Berawal dari Laporan Relawan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Trawas Siap Bantu Buruh Tani yang Tinggal di Rumah Tidak Layak Huni
06/08/2026 | Penulis: Ayu Isna Khariroh
Dokumentasi: BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Mojokerto – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh relawan BAZNAS Kabupaten Mojokerto. Berawal dari informasi masyarakat tentang sebuah rumah yang tidak layak huni di wilayah perbatasan Kecamatan Ngoro dan Kecamatan Trawas, relawan BAZNAS segera melakukan penelusuran untuk memastikan kondisi calon penerima manfaat.
Survei dilakukan oleh Relawan BAZNAS Kecamatan Trawas, Cak Khusairi. Hasilnya, rumah tersebut dihuni oleh Sutarno, seorang buruh tani yang juga merawat kambing titipan milik orang lain. Selama lebih dari lima tahun, ia bersama istri dan tiga anaknya yang masih bersekolah tinggal di rumah tersebut dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Meski telah menerima bantuan PKH dan memiliki KIS, kondisi tempat tinggalnya masih jauh dari kata layak.
Secara administrasi, Sutarno merupakan warga desa Ngoro Kecamatan Ngoro. Namun rumah yang ditempatinya saat ini berada di Desa Srigading, Kecamatan Ngoro, yang lokasinya lebih dekat dengan Kecamatan Trawas. Dalam kesehariannya pun ia lebih banyak berinteraksi dengan masyarakat Desa Seloliman, Kecamatan Trawas.
Relawan BAZNAS Kecamatan Trawas, Cak Khusairi, mengatakan bahwa kondisi rumah Sutarno memang membutuhkan perhatian bersama. "Saat kami melakukan survei, kami melihat langsung kondisi rumah yang sudah sangat memprihatinkan. Dengan penghasilan sebagai buruh tani, tentu sangat berat bagi Pak Sutarno untuk memperbaiki rumahnya sendiri. Karena itu kami berharap semakin banyak pihak yang ikut membantu," ujarnya.
Informasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari pengurus MWCNU Trawas. Bersama BAZNAS Kabupaten Mojokerto, pemerintah desa, para relawan, dan masyarakat sekitar, langkah-langkah gotong royong mulai disiapkan agar keluarga Sutarno dapat segera memiliki rumah yang lebih layak untuk dihuni.
Zamroni Ahmad, Ketua Baznas mengatakan : "Kolaborasi ini akan menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari sebuah informasi sederhana. Ketika masyarakat, relawan, dan berbagai lembaga bergerak bersama, harapan baru pun hadir bagi keluarga yang selama ini hidup dalam keterbatasan".
"BAZNAS Kabupaten Mojokerto berharap semangat gotong royong seperti ini terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga semakin banyak keluarga yang dapat merasakan manfaat kepedulian dan kebersamaan." tutupnya
Berita Lainnya
BAZNAS KABUPATEN MOJOKERTO APRESIASI WARGA BINAAN PENGHAFAL NADZAM IMRITHI DENGAN PEMBERIAN SARUNG
Kampung Zakat Tawangrejo Resmi Diserahkan, BAZNAS Dorong Kemandirian Mustahik melalui Pemberdayaan Peternakan
Satu Tahun BMM Masjid Baitul Manshur, Nasabah Bertambah dari 50 Menjadi 72
BAZNAS RI Monitoring Program RLHB 2026 di Kabupaten Mojokerto
BAZNAS Jatim Salurkan 1,2 Juta Liter Air Bersih, Warga Kunjorowesi Mojokerto Terima Bantuan
BAZNAS RI dan BAZNAS Jatim Silaturahmi ke Rumah Dinas Bupati Mojokerto, Perkuat Sinergi Zakat untuk Masyarakat
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Bangun Sinergitas Lintas Sektoral untuk Optimalisasi Pengelolaan ZIS
MI Syuhada’ Banjaragung Salurkan Donasi untuk Korban Bencana NTT melalui BAZNAS Kabupaten Mojokerto
Semester I 2026, BAZNAS Kabupaten Mojokerto Himpun Rp3,74 Miliar dan Salurkan Rp3,10 Miliar
BAZNAS RI dan Kemenhaj Bersinergi Dorong Pelaksanaan DAM Haji Jemaah Indonesia 2027 di Tanah Air
BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Jaminan Sosial bagi Pekerja Ekosistem BAZNAS
Dari Buruh Tani untuk Rumah yang Lebih Layak, BAZNAS Hadir di Mojoanyar
BAZNAS Mojokerto Rayakan Maulid Nabi dengan Dukung Khitanan Massal 124 Anak
Kunjungi Kediaman Pak Sutarno, Gus Bupati Serahkan Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Mojokerto dan MWCNU Kecamatan Trawas
BAZNAS Kabupaten Mojokerto Raih Penghargaan dari BPJS Ketenagakerjaan

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.
Lihat Daftar Rekening →