WhatsApp Icon
Sambut Muktamar NU ke 35, UMKM Binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Siapkan 1.000 Paket Z-Chicken

MOJOKERTO — Lima pelaku usaha Z-Chicken binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan ikut mengambil bagian dalam perhelatan Muktamar ke-35 yang berlangsung mulai 27 Agustus 2026. Mereka menyiapkan sebanyak 1.000 paket nasi kotak Z-Chicken yang akan dibagikan di 10 titik lokasi. 

Setiap hari mulai 27 - 31 Agustus 2026, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut akan mempersiapkan nasi kotak mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB untuk memenuhi kebutuhan distribusi di sejumlah titik kegiatan.

Keterlibatan Z-Chicken dalam kegiatan berskala besar ini menjadi salah satu gambaran perkembangan UMKM yang dibangun melalui program pemberdayaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Z-Chicken merupakan salah satu program pemberdayaan ekonomi BAZNAS Kabupaten Mojokerto yang mulai dikembangkan sejak 2021. Program ini tidak hanya memberikan bantuan modal usaha, tetapi diarahkan agar penerima manfaat mampu membangun dan mengembangkan usaha secara mandiri.

Kini, setelah beberapa tahun berjalan, para pelaku usaha Z-Chicken tersebut tidak hanya menjalankan usahanya untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga mulai mendapatkan kepercayaan untuk mengambil bagian dalam kegiatan masyarakat dengan skala yang lebih besar.

Bagi lima penjual Z-Chicken yang terlibat dalam kegiatan Muktamar ke-35, kesempatan tersebut menjadi pengalaman sekaligus tantangan baru. Mereka harus menjaga kualitas produk, memenuhi jumlah pesanan, serta memastikan seluruh paket siap didistribusikan sesuai waktu dan lokasi yang telah ditentukan.

Penanggung jawab kegiatan, Ayu Isna Khariroh, mengatakan keterlibatan para penjual Z-Chicken dari Kabupaten Mojokerto dalam kegiatan Muktamar menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa UMKM binaan BAZNAS mampu tumbuh dan mengambil peran dalam kegiatan yang lebih besar.

“Kami ingin Z-Chicken tidak hanya dikenal sebagai program bantuan usaha, tetapi benar-benar menjadi usaha yang tumbuh dan bisa memberikan kontribusi. Kesempatan menyiapkan 1.000 paket untuk kegiatan Muktamar ini menjadi pengalaman penting bagi para penjual,” ujar Ayu.

Menurutnya, tantangan utama bukan hanya menyiapkan makanan dalam jumlah besar, tetapi juga menjaga kualitas dan ketepatan waktu. Karena itu, para pelaku usaha melakukan persiapan agar proses produksi dan distribusi dapat berjalan dengan baik selama lima hari pelaksanaan kegiatan.

Keterlibatan lima pelaku usaha Z-Chicken ini sekaligus menunjukkan arah pemberdayaan zakat yang ingin dibangun BAZNAS Kabupaten Mojokerto: mustahik tidak selamanya berada pada posisi menerima bantuan, tetapi didorong untuk tumbuh menjadi pelaku usaha yang mandiri dan mampu mengambil bagian dalam berbagai kesempatan ekonomi.

Dari program yang berawal sebagai bantuan pemberdayaan pada 2021, kini Z-Chicken mulai menemukan ruangnya sebagai UMKM yang mampu melayani kebutuhan kegiatan dengan jumlah pesanan yang cukup besar.

Muktamar ke-35 pun menjadi momentum tersendiri bagi para pelaku Z-Chicken Mojokerto untuk membuktikan bahwa pemberdayaan zakat bukan hanya tentang memberi modal, tetapi tentang membangun kemampuan hingga penerima manfaat mampu berdiri dengan usahanya sendiri.

26/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kunjungi Kediaman Pak Sutarno, Gus Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Kecamatan Trawas

MOJOKERTO — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui kolaborasi lintas lembaga. Bupati Mojokerto mengunjungi kediaman Bapak Sutarno, sekaligus menyerahkan bantuan untuk pembangunan rumah yang lebih layak bagi keluarganya.

Sutarno merupakan warga desa Ngoro yang tinggal Desa Srigading, Ngoro tapi kesehariannya bergaul dengan warga desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Ia tinggal bersama istri dan empat anaknya. Kondisi rumah yang ditempati saat ini tergolong sangat tidak layak huni, dengan bangunan sederhana yang menyatu dengan kandang kambing sehingga kondisi lingkungan rumah kurang sehat dan kurang layak untuk ditempati keluarga.

Dalam kunjungan tersebut(19/8/2026), Bupati Mojokerto didampingi sejumlah kepala perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Disdukcapil, Kepala DPRKP2, Camat Trawas, Camat Ngoro, serta Kabag Kesra.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan memastikan penanganan dilakukan secara bersama-sama sesuai kebutuhan di lapangan.

Untuk membantu pembangunan rumah Sutarmo, BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan bantuan sebesar Rp25 juta melalui program Rutilahu, yang dilaksanakan bekerja sama dengan MWCNU Trawas.

Tidak berhenti pada bantuan BAZNAS, MWCNU Trawas juga memberikan dukungan bantuan sebesar Rp25 juta. Dengan demikian, kolaborasi tersebut menghadirkan dukungan total sebesar Rp50 juta untuk membantu mewujudkan rumah yang lebih layak bagi keluarga Sutarmo.

Bupati Mojokerto, Gus Barra bersama kepala perangkat daerah juga memastikan bahwa keluarga pak sutarno mendapatkan program-program dari pemerintah terkait hal mendasar dalam bidang kesehatan, sosial dan pendidikan. 

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan “Program Rutilahu ini adalah bentuk nyata bagaimana zakat kembali kepada masyarakat. Namun yang lebih penting, program ini tidak berjalan sendiri. Ketika BAZNAS, MWCNU, pemerintah daerah, dan masyarakat bergerak bersama, bantuan yang diberikan akan menjadi lebih kuat dan manfaatnya semakin besar,” ungkapnya.

Menurutnya, kolaborasi dengan MWCNU Trawas menjadi bagian penting dalam memastikan program dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan sekaligus memperkuat peran kelembagaan di tingkat kecamatan.

Kondisi Sutarmo sebelumnya menunjukkan keterbatasan ekonomi yang cukup berat. Ia bekerja sebagai buruh tani dan merawat beberapa kambing milik orang lain, dengan penghasilan yang tidak tetap dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya.

Sutarmo menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Gus Bupati, BAZNAS, MWCNU, dan semua pihak yang sudah membantu. Rumah ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Sutarmo.

Kunjungan Bupati Mojokerto bersama jajaran OPD terkait sekaligus memperlihatkan bahwa penanganan rumah tidak layak huni membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tertangani, sementara lembaga seperti BAZNAS dan organisasi masyarakat turut menghadirkan sumber daya serta kepedulian dari masyarakat.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun ekosistem zakat yang tidak hanya kuat dalam penghimpunan, tetapi juga nyata dalam menghadirkan manfaat.

Satu rumah mungkin hanya sebuah bangunan. Tetapi bagi keluarga yang selama ini tinggal dalam keterbatasan, rumah yang layak adalah tempat tumbuhnya kesehatan, kenyamanan, dan harapan baru.

20/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Kambing Bergulir Tumbuh Berkelanjutan, Program Kampung Akhlak Perkuat Kemandirian dan Keagamaan Mustahik

Mojokerto — Program Kampung Akhlak melalui Zakat Community Development (ZCD) terus mendorong peningkatan kesejahteraan penerima manfaat secara menyeluruh, tidak hanya melalui penguatan ekonomi, tetapi juga melalui pendampingan sosial dan keagamaan.

Pada Senin, 10 Agustus 2026, tim pendamping melakukan monitoring perkembangan ternak kambing milik penerima manfaat Program Kambing Bergulir di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Kunjungan dilakukan kepada Bapak Suwito, salah satu anggota kelompok penerima manfaat program.

Dari hasil monitoring, perkembangan ternak menunjukkan hasil yang cukup baik. Bapak Suwito yang pada awal program menerima 1 ekor kambing indukan, kini telah berkembang menjadi 6 ekor kambing. Dari jumlah tersebut, 2 ekor telah terjual, sementara 1 ekor kambing betina telah melahirkan 1 cempe dan 2 ekor kambing lainnya dalam kondisi bunting.

Sementara itu, indukan awal yang diterima dari program juga telah berhasil digulirkan kepada penerima manfaat berikutnya. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme Kambing Bergulir mulai menciptakan efek berantai, di mana manfaat program tidak berhenti pada satu keluarga, tetapi terus diperluas kepada penerima manfaat lainnya.

Selain melakukan monitoring ternak, pendamping juga melakukan silaturahmi dan dialog bersama Bapak Suwito dan keluarga. Pendampingan tersebut mencakup kondisi keluarga serta perkembangan sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tujuan Program Kampung Akhlak.

Dalam aspek keagamaan, terdapat perkembangan positif pada Bapak Suwito. Ia menyampaikan bahwa saat ini semakin rutin mengikuti salat berjamaah di masjid dan aktif mengikuti kegiatan belajar mengaji bersama kelompok lansia. Setelah melalui proses belajar secara bertahap, kemampuan membaca Al-Qur'an beliau kini telah berkembang hingga mampu membaca Al-Qur'an.

Bapak Suwito juga aktif mengikuti pengajian rutin yang diselenggarakan di lingkungan masyarakat. Semangat serupa turut ditunjukkan oleh istrinya yang saat ini masih belajar membaca Al-Qur'an melalui buku Iqra'. Meskipun masih berada pada tahap awal, semangat untuk terus belajar menjadi bagian penting dari proses penguatan kehidupan keagamaan keluarga.

Perkembangan tersebut menjadi gambaran bahwa pemberdayaan melalui ZCD tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan penerima manfaat, tetapi juga membangun kemandirian, kepedulian sosial, serta penguatan spiritual keluarga.

Ke depan, pendampingan akan terus dilakukan melalui monitoring perkembangan ternak, khususnya terhadap dua ekor kambing yang sedang bunting, sekaligus mendorong penerima manfaat untuk menjaga kesehatan ternak, kualitas pakan, dan kebersihan kandang.

Pendamping juga akan melanjutkan pembinaan sosial dan keagamaan keluarga agar semangat mengikuti kegiatan keagamaan serta belajar membaca Al-Qur'an dapat dipertahankan secara konsisten.

Melalui Program Kampung Akhlak, ZCD terus berupaya menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan: ternak berkembang, ekonomi tumbuh, manfaat bergulir, dan akhlak semakin kuat.

14/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni untuk Keluarga Syamsul Ma’arif di Payungrejo

MOJOKERTO — Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) BAZNAS Kabupaten Mojokerto Tahun 2026. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pembangunan rumah milik Bapak Syamsul Ma’arif dan Ibu Winarti, warga Dusun Blumbang RT 01/RW 07, Desa Payungrejo, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, mulai dilaksanakan.

Rumah yang sebelumnya merupakan bangunan sederhana berbahan bambu tersebut akan dibangun kembali agar keluarga penerima manfaat dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Pembangunan ini mendapatkan dukungan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui bantuan sebesar Rp25 juta. Namun, pelaksanaannya tidak hanya bertumpu pada bantuan dana. Sejumlah pihak turut mengambil bagian melalui semangat gotong royong.

Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Pemerintah Desa Payungrejo, keluarga penerima manfaat, serta warga dan tetangga sekitar terlibat langsung dalam proses awal pembangunan. Mereka bergotong royong membongkar rumah lama dan melakukan penggalian tanah untuk pondasi.

Bahkan, dukungan masyarakat juga hadir dalam bentuk material. Salah seorang warga turut memberikan bantuan lima sak semen untuk mendukung proses pembangunan rumah tersebut.

