Berita Terbaru
Baznas Verifikasi Rumah Tidak Layak Huni Warga Trowulan
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kali ini, verifikasi dilakukan di kediaman Hartono, warga Dusun Kedaton RT 03 RW 02, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, pada Senin, 26 Januari 2026.
Hartono diketahui tinggal di rumah berukuran 3,5 x 8 meter yang berdinding anyaman bambu, dengan kondisi lantai ubin dan sebagian masih tanah. Rumah tersebut ditempati oleh tiga orang, hanya memiliki satu kamar, serta belum dilengkapi fasilitas kamar mandi dan WC yang layak.
Dalam kesehariannya, Hartono bekerja sebagai buruh harian lepas/srabutan, dengan penghasilan yang tidak menentu. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses verifikasi bantuan.
Relawan sekaligus verifikator wilayah Trowulan, Pak Ishari, menyampaikan bahwa kondisi rumah dan ekonomi keluarga memang membutuhkan perhatian serius.
“Setelah kami cek langsung di lapangan, kondisi rumah Pak Hartono memang sudah tidak layak huni. Dari segi bangunan, sanitasi, dan penghasilan, beliau sangat layak untuk dibantu melalui program Baznas,” ujar Ishari.
Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Mojokerto, H. Samiadi, menegaskan bahwa program bantuan RTLH merupakan bentuk komitmen Baznas dalam meningkatkan kualitas hidup mustahik.
“Baznas hadir untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Kasus seperti Pak Hartono ini menjadi prioritas karena menyangkut kelayakan tempat tinggal dan kesehatan keluarga. Setelah verifikasi nanti akan di validasi sebagai bagian proses administrasi. Semoga bantuan nanti bisa memberi kenyamanan dan harapan baru,” tutur H. Samiadi.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah masyarakat agar dapat memberikan manfaat nyata, khususnya bagi warga kurang mampu yang membutuhkan hunian layak dan aman.
BERITA26/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lakukan Verifikasi Calon Penerima Program RUTILAHU di Desa Pagerluyung
BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui relawannya melaksanakan kegiatan verifikasi calon penerima Program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Dusun Pagerluyung Kulon, Desa Pagerluyung.
Calon penerima bantuan tersebut adalah Ibu Sariamah, warga Jalan Mawar RT 07 RW 03, yang saat ini hidup dalam kondisi keterbatasan ekonomi. Ibu Sariamah tinggal berdua bersama cucunya yang masih berusia 8 tahun dan berstatus yatim.
Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lokasi, kondisi rumah Ibu Sariamah dinilai sangat memprihatinkan. Hampir seluruh bagian atap rumah mengalami kebocoran parah, sehingga untuk sementara waktu kadang beliau terpaksa menumpang tidur di rumah tetangganya demi menghindari risiko saat hujan.
Secara fisik, bangunan rumah hanya memiliki tembok pada bagian samping dan belakang, itupun dalam kondisi yang sudah mengkhawatirkan. Bagian dalam rumah belum tertata, belum memiliki kamar tidur yang layak, serta fasilitas kamar mandi masih sangat sederhana dan belum tersedia MCK yang memadai.
Relawan yang bertugas, Ruhayana, menyampaikan bahwa kondisi rumah tersebut memang masuk dalam kategori prioritas untuk mendapatkan bantuan RUTILAHU.
“Setelah kami cek langsung di lapangan, kondisi rumah Ibu Sariamah benar-benar tidak layak huni. Atap bocor di hampir semua bagian, struktur bangunan tidak aman, dan fasilitas dasar masih sangat minim. Dengan kondisi ekonomi beliau dan tanggungan cucu yatim, kami menilai sangat layak untuk diusulkan dalam Program RUTILAHU,” ujar Ruhayana.
Meski dalam keterbatasan, terdapat secercah semangat gotong royong dari warga sekitar. Alhamdulillah, sudah ada sedikit swadaya dari masyarakat, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi Ibu Sariamah dan cucunya.
Sementara itu, dengan mata berkaca-kaca, Ibu Sariamah menyampaikan harapannya agar rumahnya bisa kembali ditempati dengan aman.
“Saya hanya ingin rumah ini bisa ditempati lagi dengan aman bersama cucu saya. Sekarang kalau hujan, saya takut. Terima kasih kepada relawan dan semua yang sudah peduli. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan semua,” ungkapnya lirih.
Kegiatan verifikasi ini dilakukan oleh relawan Ruhayana dan Suciani, sebagai bagian dari tahapan awal penilaian sebelum penetapan penerima manfaat Program RUTILAHU BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto terus berupaya memastikan setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran, transparan, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan, agar zakat yang dititipkan dapat menghadirkan hunian yang lebih layak dan kehidupan yang lebih bermartabat.
BERITA23/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Wujudkan Hunian Layak, Baznas Mojokerto Serahkan Bantuan RUTILAHU di Desa Mlirip
MOJOKERTO – Kebahagiaan tak terhingga dirasakan oleh Ibu Rini, warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Pasalnya, impian memiliki hunian yang layak akhirnya terwujud melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) yang diinisiasi oleh Baznas Kabupaten Mojokerto.
Acara penyerahan bantuan bedah rumah ini dihadiri oleh Kepala Desa Mlirip beserta jajaran, Kepala Dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemuda GP Ansor, serta tokoh masyarakat setempat.
Kepala Desa Mlirip menyampaikan apresiasi yang mendalam atas gerak cepat Baznas. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pihak desa telah berupaya mengajukan bantuan ke berbagai instansi, namun baru melalui Baznas program ini terealisasi dengan cepat.
"Saya sangat mengapresiasi bantuan RUTILAHU dari Baznas ini. Jujur saja, kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan ke tingkat atas namun belum ada kejelasan. Ini adalah hadiah istimewa bagi Ibu Rini dan kebanggaan bagi kami. Terima kasih banyak, Baznas," ungkapnya.
Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto, Bapak MK Muhalili, menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, terutama peran aktif pemuda Ansor.
"Kami berterima kasih kepada rekan-rekan Ansor yang telah berkolaborasi dalam proses pembangunan, serta Bapak Kepala Desa atas dukungannya. Rumah yang layak sangat memengaruhi kualitas hidup dan pertumbuhan keluarga. Semoga hunian ini membawa manfaat dan keberkahan bagi penerima," ujar Pak MK Muhalili.
Ibu Rini, selaku penerima bantuan, tak mampu membendung rasa harunya. Ia menceritakan betapa cepatnya proses yang dilakukan oleh Baznas dibandingkan pengalaman sebelumnya.
"Dulu sering dipotret tapi tidak pernah ada tindak lanjut. Bersama Baznas, prosesnya sangat cepat. Foto diambil hari Rabu, eh hari Jumat sudah ada surat pemberitahuan untuk mengosongkan rumah karena akan dibedah. Saya sempat kaget dan bingung, ternyata ini benar-benar terjadi. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Baznas, Pak Kades, dan pemuda Ansor," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
BERITA22/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Mas Wabup Mojokerto bersama Baznas, Tinjau Langsung Kondisi Warga untuk Pastikan Penanganan Sosial Terpadu.
Mojokerto – Wakil Bupati Mojokerto dr. Rizal Octavian bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan langsung ke kediaman Jamali dan istri, warga Desa Centong, Kecamatan Gondang pada Kamis 22 Januari 2025 sebagai bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah daerah terhadap kondisi sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi tempat tinggal serta keadaan kesehatan keluarga Jamali, sekaligus memastikan langkah penanganan yang akan dilakukan secara terpadu lintas OPD dan BAZNAS.
Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa kediaman Jamali berada dalam kondisi terbatas, baik dari sisi kelayakan hunian maupun fasilitas penunjang kehidupan sehari-hari. Istri Jamali juga diketahui mengalami keterbatasan fisik dan membutuhkan alat bantu mobilitas, sehingga memerlukan dukungan berkelanjutan.
Mas Wabup beserta rombongan menyusuri area rumah warga, berdialog langsung dengan Jamali, perangkat desa, serta relawan setempat guna menggali informasi yang lebih komprehensif terkait kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Rizal Octavian menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menunggu laporan di atas meja semata.
“Kami ingin memastikan langsung kondisi warga di lapangan. Kasus seperti ini tidak bisa ditangani sendiri-sendiri. Harus kolaborasi antara Pemkab, Dinsos, BPBD, dan BAZNAS agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegas Mas Wabup.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Wakil Ketua III, H. Lukman Hakim menyatakan kesiapan untuk mendukung langkah pemkab : "Kami akan berkordinasi dengan Dinas Sosial dan BPBD terkait intervensi yang akan dilakukan oleh Baznas."
Kunjungan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam memastikan warga yang membutuhkan tidak luput dari perhatian.
BERITA22/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Sinergi Desa dan BAZNAS: Bedah Rumah Pak Kamid, Bukti Nyata Kepedulian Sosial di Ketapanrame
MOJOKERTO – Pemerintah Desa Ketapanrame kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menyejahterakan warganya. Melalui kolaborasi apik dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) resmi disalurkan kepada Pak Kamid, seorang warga Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, yang membutuhkan hunian lebih layak.
Penyaluran Bantuan tersebut diserahkan setelah kunjungan Bupati Mojokerto, Gus Barra, sebagai tindak lanjut perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi rumah warga yang membutuhkan penanganan segera.
Kepala Desa Ketapanrame, H. Zainul Arifin, S.E., M.H., menegaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil kolektivitas antara pemerintah desa, BAZNAS, dan elemen masyarakat. Menariknya, Desa Ketapanrame juga menyertakan dana stimulan yang bersumber dari pengelolaan wisata desa.
“Kami berkomitmen agar tidak ada lagi warga Ketapanrame yang tinggal di hunian tidak layak. Alhamdulillah, melalui Wisata Sumber Gempong, kami dapat memberikan dukungan tambahan sebesar lebih dari Rp6 juta. Ini adalah bukti bahwa potensi desa yang dikelola secara profesional akan kembali manfaatnya untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar H. Zainul Arifin.
Di sisi lain, BAZNAS Kabupaten Mojokerto melalui Ketuanya, Gus Zamroni Ahmad, menyerahkan bantuan utama senilai Rp20 juta. Dana ini dialokasikan untuk renovasi total agar kediaman Pak Kamid memenuhi standar keamanan dan kesehatan.
“Program Rutilahu adalah wujud nyata bahwa zakat memiliki dampak langsung bagi masyarakat. Sinergi dengan pemerintah desa dan unsur kepemudaan memastikan bantuan ini tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga cepat direalisasikan,” pungkas Gus Zamroni.
Suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan. Pak Kamid, dengan mata berkaca-kaca, menyampaikan rasa syukur yang mendalam. “Saya sangat tidak menyangka mendapat bantuan sebesar ini. Terima kasih kepada Pak Kades, BAZNAS, dan semua pihak yang peduli. Semoga menjadi amal jariyah,” tuturnya.
Aksi kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari PAC Ansor Trawas. Organisasi kepemudaan ini berkomitmen mengerahkan personel untuk mengawal proses renovasi secara gotong royong hingga tuntas. Ketua PAC Ansor Trawas menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk menjaga martabat dan kemanusiaan sesama warga.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini, program Rutilahu diharapkan menjadi pemantik bagi gerakan serupa di wilayah lain, guna memastikan setiap warga memiliki hunian yang bermartabat.
BERITA17/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Akurasi Data Kemiskinan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Jalin Sinergi dengan BPS (Badan Pusat Statistik)
MOJOKERTO – Jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto melakukan kunjungan resmi ke Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto pada Kamis (15/1). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergitas kelembagaan dalam hal pemanfaatan data sosial-ekonomi yang akurat.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Gus Zamroni Ahmad, yang memimpin langsung rombongan, diterima dengan hangat oleh Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Ibu Dwi Yuhenny, S.Si, M.M. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut strategis atas Nota Kesepahaman (MoU) antara BAZNAS RI dan BPS Pusat terkait penguatan kolaborasi data di tingkat daerah.
Dalam diskusi tersebut, Gus Zamroni menekankan bahwa data berkualitas adalah kunci keberhasilan program pemberdayaan. “Kami membutuhkan basis data yang kredibel agar intervensi terhadap mustahik bisa lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata pada penurunan angka kemiskinan,” ujarnya.
Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Ibu Dwi Yuhenny, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyatakan bahwa statistik memegang peran sentral dalam merumuskan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy). Melalui kolaborasi ini, BPS siap mendukung BAZNAS dalam menganalisis kebutuhan masyarakat secara lebih mendalam.
Kunjungan ini diakhiri dengan paparan mengenai produk layanan statistik BPS yang dapat diintegrasikan dalam program-program strategis BAZNAS. Sinergi ini diharapkan menjadi momentum transformasi pengelolaan zakat yang lebih terukur untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mojokerto.
BERITA15/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Laksanakan Program Renovasi Rumah, Perbaiki Atap Rumah Warga
BAZNAS Kabupaten Mojokerto kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui Program Renovasi Rumah, khususnya pada pembenahan genting rumah yang mengalami kerusakan. Program ini menyasar rumah mustahik yang secara kondisi fisik sudah tidak layak, terutama pada bagian atap yang berisiko ambruk dan membahayakan penghuni.
Salah satu penerima manfaat program ini adalah Ibu Suparsi (Belahan Tengah, Mojosari). Melalui bantuan bidang kemanusiaan BAZNAS, dilakukan perbaikan genting dan rangka atap rumah dengan penggantian material yang lebih layak dan aman. Bantuan disalurkan secara transparan dan digunakan langsung untuk kebutuhan renovasi sesuai kondisi rumah.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan bantuan senilai Rp5.000.000, yang digunakan untuk pembelian material bangunan seperti rangka baja ringan, reng, galvalum, , serta kebutuhan pendukung lainnya. Seluruh proses dibuktikan dengan nota pembelian dan kuitansi resmi sebagai bentuk akuntabilitas pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.
MK. Muhailili, Wakil Ketua IV Baznas Kabupaten Mojokerto mengatakatan : "Program ini harus menjadi pemicu kelestarian gotong royong di masyarakat. Bisa kita lihat, peran serta masyarakat dan sanak saudara untuk membantu perbaikan rumah mustahik adalah kebudayaan luhur yang harus terjaga."
"Program Renovasi Rumah ini tidak hanya bertujuan memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kenyamanan bagi keluarga penerima manfaat. Rumah yang sebelumnya rawan ambruk atapnya kini menjadi lebih layak huni, sehingga aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan lebih tenang—tanpa harus waswas setiap awan mulai gelap." tambahnya.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata zakat yang dikelola secara amanah, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan umat.
#Zakat Menguatkan Indonesia
#Peduli sesama, percaya Baznas
#Dari Mojokerto, Untuk Mojokerto
BERITA12/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Lampaui Target Pengumpulan Zakat 2025, Himpun Rp7,3 Miliar
Mojokerto – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto mencatat capaian positif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah tahun 2025. Hingga akhir periode pelaporan, total pengumpulan dana mencapai Rp7.304.951.298, melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp6,6 miliar.
Capaian ini menunjukkan tingkat realisasi lebih dari 110 persen, sekaligus menegaskan meningkatnya kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana zakat oleh BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Kontribusi pengumpulan didominasi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 54,5 persen, sementara masyarakat umum menyumbang 45,5 persen dari total dana yang terhimpun.
Seiring dengan capaian pengumpulan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga telah menyalurkan dana zakat dan bantuan sosial sepanjang tahun 2025. Dana tersebut disalurkan kepada 22.179 mustahik melalui berbagai program strategis.
Distribusi dana meliputi bidang kemanusiaan dengan total bantuan sebesar Rp2.963.381.753 untuk 12.429 mustahik, kesehatan sebesar Rp1.145.202.000 bagi 4.683 mustahik, serta ekonomi produktif sebesar Rp258.630.764 yang menyasar 101 mustahik.
Selain itu, pada bidang pendidikan, BAZNAS menyalurkan bantuan sebesar Rp 362.800.000 kepada 1.704 mustahik, dakwah dan advokasi sebesar Rp121.200.000 untuk 366 mustahik, serta program insidentil sebesar Rp950.322.570 yang menjangkau 2.896 mustahik.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi kuat antara pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat. “Alhamdulillah, target pengumpulan terlampaui dan penyaluran dapat dirasakan langsung oleh puluhan ribu mustahik. Ini menjadi bukti bahwa zakat yang dikelola secara amanah mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, transparansi, serta memperluas dampak program agar dana zakat benar-benar menjadi instrumen pengungkit kesejahteraan umat.
#Zakat Menguatkan Indonesia
#Peduli sesama, percaya Baznas
#Dari Mojokerto, Untuk Mojokerto
BERITA09/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
Program Donasi Bencana Bupati Bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto Kumpulkan Rp1,15 Miliar
Mojokerto – Program Donasi Bencana yang diinisiasi oleh Bupati Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto berhasil menghimpun dana dan bantuan kemanusiaan dengan total nilai mencapai Rp1.153.990.809. Pengumpulan donasi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat Mojokerto terhadap saudara-saudara yang terdampak bencana di berbagai daerah.
Dari total tersebut, bantuan natura tercatat senilai Rp612.102.500. Bantuan berupa logistik dan kebutuhan dasar ini telah disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur dan diberangkatkan ke wilayah terdampak bencana pada Provinsi Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera. Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi guna memastikan bantuan tepat sasaran dan segera diterima oleh para penyintas.
Selain bantuan natura, donasi dalam bentuk uang tunai juga berhasil dihimpun. Sebesar Rp185.556.000 disalurkan melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, sementara Rp356.332.309 lainnya disalurkan melalui BAZNAS Republik Indonesia untuk mendukung penanganan darurat, pemulihan, dan kebutuhan lanjutan bagi korban bencana.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan wujud nyata kepedulian kolektif masyarakat Mojokerto.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil gotong royong dan kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS. Amanah ini kami jaga dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para korban bencana,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Prof. KH. Ali Maschan Moesa. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai contoh baik dalam pengelolaan donasi kebencanaan.
“Kami mengapresiasi langkah cepat dan kolaboratif Bupati Mojokerto bersama BAZNAS Kabupaten. Ini menunjukkan bahwa solidaritas sosial di Jawa Timur, khususnya Mojokerto, sangat kuat dan patut menjadi teladan,” ungkapnya.
Melalui program ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban bencana sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial masyarakat Mojokerto.
#Zakat menguatkan Indonesia
#Peduli sesama, Percaya baznas.
BERITA09/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
ZCD dan Balai Ternak Mojokerto Raih Penghargaan Kinerja Terbaik dari BAZNAS RI
Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan penghargaan kepada sejumlah program dan pendamping berprestasi atas capaian kinerja terbaik tahun 2025. Penyerahan sertifikat penghargaan tersebut dilaksanakan pada 5 Januari 2026 di Kantor BAZNAS RI, Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, ZCD Mojokerto dan Balai Ternak Mojokerto dinobatkan sebagai Program Berkinerja Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, yang menilai keberhasilan pelaksanaan program, efektivitas pendampingan, serta dampak positif yang dirasakan langsung oleh para mustahik.
ZCD Mojokerto mencatat capaian kinerja yang sangat tinggi dengan nilai 97,9%, menunjukkan konsistensi program dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis zakat. Sementara itu, Balai Ternak Mojokerto bahkan mencatat capaian evaluasi 122,7%, menegaskan keberhasilan program dalam aspek produktivitas, pendampingan, dan keberlanjutan ekonomi mustahik. Angka di atas 100 persen ini bukan typo—memang kinerjanya “ngebut tapi tetap di jalur”.
Selain penghargaan program, Ahmad Ali juga menerima sertifikat sebagai Pendamping Program dengan Kinerja Terbaik Tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi optimal, kedisiplinan, serta peran aktif dalam memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Penghargaan tersebut diberikan oleh Deputi II BAZNAS RI, Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, dan menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar program pendayagunaan zakat terus berkembang, profesional, dan berdampak luas bagi kesejahteraan umat.
BERITA06/01/2026 | Shinta Lintang Nurillah
PKH Kecamatan Dlanggu Salurkan Donasi Sumatera Rp 20,4 Juta melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Pada hari Jumat, 19 Desember 2025, bertempat di Kantor Kecamatan Dlanggu, telah dilaksanakan penyaluran donasi sebesar Rp 20.415.000 dari PKH Kecamatan Dlanggu, yang disalurkan melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto.
Donasi ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas para pendamping serta keluarga besar PKH Kecamatan Dlanggu terhadap masyarakat yang membutuhkan. Penyerahan donasi diterima langsung oleh Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Mojokerto, sebagai perwakilan resmi lembaga pengelola zakat.
Melalui sinergi ini, donasi yang terkumpul akan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para penerima.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PKH Kecamatan Dlanggu atas kepercayaan dan partisipasinya. Semoga kolaborasi ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat semangat kepedulian untuk sesama.
BERITA19/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
UPZ Masjid Al Falah Mojosari Tunjukkan Kepedulian, Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Sumatera ke BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto — UPZ Masjid Al Falah Mojosari menyalurkan donasi kemanusiaan untuk masyarakat di Sumatera pada Senin, 15 Desember 2025. Penyaluran donasi ini merupakan wujud kepedulian jamaah dan pengurus UPZ Masjid Al Falah terhadap saudara-saudara yang membutuhkan bantuan.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Mojokerto turut berperan dengan melayani penjemputan donasi langsung dari UPZ Masjid Al Falah Mojosari. Layanan penjemputan ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam memberikan kemudahan kepada UPZ dan masyarakat dalam menyalurkan donasi secara aman, transparan, dan tepat sasaran.
Donasi yang terkumpul selanjutnya akan disalurkan melalui mekanisme resmi BAZNAS untuk memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat di Sumatera sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah serta pengurus UPZ Masjid Al Falah Mojosari atas partisipasi dan kepercayaan yang diberikan. Semoga donasi yang disalurkan membawa manfaat dan keberkahan bagi para penerima serta seluruh pihak yang terlibat.
BERITA19/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Perkuat Relawan dan Tata Kelola Zakat, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Studi Tiru ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung
Tulungagung – BAZNAS Kabupaten Mojokerto melaksanakan kegiatan Penguatan Relawan dan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang dirangkaikan dengan kunjungan studi tiru ke BAZNAS Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu (14/12/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pimpinan, Amil, dan Relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto serta didampingi unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Kabag Kesra Kabupaten Mojokerto Nunuk Djatmiko, S.Sos., M.Si., Asisten I Pemkab Mojokerto Tatang Mahendra, S.H., M.H., serta perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto.
Rombongan disambut langsung oleh jajaran BAZNAS Kabupaten Tulungagung, yakni Drs. H. Suyadi, M.M. selaku Ketua BAZNAS, didampingi Abdul Wachid, S.IP. (Wakil Ketua I) dan H. Zainul Fuad, S.E., M.Pd. (Wakil Ketua II), serta turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Tulungagung Slamet Sunarto dan Kabag Kesra Kabupaten Tulungagung H. Makrus Manan, S.P., M.M..
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulungagung memaparkan sejumlah praktik baik (best practice) pengelolaan zakat yang menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Di antaranya adalah dukungan Surat Edaran Bupati terkait zakat fitrah yang mencakup istri dan anak serta dikelola secara on balance sheet, peningkatan pelayanan mustahik dan muzaki secara humanis, serta penguatan kolaborasi dengan OPD dan perguruan tinggi dalam pengembangan program, termasuk Indeks Desa Zakat (IDZ).
Melalui kegiatan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Mojokerto dapat mengadopsi dan mengembangkan inovasi pengelolaan zakat serta memperkuat kapasitas relawan dalam mendukung program kemanusiaan dan kebencanaan di daerah.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antar-BAZNAS kabupaten.
BERITA17/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Peduli Bencana Sumatera 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Serahkan Donasi melalui BAZNAS
Mojokerto, 2025 – Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto menyalurkan donasi kemanusiaan bagi korban Bencana Sumatera Tahun 2025 melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto. Kegiatan penyerahan donasi berlangsung dengan khidmat dan penuh kepedulian sosial sebagai wujud solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto kepada Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dengan didampingi langsung oleh Bupati Mojokerto. Total donasi yang disalurkan mencapai Rp198.469.000, yang merupakan hasil penggalangan dana dari seluruh jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto.
Dalam sambutannya, Bupati Mojokerto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Dinas Pendidikan atas kepedulian dan partisipasi aktif dalam kegiatan kemanusiaan ini.
“Bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan gotong royong aparatur pemerintah daerah terhadap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga donasi ini dapat meringankan beban para korban serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat terdampak di Sumatera,” ujar Bupati Mojokerto.
Lebih lanjut, Bupati Mojokerto berharap semangat solidaritas ini dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto, khususnya dalam merespons bencana dan persoalan kemanusiaan.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan komitmennya untuk menyalurkan donasi secara amanah, transparan, dan tepat sasaran kepada para korban bencana di Sumatera sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Dinas Pendidikan, dan BAZNAS dalam menumbuhkan semangat gotong royong serta kepedulian sosial, khususnya dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
BERITA16/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Relawan BTB Mojokerto Bergerak: Bantu BPBD Siapkan 15 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Sumatera
Mojokerto – Enam relawan Baznas Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Mojokerto diterjunkan untuk membantu proses penyiapan hingga pengiriman bantuan logistik bagi korban bencana di Sumatera. Sejak Rabu, 10 Desember 2025 pukul 16.00 WIB, para relawan bekerja bergotong-royong bersama tim BPBD Kabupaten Mojokerto sampai seluruh logistik siap diberangkatkan pada Kamis, 11 Desember 2025.
Dalam prosesnya, para relawan BTB terlibat langsung dalam pemilahan bantuan, penyusunan muatan, hingga memasukkan beragam kebutuhan logistik ke dalam truk pengiriman. Mereka juga mendampingi pengantaran logistik dari Mojokerto menuju BPBD Provinsi Jawa Timur di Surabaya sebagai wujud solidaritas kemanusiaan lintas daerah.
Prosesi pemberangkatan truk bantuan dipimpin langsung oleh Bupati Mojokerto, H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum., di Pendopo Kabupaten Mojokerto pada Kamis pagi, 11 Desember 2025 pukul 08.00 WIB. Dengan penuh semangat, Bupati melepas rombongan bantuan sambil menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat.
Daftar bantuan logistik yang dikirim meliputi:
Beras 12,5 ton
Gula 2,5 ton
Mie instan 400 dus
Peralatan mandi dan selimut 300 paket
Minyak goreng 300 dus
Aksi kolaboratif ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masyarakat Mojokerto selalu hadir ketika saudara-saudara di daerah lain membutuhkan bantuan. Semoga bantuan tersebut dapat meringankan beban para penyintas bencana di Sumatera.
BERITA12/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kontribusi BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam Forum Ilmiah Internasional ICONZ 9 BAZNAS 2025
Mojokerto — BAZNAS Kabupaten Mojokerto mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam ajang ilmiah International Conference on Zakat (ICONZ) 9 BAZNAS yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 9–11 Desember 2025. Amil pelaksana bidang IV Shinta Lintang terpilih sebagai Selected Paper and Presenter setelah melalui proses seleksi bersama peserta lain dari berbagai daerah dan negara.
ICONZ 9 tahun ini mengusung tema: “Zakat & Philanthropy: Beyond Technology – Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity.”
Tema tersebut menyoroti bagaimana perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh besar terhadap pengelolaan dana sosial keagamaan, termasuk zakat dan filantropi. Inovasi di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan (AI), dan analisis data membuka peluang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam proses penghimpunan serta pendistribusian dana sosial Islam.
Namun, konferensi ini juga menekankan bahwa pemanfaatan teknologi tidak hanya sekadar digitalisasi. Transformasi digital perlu diarahkan pada tujuan-tujuan kemanusiaan yang lebih luas, seperti keadilan sosial, solidaritas, dan keberlanjutan. Nilai-nilai inilah yang menjadi dasar agar teknologi tetap mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran amil pelaksana BAZNAS Kabupaten Mojokerto sebagai salah satu presenter di forum internasional ini menjadi bagian dari upaya lembaga untuk terus belajar, berbagi pengalaman, dan mengembangkan tata kelola zakat yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman. Melalui kesempatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto dapat ikut berkontribusi dalam diskusi global mengenai inovasi pengelolaan zakat dan filantropi.
Forum ilmiah tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara lembaga zakat, organisasi filantropi, pemerintah, akademisi, dan sektor swasta untuk memperkuat kerja sama, merumuskan kebijakan, dan mengembangkan model tata kelola zakat yang inklusif, adaptif, dan berorientasi keberlanjutan.
BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap partisipasi ini dapat menjadi sarana untuk memperluas wawasan, memperkuat kapasitas amil, dan terus berupaya memajukan pengelolaan zakat agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
BERITA11/12/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Prof. Dr. Ali Maschan Moesa, M.Si. Tekankan Optimalisasi Teknologi Berbasis Akhlak pada Bimtek Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025
Surabaya, 27 November 2025 — BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025 sebagai upaya memperkuat kompetensi komunikasi publik lembaga zakat di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kegiatan ini diikuti perwakilan humas BAZNAS kabupaten/kota se–Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Prof. Ali Maschan menekankan bahwa kehumasan BAZNAS harus mengedepankan nilai-nilai Qur’ani dalam setiap aktivitas komunikasi. Menurutnya, humas lembaga zakat bukan hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga memikul amanah dakwah yang berlandaskan akhlak.
  “Teknologi terus berkembang, namun yang menentukan arah komunikasi adalah akhlaknya. Humas BAZNAS harus informatif sekaligus menjaga nilai kesalehan komunikasi.”
Prof. Ali Maschan merujuk tiga ayat Al-Qur’an sebagai landasan etis bagi humas, yakni QS. Al-Baqarah: 263 tentang ucapan yang baik (qawlan ma‘rufan), QS. Ali ‘Imran: 162 tentang kejujuran dan integritas, serta QS. Al-Mulk: 2 tentang menghasilkan amal dan kinerja terbaik (ahsanu ‘amala).
Dalam sesi materi, ia juga memperkenalkan delapan pilar komunikasi Qur’ani yang perlu diterapkan humas BAZNAS, yaitu: Qawlan Ma’ruf, Qawlan Maghfiroh, Qawlan Syadidah, Qawlan Balighah, Karimah, Maysuro, Adzuma, dan Syakila. Pilar-pilar tersebut menekankan pentingnya komunikasi yang santun, valid, bermartabat, mudah diakses, dan memiliki substansi.
Sementara itu, Bimtek Kehumasan 2025 menghadirkan materi teknis seperti literasi digital, strategi komunikasi publik, produksi konten, manajemen isu, dan keamanan informasi. Para peserta juga mengikuti sesi praktik dan coaching clinic untuk menyelaraskan standar komunikasi BAZNAS di seluruh Jawa Timur.
Kegiatan ini diharapkan memperkuat profesionalitas, adaptivitas, dan kualitas layanan informasi BAZNAS daerah dalam menghadapi tantangan digital dan meningkatnya kebutuhan transparansi publik.
  “Keunggulan humas BAZNAS terletak pada keseimbangan antara penguasaan teknologi dan penerapan nilai-nilai Qur’ani. Modern dalam metode, Qur’ani dalam nilai.”
Bimtek Kehumasan Zakat BAZNAS se–Jawa Timur 2025 ini menjadi momentum strategis dalam membangun ekosistem komunikasi zakat yang lebih profesional, adaptif, dan bernilai spiritual. Dengan penguatan kapasitas digital dan pembekalan prinsip komunikasi Qur’ani, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan informasi serta memperkuat kepercayaan publik terhadap BAZNAS di seluruh daerah.
BAZNAS Jawa Timur berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kompetensi humas sebagai garda terdepan penyebaran pesan kebaikan, transparansi, dan literasi zakat di era digital.
BERITA27/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Dorong Tata Kelola Air Bersih: Rembuk Desa Kampung Akhlak Rejosari Jadi Tonggak Baru
Mojokerto — Selasa, 25 November 2025. Program Kampung Akhlak yang dijalankan melalui Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS kembali menunjukkan perkembangan nyata di Kabupaten Mojokerto. Berlokasi di Balai Desa Rejosari, Kecamatan Jatirejo, ratusan warga memadati forum Rembuk Desa Pengelolaan Air Bersih untuk membahas kesepakatan baru terkait tata kelola layanan air melalui HIPAM Cahaya Tirta.
Kegiatan berlangsung hangat dan kondusif, dihadiri oleh Kepala Desa Rejosari Suprapto; Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto MK Muhailili; jajaran BAZNAS; Babinsa; Babinkamtibmas; serta perangkat desa. Sekitar 120 kepala keluarga dari Dusun Siman dan Lebaksari turut aktif memberikan pandangan dalam forum yang menjadi ruang musyawarah warga tersebut.
Dalam sesi pemaparan, pengurus HIPAM melaporkan telah rampungnya sejumlah perbaikan instalasi air bersih—mulai dari sumber air hingga jaringan pipa distribusi ke rumah-rumah warga. Langkah teknis ini menjadi fondasi penting untuk memastikan layanan air bersih di Rejosari dapat meningkat sekaligus terjamin keberlanjutannya.
Melalui dialog intens dan partisipatif, warga sepakat pada tiga keputusan utama:
Perbaikan instalasi air oleh HIPAM telah selesai dari hulu hingga ke rumah warga.
Warga berkomitmen menjaga dan merawat fasilitas yang telah diperbaiki demi keberlanjutan manfaat jangka panjang.
Iuran pemeliharaan sebesar Rp10.000 per bulan per rumah tangga ditetapkan untuk mendukung operasional dan perawatan rutin.
Sebagai tindak lanjut, pengurus HIPAM akan menyusun sistem pendataan iuran yang lebih rapi dan teratur, sementara Pemerintah Desa Rejosari akan menyiapkan landasan regulasi berupa Peraturan Desa (Perdes) untuk memperkuat tata kelola pengelolaan air bersih di tingkat lokal.
Waka IV BAZNAS Kabupaten Mojokerto, MK Muhailili, menyampaikan apresiasi atas semangat warga yang hadir. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan air tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada komitmen dan kedisiplinan bersama.
“Air bersih ini bukan sekadar fasilitas, tapi amanah yang harus dijaga. Perbaikan sudah berjalan, tinggal bagaimana kita memeliharanya secara kolektif. Kalau warga kompak, InsyaAllah manfaatnya panjang,” ujarnya penuh optimisme.
Proses pendampingan ini kembali menegaskan bahwa program Kampung Akhlak BAZNAS bukan semata membangun sarana fisik, tetapi juga mendorong penguatan tata kelola dan partisipasi warga. Dengan kolaborasi berkelanjutan antara BAZNAS, pemerintah desa, dan masyarakat, Desa Rejosari diharapkan semakin mandiri dalam mengelola sumber daya air serta menjadi salah satu model pemberdayaan komunitas di Kabupaten Mojokerto.
BERITA26/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Hadir untuk Pejuang Bangsa: Bantuan bagi 50 Veteran di Momentum Hari Pahlawan
Mojokerto, 10 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025, suasana religius dan penuh makna terasa di Pendopo Graha Maja Tama, Senin (10/11) malam. Pemerintah Kabupaten Mojokerto menggelar Semaan Al-Qur’an, Doa untuk Pahlawan, dan Ngaji Kebangsaan, yang dihadiri jajaran Forkopimda, tokoh agama, ormas Islam, serta pimpinan lembaga keagamaan se-Kabupaten Mojokerto.
Momen kebangsaan ini semakin bermakna dengan kehadiran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto, yang menyalurkan bantuan bagi 50 orang veteran pejuang kemerdekaan. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Mojokerto, Gus H. Muhammad Albarra, Lc., M.Hum, sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pejuang bangsa.
Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyampaikan, bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kebaznasan—sebuah semangat untuk berbagi dan menebar keberkahan kepada mereka yang telah berjuang demi kemerdekaan.
“Para veteran adalah teladan bagi kita semua. Melalui program ini, BAZNAS ingin menunjukkan bahwa semangat perjuangan mereka tetap hidup di hati umat. Zakat yang dikelola dengan amanah akan terus menguatkan solidaritas dan menumbuhkan rasa syukur,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Gus Bupati mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial keagamaan, terlebih pada momentum bersejarah seperti Hari Pahlawan.
“Semangat kepahlawanan tidak berhenti pada cerita masa lalu. Ia harus hidup dalam tindakan nyata—dalam kepedulian sosial, gotong royong, dan rasa cinta tanah air,” ungkapnya.
Sementara itu, Suyitno (79), seorang veteran asal Kecamatan Trowulan, tak kuasa menahan haru saat menerima bantuan tersebut.
“Kami merasa dihargai dan tidak dilupakan. Bantuan ini bukan soal nilainya, tapi perhatian dan penghormatan yang begitu berarti bagi kami para veteran,” tuturnya lirih.
Kegiatan malam itu juga diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa bersama untuk arwah para pahlawan, serta tausiah kebangsaan yang mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan semangat perjuangan di era modern.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan nilai iman, kebangsaan, dan kepedulian sosial dalam setiap gerak kebaznasannya—menyatukan pemerintah daerah, lembaga zakat, dan masyarakat menuju kesejahteraan yang berkeadilan.
BERITA12/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah
Kandang Domba Jadi Kelas Belajar: BAZNAS Hadirkan Wisata Edukasi Seru di Mojokerto Lewat Balai Ternak Tirto Mulyo
Mojokerto, 5 November 2025 — Suara tawa anak-anak bercampur dengan embik domba pagi itu membuat suasana Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, terasa berbeda dari biasanya. Balai Ternak Tirto Mulyo binaan BAZNAS Kabupaten Mojokerto mendadak ramai dipenuhi 35 bocah TK Dharma Wanita Tambakagung yang datang bersama empat guru pendamping untuk mengikuti wisata edukasi peternakan.
Pada Minggu, 3 November 2025, anak-anak itu tak sekadar jalan-jalan. Selama tiga jam, dari pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, mereka diajak belajar mengenal dunia ternak secara langsung — memberi makan domba, melihat proses pembuatan pakan silase, hingga mengetahui bahwa kotoran dan urin domba bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman.
Pendamping program Balai Ternak, Ali, mengatakan kegiatan ini memang dirancang agar anak-anak bisa belajar sambil bermain.
“Kami ingin menanamkan kecintaan terhadap hewan dan lingkungan sejak dini. Mereka tidak hanya kenal domba, tapi juga belajar menjaga kebersihan lingkungan melalui daur ulang limbah organik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Tambaksari, Imron, yang turut hadir, mengapresiasi langkah BAZNAS Kabupaten Mojokerto dalam mengubah balai ternak menjadi ruang belajar terbuka.
“Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak belajar banyak hal di luar kelas, dan masyarakat juga ikut merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Menurutnya, Balai Ternak Tirto Mulyo kini bukan sekadar tempat beternak, tetapi juga pusat edukasi yang menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan cinta lingkungan sejak kecil. Ia berharap kegiatan serupa bisa digelar rutin dan melibatkan lebih banyak lembaga pendidikan di sekitar wilayah tersebut.
Salah satu guru pendamping, Ibu Rina, bahkan menyebut anak-anaknya tak henti bercerita usai kunjungan.
“Mereka senang sekali melihat domba secara langsung. Sambil bermain, mereka juga belajar tentang tanaman dan lingkungan — benar-benar pengalaman belajar yang menyenangkan,” katanya sambil tersenyum.
Ke depan, Balai Ternak Tirto Mulyo berencana menggandeng lebih banyak sekolah di Kabupaten Mojokerto agar lokasi ini dapat berkembang menjadi wisata edukasi berkelanjutan. Dengan begitu, Balai Ternak tak hanya menjadi pusat pemberdayaan ekonomi umat, tetapi juga tempat inspiratif bagi generasi muda untuk belajar mencintai alam — bahkan dari seekor domba sekalipun.
BERITA06/11/2025 | Shinta Lintang Nurillah

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →