WhatsApp Icon

Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan

01/07/2026  |  Penulis: Ayu Isna Khariroh

Bagikan:URL telah tercopy
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan

Dokumentasi: BAZNAS Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – Balai Ternak Tirto Mulyo binan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan sistem peternakan dan pertanian terpadu berbasis organik. Berbagai aktivitas produktif dilaksanakan bersama anggota kelompok pada Senin (29/6/2026), sebagai upaya menciptakan usaha yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pemanfaatan limbah peternakan melalui pengumpulan kotoran cair (kohe cair) domba. Sebanyak dua galon kohe cair berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah kompos untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste, di mana limbah peternakan diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian.

Selain itu, anggota kelompok juga melakukan perawatan terhadap 35 ekor ayam Jawa petelur yang saat ini telah memasuki masa produksi. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mempertahankan produktivitas telur sebagai salah satu sumber pendapatan kelompok.

Di sektor pertanian, anggota Balai Ternak melakukan pemeliharaan berbagai tanaman hortikultura, seperti kangkung, tomat, cabai, terong, dan bayam. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk kompos organik hasil olahan limbah kandang tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski cuaca cukup panas, tanaman tetap tumbuh subur. Saat ini terdapat enam guludan yang ditanami berbagai komoditas hortikultura sebagai bagian dari pengembangan pertanian organik berkelanjutan.

Melalui sinergi antara peternakan dan pertanian, Balai Ternak Tirto Mulyo terus membangun sistem budidaya yang saling mendukung, mulai dari pemanfaatan limbah menjadi pupuk hingga peningkatan produktivitas ternak dan tanaman. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok sekaligus menjadi contoh pengelolaan pertanian terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, kelompok akan melaksanakan pembersihan kandang dan pengangkatan kotoran ternak yang mulai menumpuk agar kebersihan kandang tetap terjaga serta mendukung kesehatan ternak secara optimal.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →