WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Mojokerto Lakukan Studi Pengelolaan Balai Ternak di Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO, 6 Juli 2026 – Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan studi dari jajaran BAZNAS Kota Mojokerto pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan balai ternak berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Drs. H. Muhtadi, didampingi staf BAZNAS Kota Mojokerto serta Bapak Wahyudi selaku Lurah  Kelurahan Blooto Kota Mojokerto. Kedatangan rombongan disambut oleh anggota Kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera yang kemudian memaparkan berbagai aspek pengelolaan balai ternak.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan secara langsung mengenai sistem pengelolaan balai ternak, mulai dari pemeliharaan domba, proses pembuatan pakan, hingga pemanfaatan kotoran domba (kohe) yang diolah menjadi produk yang bernilai guna. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tata kelola kelompok serta strategi pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan.

Kunjungan ini bertujuan sebagai studi pembelajaran untuk memperoleh referensi dan praktik terbaik yang nantinya akan diterapkan dalam pengembangan Program Balai Ternak di wilayah binaan BAZNAS Kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Sebagai tindak lanjut, hasil kunjungan dan pembelajaran dari kegiatan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bahan koordinasi dan penguatan program Balai Ternak ke depan.

08/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
PROGRAM TEBUS IJAZAH 2026 RESMI DIBUKA, BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI BANTU PELAJAR KURANG MAMPU

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit Mojokerto kembali menghadirkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan administrasi.

Program ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi yang telah lulus namun belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi. Melalui program kolaborasi ini, diharapkan para lulusan dapat memperoleh kembali haknya atas ijazah sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

Penerima manfaat program harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya beragama Islam, merupakan warga Kabupaten Mojokerto, berasal dari keluarga mustahik (fakir/miskin), bukan lulusan tahun 2026, serta memiliki ijazah asli yang masih tertahan di sekolah karena tunggakan administrasi. Selain itu, calon penerima juga belum pernah menerima bantuan tebus ijazah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan bersedia mengikuti seluruh proses verifikasi yang dilakukan.

Pendaftaran program dilaksanakan secara daring pada 6–12 Juli 2026 melalui tautan bit.ly/tebusijazah2026. Selanjutnya, proses verifikasi oleh tim BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan berlangsung pada 13–26 Juli 2026. Pengumuman penerima manfaat direncanakan paling lambat 7 Agustus 2026 melalui akun Instagram @baznaskab.mojokerto, sedangkan penyerahan bantuan akan dilaksanakan paling lambat 15 Agustus 2026.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri dan melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kabupaten Mojokerto untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Mojokerto di nomor 0851 3652 4800.

06/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Serahkan Infak Hasil Penjualan Domba Kurban 2026 kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan penjualan domba kurban Tahun 2026, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menyerahkan infak kelompok kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026).

Penyerahan infak dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dihadiri oleh Ketua Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Bapak Mustaqim, yang didampingi oleh dua orang anggota, yaitu Bapak Pono dan Bapak Ari selaku Sekretaris kelompok.

Pada kesempatan tersebut, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo menyerahkan infak sebesar Rp3.800.000 yang berasal dari sebagian hasil penjualan domba kurban Tahun 2026. Infak tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili.

Bapak MK Muhailili menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian anggota Balai Ternak Tirto Mulyo yang telah menyisihkan sebagian hasil usahanya untuk berinfak. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti bahwa program pemberdayaan Balai Ternak tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi para peternak, tetapi juga berhasil menumbuhkan kesadaran spiritual, semangat berbagi, serta kepedulian sosial di kalangan anggota kelompok.

"Keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari meningkatnya pendapatan peternak, tetapi juga dari tumbuhnya budaya berinfak dan berbagi kepada sesama. Hal ini menjadi nilai penting yang terus didorong oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam setiap program pemberdayaan," ungkapnya.

Beliau berharap Balai Ternak Tirto Mulyo dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi balai ternak binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto lainnya, seperti Balai Ternak Trawas, Trowulan, Jetis, serta Nawangsari Jatirejo, agar semangat berbagi dan keberkahan usaha terus tumbuh di setiap kelompok.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada para peternak domba binaan, baik yang tergabung dalam program Balai Ternak maupun yang berada di Kampung Akhlak ZCD Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Pembinaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik sekaligus membentuk karakter yang religius, produktif, dan peduli terhadap sesama.

Melalui penyerahan infak ini, Balai Ternak Tirto Mulyo menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan hasil produksi, tetapi juga melalui komitmen untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan misi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membangun pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan, mandiri, dan penuh keberkahan.

02/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan

Mojokerto – Balai Ternak Tirto Mulyo binan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan sistem peternakan dan pertanian terpadu berbasis organik. Berbagai aktivitas produktif dilaksanakan bersama anggota kelompok pada Senin (29/6/2026), sebagai upaya menciptakan usaha yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pemanfaatan limbah peternakan melalui pengumpulan kotoran cair (kohe cair) domba. Sebanyak dua galon kohe cair berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah kompos untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste, di mana limbah peternakan diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian.

Selain itu, anggota kelompok juga melakukan perawatan terhadap 35 ekor ayam Jawa petelur yang saat ini telah memasuki masa produksi. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mempertahankan produktivitas telur sebagai salah satu sumber pendapatan kelompok.

Di sektor pertanian, anggota Balai Ternak melakukan pemeliharaan berbagai tanaman hortikultura, seperti kangkung, tomat, cabai, terong, dan bayam. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk kompos organik hasil olahan limbah kandang tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski cuaca cukup panas, tanaman tetap tumbuh subur. Saat ini terdapat enam guludan yang ditanami berbagai komoditas hortikultura sebagai bagian dari pengembangan pertanian organik berkelanjutan.

Melalui sinergi antara peternakan dan pertanian, Balai Ternak Tirto Mulyo terus membangun sistem budidaya yang saling mendukung, mulai dari pemanfaatan limbah menjadi pupuk hingga peningkatan produktivitas ternak dan tanaman. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok sekaligus menjadi contoh pengelolaan pertanian terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, kelompok akan melaksanakan pembersihan kandang dan pengangkatan kotoran ternak yang mulai menumpuk agar kebersihan kandang tetap terjaga serta mendukung kesehatan ternak secara optimal.

01/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji Tahun 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto. Penyerahan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan diterima oleh Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Haji dalam mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Mojokerto.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa penyampaian laporan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik melalui pengelolaan dana yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan.

"Penyampaian laporan ini bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami berharap sinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji, semakin optimal," ujar Zamroni Ahmad.

Sementara itu, Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, mengapresiasi komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menyampaikan laporan pengelolaan DAM Haji secara tepat waktu dan akuntabel.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semoga kolaborasi antara Kementerian Haji dan BAZNAS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Hilmi Faqih.

Melalui penyerahan laporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat (DAM) Haji, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

30/06/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keislaman di Kecamatan Gondang
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keislaman di Kecamatan Gondang
Mojokerto – Dalam upaya memperkuat keimanan dan pemahaman keislaman bagi para mualaf, Baznas Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Kemenag Mojokerto dan Muallaf Center Mojokerto memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Pembinaan Mualaf yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Anwar, Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Rabu (25/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mualaf dari berbagai desa seperti Ngembat, Blentreng, dan Jatidukuh. Mereka mengikuti sesi pembinaan dengan antusias, termasuk sesi ilmu fiqih wudu serta motivasi keimanan yang disampaikan oleh para penyuluh agama dan tokoh pesantren. “Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Saya akan hadir terus karena banyak manfaat yang saya rasakan,” ujar Turini, salah satu peserta mualaf. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangsal, Saikhul Hadi, menyampaikan pesan penting tentang menggenggam keimanan dan pentingnya menjaga kalimat tauhid sebagai bekal utama seorang muslim. Sementara itu, Gus Syarifudin, pengasuh Ponpes Mamba’ul Anwar, menekankan bahwa menjadi muslim tidak cukup hanya bersyahadat, tetapi juga harus belajar dan mengamalkan syariat Islam. Ia pun memandu praktik langsung tata cara wudu yang benar. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyatakan bahwa pembinaan mualaf adalah bagian dari program dakwah dan sosial Baznas yang terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Kemenag dan Muallaf Center. Kegiatan ditutup dengan Salat Asar berjamaah dan doa bersama, serta kehadiran para penyuluh agama seperti Ahmad Alif, Masbirul Masail, dan Ahmad Sulaiman turut menambah semarak suasana pembinaan.
BERITA26/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Ekonomi Umat Lewat Pertemuan Perdana Bersama KKM
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Ekonomi Umat Lewat Pertemuan Perdana Bersama KKM
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan perdana bersama Kelompok Keluarga Madani (KKM) dan relawan pada Rabu, 18 September 2024. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi pemberdayaan ekonomi umat melalui program penguatan usaha mikro berbasis infaq dan zakat. KKM merupakan kelompok wirausaha binaan Baznas yang diberi modal usaha untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi. Menariknya, para anggota KKM juga rutin menyalurkan infaq bulanan, minimal seribu rupiah per hari, melalui Baznas Kabupaten Mojokerto. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad berharap kelompok ini terus berkembang. “KKM harus bisa memberi manfaat lebih luas dan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga mustahik,” ujarnya. Yana, Ketua KKM dari Kecamatan Gedek, menyebut KKM bukan sekadar wadah usaha, tapi juga ruang belajar dan kebersamaan. “Kami belajar bersama, saling mendukung, dan berkomitmen menyisihkan infaq secara rutin,” tuturnya. Waka IV Baznas, MK Muhailili menambahkan, dengan kolaborasi yang solid, KKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan kontribusi zakat/infaq yang lebih besar. “Semoga KKM menjadi tonggak kebangkitan ekonomi umat di Mojokerto,” pungkasnya.
BERITA20/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
KKM Mugi Berkah: Wujud Nyata Zakat untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial
KKM Mugi Berkah: Wujud Nyata Zakat untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial
SOOKO, 14 September 2024 – Kolaborasi kebaikan kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program Kelompok Keluarga Madani (KKM). Salah satu kelompok binaan, KKM Mugi Berkah, menyalurkan bantuan berupa tempat duduk dan terpal bagi para pentakziah di Makam Dusun Genuk Watu, Desa Modongan, Kecamatan Sooko. Bantuan ini merupakan bagian dari program KKM Peduli Lingkungan, yang tak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga kepedulian terhadap fasilitas umum dan kegiatan sosial-keagamaan masyarakat. Selain memberikan fasilitas bagi peziarah, kegiatan ini juga mencakup penyaluran sembako kepada 50 mustahik, santunan bagi anggota yang sedang sakit, serta pinjaman produktif untuk mendukung usaha anggota KKM. Ketua KKM Mugi Berkah, Iksan Hadi Suprayitno, menjelaskan bahwa seluruh bantuan ini bersumber dari infak rutin para anggota. “Saat ini kami memiliki 25 anggota yang aktif, dan semua kegiatan kami jalankan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. Purwanto, selaku pengurus makam Dusun Genuk Watu, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian KKM. “Bantuan ini sangat bermanfaat dan menunjukkan bahwa zakat benar-benar sampai kepada masyarakat,” tuturnya. Senada, Sudiro dari Jam’iyah Tahlil Dusun Banjarsono juga mengapresiasi inisiatif sosial ini. Menurutnya, kehadiran KKM membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Administrasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili, menegaskan bahwa program KKM adalah langkah konkret dalam pemberdayaan umat. “KKM awalnya dibentuk dengan 10 anggota dan diberikan bantuan modal sesuai aktivitas usaha, seperti jualan gorengan, es, atau snack. Kini, mereka menjadi agen perubahan di lingkungannya,” jelasnya. Program KKM bukan hanya tentang penguatan ekonomi, tapi juga penguatan ukhuwah dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
BERITA18/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dukung UMKM Mustahik, Dorong Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dukung UMKM Mustahik, Dorong Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto hadir dan berperan aktif dalam program pemberdayaan ekonomi umat yang diselenggarakan oleh UPZ Baznas Kemenag Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/9/2024), di Gedung Serbaguna Kantor Kemenag. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat dan infak dari ASN Kemenag untuk mendukung kemandirian ekonomi mustahik. Sebanyak 25 mustahik dari lima kecamatan (Sooko, Trowulan, Puri, Mojoanyar, dan Bangsal) menerima bantuan berupa rombong usaha pentol lengkap, modal senilai Rp 2 juta, serta pelatihan keterampilan produksi dan strategi pemasaran. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat bantu sosial, tetapi juga bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola secara profesional. "Zakat yang dikelola modern mampu menurunkan angka kemiskinan dan menggerakkan ekonomi umat," tegasnya. Sementara itu, Kepala Kankemenag Mojokerto, Muttakin, berharap para mustahik dapat mengelola bantuan secara maksimal hingga mandiri dan mampu menjadi muzaki. Ia juga menginstruksikan penyuluh agama untuk melakukan pendampingan dan evaluasi rutin. Ketua UPZ Kemenag, Masruchan, menyebut bantuan ini adalah bagian dari penguatan UMKM skala kecil berbasis zakat. Salah satu penerima, Abadi dari Mojoanyar, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan, dan berharap usaha barunya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
BERITA13/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong UMKM Bangkit Lewat Bantuan Modal Zakat ASN
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong UMKM Bangkit Lewat Bantuan Modal Zakat ASN
Mojokerto – Sebanyak 100 pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto mendapat suntikan modal usaha dari Baznas Kabupaten Mojokerto yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Pemkab Mojokerto. Penyaluran ini bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, dilaksanakan pada Senin (9/9/2024). Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, di dua lokasi: Pendapa Kecamatan Bangsal untuk UMKM dari Kecamatan Bangsal, Trowulan, Puri, Sooko, dan Mojoanyar. Pendapa Kecamatan Pungging untuk UMKM dari Ngoro, Pungging, Mojosari, Kutorejo, dan Dlanggu. Masing-masing pelaku UMKM menerima bantuan sebesar Rp 2 juta, sebagai modal pengembangan usaha. “Bantuan ini bukan sekadar dana, tapi harapan agar UMKM tumbuh dan mustahik bisa menjadi muzakki,” ujar Bupati Ikfina. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana secara produktif, seperti menambah alat usaha, bukan untuk konsumsi pribadi. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat. Bantuan modal diharapkan menjadi pemicu agar para mustahik dapat mengembangkan usahanya dan keluar dari ketergantungan bantuan. “Baznas hadir bukan hanya memberi, tapi mendorong kemandirian ekonomi warga,” tegasnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran camat dan Forkopimca dari dua kecamatan serta para penerima manfaat yang tampak antusias menyambut bantuan tersebut.
BERITA10/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Harapan Lewat Bantuan Rutilahu di Kecamatan Gedeg
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Harapan Lewat Bantuan Rutilahu di Kecamatan Gedeg
Mojokerto – Dalam upaya mendorong pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Ina Wiyanti, warga Dusun Kangunan, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, pada Selasa (10/9/2024). Bantuan berupa dana senilai Rp 20 juta digunakan untuk memperbaiki rumah penerima manfaat. Dukungan ini juga diperkuat oleh partisipasi warga sekitar yang menyumbang Rp 500 ribu dan bantuan sembako secara sukarela. “Terima kasih kepada Baznas. Semoga rumah ini membawa kenyamanan bagi keluarga kami,” ujar Ina Wiyanti haru. Relawan Baznas Gedeg, Ruhayanah, menyampaikan apresiasi atas program ini yang dirasa sangat membantu masyarakat tak mampu. Ia meyakini program Rutilahu dapat menjadi solusi konkret dalam penurunan angka kemiskinan. Sementara itu, Ketua RT setempat, Moh Ketang Aziyadi, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan karena lingkungannya mendapat perhatian dari Baznas. Wakil Ketua III Baznas Kabupaten Mojokerto, Lukman Hakim, menyatakan bahwa bantuan Rutilahu ini adalah bagian dari sinergi antara zakat dan gotong royong masyarakat. “Rp 20 juta adalah pemicu. Kami ingin masyarakat sekitar juga berkontribusi, baik dalam bentuk barang, uang, maupun tenaga. Ini bagian dari edukasi zakat dan membangun budaya tolong-menolong,” jelasnya. Program Rutilahu tidak hanya memberikan tempat tinggal layak, tetapi juga menyatukan semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
BERITA09/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Teguhkan Iman, Rangkai Hidayah: BAZNAS Mojokerto Dampingi Mualaf dengan Pendidikan Dasar Agama
Teguhkan Iman, Rangkai Hidayah: BAZNAS Mojokerto Dampingi Mualaf dengan Pendidikan Dasar Agama
MOJOKERTO, 2024 – Dalam rangka menguatkan keimanan dan pemahaman dasar Islam bagi para mualaf, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menjalankan program pendampingan mualaf yang menyasar 38 orang mualaf di 18 kecamatan. Program ini dilaksanakan sejak Agustus hingga Desember 2024 dengan pendanaan bersumber dari zakat para muzakki. Pendampingan yang diberikan meliputi pendidikan dasar agama Islam seperti pemantapan aqidah, tata cara wudhu dan salat, serta pembiasaan doa-doa harian. Langkah ini bertujuan agar para mualaf tidak hanya memeluk Islam secara formal, tetapi juga mampu menjalankan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. BAZNAS menggandeng Mualaf Center Kemenag Kabupaten Mojokerto dalam pelaksanaan program ini. Kegiatan pendampingan dilakukan secara rutin di berbagai titik seperti kantor KUA, masjid, dan pondok pesantren terdekat dari domisili mualaf. Ketua Mualaf Center, Saiful Hadi, menjelaskan bahwa kegiatan dilakukan setiap pekan. "Jika ada kebutuhan khusus, tim kami siap datang langsung ke rumah mualaf untuk memberikan pembinaan dan penguatan secara personal," jelasnya. Dukungan juga datang dari Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Kasi Gara Zawa, Masruchan, memberikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam memperhatikan proses pembinaan spiritual bagi para mualaf. “Ini program luar biasa, dan perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas,” tuturnya. Dengan semangat zakat yang menyejahterakan dan mendekatkan umat kepada Allah, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen terus mendampingi mualaf agar kokoh dalam keimanan dan tenang dalam menjalani kehidupan barunya sebagai muslim.
BERITA08/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Teguhkan Kepedulian Lewat Santunan Rutin untuk Mustahik Ngoro
Baznas Kabupaten Mojokerto Teguhkan Kepedulian Lewat Santunan Rutin untuk Mustahik Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus memperkuat peran sosial melalui santunan rutin bulanan bagi mustahik. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik yang tersebar di 19 desa wilayah Kecamatan Ngoro, bertempat di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024). Setiap penerima mendapatkan bantuan biaya hidup sebesar Rp150.000 per bulan, yang bertujuan meringankan beban ekonomi mustahik lansia, dhuafa, dan warga kurang mampu lainnya. Relawan Baznas, Imam Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi dan pemantauan langsung kondisi para penerima manfaat. “Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga menyapa dan memastikan mereka tetap dalam kondisi baik,” ujarnya. Salah satu penerima, Surati (60), menyampaikan rasa syukurnya atas kepedulian para donatur yang menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas. “Terima kasih Baznas dan para donatur. Semoga rezekinya dilipatgandakan oleh Allah,” ucapnya tulus. H. Karnoto, tokoh masyarakat setempat, mendukung penuh keberlanjutan program ini. Ia juga mengapresiasi komitmen ASN Pemkab Mojokerto dalam menunaikan ZIS melalui Baznas. “Ini bukti nyata keberkahan zakat. Masyarakat bisa meneladani semangat berbagi dari para ASN,” ujarnya. Melalui santunan ini, Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam membantu mustahik secara berkelanjutan, serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya zakat bagi pemberdayaan umat.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Baznas Kabupaten Mojokerto Tebar Manfaat, Santunan Bulanan Ringankan Beban Mustahik di Ngoro
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto terus menunjukkan komitmennya dalam membantu mustahik melalui program santunan rutin bulanan. Kali ini, santunan disalurkan kepada 19 mustahik di Kecamatan Ngoro, tepatnya di Dusun Kesono, Desa Candiharjo, pada Kamis (5/9/2024). Setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp150 ribu per bulan untuk meringankan kebutuhan dasar hidup. Santunan ini diserahkan secara langsung oleh tim relawan Baznas yang juga melakukan silaturahmi dan pemantauan kondisi penerima manfaat. Imam Wahyudi, Relawan Baznas, menjelaskan bahwa penyaluran dilakukan secara rutin di 19 desa penerima. "Kami tidak hanya menyalurkan, tapi juga hadir untuk mendengar dan memastikan bantuan tepat sasaran," ujarnya. Salah satu penerima, Surati (60), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut. "Matursuwun sanget. Semoga para donatur melalui Baznas Mojokerto diberikan kelimpahan rezeki," ucapnya haru. Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat, H. Karnoto, yang mengapresiasi peran Baznas dan kesadaran ASN Pemkab Mojokerto dalam membayar ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) melalui Baznas. "Ini menjadi teladan bahwa zakat bisa dikelola secara amanah dan manfaatnya terasa langsung," tambahnya.
BERITA05/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Disabilitas: Dukung Terapi dan Launching Yayasan Permata Ceria di Kemlagi
KEMLAGI, 1 September 2024 – Komitmen untuk menghadirkan manfaat zakat secara nyata kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program pendampingan dan bantuan terapi kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas di Kecamatan Kemlagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peresmian Yayasan Permata Ceria Mojojajar, lembaga sosial yang difokuskan untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus. Sebanyak 17 anak dari lima desa di wilayah Kemlagi mendapatkan terapi secara langsung dalam acara ini. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, yang akrab disapa Gus Zamroni, menyampaikan bahwa pendampingan anak-anak disabilitas dilakukan secara rutin tiap bulan, dengan lokasi bergilir di berbagai kecamatan. “Program ini bukan sekadar pengobatan, tetapi bentuk kasih sayang yang diwujudkan lewat zakat,” ujarnya. Biaya terapi yang bisa mencapai Rp 100 ribu per sesi, kini lebih ringan berkat dukungan BAZNAS. “Kami bantu pembiayaannya, karena kami tahu perjuangan orang tua sangat luar biasa,” tambahnya. Dalam sambutannya, Gus Zamroni memberikan motivasi kepada para orang tua untuk tetap kuat dan bersyukur. “Allah memberikan ujian, tapi juga memberi jalan. Mari jalani hidup dengan senyum dan rasa syukur,” tuturnya penuh semangat. Suhedir Muhajir, Wakil Sekretaris Yayasan Permata Ceria, mengungkapkan bahwa yayasan ini sudah berjalan selama enam bulan dan saat ini telah mendampingi 22 anak dengan berbagai kondisi seperti keterlambatan bicara, penurunan fungsi kognitif, dan tantangan tumbuh kembang lainnya. Salah satu orang tua mustahik, Pingki dari Desa Betro, turut berbagi cerita haru. Ia mendampingi anak perempuannya, NR (5), menjalani terapi rutin. “Dulu kami harus ke RS Gatoel, sekarang lebih dekat dan ada harapan besar untuk kesembuhan anak saya,” ujarnya. Dengan program ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto tidak hanya menjadi lembaga penyalur zakat, tetapi juga penggerak perubahan sosial yang menyentuh langsung kehidupan para mustahik, terutama anak-anak istimewa yang membutuhkan perhatian lebih.
BERITA03/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Baznas Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan Atas Kontribusi Lindungi Pekerja Rentan
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menerima penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan atas kontribusinya dalam perlindungan pekerja rentan, khususnya marbot masjid di wilayah Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, dalam acara Diseminasi Program dan Penghargaan Badan Usaha BPJS Ketenagakerjaan di Ayola Hotel, Senin (26/8/2024). Baznas menjadi salah satu dari 18 mitra yang diapresiasi karena dukungannya terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui inisiatif kepesertaan pekerja informal. Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada 16 marbot masjid binaan Baznas serta penyerahan santunan kepada 11 ahli waris peserta. Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyampaikan bahwa saat ini Baznas telah mendaftarkan 226 dari total 323 marbot yang diajukan. “Target kami 800 marbot terlindungi melalui program JKK dan JKM dengan biaya Rp 16.800 per bulan,” ujarnya. Bupati Ikfina menekankan pentingnya partisipasi semua pihak untuk mendukung perlindungan pekerja rentan. “Perlindungan ini harus ditingkatkan. Pemda terbatas, sehingga sinergi semua pihak seperti Baznas sangat berarti,” tegasnya. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading, mengapresiasi kontribusi Baznas dan berharap capaian perlindungan pekerja bisa meningkat sesuai target 50% pada tahun 2024.
BERITA27/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
1001 Mujahada Mustahik: Baznas Kabupaten Mojokerto Hadirkan Ratusan Penerima Manfaat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati bulan kemerdekaan sekaligus meneguhkan peran zakat untuk kesejahteraan umat, Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan 1001 Mujahada Mustahik di Pendopo Graha Maja Tama, pada Senin, 19 Agustus 2024. Acara ini menghadirkan 500 peserta, terdiri dari mustahik, muzakki, serta tokoh dan pejabat daerah seperti Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, kepala OPD, Forkopimda, FKUB, Baznas Jawa Timur, dan perwakilan masyarakat. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program unggulan “Mustahik Merdeka”, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup penerima zakat. “Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ibu Bupati. Kami berharap Baznas terus bersinergi dengan OPD demi optimalisasi pengelolaan zakat,” jelas Zamroni. Bupati Mojokerto menegaskan pentingnya pemutakhiran data mustahik dan muzakki agar pengelolaan zakat lebih transparan dan akuntabel. Ratusan penerima manfaat hadir dalam acara ini, di antaranya: 36 penerima program RUTILAHU (Rumah Tidak Layak Huni) 240 anak yatim penerima beasiswa SD/MI 323 marbot masjid 38 muallaf Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Perbup Mojokerto No. 104 Tahun 2021.
BERITA20/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
Sinergi Zakat untuk Negeri: Baznas RI dan UPZ Telkom Luncurkan Kampung Akhlak di Mojokerto
JATIREJO, 24 Agustus 2024 – Wujud nyata sinergi zakat untuk pemberdayaan umat kembali hadir di Kabupaten Mojokerto. BAZNAS RI bekerja sama dengan UPZ BAZNAS Telkom dan Yayasan Dompet Qur’an Indonesia (DQI) meresmikan Program Kampung Akhlak di Dusun Lebaksari, Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Pimpinan BAZNAS RI, Forkopimda, Forkopimca, perwakilan BAZNAS Kabupaten/Kota Mojokerto, serta perwakilan dari UPZ Telkom dan Yayasan DQI. Program Kampung Akhlak mengusung nilai-nilai karakter Islami: amanah, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Tujuannya adalah membangun kesejahteraan masyarakat berbasis akhlak mulia dan kemandirian ekonomi mustahik. Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Nur Chamdani, menyampaikan bahwa program Kampung Akhlak telah menjangkau 113 kabupaten/kota di 28 provinsi, dan Mojokerto menjadi salah satu daerah terpilih berdasarkan rekomendasi Pemprov Jatim karena tingginya jumlah mustahik. “Di Desa Rejosari, kami menyalurkan bantuan bibit durian, kambing ternak, dan dukungan bagi UMKM madu. Semua bertujuan untuk menjadikan mustahik menjadi muzakki,” jelasnya. Total anggaran program mencapai Rp 209,7 juta, berasal dari Baznas RI (Rp 100 juta), UPZ Telkom (Rp 100 juta), dan partisipasi masyarakat (Rp 9,7 juta). Dana tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur, penguatan ekonomi, serta pembinaan akhlak masyarakat. Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, memberikan apresiasi tinggi atas sinergi program ini. Ia menyatakan bahwa melalui program Kampung Akhlak, potensi lokal dapat diberdayakan secara maksimal. “Dengan adanya pendampingan seperti peternakan kambing dan pembibitan durian, kami optimistis ini bukan sekadar bantuan sesaat, tapi akan berdampak jangka panjang,” ujarnya. Desa Rejosari kini menjadi desa percontohan bagi pengembangan Kampung Akhlak ke wilayah lainnya di Kabupaten Mojokerto. Kolaborasi yang terjalin juga menjadi contoh baik bagaimana dana zakat yang dikelola amanah mampu menjawab persoalan sosial dan ekonomi masyarakat. Usai peresmian, Bupati bersama Pimpinan BAZNAS RI meninjau Kelompok Tani “Guyup”, penerima bantuan bibit durian dari Baznas, sebagai bagian dari pemberdayaan berbasis potensi lokal.
BERITA14/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Pererat Ukhuwah dan Tingkatkan Ekonomi: KKM Jatirejo Makmur 1 Konsisten Gelar Pertemuan Rutin Bulanan
Mojokerto – Kelompok Keluarga Madani (KKM) Jatirejo Makmur 1, kelompok binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, terus mempererat kebersamaan dan semangat kemandirian ekonomi melalui pertemuan rutin bulanan yang dilaksanakan setiap Minggu pertama. KKM Jatirejo Makmur 1 dibentuk pada tahun 2020 dan kini beranggotakan 20 orang. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang seperti pelaku usaha mikro, petani, hingga pedagang kecil. Dengan semangat gotong royong, para anggota menyisihkan infaq sebesar Rp 50 ribu setiap pertemuan untuk dikelola dalam kegiatan produktif dan sosial. Relawan BAZNAS untuk wilayah Jatirejo, Khusnul Abidin, menjelaskan bahwa kegiatan diawali dengan istighosah, dilanjutkan diskusi dan penyampaian informasi seputar perkembangan usaha anggota. “Pertemuan ini menjadi sarana silaturahmi, juga untuk saling memotivasi dan menguatkan usaha yang dijalankan masing-masing anggota,” jelas Khusnul. Ketua KKM Jatirejo Makmur 1, Mujiyami, menyampaikan apresiasinya kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas berbagai bentuk dukungan. Mulai dari program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU), bantuan pendidikan dan PAUD, Program Satu Rumah Satu Sarjana, hingga rantang dhuafa dan bantuan modal usaha, seluruhnya telah memberi dampak nyata bagi para mustahik. “Saya berharap, anggota KKM yang saat ini masih mustahik, kelak akan menjadi muzzaki. Inilah bukti keberhasilan program pembinaan ekonomi umat yang berkelanjutan,” ujar Mujiyami. Harapan yang sama disampaikan oleh anggota baru KKM, Khoirul Bariyah. Ia merasa bersyukur bisa bergabung dan berharap bisa membawa perubahan positif bagi keluarganya. “Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Semoga saya bisa amanah dan memberikan kontribusi terbaik untuk kelompok ini,” ucapnya penuh semangat. Melalui program pemberdayaan yang konsisten dan partisipatif, BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus mendampingi KKM binaan untuk bertransformasi dari mustahik menjadi muzzaki, demi terwujudnya keluarga madani yang sejahtera dan mandiri.
BERITA06/08/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Sambut HUT RI ke-79, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gulirkan Program “Mustahik Merdeka” untuk Kemandirian Umat
Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia, BAZNAS Kabupaten Mojokerto meluncurkan program bertajuk Mustahik Merdeka, sebagai wujud komitmen membebaskan mustahik dari belenggu kemiskinan melalui program nyata dan berkelanjutan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa terdapat sembilan jenis bantuan dalam program ini yang menyasar ribuan mustahik di berbagai sektor, mulai dari tempat tinggal, pendidikan, ekonomi, hingga spiritualitas. “Program Mustahik Merdeka merupakan kontribusi BAZNAS dalam menebarkan semangat kemerdekaan yang sesungguhnya, yaitu kemerdekaan dari keterbatasan dan ketergantungan,” ungkapnya. Beberapa bantuan dalam program ini meliputi: Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU): untuk 36 penerima, masing-masing Rp 20 juta. Renovasi rumah korban bencana: Rp 5 juta per penerima. Beasiswa anak yatim SD/MI: untuk 800 anak, Rp 40.000 per bulan. BPJS Ketenagakerjaan untuk marbot masjid: bagi 800 orang hingga Desember 2024. Bantuan modal dan peralatan UMKM: untuk 180 pelaku usaha, Rp 2 juta per orang. Pembinaan mualaf: untuk 50 orang, melalui pendampingan keimanan dan pendidikan. Bantuan sembako: untuk 1.000 fakir miskin, masing-masing 5 kg beras. Program Kampung Akhlak: kolaborasi dengan UPZ Telkom di Desa Rejosari, Kec. Jatirejo. Mujahadah 1001 Mustahik: doa bersama antara mustahik dan muzakki untuk kemajuan bangsa. Dengan tema besar kemandirian umat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini tidak hanya bersifat karitatif sesaat, tetapi mampu membentuk fondasi kuat menuju masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan religius.
BERITA30/07/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →