WhatsApp Icon
BAZNAS Kota Mojokerto Lakukan Studi Pengelolaan Balai Ternak di Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO, 6 Juli 2026 – Balai Ternak Gembala Sejahtera Kabupaten Mojokerto menerima kunjungan studi dari jajaran BAZNAS Kota Mojokerto pada Senin (6/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.30 WIB ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan balai ternak berbasis pemberdayaan masyarakat.

Kunjungan dipimpin oleh Wakil Ketua BAZNAS Kota Mojokerto, Drs. H. Muhtadi, didampingi staf BAZNAS Kota Mojokerto serta Bapak Wahyudi selaku Lurah  Kelurahan Blooto Kota Mojokerto. Kedatangan rombongan disambut oleh anggota Kelompok Balai Ternak Gembala Sejahtera yang kemudian memaparkan berbagai aspek pengelolaan balai ternak.

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memperoleh penjelasan secara langsung mengenai sistem pengelolaan balai ternak, mulai dari pemeliharaan domba, proses pembuatan pakan, hingga pemanfaatan kotoran domba (kohe) yang diolah menjadi produk yang bernilai guna. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tata kelola kelompok serta strategi pengembangan usaha peternakan yang berkelanjutan.

Kunjungan ini bertujuan sebagai studi pembelajaran untuk memperoleh referensi dan praktik terbaik yang nantinya akan diterapkan dalam pengembangan Program Balai Ternak di wilayah binaan BAZNAS Kota Mojokerto. Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antar-BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Sebagai tindak lanjut, hasil kunjungan dan pembelajaran dari kegiatan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai bahan koordinasi dan penguatan program Balai Ternak ke depan.

08/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
PROGRAM TEBUS IJAZAH 2026 RESMI DIBUKA, BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI BANTU PELAJAR KURANG MAMPU

Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan PERUMDAM Mojopahit Mojokerto kembali menghadirkan Program Tebus Ijazah Tahun 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap pelajar dari keluarga kurang mampu yang ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan administrasi.

Program ini ditujukan untuk membantu siswa-siswi yang telah lulus namun belum dapat mengambil ijazah karena keterbatasan ekonomi. Melalui program kolaborasi ini, diharapkan para lulusan dapat memperoleh kembali haknya atas ijazah sehingga dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.

Penerima manfaat program harus memenuhi sejumlah kriteria, di antaranya beragama Islam, merupakan warga Kabupaten Mojokerto, berasal dari keluarga mustahik (fakir/miskin), bukan lulusan tahun 2026, serta memiliki ijazah asli yang masih tertahan di sekolah karena tunggakan administrasi. Selain itu, calon penerima juga belum pernah menerima bantuan tebus ijazah dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan bersedia mengikuti seluruh proses verifikasi yang dilakukan.

Pendaftaran program dilaksanakan secara daring pada 6–12 Juli 2026 melalui tautan bit.ly/tebusijazah2026. Selanjutnya, proses verifikasi oleh tim BAZNAS Kabupaten Mojokerto akan berlangsung pada 13–26 Juli 2026. Pengumuman penerima manfaat direncanakan paling lambat 7 Agustus 2026 melalui akun Instagram @baznaskab.mojokerto, sedangkan penyerahan bantuan akan dilaksanakan paling lambat 15 Agustus 2026.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri dan melengkapi seluruh dokumen administrasi yang dibutuhkan. Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Kabupaten Mojokerto untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi layanan BAZNAS Kabupaten Mojokerto di nomor 0851 3652 4800.

06/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Serahkan Infak Hasil Penjualan Domba Kurban 2026 kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – Sebagai bentuk rasa syukur atas keberhasilan penjualan domba kurban Tahun 2026, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menyerahkan infak kelompok kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026).

Penyerahan infak dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan dihadiri oleh Ketua Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo, Bapak Mustaqim, yang didampingi oleh dua orang anggota, yaitu Bapak Pono dan Bapak Ari selaku Sekretaris kelompok.

Pada kesempatan tersebut, Kelompok Balai Ternak Tirto Mulyo menyerahkan infak sebesar Rp3.800.000 yang berasal dari sebagian hasil penjualan domba kurban Tahun 2026. Infak tersebut diterima secara langsung oleh Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhailili.

Bapak MK Muhailili menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepedulian anggota Balai Ternak Tirto Mulyo yang telah menyisihkan sebagian hasil usahanya untuk berinfak. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bukti bahwa program pemberdayaan Balai Ternak tidak hanya memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi para peternak, tetapi juga berhasil menumbuhkan kesadaran spiritual, semangat berbagi, serta kepedulian sosial di kalangan anggota kelompok.

"Keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari meningkatnya pendapatan peternak, tetapi juga dari tumbuhnya budaya berinfak dan berbagi kepada sesama. Hal ini menjadi nilai penting yang terus didorong oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam setiap program pemberdayaan," ungkapnya.

Beliau berharap Balai Ternak Tirto Mulyo dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi balai ternak binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto lainnya, seperti Balai Ternak Trawas, Trowulan, Jetis, serta Nawangsari Jatirejo, agar semangat berbagi dan keberkahan usaha terus tumbuh di setiap kelompok.

BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan kepada para peternak domba binaan, baik yang tergabung dalam program Balai Ternak maupun yang berada di Kampung Akhlak ZCD Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo. Pembinaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi mustahik sekaligus membentuk karakter yang religius, produktif, dan peduli terhadap sesama.

Melalui penyerahan infak ini, Balai Ternak Tirto Mulyo menunjukkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya diwujudkan dalam peningkatan hasil produksi, tetapi juga melalui komitmen untuk berbagi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan misi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam membangun pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan, mandiri, dan penuh keberkahan.

02/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
Balai Ternak Tirto Mulyo Kembangkan Pertanian Terpadu Berbasis Organik dan Ramah Lingkungan

Mojokerto – Balai Ternak Tirto Mulyo binan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, terus memperkuat pengembangan sistem peternakan dan pertanian terpadu berbasis organik. Berbagai aktivitas produktif dilaksanakan bersama anggota kelompok pada Senin (29/6/2026), sebagai upaya menciptakan usaha yang efisien, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi.

Kegiatan diawali dengan pemanfaatan limbah peternakan melalui pengumpulan kotoran cair (kohe cair) domba. Sebanyak dua galon kohe cair berhasil dikumpulkan dan dibawa ke rumah kompos untuk diolah menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Langkah ini menjadi bagian dari penerapan konsep zero waste, di mana limbah peternakan diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat bagi sektor pertanian.

Selain itu, anggota kelompok juga melakukan perawatan terhadap 35 ekor ayam Jawa petelur yang saat ini telah memasuki masa produksi. Perawatan rutin dilakukan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus mempertahankan produktivitas telur sebagai salah satu sumber pendapatan kelompok.

Di sektor pertanian, anggota Balai Ternak melakukan pemeliharaan berbagai tanaman hortikultura, seperti kangkung, tomat, cabai, terong, dan bayam. Seluruh tanaman dibudidayakan menggunakan pupuk kompos organik hasil olahan limbah kandang tanpa menggunakan pupuk kimia. Meski cuaca cukup panas, tanaman tetap tumbuh subur. Saat ini terdapat enam guludan yang ditanami berbagai komoditas hortikultura sebagai bagian dari pengembangan pertanian organik berkelanjutan.

Melalui sinergi antara peternakan dan pertanian, Balai Ternak Tirto Mulyo terus membangun sistem budidaya yang saling mendukung, mulai dari pemanfaatan limbah menjadi pupuk hingga peningkatan produktivitas ternak dan tanaman. Model ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok sekaligus menjadi contoh pengelolaan pertanian terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, kelompok akan melaksanakan pembersihan kandang dan pengangkatan kotoran ternak yang mulai menumpuk agar kebersihan kandang tetap terjaga serta mendukung kesehatan ternak secara optimal.

01/07/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto

Mojokerto – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Laporan Pengelolaan DAM Haji Tahun 2026 kepada Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto pada Senin (29/6/2026) pukul 13.00 WIB di Kantor Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto. Penyerahan laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban sekaligus komitmen BAZNAS dalam mewujudkan tata kelola pengelolaan dana yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, dan diterima oleh Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Kementerian Haji dalam mendukung pelayanan penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Mojokerto.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan bahwa penyampaian laporan merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjaga amanah dan kepercayaan publik melalui pengelolaan dana yang profesional serta dapat dipertanggungjawabkan.

"Penyampaian laporan ini bukan hanya memenuhi kewajiban administratif, tetapi juga merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga amanah. Kami berharap sinergi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto terus terjalin dengan baik sehingga pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji, semakin optimal," ujar Zamroni Ahmad.

Sementara itu, Plt. Kepala Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto, Hilmi Faqih, mengapresiasi komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam menyampaikan laporan pengelolaan DAM Haji secara tepat waktu dan akuntabel.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto atas komitmennya dalam menerapkan tata kelola yang baik. Transparansi dan akuntabilitas seperti ini menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Semoga kolaborasi antara Kementerian Haji dan BAZNAS terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Hilmi Faqih.

Melalui penyerahan laporan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam pengelolaan Dana Amanah Masyarakat (DAM) Haji, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Haji Kabupaten Mojokerto demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

30/06/2026 | Kontributor: Ayu Isna Khariroh

Berita Terbaru

Program Mushalla Berseri Hadir di Mushalla Al Bahry, Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Ramadan
Program Mushalla Berseri Hadir di Mushalla Al Bahry, Tingkatkan Kenyamanan Ibadah Ramadan
Mojokerto - Komitmen meningkatkan kualitas sarana ibadah di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan melalui Program Mushalla Berseri. Pada Sabtu, 21 Februari 2026 pukul 16.30 WIB, bantuan berupa kipas tempel diserahkan untuk Mushalla Al Bahry yang berlokasi di Dusun Pesanan, Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Program ini merupakan bagian dari inisiatif BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung kenyamanan jamaah agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah, khususnya selama Ramadan. Dengan tambahan fasilitas kipas tempel, diharapkan sirkulasi udara di dalam mushalla menjadi lebih baik, sehingga jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman, terutama saat salat tarawih dan kegiatan tadarus. Takmir Mushalla Al Bahry, Bapak Khotifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. "Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Program Mushalla Berseri ini. Bantuan kipas tempel ini sangat bermanfaat, apalagi menjelang Ramadan di mana jamaah semakin ramai. Semoga menjadi amal jariyah bagi para muzaki,” ungkapnya. Ia juga mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS agar manfaatnya semakin luas dirasakan umat. " Kami mengajak masyarakat untuk berzakat melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto, karena programnya nyata dan langsung dirasakan masyarakat. Semoga semakin banyak mushalla dan masjid yang bisa merasakan manfaat seperti kami,” tambahnya. Program Mushalla Berseri diharapkan menjadi salah satu langkah konkret dalam menciptakan lingkungan ibadah yang lebih layak dan nyaman, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
BERITA21/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan SK Unit pengumpulan Zakat (UPZ) SDN Penompo 2, Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Pendidikan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Serahkan SK Unit pengumpulan Zakat (UPZ) SDN Penompo 2, Perkuat Pengelolaan Zakat di Lingkungan Pendidikan
MOJOKERTO — BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyerahkan Surat Keputusan (SK) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kepada SDN Penompo 2 pada Rabu, 18 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor BAZNAS Kabupaten Mojokerto. SK UPZ tersebut diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, kepada Ketua UPZ SDN Penompo 2, Chumaidi Nur Sarifuddin, S.Pd. Penyerahan ini menjadi bagian dari langkah penguatan kelembagaan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor pendidikan, sekaligus memperluas sinergi antara BAZNAS dan lembaga-lembaga di Kabupaten Mojokerto. Ketua BAZNAS, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa pembentukan UPZ di sekolah merupakan strategi penting untuk memperkuat budaya kepedulian sosial sekaligus membangun sistem pengelolaan ZIS yang lebih tertib dan terarah. “UPZ ini bukan sekadar struktur, tapi menjadi pintu kebaikan. Melalui UPZ di sekolah, gerakan zakat bisa lebih dekat dengan lingkungan pendidikan, sekaligus menjadi media pembelajaran karakter peduli bagi guru dan siswa,” ujar Zamroni Ahmad. Sementara itu, Ketua UPZ SDN Penompo 2, Chumaidi Nur Sarifuddin, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan amanah dengan baik serta berkomitmen untuk mendukung pengumpulan dan penyaluran ZIS secara transparan. “Dengan adanya SK ini, kami merasa lebih mantap dan terarah dalam menjalankan tugas UPZ. InsyaAllah UPZ SDN Penompo 2 siap bersinergi dengan BAZNAS dan ikut berkontribusi dalam gerakan sosial kemasyarakatan melalui zakat,” tutur Chumaidi. Pada waktu yang bersamaan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga menyerahkan SK UPZ kepada beberapa lembaga lainnya, yaitu MI Hidayatul Mubtadiin, Bangsal; TK dan MI Mujahidin, Sooko; serta Masjid Darussalam, Puri. Penyerahan ini menandai semakin luasnya jaringan UPZ yang dibentuk sebagai mitra resmi BAZNAS dalam pengumpulan zakat di tingkat lembaga. BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap dengan bertambahnya UPZ yang terbentuk, potensi zakat di Kabupaten Mojokerto dapat dihimpun secara lebih optimal, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
BERITA18/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Mojokerto: Salurkan Zakat Profesi ASN dan Bantuan Usaha
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Mojokerto: Salurkan Zakat Profesi ASN dan Bantuan Usaha
MOJOKERTO – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Mojokerto bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto menggelar kegiatan pentasyarufan (pendistribusian) zakat profesi pada Selasa (10/02/2026). Bertempat di Aula Kantor Kemenag, acara ini menjadi momentum penguatan kepedulian sosial di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto, jajaran Wakil Ketua I H. Samiadi, Wakil Ketua II Soegeng Mawardi, dan Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto H. Lukman Hakim S.S., M.Si., serta seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Mojokerto. Dalam sambutannya, Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Mojokerto H. Lukman Hakim mengungkapkan bahwa dana yang disalurkan hari ini merupakan hasil perhimpunan zakat dan infak dari para ASN. Namun, ia juga memberikan catatan terkait tren pengumpulan zakat profesi yang sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. "Kami berharap ke depan partisipasi ASN dalam menunaikan zakat profesi dapat kembali meningkat. Hal ini sangat krusial untuk memastikan keberlanjutan program-program bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Mojokerto menekankan pentingnya kesadaran spiritual dalam berzakat. Ia mengimbau agar ASN tidak hanya terpaku pada hitungan teknis nishab (batas minimal harta wajib zakat). "Selama penghasilan dirasa mencukupi, niatkanlah zakat profesi sebesar 2,5% itu sebagai bentuk pensucian harta. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, tapi wujud syukur dan optimisme kita untuk menebar manfaat," tegasnya. Selain menyasar penerima manfaat dari kalangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan lingkup KUA, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan produktif berupa Rombong Pentol yang dialokasikan untuk wilayah Kecamatan Gedeg. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meningkatkan taraf ekonomi penerima manfaat secara mandiri. Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini ditutup dengan suasana khidmat. Sinergi antara Kemenag dan BAZNAS ini diharapkan terus berjalan konsisten guna memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Mojokerto.
BERITA12/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
ASTA ZAKAT, Rangkaian Program Ramadhan 1447 H BAZNAS Kabupaten Mojokerto
ASTA ZAKAT, Rangkaian Program Ramadhan 1447 H BAZNAS Kabupaten Mojokerto
MOJOKERTO – BAZNAS Kabupaten Mojokerto menghadirkan rangkaian program Ramadhan 1447 H / 2026 M sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada umat, mulai dari penguatan kepedulian sosial, edukasi zakat, hingga program pemberdayaan masyarakat. Melalui program-program tersebut, BAZNAS ingin memastikan Ramadhan menjadi momentum peningkatan kebaikan sekaligus penguatan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa seluruh kegiatan Ramadhan dirancang untuk menyentuh berbagai kelompok masyarakat, baik penerima manfaat (mustahik) maupun para muzakki. “Ramadhan adalah bulan penguatan solidaritas. BAZNAS hadir untuk memastikan zakat, infak, dan sedekah dikelola secara amanah, tepat sasaran, serta berdampak nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Wakil Ketua Bidang Penyaluran, Soegeng Mawaedi menambahkan : "Ada 8 Program atau Asta Zakat, Program Ramadhan tahun ini : Pertama, program utama Ramadhan tahun ini adalah Sewu Ati, Sewu Dungo, berupa santunan bagi 1.000 anak yatim. Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan materi, tetapi juga doa bersama sebagai simbol harapan dan dukungan untuk masa depan anak-anak yatim di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberkahan Ramadhan bukan hanya soal ibadah personal, tetapi juga kepedulian sosial yang nyata. Kedua, Z-Ifthar: Bazar Ramadhan untuk Warga. Program ini sekaligus menjadi ruang penguatan ekonomi masyarakat, terutama pelaku UMKM dan warga yang membutuhkan akses pangan murah selama bulan puasa. Ketiga, Layanan Zakat Mal dan Zakat Fitrah Memasuki Ramadhan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto membuka layanan penghimpunan Zakat Mal dan Zakat Fitrah melalui berbagai kanal, termasuk layanan langsung serta dukungan UPZ di berbagai instansi. Keempat, Pembinaan UPZ BAZNAS Untuk memperluas jangkauan layanan zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan pembinaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Pembinaan ini mencakup penguatan administrasi, edukasi regulasi zakat, serta peningkatan kapasitas pengelolaan zakat di tingkat instansi dan komunitas. Kelima, Sosialisasi BAZNAS di Tengah Masyarakat Keenam, Mushalla Berseri, menjadi salah satu bentuk perhatian BAZNAS terhadap fasilitas ibadah masyarakat. Program ini diarahkan untuk mendukung perbaikan dan pemenuhan kebutuhan mushalla, terutama di wilayah yang sarana ibadahnya masih terbatas. Ketujuh, Santri Membangun Desa ; Kolaborasi Dakwah dan Pemberdayaan. Dan terakhir, Posko Hari Raya untuk membantu kelancaran dan keselamatan masyarakat saat mudik lebaran." tutup Pak Soegeng.
BERITA11/02/2026 | Ayu Isna Khariroh
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Cek Lokasi Program Z-Ifthar, Dorong Pusat Ekonomi Baru UMKM
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Cek Lokasi Program Z-Ifthar, Dorong Pusat Ekonomi Baru UMKM
MOJOKERTO – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melaksanakan cek lokasi pelaksanaan Program Z-Ifthar sebagai langkah awal persiapan kegiatan Ramadhan 1447 H / 2026 M. Program ini merupakan program BAZNAS RI yang disinergikan dengan BAZNAS Kabupaten, dan diberikan kepada penerima manfaat Program BMM (BAZNAS Microfinance Masjid). Cek lokasi dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026 pukul 08.00 untuk memastikan kesiapan tempat, alur kegiatan, serta dukungan pihak terkait agar program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran selama bulan Ramadhan. Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bidang Administrasi Umum dan SDM, MK. Muhailili, menyampaikan bahwa Z-Ifthar tidak hanya sekadar bazar Ramadhan, namun dirancang sebagai upaya membangun penguatan ekonomi warga secara nyata. “Program Z-Ifthar ini adalah program dari BAZNAS RI yang disinergikan dengan BAZNAS Kabupaten. Sasarannya penerima manfaat BMM, sehingga ini benar-benar bagian dari penguatan UMKM binaan yang sudah berjalan,” terang MK. Muhailili. Ia menjelaskan, program Z-Ifthar akan dilaksanakan dengan pola kolaborasi bersama pengurus BMM dan pemerintah desa setempat. Tujuannya adalah membangun ruang ekonomi baru yang lebih hidup dan terorganisir bagi pelaku UMKM. “Z-Ifthar ini kita rancang bekerjasama dengan pengurus BMM dan Pemerintah Desa. Harapannya bisa menjadi pusat keekonomian baru bagi UMKM setempat, bukan sekadar kegiatan musiman,” tambahnya. Lebih lanjut, MK. Muhailili menegaskan bahwa masing-masing penerima program akan mendapatkan dukungan fasilitas usaha untuk menunjang aktivitas jualan selama program berlangsung. “Setiap penerima manfaat akan difasilitasi tenda jualan, sekaligus pengungkit ke-ekonomian sebesar Rp300 ribu per orang. Ini menjadi modal dorong agar mereka bisa aktif berdagang dan meningkatkan pendapatan,” jelasnya. Program Z-Ifthar direncanakan berlangsung minimal selama 20 hari selama bulan Ramadhan. Dengan durasi tersebut, diharapkan terjadi perputaran ekonomi yang cukup kuat dan memberikan dampak langsung bagi para pelaku usaha kecil. MK. Muhailili menambahkan bahwa program ini juga menjadi bagian dari strategi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mendukung program Gen-Z (Gerakan Ekonomi Zakat) yang terus diperkuat di berbagai sektor. “Z-Ifthar ini masuk dalam ikhtiar BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk memperkuat program Gen-Z, yaitu Gerakan Ekonomi Zakat. Jadi nanti penjual tidak hanya dibatasi penerima program tapi semua UMKM yang berminat bisa ikut setelah komunikasi dengan penyelenggara. Kita berharap Zakat menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” pungkasnya. BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap melalui program ini, pelaku UMKM binaan dapat memiliki ruang usaha yang lebih terarah, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru yang produktif di tingkat desa.
BERITA06/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Mojokerto Sapa Warga Bangsal, Salurkan Paket Beras Fidyah untuk 20 Mustahik
BAZNAS Mojokerto Sapa Warga Bangsal, Salurkan Paket Beras Fidyah untuk 20 Mustahik
MOJOKERTO – Upaya meringankan beban hidup masyarakat prasejahtera terus digalakkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Pada Kamis, 5 Februari 2026, lembaga pengelola zakat ini menyambangi wilayah Kecamatan Bangsal untuk mendistribusikan bantuan paket fidyah kepada 20 warga yang masuk dalam kategori mustahik. Program ini merupakan bentuk nyata penyaluran amanah dari para muzaki (pembayar fidyah) untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga yang membutuhkan. Penyaluran bantuan kali ini difokuskan pada penyediaan bahan pokok berkualitas. Masing-masing dari 20 penerima manfaat mendapatkan paket beras premium kemasan 5 kg. Pemilihan Kecamatan Bangsal sebagai lokasi sasaran didasarkan pada hasil pemetaan lapangan guna memastikan bantuan sosial keagamaan ini benar-benar menjangkau keluarga yang sangat membutuhkan, termasuk para lansia yang sudah tidak mampu bekerja. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bagian Penyaluran Soegeng Mawardi menyampaikan bahwa paket beras ini dipilih karena merupakan kebutuhan primer yang paling mendesak bagi masyarakat. Pihaknya memastikan bahwa setiap butir beras yang disalurkan telah memenuhi standar kelayakan dan sesuai dengan kaidah syariat Islam terkait pembayaran fidyah. "Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah dari dana fidyah yang dititipkan kepada BAZNAS kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata. Dengan 20 paket beras di Kecamatan Bangsal ini, kami berharap dapat sedikit meringankan dapur warga," ujar perwakilan BAZNAS di sela-sela kegiatan. Antusiasme Penerima Fidyah terlihat jelas saat tim BAZNAS menyerahkan bantuan secara langsung. Kehadiran program ini dinilai sangat membantu, terutama bagi warga di pelosok desa yang jarang tersentuh bantuan serupa. Sinergi antara pemerintah daerah melalui BAZNAS dengan masyarakat diharapkan terus memperkuat jaring pengaman sosial di Bumi Majapahit. Fidyah merupakan kompensasi yang wajib dibayarkan oleh seseorang yang tidak mampu menjalankan ibadah puasa Ramadan karena alasan tertentu. Dana tersebut kemudian dikonversi menjadi bantuan pangan bagi fakir miskin. Bagi masyarakat yang ingin menunaikan kewajiban fidyah dalam bentuk uang, besaran yang ditetapkan adalah Rp50.000 per hari puasa yang ditinggalkan. Pembayaran dapat dilakukan melalui rekening resmi BAZNAS Kabupaten Mojokerto atau dengan menghubungi nomor layanan admin.
BERITA05/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Audiensi dengan BAZNAS RI terkait sinergi program
Audiensi dengan BAZNAS RI terkait sinergi program
Jakarta - Pimpinan BAZNAS RI Bidang SDM, Keuangan, dan Umum, Kol. Caj. (Purn) KH. Nur Chamdani, menerima audiensi Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, KH. Zamroni Ahmad, di Ruang Rapat Ketua Lantai 2, Rabu (04/02/2026). Audiensi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi program antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam rangka optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, khususnya mustahik. Dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah program strategis, antara lain penguatan bantuan Hukum bagi Masyarakat kurang mampu, program pengadaan air bersih untuk wilayah yang mengalami keterbatasan akses, serta dukungan pengadaan mobil operasional guna menunjang efektivitas pelayanan dan pendistribusian program BAZNAS di daerah. Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin solid antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang lebih profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat. Dok : Humas BAZNAS RI
BERITA04/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS RI Beri Penghargaan Dua Program Berkinerja Terbaik 2025 di Mojokerto: Balai Ternak dan Kampung Zakat
BAZNAS RI Beri Penghargaan Dua Program Berkinerja Terbaik 2025 di Mojokerto: Balai Ternak dan Kampung Zakat
Jakarta — BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menorehkan capaian membanggakan. Pada tahun 2025, dua program unggulan di Kabupaten Mojokerto mendapat penghargaan dari BAZNAS RI sebagai program berkinerja terbaik, yakni Balai Ternak dan Kampung Zakat (Zakat Community Development/Z-CD). Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja nyata penguatan ekonomi umat berbasis zakat yang dilakukan secara berkelanjutan, di serahkan langsung di Kantor Baznas RI pada Rabu 4 Februari 2026. Dua titik program yang dinilai berhasil tersebut meliputi Kampung Akhlak (Z-CD) yang berlokasi di Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, yang telah berjalan sejak tahun 2024, serta Balai Ternak “Gembala Sejahtera” yang berlokasi di Trawas, Mojokerto, yang mulai berjalan pada tahun 2025. Pimpinan BAZNAS RI, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani., menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penguatan terhadap program-program zakat produktif yang terbukti mampu mendorong kemandirian mustahik serta menghadirkan dampak sosial yang terukur. “BAZNAS RI memberikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Mojokerto karena mampu menjalankan program secara konsisten, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemandirian. Balai Ternak dan Kampung Zakat adalah contoh baik bagaimana zakat menjadi energi perubahan,” ujar CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya milik lembaga, melainkan milik masyarakat Mojokerto, para pendamping program, serta seluruh muzaki yang terus mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS. “Penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi kami. Program Balai Ternak dan Kampung Akhlak bukan sekadar program, tetapi ikhtiar bersama membangun kemandirian ekonomi warga. Kami berterima kasih atas bimbingan dan dukungan penuh dari Pimpinan BAZNAS RI yang membawahi wilayah Jawa Timur,” ungkap Zamroni "Peran Ketua BAZNAS RI, CAJ (Purn.) Drs. KH. Nur Chamdani yang membawahi wilayah Jawa Timur, menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan program. Dukungan kebijakan, arahan teknis, serta penguatan koordinasi lintas wilayah telah membantu Mojokerto menjaga ritme program dan memastikan standar pelaksanaan sesuai indikator nasional." tambahnya. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen memperluas jangkauan program pemberdayaan dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, stakeholder, dan masyarakat. Harapannya, program Balai Ternak dan Kampung Zakat dapat menjadi model yang semakin matang dan berdampak, serta menghadirkan lebih banyak mustahik yang bertransformasi menjadi muzaki.
BERITA04/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Wujud Kepedulian, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Paket Fidyah Beras bagi Warga di Kecamatan Mojoanyar
Wujud Kepedulian, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Paket Fidyah Beras bagi Warga di Kecamatan Mojoanyar
MOJOKERTO – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam meringankan beban masyarakat melalui penyaluran dana fidyah. Sebanyak 15 warga yang masuk kategori mustahik (penerima manfaat) di wilayah Kecamatan Mojoanyar menerima bantuan pangan tersebut pada Senin, 2 Februari 2026. Penyaluran ini merupakan bentuk implementasi amanah dari para pembayar fidyah yang dikelola oleh BAZNAS untuk didistribusikan kepada warga yang membutuhkan, khususnya para lansia dan keluarga prasejahtera. Dalam penyaluran kali ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto memastikan bantuan yang diberikan memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan kebutuhan mendasar masyarakat. Setiap paket bantuan fidyah tersebut berisi beras kemasan seberat 5 kg dengan kualitas premium yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan pangan harian para penerima. Bantuan ini disalurkan secara merata kepada 15 mustahik yang tersebar di beberapa desa di wilayah Kecamatan Mojoanyar, sebagai upaya untuk memastikan distribusi bantuan sosial keagamaan menjangkau hingga pelosok desa secara tepat sasaran. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan bahwa pemilihan beras sebagai komponen utama paket fidyah ini telah disesuaikan dengan ketentuan syariat serta kebutuhan mendasar masyarakat lokal. Bantuan beras 5 kg untuk setiap mustahik ini diharapkan dapat menjadi penyambung kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat, terutama di tengah kondisi ekonomi saat ini. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan dana umat melalui BAZNAS dirasakan langsung manfaatnya oleh mereka yang paling membutuhkan di Kabupaten Mojokerto. Penyaluran ini disambut hangat oleh perangkat desa dan warga setempat. Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS pada Senin pagi tersebut. Dengan adanya program rutin seperti ini, diharapkan kesenjangan sosial dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Bumi Majapahit, khususnya di Kecamatan Mojoanyar, dapat terus meningkat melalui sinergi pengelolaan zakat, infak, dan fidyah yang transparan. Fidyah wajib dilakukan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah hari puasa yang ditinggalkan untuk satu orang. Nantinya, makanan itu disumbangkan kepada orang miskin. Jika ingin membayar dalam bentuk uang, maka dibayarkan Rp. 50.000/hari dan bisa disalurkan melalui rekening Baznas dengan menghubungi nomor admin Baznas Kabupaten Mojokerto. Adapun kriteria orang yang bisa membayar fidyah di antaranya: 1. Orang tua renta yang tidak memungkinkannya untuk berpuasa 2. Orang sakit parah yang kecil kemungkinan sembuh 3. Ibu hamil atau menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
BERITA02/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Beasiswa SKSS Semester Genap 2025–2026
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Salurkan Beasiswa SKSS Semester Genap 2025–2026
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran Beasiswa SKSS (Satu Keluarga Satu Sarjana) untuk semester genap Tahun Akademik 2025–2026. Sebanyak 10 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Mojokerto menerima bantuan beasiswa tersebut. Mereka merupakan mahasiswa aktif yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki semangat dan prestasi akademik yang baik. Adapun penerima Beasiswa SKSS ada 10 mahasiswa yaitu: Sahrul Hidayat, Indah Permatasari, Selvi Nur Azzahra, Rika Alfiyani, Sharira Angel Islami, Awanti Dewi Nur Faiz, Azizah Rahma Permata, Khadijah Sofia Safienta Nur Rahma, Miftakh Naimatul Wakhidah, dan Anita Wahyu Widyaningrum. Para penerima tersebar di sejumlah perguruan tinggi di Mojokerto, antara lain Universitas Islam Majapahit (UNIM), Universitas Mayjen Sungkono, STITNU Mojokerto, PPNI Bina Sehat, serta Universitas KH. Abdul Chalim (UAC). Salah satu penerima beasiswa, Indah Permatasari, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. “Beasiswa ini sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan kuliah semester ini. Terima kasih kepada BAZNAS dan para muzaki. Bantuan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan menyelesaikan kuliah tepat waktu,” ujarnya. Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Soegeng Mawardi, menyampaikan bahwa Beasiswa SKSS merupakan program strategis dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. “Melalui Beasiswa SKSS, BAZNAS ingin memastikan bahwa anak-anak dari keluarga mustahik tetap memiliki akses pendidikan tinggi. Harapannya, mereka kelak dapat mandiri dan menjadi agen perubahan bagi keluarganya dan masyarakat,” jelasnya. Program ini sudah berjalan mulai tahun 2024 dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap para penerima beasiswa dapat memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya serta terus meningkatkan prestasi akademik dan akhlak, sehingga kelak mampu menjadi generasi unggul dan berdaya saing.
BERITA02/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Launching Program GEN Z di CFD Desa Temuireng
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Launching Program GEN Z di CFD Desa Temuireng
Mojokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto meluncurkan Program GEN Z (Gerakan Ekonomi Zakat) pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Minggu 1 Februari 2026 Pkl 06.30 WIB. Launching program ini dihadiri jajaran BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Forkopimcam Dawarblandong, kepala desa dan perangkat desa, tokoh masyarakat, pelaku UMKM, serta masyarakat sekitar. Bupati Mojokerto berhalangan hadir dan diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Drs. H. Teguh Gunarko, M.Si. Program GEN Z merupakan program zakat produktif yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kemandirian UMKM mustahik melalui pelatihan, pendampingan, pemberian modal usaha, serta dukungan peralatan usaha. Program ini menargetkan memberikan bantuan UMKM penerima manfaat dengan bantuan modal UMKM. Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam menghadirkan program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Menurutnya, zakat harus dikelola secara produktif agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menjelaskan bahwa Program GEN Z dirancang untuk mendorong transformasi mustahik menjadi pelaku usaha yang mandiri, bahkan ke depan diharapkan mampu menjadi muzaki. Sementara itu, Kepala Desa Temuireng menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Desa Temuireng sebagai lokasi launching program, serta berharap program tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi pelaku UMKM dan masyarakat desa. Kegiatan launching diakhiri dengan peninjauan UMKM di area CFD, Sekda tampak memborong dagangan UMKM serta dialog singkat bersama masyarakat.
BERITA01/02/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS RI Salurkan Bantuan RUTILAHU di Lakardowo Jetis Mojokerto
BAZNAS RI Salurkan Bantuan RUTILAHU di Lakardowo Jetis Mojokerto
Mojokerto — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program Rumah Tinggal Layak Huni (RUTILAHU). Kali ini, bantuan disalurkan kepada A. Sirojul Munir, seorang Guru Diniyah yang mengabdi mengajar di pesantren, bertempat di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu, 25 Januari 2026. Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada pukul 09.30 WIB dan dihadiri oleh: Bapak Samiadi, Wakil Ketua I BAZNAS ; Bapak Muiz Muhammad, SAI BAZNAS; Bapak Kacung, Kepala Dusun setempat dan H. Habibunnajar, Relawan Jetis. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS RI menyalurkan bantuan sebesar Rp25.000.000 yang diperuntukkan untuk perbaikan rumah agar layak huni dan lebih aman bagi penerima manfaat. Wakil Ketua I BAZNAS, Bapak Samiadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program RUTILAHU merupakan bentuk kepedulian BAZNAS RI terhadap para pejuang umat, termasuk para guru diniyah yang selama ini mengabdi dengan penuh keikhlasan. “Pada tahun 2025, BAZNAS RI telah menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni di empat titik. Ini adalah ikhtiar kami agar para guru, relawan, dan pejuang sosial bisa hidup lebih layak dan nyaman. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan menambah semangat dalam mengabdi,” tutur beliau. Relawan Jetis, Habibunnajar, mengaku terharu melihat bantuan tersebut akhirnya terealisasi. “Kami menyaksikan langsung bagaimana kondisi rumah Pak Sirojul sebelumnya. Hari ini bukan hanya penyerahan bantuan, tapi penyerahan harapan. Semoga ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik,” ungkapnya. Sementara itu, A. Sirojul Munir, penerima manfaat, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. “Saya tidak menyangka akan mendapatkan bantuan sebesar ini. Selama ini saya mengajar diniyah dengan niat ibadah. Terima kasih kepada BAZNAS RI dan semua pihak. Semoga Allah membalas dengan kebaikan yang berlipat,” ujarnya lirih. Program RUTILAHU ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan semangat baru bagi penerima manfaat dalam menjalani pengabdian kepada masyarakat. Pada kesempatan ini, Baznas juga menyerahkan RUTILAHU pada 2 penerima lain sebesar 20 juta untuk Pak Supar - ds Banjarsari dan Bu L. Fatmaniyah - ds Lakardowo , berasal dari Baznas Kabupaten Mojokerto.
BERITA28/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Baznas Verifikasi Rumah Tidak Layak Huni Warga Trowulan
Baznas Verifikasi Rumah Tidak Layak Huni Warga Trowulan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, verifikasi dilakukan di kediaman Hartono, warga Dusun Kedaton RT 03 RW 02, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, pada Senin, 26 Januari 2026. Hartono diketahui tinggal di rumah berukuran 3,5 x 8 meter yang berdinding anyaman bambu, dengan kondisi lantai ubin dan sebagian masih tanah. Rumah tersebut ditempati oleh tiga orang, hanya memiliki satu kamar, serta belum dilengkapi fasilitas kamar mandi dan WC yang layak. Dalam kesehariannya, Hartono bekerja sebagai buruh harian lepas/srabutan, dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses verifikasi bantuan. Relawan sekaligus verifikator wilayah Trowulan, Pak Ishari, menyampaikan bahwa kondisi rumah dan ekonomi keluarga memang membutuhkan perhatian serius. “Setelah kami cek langsung di lapangan, kondisi rumah Pak Hartono memang sudah tidak layak huni. Dari segi bangunan, sanitasi, dan penghasilan, beliau sangat layak untuk dibantu melalui program Baznas,” ujar Ishari. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Samiadi, menegaskan bahwa program bantuan RTLH merupakan bentuk komitmen Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik. “Baznas hadir untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kasus seperti Pak Hartono ini menjadi prioritas karena menyangkut kelayakan tempat tinggal dan kesehatan keluarga. Setelah verifikasi nanti akan di validasi sebagai bagian proses administrasi. Semoga bantuan nanti bisa memberi kenyamanan dan harapan baru,” tutur H. Samiadi. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah masyarakat agar dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak dan aman.
BERITA26/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Verifikasi Calon Penerima Program RUTILAHU di Desa Pagerluyung
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Verifikasi Calon Penerima Program RUTILAHU di Desa Pagerluyung
BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui relawannya melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Dusun Pagerluyung Kulon, Desa Pagerluyung. Calon penerima bantuan tersebut adalah Ibu Sariamah, warga Jalan Mawar RT 07 RW 03, yang saat ini hidup dalam kondisi keterbatasan ekonomi. Ibu Sariamah tinggal berdua bersama cucunya yang masih berusia 8 tahun dan berstatus yatim. Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lokasi, kondisi rumah Ibu Sariamah dinilai sangat memprihatinkan. Hampir seluruh bagian atap rumah mengalami kebocoran parah, sehingga untuk sementara waktu kadang beliau terpaksa menumpang tidur di rumah tetangganya demi menghindari risiko saat hujan. Secara fisik, bangunan rumah hanya memiliki tembok pada bagian samping dan belakang, itupun dalam kondisi yang sudah mengkhawatirkan. Bagian dalam rumah belum tertata, belum memiliki kamar tidur yang layak, serta fasilitas kamar mandi masih sangat sederhana dan belum tersedia MCK yang memadai. Relawan yang bertugas, Ruhayana, menyampaikan bahwa kondisi rumah tersebut memang masuk dalam kategori prioritas untuk mendapatkan bantuan RUTILAHU. “Setelah kami cek langsung di lapangan, kondisi rumah Ibu Sariamah benar-benar tidak layak huni. Atap bocor di hampir semua bagian, struktur bangunan tidak aman, dan fasilitas dasar masih sangat minim. Dengan kondisi ekonomi beliau dan tanggungan cucu yatim, kami menilai sangat layak untuk diusulkan dalam Program RUTILAHU,” ujar Ruhayana. Meski dalam keterbatasan, terdapat secercah semangat gotong royong dari warga sekitar. Alhamdulillah, sudah ada sedikit swadaya dari masyarakat, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Ibu Sariamah dan cucunya. Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sariamah menyampaikan harapannya agar rumahnya bisa kembali ditempati dengan aman. “Saya hanya ingin rumah ini bisa ditempati lagi dengan aman bersama cucu saya. Sekarang kalau hujan, saya takut. Terima kasih kepada relawan dan semua yang sudah peduli. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan semua,” ungkapnya lirih. Kegiatan verifikasi ini dilakukan oleh relawan Ruhayana dan Suciani, sebagai bagian dari tahapan awal penilaian sebelum penetapan penerima manfaat Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto. BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, agar zakat yang dititipkan dapat menghadirkan hunian yang lebih layak dan kehidupan yang lebih bermartabat.
BERITA23/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Wujudkan Hunian Layak, Baznas Mojokerto Serahkan Bantuan RUTILAHU di Desa Mlirip
Wujudkan Hunian Layak, Baznas Mojokerto Serahkan Bantuan RUTILAHU di Desa Mlirip
MOJOKERTO – Kebahagiaan tak terhingga dirasakan oleh Ibu Rini, warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, impian memiliki hunian yang layak akhirnya terwujud melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang diinisiasi oleh Baznas Kabupaten Mojokerto. Acara penyerahan bantuan bedah rumah ini dihadiri oleh Kepala Desa Mlirip beserta jajaran, Kepala Dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemuda GP Ansor, serta tokoh masyarakat setempat. Kepala Desa Mlirip menyampaikan apresiasi yang mendalam atas gerak cepat Baznas. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak desa telah berupaya mengajukan bantuan ke berbagai instansi, namun baru melalui Baznas program ini terealisasi dengan cepat. "Saya sangat mengapresiasi bantuan RUTILAHU dari Baznas ini. Jujur saja, kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan ke tingkat atas namun belum ada kejelasan. Ini adalah hadiah istimewa bagi Ibu Rini dan kebanggaan bagi kami. Terima kasih banyak, Baznas," ungkapnya. Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhalili, menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, terutama peran aktif pemuda Ansor. "Kami berterima kasih kepada rekan-rekan Ansor yang telah berkolaborasi dalam proses pembangunan, serta Bapak Kepala Desa atas dukungannya. Rumah yang layak sangat memengaruhi kualitas hidup dan pertumbuhan keluarga. Semoga hunian ini membawa manfaat dan keberkahan bagi penerima," ujar Pak MK Muhalili. Ibu Rini, selaku penerima bantuan, tak mampu membendung rasa harunya. Ia menceritakan betapa cepatnya proses yang dilakukan oleh Baznas dibandingkan pengalaman sebelumnya. "Dulu sering dipotret tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Bersama Baznas, prosesnya sangat cepat. Foto diambil hari Rabu, eh hari Jumat sudah ada surat pemberitahuan untuk mengosongkan rumah karena akan dibedah. Saya sempat kaget dan bingung, ternyata ini benar-benar terjadi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas, Pak Kades, dan pemuda Ansor," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
BERITA22/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Mas Wabup Mojokerto bersama Baznas, Tinjau Langsung Kondisi Warga  untuk Pastikan Penanganan Sosial Terpadu.
Mas Wabup Mojokerto bersama Baznas, Tinjau Langsung Kondisi Warga untuk Pastikan Penanganan Sosial Terpadu.
Mojokerto – Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan langsung ke kediaman Jamali dan istri, warga Desa Centong, Kecamatan Gondang pada Kamis 22 Januari 2025 sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal serta keadaan kesehatan keluarga Jamali, sekaligus memastikan langkah penanganan yang akan dilakukan secara terpadu lintas OPD dan BAZNAS. Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa kediaman Jamali berada dalam kondisi terbatas, baik dari sisi kelayakan hunian maupun fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari. Istri Jamali juga diketahui mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas, sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan. Mas Wabup beserta rombongan menyusuri area rumah warga, berdialog langsung dengan Jamali, perangkat desa, serta relawan setempat guna menggali informasi yang lebih komprehensif terkait kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Dalam kesempatan tersebut, dr. Rizal Octavian menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menunggu laporan di atas meja semata. “Kami ingin memastikan langsung kondisi warga di lapangan. Kasus seperti ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Harus kolaborasi antara Pemkab, Dinsos, BPBD, dan BAZNAS agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegas Mas Wabup. BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah pemkab : "Kami akan berkordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD terkait intervensi yang akan dilakukan oleh Baznas." Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian.
BERITA22/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Desa dan BAZNAS: Bedah Rumah Pak Kamid, Bukti Nyata Kepedulian Sosial di Ketapanrame
Sinergi Desa dan BAZNAS: Bedah Rumah Pak Kamid, Bukti Nyata Kepedulian Sosial di Ketapanrame
MOJOKERTO – Pemerintah Desa Ketapanrame kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan warganya. Melalui kolaborasi apik dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) resmi disalurkan kepada Pak Kamid, seorang warga Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, yang membutuhkan hunian lebih layak. Penyaluran Bantuan tersebut diserahkan setelah kunjungan Bupati Mojokerto, Gus Barra, sebagai tindak lanjut perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan segera. Kepala Desa Ketapanrame, H. Zainul Arifin, S.E., M.H., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolektivitas antara pemerintah desa, BAZNAS, dan elemen masyarakat. Menariknya, Desa Ketapanrame juga menyertakan dana stimulan yang bersumber dari pengelolaan wisata desa. “Kami berkomitmen agar tidak ada lagi warga Ketapanrame yang tinggal di hunian tidak layak. Alhamdulillah, melalui Wisata Sumber Gempong, kami dapat memberikan dukungan tambahan sebesar lebih dari Rp6 juta. Ini adalah bukti bahwa potensi desa yang dikelola secara profesional akan kembali manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Zainul Arifin. Di sisi lain, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Ketuanya, Gus Zamroni Ahmad, menyerahkan bantuan utama senilai Rp20 juta. Dana ini dialokasikan untuk renovasi total agar kediaman Pak Kamid memenuhi standar keamanan dan kesehatan. “Program Rutilahu adalah wujud nyata bahwa zakat memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah desa dan unsur kepemudaan memastikan bantuan ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga cepat direalisasikan,” pungkas Gus Zamroni. Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pak Kamid, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Saya sangat tidak menyangka mendapat bantuan sebesar ini. Terima kasih kepada Pak Kades, BAZNAS, dan semua pihak yang peduli. Semoga menjadi amal jariyah,” tuturnya. Aksi kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari PAC Ansor Trawas. Organisasi kepemudaan ini berkomitmen mengerahkan personel untuk mengawal proses renovasi secara gotong royong hingga tuntas. Ketua PAC Ansor Trawas menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk menjaga martabat dan kemanusiaan sesama warga. Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, program Rutilahu diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan serupa di wilayah lain, guna memastikan setiap warga memiliki hunian yang bermartabat.
BERITA17/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Akurasi Data Kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Jalin Sinergi dengan BPS (Badan Pusat Statistik)
Perkuat Akurasi Data Kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Jalin Sinergi dengan BPS (Badan Pusat Statistik)
MOJOKERTO – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto pada Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas kelembagaan dalam hal pemanfaatan data sosial-ekonomi yang akurat. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, yang memimpin langsung rombongan, diterima dengan hangat oleh Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Ibu Dwi Yuhenny, S.Si, M.M. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut strategis atas Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS RI dan BPS Pusat terkait penguatan kolaborasi data di tingkat daerah. Dalam diskusi tersebut, Gus Zamroni menekankan bahwa data berkualitas adalah kunci keberhasilan program pemberdayaan. “Kami membutuhkan basis data yang kredibel agar intervensi terhadap mustahik bisa lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata pada penurunan angka kemiskinan,” ujarnya. Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Ibu Dwi Yuhenny, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa statistik memegang peran sentral dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Melalui kolaborasi ini, BPS siap mendukung BAZNAS dalam menganalisis kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam. Kunjungan ini diakhiri dengan paparan mengenai produk layanan statistik BPS yang dapat diintegrasikan dalam program-program strategis BAZNAS. Sinergi ini diharapkan menjadi momentum transformasi pengelolaan zakat yang lebih terukur untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA15/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Laksanakan Program Renovasi Rumah, Perbaiki Atap Rumah Warga
Laksanakan Program Renovasi Rumah, Perbaiki Atap Rumah Warga
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui Program Renovasi Rumah, khususnya pada pembenahan genting rumah yang mengalami kerusakan. Program ini menyasar rumah mustahik yang secara kondisi fisik sudah tidak layak, terutama pada bagian atap yang berisiko ambruk dan membahayakan penghuni. Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Suparsi (Belahan Tengah, Mojosari). Melalui bantuan bidang kemanusiaan BAZNAS, dilakukan perbaikan genting dan rangka atap rumah dengan penggantian material yang lebih layak dan aman. Bantuan disalurkan secara transparan dan digunakan langsung untuk kebutuhan renovasi sesuai kondisi rumah. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan senilai Rp5.000.000, yang digunakan untuk pembelian material bangunan seperti rangka baja ringan, reng, galvalum, , serta kebutuhan pendukung lainnya. Seluruh proses dibuktikan dengan nota pembelian dan kuitansi resmi sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. MK. Muhailili, Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto mengatakatan : "Program ini harus menjadi pemicu kelestarian gotong royong di masyarakat. Bisa kita lihat, peran serta masyarakat dan sanak saudara untuk membantu perbaikan rumah mustahik adalah kebudayaan luhur yang harus terjaga." "Program Renovasi Rumah ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya rawan ambruk atapnya kini menjadi lebih layak huni, sehingga aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan lebih tenang—tanpa harus waswas setiap awan mulai gelap." tambahnya. BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata zakat yang dikelola secara amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan umat. #Zakat Menguatkan Indonesia #Peduli sesama, percaya Baznas #Dari Mojokerto, Untuk Mojokerto
BERITA12/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lampaui Target Pengumpulan Zakat 2025, Himpun Rp7,3 Miliar
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lampaui Target Pengumpulan Zakat 2025, Himpun Rp7,3 Miliar
Mojokerto – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto mencatat capaian positif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tahun 2025. Hingga akhir periode pelaporan, total pengumpulan dana mencapai Rp7.304.951.298, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp6,6 miliar. Capaian ini menunjukkan tingkat realisasi lebih dari 110 persen, sekaligus menegaskan meningkatnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kontribusi pengumpulan didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 54,5 persen, sementara masyarakat umum menyumbang 45,5 persen dari total dana yang terhimpun. Seiring dengan capaian pengumpulan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga telah menyalurkan dana zakat dan bantuan sosial sepanjang tahun 2025. Dana tersebut disalurkan kepada 22.179 mustahik melalui berbagai program strategis. Distribusi dana meliputi bidang kemanusiaan dengan total bantuan sebesar Rp2.963.381.753 untuk 12.429 mustahik, kesehatan sebesar Rp1.145.202.000 bagi 4.683 mustahik, serta ekonomi produktif sebesar Rp258.630.764 yang menyasar 101 mustahik. Selain itu, pada bidang pendidikan, BAZNAS menyalurkan bantuan sebesar Rp 362.800.000 kepada 1.704 mustahik, dakwah dan advokasi sebesar Rp121.200.000 untuk 366 mustahik, serta program insidentil sebesar Rp950.322.570 yang menjangkau 2.896 mustahik. Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat. “Alhamdulillah, target pengumpulan terlampaui dan penyaluran dapat dirasakan langsung oleh puluhan ribu mustahik. Ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, transparansi, serta memperluas dampak program agar dana zakat benar-benar menjadi instrumen pengungkit kesejahteraan umat. #Zakat Menguatkan Indonesia #Peduli sesama, percaya Baznas #Dari Mojokerto, Untuk Mojokerto
BERITA09/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →