakornas BTB & Rumah Sehat BAZNAS 2024, Jumat, 13 Desember 2024. Sebanyak 450 tenda dan 30 perahu karet akan didistribusikan ke BTB di 34 provinsi, terutama wilayah rawan bencana seperti banjir, longsor, dan gempa bumi. “Bantuan ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas BTB dalam merespons bencana. Ini bagian dari upaya BAZNAS mendukung SDGs dan membantu masyarakat bangkit,” ujar Kiai Noor. Penyerahan simbolis dilakukan kepada perwakilan BTB dari BAZNAS Kabupaten Cilacap, Kabupaten Kudus, Kota Semarang, dan Kabupaten Temanggung. Ini menjadi bagian dari langkah besar BAZNAS untuk menjadikan zakat bukan hanya alat pemberdayaan ekonomi, tetapi juga instrumen kemanusiaan. BAZNAS Kabupaten Mojokerto, sebagai bagian dari gerakan nasional ini, siap mendukung dan memperkuat BTB Mojokerto dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana di wilayah lokal. “Kami mendukung penuh upaya BAZNAS RI dalam memperkuat tim BTB di seluruh daerah. Ini sejalan dengan semangat kami di Mojokerto untuk hadir di tengah masyarakat saat dibutuhkan,” ungkap Zamroni Ahmad, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Pj Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Nana Sudjana, Sekretaris Utama BNPB Rustian, perwakilan BSI, PMI, dan LAZ nasional.
BERITA13/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Silaturahmi Penuh Inspirasi: Komunitas Difabel Barokah Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Silaturahmi Penuh Inspirasi: Komunitas Difabel Barokah Kunjungi BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Suasana penuh semangat dan inspirasi terasa saat Komunitas Difabel Barokah dari Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Senin, 9 Desember 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan dan berdiskusi mengenai pemberdayaan ekonomi difabel agar lebih mandiri dan produktif. Kedatangan komunitas ini disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, didampingi Waka II Soegeng Mawardi dan Waka III H. Lukman Hakim. “Kami sangat mengapresiasi semangat teman-teman difabel. Diskusi tadi membuka wawasan kami akan pentingnya memberi ruang lebih luas bagi pemberdayaan mereka,” ujar Gus Zam, sapaan akrab Ketua BAZNAS. Ketua Komunitas Barokah, Sarirejo, mengungkapkan rasa syukurnya atas sambutan hangat dan dialog terbuka yang diberikan BAZNAS. “Alhamdulillah kami diterima dengan sangat baik, bahkan sempat berdiskusi langsung dengan pimpinan BAZNAS. Ini memotivasi kami,” ujarnya. Sementara itu, Masrukhin, anggota komunitas, menyampaikan harapannya agar para difabel diberikan kesempatan yang adil. “Kami tidak bisa bekerja seperti orang normal. Tapi kami ingin tetap bisa mandiri secara ekonomi,” ungkapnya. Huda, salah satu tokoh senior komunitas menambahkan, bahwa masa depan bukan hanya milik mereka yang sempurna fisik, tapi juga milik difabel yang mau berjuang. Silaturahmi ini menjadi langkah awal kolaborasi dalam membangun program pemberdayaan difabel berbasis zakat, sebagai bagian dari misi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menebar manfaat seluas mungkin, tanpa kecuali.
BERITA10/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Respons Cepat! BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Air Minum untuk Korban Banjir Desa Tempuran
Respons Cepat! BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Air Minum untuk Korban Banjir Desa Tempuran
Mojokerto – Sebagai bentuk respon cepat dalam penanggulangan bencana, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyalurkan bantuan air minum untuk korban banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Senin (9/12/2024). Bantuan diserahkan langsung oleh Waka III BAZNAS, H. Lukman Hakim, bersama relawan BTB, dan diterima oleh Ketua FPRB Kabupaten Mojokerto beserta perangkat desa. Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad, menginstruksikan relawan BTB untuk berkoordinasi intensif dengan BPBD dan FPRB guna memastikan penanganan banjir berjalan efektif. Sementara itu, dapur umum dari BPBD telah menyalurkan 1.000 nasi bungkus untuk pengungsi. Banjir yang melanda Desa Tempuran berdampak pada 470 rumah dan 1.847 jiwa, serta merendam fasilitas umum dan area persawahan.
BERITA09/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Wujudkan Masyarakat Tangguh, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan Strategi Penanganan Bencana Terpadu
Wujudkan Masyarakat Tangguh, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan Strategi Penanganan Bencana Terpadu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana melalui strategi penanganan bencana yang menyeluruh, mencakup aspek fisik, mental, dan spiritual. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyebut strategi ini bertumpu pada tiga pilar utama: penguatan koordinasi, SDM, dan standar layanan. Wakil Ketua II, Soegeng Mawardi, menambahkan bahwa program seperti Kampung Tanggap Bencana, Madrasah Aman, dan BTB Goes to School difokuskan pada edukasi dan kesiapsiagaan warga di daerah rawan bencana. BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga terus berkolaborasi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto untuk memastikan penanganan bencana berjalan sinergis dan efektif.
BERITA06/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Bantuan Langsung untuk Mustahik Miskin Ekstrem
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Bantuan Langsung untuk Mustahik Miskin Ekstrem
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan kepada 16 mustahik kategori miskin ekstrem sebagai bagian dari upaya mendukung pengentasan kemiskinan di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penyaluran bantuan dilakukan pada 24 November 2024, dengan nominal Rp600 ribu per mustahik yang ditransfer langsung ke rekening Bank Jatim. Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan BAZNAS Provinsi Jawa Timur. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyebut kontribusi ini sejalan dengan turunnya angka kemiskinan ekstrem dari 1,31% (2023) menjadi 0,39% (2024). Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan amil pelaksana serta Bank Jatim Syariah.
BERITA04/12/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Air Mata Bahagia Siti Zubaidah: Baznas Kabupaten Mojokerto Wujudkan Rumah Impian Mustahik
Air Mata Bahagia Siti Zubaidah: Baznas Kabupaten Mojokerto Wujudkan Rumah Impian Mustahik
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini, bantuan disalurkan kepada Siti Zubaidah (41), warga Dusun Padangan, Desa Padangasri, Kecamatan Jatirejo, pada Selasa (19/11/2024). Penyerahan rumah secara simbolis dilakukan dengan pemotongan pita oleh Camat Jatirejo, Harfendy Setiyapraja, disaksikan oleh warga dan tokoh masyarakat. Momen haru mewarnai acara ketika Siti Zubaidah sujud syukur dan menitikkan air mata kebahagiaan. "Sejak ditinggal suami, saya tidak pernah membayangkan rumah ini bisa selesai. Tabungan peninggalannya tak pernah cukup, karena saya hanya buruh lepas," ujar Siti penuh haru. Relawan Baznas Jatirejo, Ma’ruf, menjelaskan bahwa Siti Zubaidah adalah tulang punggung keluarga, membesarkan dua anak yang masih sekolah di tengah keterbatasan. “Baznas memberikan bantuan Rp 20 juta. Sisanya merupakan hasil gotong royong masyarakat dan dukungan pemerintah desa,” ungkapnya. Rumah layak huni senilai Rp 50 juta itu menjadi bukti nyata sinergi kebaikan antara Baznas, masyarakat, dan perangkat desa. Hadir dalam acara ini Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto, Camat Jatirejo, Kepala Desa Padangasri, relawan Jatirejo, kelompok KKM, UMKM binaan Baznas, serta para tetangga Mustahik.
BERITA22/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Kampung Zakat "Maslahah Sejahtera" Resmi Diluncurkan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Kampung Zakat "Maslahah Sejahtera" Resmi Diluncurkan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Kemenag dan Pemkab Mojokerto resmi meluncurkan Kampung Zakat “Maslahah Sejahtera” di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Rabu (20/11/2024). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui optimalisasi dana zakat. Dengan total anggaran Rp308 juta lebih, program ini melibatkan unsur Kemenag, BAZNAS, UPZ, LAZ, perusahaan, dan masyarakat, serta berlangsung selama satu tahun. Bantuan disalurkan dalam bentuk ternak, dana UMKM, pelatihan keterampilan, bantuan sosial, pendidikan, hingga kesehatan seperti penanganan stunting. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, berharap mustahik penerima manfaat dapat naik kelas menjadi muzakki di masa depan.
BERITA20/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Angkat SAI, Langkah Strategis Bangun Kepercayaan Publik
Baznas Kabupaten Mojokerto Angkat SAI, Langkah Strategis Bangun Kepercayaan Publik
Mojokerto – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan zakat, Baznas Kabupaten Mojokerto membentuk dan mengukuhkan Satuan Audit Internal (SAI) dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Baznas pada Rabu (13/11/2024). Rapat ini juga dihadiri Baznas Provinsi Jawa Timur dan sejumlah unsur pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan Surat Keputusan pengangkatan anggota SAI sekaligus sesi pendampingan dari Baznas Jatim. Waka IV Baznas Jatim, KH. Husnul Khuluq, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Baznas Kabupaten Mojokerto membentuk SAI sebagai upaya menciptakan pengawasan internal yang kuat. “Langkah ini sangat layak menjadi percontohan bagi Baznas daerah lainnya. SAI terdiri dari empat unsur strategis: Inspektorat, Bagian Kesra, Kemenag, dan masyarakat,” jelasnya. Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto, Nunuk Djatmiko, menyampaikan bahwa kehadiran SAI merupakan hasil sinergi panjang antara Pemkab dan Baznas. “Baznas adalah lembaga non-struktural pemerintah yang leading sector-nya di Kesra. Kami siap mendukung penuh peningkatan kinerja Baznas Mojokerto agar terus menjadi lembaga terpercaya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menekankan bahwa keberadaan SAI akan mendorong terciptanya sistem audit yang menyeluruh, mulai dari aspek keuangan, manajemen, mutu, hingga kepatuhan internal. “SAI ini bagian dari semangat kami mewujudkan Baznas Tunggadewi: Tangguh, Unggul, Amanah, Dinamis, Efektif, dan Wicaksana,” pungkasnya. Acara tersebut dihadiri pimpinan Baznas Mojokerto, Kabag Kesra, perwakilan dari Inspektorat, Kemenag, unsur masyarakat, serta anggota SAI yang baru dilantik.
BERITA13/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
PT Superior Prima Sukses, Mitra Perusahaan Pertama Dukung Program Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto
PT Superior Prima Sukses, Mitra Perusahaan Pertama Dukung Program Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS Corporate) resmi menjadi perusahaan pertama yang menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pada Senin (11/11/2024), SPS menyalurkan bantuan bata ringan merek Blesscon untuk enam mustahik di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro. Masing-masing penerima mendapatkan 10 kubik bata ringan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung solusi permasalahan sosial. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengapresiasi langkah ini dan berharap semakin banyak perusahaan terlibat. Ia juga menekankan potensi zakat perusahaan sebagai bentuk kontribusi nyata sekaligus pengurang nilai pajak. Kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi antara dunia usaha dan zakat untuk kesejahteraan umat.
BERITA12/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →