WhatsApp Icon

UNESA dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Olahan Lele dan Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Cegah Stunting

11/09/2025  |  Penulis: Shinta Lintang Nurillah

Bagikan:URL telah tercopy
UNESA dan BAZNAS Kabupaten Mojokerto Gelar Pelatihan Olahan Lele dan Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Cegah Stunting

UNESA & BAZNAS Kabupaten Mojokerto latih ibu-ibu olah lele dan kelola keuangan untuk cegah stunt

Mojokerto – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Puskesmas Gayaman, dan Pemerintah Kecamatan Mojoanyar dalam upaya mendukung penanggulangan stunting di wilayah Mojokerto. Kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan Olahan Ikan Lele Murah dan Bergizi serta Pengelolaan Keuangan Keluarga ini digelar di Pendopo Kecamatan Mojoanyar pada Selasa, 2 September 2025.

Program pengabdian masyarakat ini menjadi wujud nyata kepedulian UNESA terhadap tumbuh kembang anak-anak, khususnya balita yang masih mengalami stunting. Berdasarkan data Kominfo Jawa Timur, penyebab utama stunting di Kabupaten Mojokerto didominasi oleh pola makan (87 persen), pola asuh (45 persen), serta faktor lingkungan seperti sanitasi dan paparan asap rokok (65 persen).

Kegiatan diawali dengan pengukuran tinggi dan berat badan anak sebagai bentuk identifikasi. Tim pengabdian UNESA juga menyiapkan playground agar anak-anak dapat bermain, sementara para ibu fokus mengikuti materi pelatihan.

Dalam sesi pelatihan, para ibu diperkenalkan potensi ikan lele sebagai bahan pangan lokal yang murah, bergizi, dan mudah diolah. Ikan lele diketahui mengandung protein, zat besi, dan omega-3 yang sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan anak. Beragam olahan praktis dan lezat diperkenalkan agar lele dapat menjadi menu sehari-hari keluarga.

Selain edukasi gizi, para peserta juga mendapat materi tentang pengelolaan keuangan keluarga. Dengan perencanaan anggaran rumah tangga yang bijak, diharapkan para ibu mampu memprioritaskan kebutuhan gizi anak sekaligus mengurangi pengeluaran yang tidak perlu.

Pimpinan tim pengabdian, Dr. Rachma Indrarini, S.E., M.SEI. mengapresiasi antusiasme peserta. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa dari para ibu di Kecamatan Mojoanyar. Harapan kami, ilmu yang dibagikan hari ini dapat langsung dipraktikkan di rumah, sehingga anak-anak Mojokerto tumbuh lebih sehat dan cerdas. Kegiatan ini bukan hanya tentang gizi, tetapi juga tentang membangun kesadaran bahwa keluarga adalah garda terdepan dalam pencegahan stunting,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto, Zamroni Ahmad, menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini bisa berlanjut secara berkesinambungan. “Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti di satu titik, tetapi dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Dengan begitu, upaya pencegahan stunting di Mojokerto dapat memberikan hasil yang nyata dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Melalui pendekatan edukatif dan aplikatif, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan keluarga Mojokerto yang lebih sehat, mandiri, dan bebas dari stunting.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Mojokerto.

Lihat Daftar Rekening →