Keterlibatan masyarakat ini menunjukkan bahwa program Rutilahu bukan sekadar pembangunan sebuah bangunan. Di dalamnya terdapat kepedulian dan kebersamaan warga untuk membantu sesama agar dapat memiliki tempat tinggal yang lebih baik.

Relawan BAZNAS Kecamatan Kutorejo, Ali Muntoha, mengatakan bahwa antusiasme masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan.

“Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias. Bukan hanya membantu tenaga, tetapi ada juga yang memberikan material. Ini menunjukkan bahwa ketika ada program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, warga dengan sendirinya ikut merasa memiliki dan ingin membantu,” ungkap Ali.

Menurutnya, gotong royong seperti ini juga membuat bantuan BAZNAS memiliki daya ungkit yang lebih besar. Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada nilai nominal, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat.

Sementara itu, Bapak Syamsul Ma’arif, penerima manfaat program Rutilahu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian BAZNAS serta kepedulian warga sekitar.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada BAZNAS dan semua warga yang sudah membantu. Tidak menyangka banyak yang ikut membantu, mulai dari membongkar rumah sampai menggali pondasi. Semoga semua yang membantu mendapat balasan kebaikan dari Allah SWT,” tutur Syamsul.

Pembangunan rumah Syamsul Ma’arif dan Winarti menjadi salah satu wujud nyata bahwa zakat yang dihimpun melalui BAZNAS dapat kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat langsung.

Lebih dari sekadar membangun rumah, program Rutilahu juga mempertemukan zakat, kepedulian lembaga, dan kekuatan gotong royong masyarakat dalam satu ikhtiar untuk menghadirkan kehidupan yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.

Dari zakat yang ditunaikan, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir gotong royong. Dan dari gotong royong, sebuah keluarga kembali memiliki harapan.

13/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Anugerahkan Tokoh Penggerak Zakat dan Mitra Strategis pada HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit

Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto memberikan penghargaan kepada tokoh dan lembaga yang dinilai memiliki kontribusi penting dalam membangun budaya zakat dan memperkuat kolaborasi sosial di Kabupaten Mojokerto. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto, di kantor PERUMDAM Mojopahit, Jalan Pahlawan, Mojosari, Selasa (11/8/2026).

Dua penghargaan diberikan BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada kesempatan tersebut. Pertama, Anugerah Tokoh Penggerak Zakat 2026 yang diberikan kepada Bapak Fayakun Hidayat, Direktur PERUMDAM Mojopahit, atas dedikasi dan kepeloporannya dalam membangun budaya zakat di lingkungan PERUMDAM Mojopahit sekaligus memperkuat sinergi bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Kedua, Anugerah Mitra Strategis BAZNAS 2026 diberikan kepada PERUMDAM Mojopahit Kabupaten Mojokerto atas komitmen, konsistensi, dan kolaborasinya dalam penghimpunan zakat dan infak serta pelaksanaan berbagai program sosial bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan disaksikan oleh Bupati Mojokerto  Dr. H. Muhammad Albarra, Lc, M. hum, Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian, Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Hj. Ayni Zuhroh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Bagi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, penghargaan tersebut bukan sekadar apresiasi kepada individu maupun institusi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi bentuk penghormatan terhadap ikhtiar bersama dalam menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan sekaligus instrumen untuk menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat.

Direktur PERUMDAM Mojopahit, Fayakun Hidayat, SH., menyampaikan bahwa zakat dan infak merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang perlu terus ditumbuhkan di lingkungan perusahaan.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Bagi kami, penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadi maupun PERUMDAM, tetapi menjadi pengingat bahwa apa yang kita miliki juga terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan,” ungkapnya.

Menurutnya, kerja sama dengan BAZNAS akan terus diperkuat agar kontribusi zakat dan infak dari lingkungan PERUMDAM dapat dikelola secara amanah dan memberikan manfaat yang tepat kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengatakan bahwa PERUMDAM Mojopahit merupakan salah satu mitra yang telah menunjukkan konsistensi dalam mendukung gerakan zakat di Kabupaten Mojokerto.

“Kami memberikan penghargaan ini karena ada keteladanan yang layak diapresiasi. Pak Fayakun tidak hanya menunaikan zakat, tetapi juga ikut membangun budaya zakat di lingkungan lembaga yang beliau pimpin. Demikian pula PERUMDAM Mojopahit, yang secara konsisten sejak tahun 2019 telah membangun sinergi bersama BAZNAS,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan zakat tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan lembaga amil. Dibutuhkan tokoh-tokoh yang memberikan keteladanan dan lembaga-lembaga yang bersedia menjadi mitra strategis.

“Zakat akan menjadi kekuatan besar ketika tumbuh menjadi budaya bersama. Karena itu, BAZNAS tidak ingin berjalan sendiri. Kami ingin mempertemukan orang-orang yang memiliki kepedulian, lembaga yang memiliki komitmen, dan program yang benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat,” tambahnya.»

Sinergi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit selama ini tidak berhenti pada penghimpunan zakat dan infak. Kolaborasi juga diarahkan pada pelaksanaan program sosial dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dana yang dihimpun dapat kembali kepada masyarakat Mojokerto dalam bentuk program yang terukur dan tepat sasaran.

Momentum HUT ke-45 PERUMDAM Mojopahit sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya diukur dari capaian pelayanan dan kinerja organisasi, tetapi juga dari sejauh mana keberadaannya mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Melalui penghargaan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semakin banyak tokoh dan lembaga yang tergerak untuk menjadikan zakat sebagai bagian dari budaya kelembagaan.

11/08/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Kampung Zakat "Maslahah Sejahtera" Resmi Diluncurkan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Kampung Zakat "Maslahah Sejahtera" Resmi Diluncurkan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Mustahik Jadi Muzakki
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Kemenag dan Pemkab Mojokerto resmi meluncurkan Kampung Zakat “Maslahah Sejahtera” di Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Rabu (20/11/2024). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan ekstrem melalui optimalisasi dana zakat. Dengan total anggaran Rp308 juta lebih, program ini melibatkan unsur Kemenag, BAZNAS, UPZ, LAZ, perusahaan, dan masyarakat, serta berlangsung selama satu tahun. Bantuan disalurkan dalam bentuk ternak, dana UMKM, pelatihan keterampilan, bantuan sosial, pendidikan, hingga kesehatan seperti penanganan stunting. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, berharap mustahik penerima manfaat dapat naik kelas menjadi muzakki di masa depan.
BERITA20/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Angkat SAI, Langkah Strategis Bangun Kepercayaan Publik
Baznas Kabupaten Mojokerto Angkat SAI, Langkah Strategis Bangun Kepercayaan Publik
Mojokerto – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan transparansi dalam pengelolaan zakat, Baznas Kabupaten Mojokerto membentuk dan mengukuhkan Satuan Audit Internal (SAI) dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Baznas pada Rabu (13/11/2024). Rapat ini juga dihadiri Baznas Provinsi Jawa Timur dan sejumlah unsur pendukung lainnya. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan Surat Keputusan pengangkatan anggota SAI sekaligus sesi pendampingan dari Baznas Jatim. Waka IV Baznas Jatim, KH. Husnul Khuluq, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Baznas Kabupaten Mojokerto membentuk SAI sebagai upaya menciptakan pengawasan internal yang kuat. “Langkah ini sangat layak menjadi percontohan bagi Baznas daerah lainnya. SAI terdiri dari empat unsur strategis: Inspektorat, Bagian Kesra, Kemenag, dan masyarakat,” jelasnya. Kabag Kesra Setda Kabupaten Mojokerto, Nunuk Djatmiko, menyampaikan bahwa kehadiran SAI merupakan hasil sinergi panjang antara Pemkab dan Baznas. “Baznas adalah lembaga non-struktural pemerintah yang leading sector-nya di Kesra. Kami siap mendukung penuh peningkatan kinerja Baznas Mojokerto agar terus menjadi lembaga terpercaya,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menekankan bahwa keberadaan SAI akan mendorong terciptanya sistem audit yang menyeluruh, mulai dari aspek keuangan, manajemen, mutu, hingga kepatuhan internal. “SAI ini bagian dari semangat kami mewujudkan Baznas Tunggadewi: Tangguh, Unggul, Amanah, Dinamis, Efektif, dan Wicaksana,” pungkasnya. Acara tersebut dihadiri pimpinan Baznas Mojokerto, Kabag Kesra, perwakilan dari Inspektorat, Kemenag, unsur masyarakat, serta anggota SAI yang baru dilantik.
BERITA13/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
PT Superior Prima Sukses, Mitra Perusahaan Pertama Dukung Program Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto
PT Superior Prima Sukses, Mitra Perusahaan Pertama Dukung Program Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – PT Superior Prima Sukses Tbk (SPS Corporate) resmi menjadi perusahaan pertama yang menjalin kerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Pada Senin (11/11/2024), SPS menyalurkan bantuan bata ringan merek Blesscon untuk enam mustahik di Desa Candiharjo, Kecamatan Ngoro. Masing-masing penerima mendapatkan 10 kubik bata ringan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung solusi permasalahan sosial. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, mengapresiasi langkah ini dan berharap semakin banyak perusahaan terlibat. Ia juga menekankan potensi zakat perusahaan sebagai bentuk kontribusi nyata sekaligus pengurang nilai pajak. Kerja sama ini menjadi langkah awal sinergi antara dunia usaha dan zakat untuk kesejahteraan umat.
BERITA12/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Beri Pembekalan Calon Mustahik Jelang Peluncuran Kampung Zakat Tawangrejo
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Beri Pembekalan Calon Mustahik Jelang Peluncuran Kampung Zakat Tawangrejo
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menggelar pembekalan bagi calon mustahik di Balai Desa Tawangrejo, Kecamatan Jatirejo, Senin (4/11/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan peluncuran Kampung Zakat “Maslahah Sejahtera” yang direncanakan pada pekan ketiga November 2024. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan pembekalan bertujuan memberi pemahaman kepada calon penerima manfaat tentang perencanaan program Kampung Zakat. Program ini merupakan sinergi antara BAZNAS, Kemenag, Pemkab, dan pemerintah desa, yang menyasar wilayah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar). Penentuan bantuan didasarkan pada masukan dari warga dan pemerintah desa, disusul proses verifikasi dan seleksi calon mustahik. Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan UPZ Kemenag, perangkat desa, dan Satgas Kampung Zakat.
BERITA05/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Peringati Hari Pahlawan, BAZNAS Mojokerto Salurkan 500 Karung Sekam untuk Jalur Rawan Pacet–Cangar
Peringati Hari Pahlawan, BAZNAS Mojokerto Salurkan 500 Karung Sekam untuk Jalur Rawan Pacet–Cangar
Pacet, Mojokerto – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan 500 karung sekam di jalur penyelamat Pacet–Cangar, Rabu (6/11/2024). Bantuan ini sebagai bentuk dukungan bagi para relawan yang memperbaiki jalur tersebut setelah sekam yang sebelumnya tersusun rapi justru dibakar oleh pihak tak dikenal. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan BAZNAS melalui program Baznas Tanggap Bencana (BTB). “Kami hadir membantu relawan memperbaiki jalur berbahaya ini. Ini bentuk aksi nyata Hari Pahlawan dan komitmen kemanusiaan,” jelasnya. Zamroni menambahkan bahwa berdasarkan koordinasi dengan relawan, kebutuhan sekam mencapai 2.000 karung, dan saat ini sudah tersedia sekitar 1.100. Melalui dana zakat dan sedekah masyarakat, BAZNAS menyalurkan 500 karung sekam secara bertahap, dimulai dari 100 karung pertama. BTB BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bagian dari struktur penanganan kebencanaan, turut aktif dalam mendukung langkah pencegahan dan penanganan bencana bersama pemangku kepentingan lain. Sementara itu, Ketua Rescue Persaudaraan Driver Seluruh Indonesia (PDSI), Andi Sisworo, mengungkapkan bahwa sekam dipasang di tiga titik rawan rem blong: turunan AMD, gotean, dan tikungan obech, sebagai penahan darurat kendaraan. Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, perwakilan BPBD Kabupaten Mojokerto, serta relawan dari Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB).
BERITA03/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabaupaten Mojokerto Bangun Harapan, Satuman Terima Bantuan Rutilahu di Ngoro
BAZNAS Kabaupaten Mojokerto Bangun Harapan, Satuman Terima Bantuan Rutilahu di Ngoro
Ngoro, Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menebar manfaat lewat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Kali ini, bantuan diberikan kepada Satuman, warga Dusun Bandarsari, Desa Bandarsari, Kecamatan Ngoro, Senin (4/11/2024). Bantuan rumah layak huni ini merupakan bagian dari hasil pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzakki, khususnya ASN dan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Kepala Desa Bandarsari, Dwi Setyo Utomo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diterima warganya. Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada Relawan Baznas, Imam, atas kerja samanya dengan perangkat desa. Sementara itu, Camat Ngoro, Satriyo Wahyu Utomo, yang baru pertama kali menyaksikan langsung program ini, mengaku terkesan dengan manfaat nyata dari dana ZIS yang dikelola BAZNAS. “Saya akan menyampaikan kepada para ASN yang menjadi muzakki, bahwa zakat yang disalurkan melalui BAZNAS benar-benar memberi dampak positif,” ujarnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa kehadiran BAZNAS adalah bentuk sinergi dengan Pemerintah Kabupaten dalam menanggapi kebutuhan sosial masyarakat, termasuk yang belum terjangkau APBD. “Kami mengajak masyarakat untuk terus menyalurkan ZIS-nya melalui BAZNAS. Rumah ini dibangun dari dana umat, gunakanlah untuk hal-hal baik, ibadah, dan doakan para muzakki agar rezekinya berkah,” pesannya kepada Satuman. Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas, acara juga ditandai dengan penempelan prasasti Rutilahu di rumah Satuman—simbol bahwa rumah tersebut dibangun dari dana zakat. Turut hadir dalam kegiatan ini: Camat Ngoro, perangkat desa, relawan BAZNAS, serta tokoh masyarakat sekitar.
BERITA03/11/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Resmikan Rumah Layak Huni untuk Mustahik di Mojokusumo
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Resmikan Rumah Layak Huni untuk Mustahik di Mojokusumo
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada mustahik di Dusun Kajangan Lor, Desa Mojokusumo, Kecamatan Kemlagi, Rabu (30/10/2024). Seremoni penyerahan ditandai dengan tasyakuran, tahlil, doa bersama, dan makan siang sederhana. Wakil Ketua II Soegeng Mawardi dan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto hadir langsung menyerahkan rumah baru seluas 9×6 meter yang dibangun dalam waktu 17 hari. Penerima manfaat, Yoyok, menyampaikan rasa terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan para donatur yang telah membantu merenovasi rumahnya. Program ini didukung oleh infak warga sekitar, keluarga penerima, serta aparat desa dengan total biaya hampir Rp 30 juta. Turut hadir relawan, Camat Kemlagi, Kepala Desa Mojokusumo, serta masyarakat sekitar.
BERITA31/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Salurkan Beasiswa SLTA, Dukung Pendidikan Siswa Kurang Mampu
Baznas Kabupaten Mojokerto Salurkan Beasiswa SLTA, Dukung Pendidikan Siswa Kurang Mampu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan kepada siswa SMAN 1 Sooko sebagai bagian dari program sharing dengan Baznas Provinsi Jawa Timur, Rabu (3/10/2024). Salah satu penerima manfaat adalah Firani Dewi Azahra, siswi kelas X-8. Program ini merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap pendidikan siswa kurang mampu di tingkat SMA/SMK. Bantuan diserahkan setelah melalui proses seleksi dan verifikasi oleh Baznas Jatim. Amil Pelaksana Bidang Penyaluran, Ayu Isna Khariroh menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 11 siswa yang menerima beasiswa serupa. Ia juga mengajak para aghniya’ untuk menyalurkan zakat melalui Baznas agar manfaatnya semakin luas. Pihak sekolah menyambut baik kerja sama ini, termasuk peluang kolaborasi ke depan dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan penyaluran zakat di lingkungan sekolah.
BERITA18/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Bina Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keagamaan di KUA Puri
Baznas Kabupaten Mojokerto Bina Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keagamaan di KUA Puri
Puri, Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berkomitmen memperkuat keimanan para mualaf melalui program pembinaan ibadah. Kegiatan tersebut berlangsung di KUA Kecamatan Puri, Sabtu (26/10/2024), bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto. Program ini bertujuan memberi pendampingan spiritual dan pemahaman dasar Islam bagi para mualaf agar lebih mantap dalam menjalani keislamannya. Kepala KUA Puri, Muahimin, menyambut baik sinergi ini dan menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh agama Islam serta para mualaf yang antusias mengikuti kegiatan. “Ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Kami bangga melihat semangat para mualaf dalam belajar dan memperdalam agama,” tuturnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud perhatian BAZNAS terhadap para mualaf, tak hanya dari sisi ekonomi, namun juga penguatan rohani. “Kami hadir untuk mendampingi para mualaf dalam proses pengokohan iman. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberi manfaat besar,” tegasnya. Salah satu peserta, Rismauli Pusparini Sitorus, merasa terbantu dan mengharapkan adanya kegiatan serupa secara berkelanjutan. “Terima kasih atas bimbingannya, semoga kami bisa terus menimba ilmu dan memperkuat iman,” ungkapnya. Dalam kegiatan ini, para mualaf menerima materi dasar Islam seperti rukun Islam, tata cara wudhu, dan salat, yang disampaikan oleh Zumrotul Uzlifah, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Puri. Mereka juga mempraktikkan langsung wudhu dan salat dengan pendampingan dari para penyuluh.
BERITA17/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Berbagi Berkah, 298 Mustahik Kawedanan Mojosari Terima Bantuan Sembako dari Zakat ASN
Berbagi Berkah, 298 Mustahik Kawedanan Mojosari Terima Bantuan Sembako dari Zakat ASN
Mojokerto – Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, UPZ Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan kepada 298 mustahik dari Kawedanan Mojosari, pada Selasa (2/10/2024). Bantuan berupa paket sembako dan uang tunai senilai masing-masing Rp 100 ribu, diserahkan di Pendopo Kecamatan Kutorejo. Para penerima berasal dari empat kecamatan: Mojosari (106 mustahik), Kutorejo (64), Pungging (64), dan Ngoro (64). Plt Camat Kutorejo, Nuriyadi mengapresiasi kegiatan ini dan menyatakan Pendopo Kutorejo selalu terbuka untuk kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. “Kami mohon maaf bila belum maksimal menyambut, tapi kami senang Kutorejo bisa menjadi tuan rumah kegiatan mulia ini,” ujarnya. Kepala Kemenag Kabupaten Mojokerto, Muttakin, menjelaskan bahwa sumber dana bantuan berasal dari zakat profesi ASN Kemenag Mojokerto. “Ini bentuk amanah dari para muzakki. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban para mustahik,” katanya. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan pentingnya edukasi zakat kepada masyarakat. “Bantu sebarkan pesan ini: bila penghasilan kita sudah memenuhi nisab, maka wajib zakat. Jika belum, tetaplah bersedekah untuk keberkahan harta,” tegasnya. Kegiatan ini menjadi program ke-5 sepanjang tahun 2024 dan menunjukkan konsistensi sinergi antara Baznas dan Kemenag dalam mengelola dana zakat dengan amanah dan berdampak nyata. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Plt Camat Kutorejo, Kepala Kemenag, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Kepala KUA se-Kawedanan Mojosari, dan Forkopimca setempat.
BERITA14/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Kabupaten Baznas Kabupaten Mojokerto dan DPRKP2 Wujudkan Rumah Layak untuk Mustahik di Pungging
Sinergi Kabupaten Baznas Kabupaten Mojokerto dan DPRKP2 Wujudkan Rumah Layak untuk Mustahik di Pungging
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kepada Sukamah, warga Dusun Bakalan, Desa Tempuran, Kecamatan Pungging, Jumat (10/10/2024). Rumah yang semula berdinding gedeg dan berlantai tanah kini direnovasi menjadi lebih layak huni. Dana bantuan sebesar Rp 20 juta berasal dari Baznas, ditambah infak masyarakat senilai Rp 9,5 juta, sehingga total biaya pembangunan mencapai Rp 29,5 juta. Waka IV Baznas Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili menegaskan pentingnya gotong royong dalam menyukseskan program ini. Sementara Kabid Perkim, Riza, mendorong sinergi lanjutan untuk memenuhi standar rumah sehat, termasuk ketersediaan jamban. Kegiatan penyerahan bantuan diawali dengan tinjauan rumah, doa bersama, dan ramah tamah, dihadiri perwakilan Baznas, DPRKP2, Kecamatan Pungging, dan Pemerintah Desa.
BERITA13/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS dan DPRKP2 Salurkan Bantuan Rutilahu di Desa Kesiman Tengah, Pacet, Kabupaten Mojokerto
BAZNAS dan DPRKP2 Salurkan Bantuan Rutilahu di Desa Kesiman Tengah, Pacet, Kabupaten Mojokerto
Mojokerto, 10 Oktober 2024 – Baznas Kabupaten Mojokerto bersama Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) memberikan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) kepada masyarakat Desa Kesiman Tengah, Kecamatan Pacet. Kepala DPRKP2, Rachmat Suharyono, mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 15 ribu rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Mojokerto. Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk mengatasi persoalan tersebut dan mengapresiasi kontribusi Baznas dalam program ini. Kepala Desa Kesiman Tengah, Bangga Al Hakim, mendorong warga untuk turut serta membantu program ini melalui infak uang maupun tenaga, guna mempercepat pelaksanaan perbaikan rumah. Salah satu penerima bantuan, Nuriyati, memperoleh bantuan senilai Rp 20 juta dari Baznas. Namun, menurut relawan Baznas Kecamatan Pacet, Sukirno, total biaya perbaikan rumah mencapai Rp 36 juta, menunjukkan adanya tambahan dana dari swadaya atau sumber lain. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, kembali mengingatkan pentingnya zakat sebagai kewajiban umat Islam dan sebagai sumber kebermanfaatan bagi para mustahik. Acara penyerahan rumah dilakukan dengan khidmat, diawali dengan khataman Al-Qur’an, sambutan dari berbagai pihak, serta ditutup dengan tahlil dan doa.
BERITA12/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Gandeng Baznas Jatim Salurkan Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu
Baznas Kabupaten Mojokerto Gandeng Baznas Jatim Salurkan Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu
Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menyalurkan bantuan pendidikan berupa beasiswa kepada siswa tingkat SMA/SMK sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan. Salah satu penerima adalah Alif Cahyo Nugroho, siswa kelas XI TKR SMK PGRI Mojosari, yang menerima beasiswa pada Rabu (2/10/2024). Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Baznas Provinsi Jawa Timur dalam skema program sharing. “Tahun ini ada 11 siswa yang menerima, masing-masing mendapatkan Rp1 juta per semester. Dana ditransfer langsung ke rekening penerima,” ujarnya. Beasiswa ini menyasar pelajar kurang mampu yang belum mendapat bantuan dari program lain. Kepala SMK PGRI Mojosari, Arief Setyo Wahjudi, menyambut baik inisiatif Baznas dan berharap program ini terus berlanjut serta menjangkau lebih banyak siswa.
BERITA10/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Berkelanjutan di Empat Wilayah
Baznas Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Berkelanjutan di Empat Wilayah
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto bekerja sama dengan UPZ Kemenag menggelar program pembinaan berkelanjutan untuk mualaf di berbagai kecamatan. Kegiatan ini dikelola oleh Tim Muallaf Center sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pembinaan spiritual bagi para mualaf. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menjelaskan bahwa pembinaan ini menyasar seluruh wilayah melalui pemetaan empat zona: Mojokasri, Sooko, Jabung, dan Mojosari. “Fokus kami pada keberlanjutan pembinaan, agar para mualaf tidak hanya mengenal Islam tapi juga mengamalkannya,” ujar Zamroni, Senin (30/9/2024). Materi pembinaan meliputi dasar-dasar Islam seperti tata cara wudhu, salat, hingga hafalan surat pendek. Salah satu peserta, Ketut, menyampaikan rasa syukur karena ilmu yang diterima sangat bermanfaat dalam praktik ibadah sehari-hari. Kepala KUA Kecamatan Gedeg, Zainul Muktamar, juga menyatakan dukungan penuh terhadap program ini. “Menuntut ilmu itu wajib, termasuk bagi mualaf. Kami libatkan penyuluh agama agar pembinaan ini maksimal,” ujarnya. Dalam sesi pembinaan, para mualaf dibimbing langsung oleh penyuluh agama seperti Siti Anifah, yang memberikan materi seputar rukun salat dan hal-hal yang membatalkannya.
BERITA01/10/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 95 Ribu Liter Air Bersih Bersama BPBD, Bantu Warga Hadapi Kekeringan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan 95 Ribu Liter Air Bersih Bersama BPBD, Bantu Warga Hadapi Kekeringan
Mojokerto – Dalam menghadapi dampak kemarau panjang, Baznas Kabupaten Mojokerto bersinergi dengan BPBD Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 95 ribu liter untuk warga terdampak kekeringan. Penyaluran dilakukan pada Senin (23/9/2024) di dua desa rawan kekeringan di Kecamatan Ngoro, yaitu Desa Kunjorowesi dan Desa Manduro Manggung Gajah. Total bantuan disalurkan melalui 19 tangki air bersih. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Baznas dalam aksi kemanusiaan ini. “Baznas hadir di saat yang tepat. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Wakil Ketua III Bidang Perencanaan dan Keuangan Baznas Kabupaten Mojokerto, H. Lukman Hakim menyatakan, koordinasi lintas sektor sangat penting dalam penanganan bencana. “Sesuai arahan Baznas RI, kami pastikan bantuan disalurkan tepat sasaran melalui koordinasi dengan BPBD,” tegasnya. Sementara itu, Nur Cahyo dari relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) menyampaikan bahwa warga menyambut bantuan dengan antusias dan mendoakan para muzaki serta munfik yang telah berbagi melalui Baznas.
BERITA28/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keislaman di Kecamatan Gondang
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Iman Mualaf Lewat Pembinaan Keislaman di Kecamatan Gondang
Mojokerto – Dalam upaya memperkuat keimanan dan pemahaman keislaman bagi para mualaf, Baznas Kabupaten Mojokerto bersama UPZ Kemenag Mojokerto dan Muallaf Center Mojokerto memberikan dukungan penuh dalam kegiatan Pembinaan Mualaf yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mamba’ul Anwar, Dusun Jati, Desa Jatidukuh, Kecamatan Gondang, Rabu (25/9/2024). Kegiatan ini diikuti oleh puluhan mualaf dari berbagai desa seperti Ngembat, Blentreng, dan Jatidukuh. Mereka mengikuti sesi pembinaan dengan antusias, termasuk sesi ilmu fiqih wudu serta motivasi keimanan yang disampaikan oleh para penyuluh agama dan tokoh pesantren. “Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Saya akan hadir terus karena banyak manfaat yang saya rasakan,” ujar Turini, salah satu peserta mualaf. Penyuluh Agama Islam Kecamatan Bangsal, Saikhul Hadi, menyampaikan pesan penting tentang menggenggam keimanan dan pentingnya menjaga kalimat tauhid sebagai bekal utama seorang muslim. Sementara itu, Gus Syarifudin, pengasuh Ponpes Mamba’ul Anwar, menekankan bahwa menjadi muslim tidak cukup hanya bersyahadat, tetapi juga harus belajar dan mengamalkan syariat Islam. Ia pun memandu praktik langsung tata cara wudu yang benar. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyatakan bahwa pembinaan mualaf adalah bagian dari program dakwah dan sosial Baznas yang terus dikembangkan melalui sinergi dengan berbagai pihak, khususnya Kemenag dan Muallaf Center. Kegiatan ditutup dengan Salat Asar berjamaah dan doa bersama, serta kehadiran para penyuluh agama seperti Ahmad Alif, Masbirul Masail, dan Ahmad Sulaiman turut menambah semarak suasana pembinaan.
BERITA26/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Ekonomi Umat Lewat Pertemuan Perdana Bersama KKM
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Perkuat Sinergi Ekonomi Umat Lewat Pertemuan Perdana Bersama KKM
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto menggelar pertemuan perdana bersama Kelompok Keluarga Madani (KKM) dan relawan pada Rabu, 18 September 2024. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi pemberdayaan ekonomi umat melalui program penguatan usaha mikro berbasis infaq dan zakat. KKM merupakan kelompok wirausaha binaan Baznas yang diberi modal usaha untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi. Menariknya, para anggota KKM juga rutin menyalurkan infaq bulanan, minimal seribu rupiah per hari, melalui Baznas Kabupaten Mojokerto. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad berharap kelompok ini terus berkembang. “KKM harus bisa memberi manfaat lebih luas dan menjadi motor penggerak ekonomi keluarga mustahik,” ujarnya. Yana, Ketua KKM dari Kecamatan Gedek, menyebut KKM bukan sekadar wadah usaha, tapi juga ruang belajar dan kebersamaan. “Kami belajar bersama, saling mendukung, dan berkomitmen menyisihkan infaq secara rutin,” tuturnya. Waka IV Baznas, MK Muhailili menambahkan, dengan kolaborasi yang solid, KKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha dan kontribusi zakat/infaq yang lebih besar. “Semoga KKM menjadi tonggak kebangkitan ekonomi umat di Mojokerto,” pungkasnya.
BERITA20/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
KKM Mugi Berkah: Wujud Nyata Zakat untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial
KKM Mugi Berkah: Wujud Nyata Zakat untuk Lingkungan dan Kesejahteraan Sosial
SOOKO, 14 September 2024 – Kolaborasi kebaikan kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui program Kelompok Keluarga Madani (KKM). Salah satu kelompok binaan, KKM Mugi Berkah, menyalurkan bantuan berupa tempat duduk dan terpal bagi para pentakziah di Makam Dusun Genuk Watu, Desa Modongan, Kecamatan Sooko. Bantuan ini merupakan bagian dari program KKM Peduli Lingkungan, yang tak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga kepedulian terhadap fasilitas umum dan kegiatan sosial-keagamaan masyarakat. Selain memberikan fasilitas bagi peziarah, kegiatan ini juga mencakup penyaluran sembako kepada 50 mustahik, santunan bagi anggota yang sedang sakit, serta pinjaman produktif untuk mendukung usaha anggota KKM. Ketua KKM Mugi Berkah, Iksan Hadi Suprayitno, menjelaskan bahwa seluruh bantuan ini bersumber dari infak rutin para anggota. “Saat ini kami memiliki 25 anggota yang aktif, dan semua kegiatan kami jalankan dengan semangat gotong royong,” ujarnya. Purwanto, selaku pengurus makam Dusun Genuk Watu, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian KKM. “Bantuan ini sangat bermanfaat dan menunjukkan bahwa zakat benar-benar sampai kepada masyarakat,” tuturnya. Senada, Sudiro dari Jam’iyah Tahlil Dusun Banjarsono juga mengapresiasi inisiatif sosial ini. Menurutnya, kehadiran KKM membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Wakil Ketua IV Bidang SDM dan Administrasi BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili, menegaskan bahwa program KKM adalah langkah konkret dalam pemberdayaan umat. “KKM awalnya dibentuk dengan 10 anggota dan diberikan bantuan modal sesuai aktivitas usaha, seperti jualan gorengan, es, atau snack. Kini, mereka menjadi agen perubahan di lingkungannya,” jelasnya. Program KKM bukan hanya tentang penguatan ekonomi, tapi juga penguatan ukhuwah dan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
BERITA18/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dukung UMKM Mustahik, Dorong Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dukung UMKM Mustahik, Dorong Zakat Jadi Motor Ekonomi Umat
Mojokerto – Baznas Kabupaten Mojokerto hadir dan berperan aktif dalam program pemberdayaan ekonomi umat yang diselenggarakan oleh UPZ Baznas Kemenag Kabupaten Mojokerto, Kamis (12/9/2024), di Gedung Serbaguna Kantor Kemenag. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pemanfaatan dana zakat dan infak dari ASN Kemenag untuk mendukung kemandirian ekonomi mustahik. Sebanyak 25 mustahik dari lima kecamatan (Sooko, Trowulan, Puri, Mojoanyar, dan Bangsal) menerima bantuan berupa rombong usaha pentol lengkap, modal senilai Rp 2 juta, serta pelatihan keterampilan produksi dan strategi pemasaran. Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menegaskan bahwa zakat bukan hanya alat bantu sosial, tetapi juga bisa menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola secara profesional. "Zakat yang dikelola modern mampu menurunkan angka kemiskinan dan menggerakkan ekonomi umat," tegasnya. Sementara itu, Kepala Kankemenag Mojokerto, Muttakin, berharap para mustahik dapat mengelola bantuan secara maksimal hingga mandiri dan mampu menjadi muzaki. Ia juga menginstruksikan penyuluh agama untuk melakukan pendampingan dan evaluasi rutin. Ketua UPZ Kemenag, Masruchan, menyebut bantuan ini adalah bagian dari penguatan UMKM skala kecil berbasis zakat. Salah satu penerima, Abadi dari Mojoanyar, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan, dan berharap usaha barunya mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
BERITA13/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong UMKM Bangkit Lewat Bantuan Modal Zakat ASN
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong UMKM Bangkit Lewat Bantuan Modal Zakat ASN
Mojokerto – Sebanyak 100 pelaku UMKM di Kabupaten Mojokerto mendapat suntikan modal usaha dari Baznas Kabupaten Mojokerto yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN Pemkab Mojokerto. Penyaluran ini bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, dilaksanakan pada Senin (9/9/2024). Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati, di dua lokasi: Pendapa Kecamatan Bangsal untuk UMKM dari Kecamatan Bangsal, Trowulan, Puri, Sooko, dan Mojoanyar. Pendapa Kecamatan Pungging untuk UMKM dari Ngoro, Pungging, Mojosari, Kutorejo, dan Dlanggu. Masing-masing pelaku UMKM menerima bantuan sebesar Rp 2 juta, sebagai modal pengembangan usaha. “Bantuan ini bukan sekadar dana, tapi harapan agar UMKM tumbuh dan mustahik bisa menjadi muzakki,” ujar Bupati Ikfina. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan dana secara produktif, seperti menambah alat usaha, bukan untuk konsumsi pribadi. Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat. Bantuan modal diharapkan menjadi pemicu agar para mustahik dapat mengembangkan usahanya dan keluar dari ketergantungan bantuan. “Baznas hadir bukan hanya memberi, tapi mendorong kemandirian ekonomi warga,” tegasnya. Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran camat dan Forkopimca dari dua kecamatan serta para penerima manfaat yang tampak antusias menyambut bantuan tersebut.
BERITA10/09/2024 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →